Jumat, 18 Mei 2012

BLH Juara Lomba Busana Batik Tegalan

SLAWI- Badan Lingkungan Hidup (BLH) Pemkab Tegal yang menampilkan baju pengantin dengan motif batik daun berwarna putih, terpilih sebagai juara pertama dalam lomba Peragaan Busana Kreasi Batik Tegalan di halaman Sekretariat Daerah (Setda) Tegal, kemarin.

Juara kedua peragaan busana diraih Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) setempat yang menampilkan kreasi batik tegalan dengan kombinasi hasil kerajinan bambu.
Peragaan busana batik tegalan diikuti 37 peserta. Sebelumnya, para peserta diarak keliling Kota Slawi bersamaan dengan kirab pusaka Tombak Kiai Pleret.

Walau terlihat lelah, senyum tetap memancar dari peserta saat berjalan di atas catwalk yang dilapisi karpet merah. Aksi peragawan dan peragawati yang merupakan perwakilan dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) itu menyedot ratusan warga.

Penampilan kreasi batik tegalan tak kalah dengan peragaan busana profesional. Kendati peragawan dan peragawati itu kebanyakan pegawai dari setiap instansi, penampilan mereka sangat menghibur masyarakat.
Juri

Kreasi yang ditampilkan di antaranya seragam resmi, pakaian pengantin, pakaian pesta, baju muslim dan baju santai. Koordinator Lomba Peragaan Busana Kreasi Batik Tegalan, Muji Basuki menuturkan, peragaan busana batik itu yang dinilai dari mulai mode rancangan, kreativitas, gaya dalam berjalan, keluwesan, busana. Adapun juri dalam lomba itu berjumlah empat orang yang merupakan ahli di bidangnya.

‘’Jika peserta tidak menampilkan batik tegalan, maka tidak akan dinilai. Peragaan busana ini harus ada batik tegalan. Kami juga menampilkan pakaian pengantin yang tidak diperlombakan,’’ paparnya.

Peragaan busana itu dimenangkan perwakilan dari BLH sebagai juara I, disusul perwakilan Disparbud dan SMK N 1 Warureja. Untuk kreasi batik tegalan, juara I dari SMPN 3 Adiwerna, juara dua SMPN 2 Kramat dan SMPN Bumijawa. ‘’Kami berharap batik tegalan bisa dinikmati masyarakat umum di luar daerah,’’ ungkapnya. (H64-74) 
(/)
Sumber Berita : http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2012/05/19/186783/BLH-Juara-Lomba-Busana-Batik-Tegalan

Perang Galaksi di Centaurus

Foto di bawah ini menampilkan Centaurus A, ‘galaksi radio’ terdekat dengan Bumi, yang saling memakan satu sama lain.

Perang galaksi: Tarik menarik antara dua sistem



Pakar astronomi kini memperkirakan bahwa Centaurus A terbentuk karena penggabungan dua galaksi berbeda -- dan foto terbaru ini mendukung teori tersebut. Jejak debu dalam foto yang baru dirilis ini diperkirakan adalah sisa-sisa galaksi spiral yang terkoyak-koyak oleh galaksi eliptis raksasa.

Fenomena ini akan terus terlihat di langit kita dan butuh ratusan juta tahun lagi sebelum 'perebutan galaksi' ini benar-benar menghilang.

Centaurus A terletak sekitar 12 juta tahun cahaya dari Bumi. Ia memiliki pusat lubang hitam dengan massa 100 juta kali lebih besar dari Matahari. Ahli astronomi percaya bahwa lubang hitam inilah yang memproduksi frekuensi radio luar biasa besarnya, sekaligus menghasilkan nukleus yang bercahaya dan fitur-fitur jet.

Lokasi sistem Centaurus A yang 'tidak biasa'


Teleskop Observatorium Eropa Selatan di Chile menangkap gambar galaksi ini selama 50 jam. Citra-citra yang mereka dapatkan menampilkan detail mengagumkan dari sistem yang sudah dipelajari secara mendalam tersebut.

"Centaurus A ini menarik karena ia adalah galaksi radio terdekat dengan kita, sehingga lebih mudah untuk dipelajari," kata juru bicara Observatorium Eropa Selatan Richard Hook kepada Yahoo! News. "Ada semacam jejak debu di sekitar pusatnya, yang sebenarnya merupakan satu galaksi tersedot oleh galaksi lain."

"Citra ini sebenarnya punya pencahayaan yang sangat panjang, artinya menunjukkan struktur yang cukup halus. Ini adalah foto terbaik dari sistem Centaurus A yang pernah kami ambil," dia menambahkan.

Centaurus A mendapat nama tersebut karena ia adalah sumber gelombang radio pertama yang ditemukan di konstelasi Centaurus pada 1950an. Centaurus pertama ditemukan oleh astronom Inggris James Dunlop di observatorium Parramatta di Australia, pada 4 Agustus 1826.
Sumber Berita : http://id.berita.yahoo.com/perang-galaksi-di-centaurus-a.html

Kabupaten Tegal Diusianya ke 411

PERINGATAN Hari Jadi Kabupaten Tegal ke-411 tahun 2012, salah satu agenda utama yaitu Sidang Paripurna Istimewa dalam rangka Hari Jadi. Yang tidak biasa dari paripurna dewan kali ini, adalah proses jalannya sidang yang menggunakan bahasa Jawa Tegalan. Juga pakaian peserta sidang Paripurna yang mengenakan busana Jawa, untuk pria mengenakan beskap lengkap dengan blankon dan atribut lain dan untuyk wanita mengenakan kebaya.
Dalam Paripurna berbahasa Jawa Tegalan itu, dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Tegal, Rojikin AH SE, serta didampingi tiga unsur pimpinan yaitu Firdaus Assyaerozi SE dari FPKB, Muaris SH dari FP Golkar, dan Dr Hj Ayu Palaretin dari FP Demokrat. Hadir pula Wakil Bupati Tegal HM Hery Soelistiyawan SH MHum dan seluruh pejabat SKPD Pemkab Tegal termasuk Camat dan Kades se-Kabupaten Tegal.
“Mengawali Sidang Paripurna, juga dinyanyikan lagu Indonesia Raya secara bersama dan ini bakal diupayakan menjadi tradisi setiap Paripurna,” tutur Ketua DPRD Kabupaten Tegal, Rojikin AH SE, Jumat (18/5).
Suasana persidangan sendiri terasa lebih khidmat, karena diikuti oleh keluarga pendiri Kabupaten Tegal Ki Gede Sebayu. Dalam persidangan tersebut juga dibacakan seputar sejarah berdirinya Kabupaten Tegal yang dibacakan oleh salah satu perwakilan keluarga Ki Gede Sebayu.
Disisi lain Wakil Bupati Tegal HM Hery Soelistiyawan SH MHum, dalam sambutannya yang juga menggunakan bahasa Tegal, menjelaskan jika diusainya yang ke-411 tahun Pemkab Tegal memiliki kebijakan ingin membangun masyarakatnya secara utuh baik lahir maupun batin demi kemajuan daerah. Sudah barang tentu peningkatan layanan secara maksimal itu, tidak terbatas pada sektor tertentu saja namun secara keseluruhan.
“Sudah saatnya dengan melihat usia, antara eksekutif dan legislatif untuk bersama membangun masyarakat secara utuh lahir dan batin,” ucapnya.
Disamping itu, pihaknya juga ingin agar pejabat dan masyarakat Kabupaten Tegal dapat mewujudkan motto “Balik desa kanggo mbangun Kabupaten Tegal,” (kembali ke desa untuk berkiprah membangun Kabupaten Tegal, Red) secara maksimal. Untuk bisa melaksanakan itu, sudah barang tentu dengan semangat kebersamaan antara eksekutif, legislatif, dan masyarakat.
“Metodologi yang paling tepat, dengan menerapkan jiwa kebersamaan secara gotong royong membangun daerah,” ujar Hery.
PIALA LOMBA PAWAI
Dalam Paripurna itu, juga diwarnai dengan penyerahan penghargaan bagi peserta pawai Hari Jadi Kabupaten Tegal ke-411 tahun 2012. Penyerahan penghargaan itu diberikan kepada enam peserta terbaik dan diberikan penghargaan secara langsung oleh Wakil Bupati Tegal dan Ketua DPRD setempat. Untuk kategori terbaik I, II, dan III serta terbaik harapan I, II, dan III.
Untuk enam kategori itu, terpilih untuk Terbaik I diraih Kecamatan Slawi, Terbaik II Kecamatan Kedungbanteng, dan Terbaik III Kecamatan Adiwerna. Sementara untuk Terbaik Harapan I, II, dan III masing-masing diraih Inspektorat Kabupaten Tegal, RSUD dr Soeselo Slawi, dan Kecamatan Bumijawa.
“Penghargaan langsung diterimakan kepada seluruh kepala SKPD peraih juara, di depan peserta Sidang Paripurna Istimewa ini,” terang Camat Bumijawa, Saidno, usai menerima penghargaan.
Sidang Paripurna sendiri diawali penyambutan kirab pusaka Kabupaten Tegal berupa tombak Kyai Plered, yang sebelumnya telah diarak sejak pagi hari dari rumah dinas  Bupati Tegal menuju gedung DPRD setempat. Arak-arakan pusaka yang diiringi oleh sejumlah peserta kirab, juga dibarengi iringan kereta kencana yang dinaiki oleh Wakil Bupati Tegal dan istri. Juga sejumlah pawai gunungan dan juga iring-iringan keluarga keturunan Ki Gede Sebayu.
Sementara, pawai arak-arakan yang mendapat sambutan meriah dari masyarakat dan PNS Pemkab Tegal, terasa semakin meriah saat gunungan peserta arak-arakan menjadi rebutan masyarakat dan PNS. Bahkan tidak sedikit dari warga yang terjatuh saat berebut gunungan yang berisikan hasil bumi dari setiap wilayah peserta pawai.
“Hari Jadi ini cukup meriah dan masih ada sejumlah kegiatan lain yang bakal digelar sebagai rangkaiannya,” kata Asisten I Pemkab Tegal yang juga panitia Hari Jadi, Drs Hasan Munawar MM. (mohammad ghoni)
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/Kabupaten-Tegal-Diusianya-ke-411.html

Malam Tasyakuran Hari Jadi Kabupaten Tegal ke 411

Peringatan Hari Jadi Kabupaten Tegal ke-411 tahun 2012 ini salah satunya diwarnai dengan malam tasyakuran. Pada kesempatan tersebut, seluruh pejabat Pemkab Tegal dihimbau untuk dapat mengibarkan panji-panji kebaikan. Lalu ?
LAPORAN : FATKHUROHMAN
Seluruh pejabat dan pegawai di jajaran Pemkab Tegal diajak untuk mengibarkan panji-panji kebaikan. Hal itu disampaikan kyai kharismatik asal Brebes, KH Subhan Mamun, saat digelar malam tasyakuran dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Tegal ke-411 tahun 2012. Kegiatan itu sendiri digelar di Pendopo Ki Gede Sebayu Pemkab Tegal, Kamis (17/5) malam.
“Jangan pernah meninggalkan dan melupakan sejarah. Karena para pejuang sudah banyak meninggalkan panji-panji kebaikan yang harusnya ditiru oleh para pemimpin bangsa atau daerah. Karenanya, mari kita kibarkan panji-panji kebaikan,” katanya.
Dia menjelaskan, dengan menyampaikan beberapa pesan yang disampaikan oleh para pendiri bangsa, agar orang yang salah dapat selalu diingatkan. Orang yang susah, juga dapat diberi pertolongan. Orang yang miskin, agar diperhatikan. Serta orang yang bodoh harus dicerdaskan.
“Wong salah elingono (orang salah agar diingatkan, Red), wong susah ditulungono (orang susah diberi pertolongan, Red), wong fakir perhatikno (orang miskin diperhatikan, Red), wong bodo cerdasono (orang bodoh dicerdaskan, Red),” pesan KH Subhan.
Kabupaten Tegal ini, lanjut KH Subhan, memiliki banyak keberkahan. Karena, Tegal selain memiliki sumber daya alam yang luar biasa, juga banyak ulama dan habaib yang selalu melakukan pengajian.
“Kabupaten Tegal dapat menjadi contoh daerah lain terkait dengan keagamaan dan perekonomian. Karenanya, hal itu harus terus dijaga,” ujarnya.
Dia juga berpesan, terkait dengan kemasalahatan, bagaimana kemudian upaya pemimpin atas rakyatnya. Apabila memiliki ilmu harus mewujudkan kemaslahatan agar banyak orang pandai. “Dalam memajukan harus bersama-sama dengan musyawarah demi kemaslahatan untuk bangsa, negara, dan agama” tegasnya.
Dalam memimpin, juga harus menjaga kebersamaan. Syarat kebersamaan, lanjut KH Subkhan, harus saling pengertian, saling keterbukaan, saling keterpaduan, dan memenuhi syarat kebersaman. "Sebaik-baik manusia itu adalah orang yang memberi manfaat bagi manusia lainya,” tegasnya.
Karenanya, lanjutnya, kepada pemimpin dan setiap orang diminta agar nikmat itu harus disyukuri. Karena, nikmat memiliki sifat lari. “Nikmat harus diikat dengan syukur. Karena jika tidak, dia akan lari,” ungkapnya.
Dalam tasyakuran tersebut, sebelum ceramah, dilakukan pembacaan tahlil yang dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng oleh Wakil Bupati Tegal H Moch Hery Soelistiyawan SH MHum. Pada kesempatan itu, potongan tumpeng diserahkan oleh Wakil Bupati kepada Ketua DPRD Kabupaten Tegal, H Rojikin AH SH.
Dalam sambutannya, Hery melaporkan beberapa kegiatan yang dilakukan oleh panitia Hari Jadi seperti Moci Bareng dan pembuatan martabak manis terbesar demi memecahkan rekor MURI, dzikir akbar, karnaval batik Tegalan, sunatan masal, nikah masal, dan banyak lagi kegiatan yang lain.
“Kegiatan ini menjadi agenda kegiatan rutinan tahunan untuk mengingat kembali perjuangan-perjuangan para pendiri Kabupaten Tegal,” ungkap Hery.
Acara malam tasyakuran berlangsung khidmat. Selain diikuti sejumlah pejabat pemerintahan Kabupaten T, sejumlah elemen masyarakat pun nampak hadir di acara tersebut. (*)
http://www.radartegal.com/index.php/Malam-Tasyakuran-Hari-Jadi-Kabupaten-Tegal-ke-411-Tahun-2012.html

Lima Rangkaian Bakal Digelar

LIMA rangkaian kegiatan Hari Jadi Kabupaten Tegal ke-411 tahun 2012, segera digelar. Kelima rangkaian kegiatan itu adalah fun bike, pameran produksi unggulan, operasi katarak gratis, santunan anak yatim, resepsi dan hiburan. Untuk rangkaian kegiatan operasi katarak gratis dan santunan anak yatim, didukung oleh sebuah perusahaan dari luar kota.
Hal itu diungkapkan Panitia Hari Jadi Kabupaten Tegal ke-411 yang juga Asisten I Bidang Pemerintahan, Drs Hasan Munawar MM, Jumat (18/5).
Dikatakan Hasan Munawar, untuk sejumlah rangkaian kegiatan itu, gelar kegiatan fun bike dilaksanakan pada Minggu (20/5) dengan Ketua dari Kodim 0712/Tegal. Sedang pameran produk unggulan Kabupaten Tegal, dilaksanakan pada 23 sampai 26 Mei di open Space depan terminal bus Slawi. Untuk operasi katarak gratis dan santunan anak yatim, dilaksanakan pada Kamis (24/5), serta acara resepsi dan hiburan digelar Jumat (25/5).
Menurut dia, untuk peserta operasi katarak gratis hingga saat ini tercatat jumlah peserta sebanyak 36 warga tidak mampu dari berbagai wilayah Kabupaten Tegal. Sedang untuk santunan anak yatim, diperkirakan sudah terdaftar sekitar 1.000 anak dari 16 Panti Asuhan yang ada di Kabupaten Tegal. “Semuanya sudah terdaftar di kepanitiaan Hari Jadi, tinggal menunggu pelaksanaannya. Untuk pendanaan, kami didukung oleh sebuah perusahaan dari luar daerah,” jelas Hasan Munawar.
Sementara untuk total kegiatan dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Tegal ke-411, menurutnya, anggaran yang digunakan mencapai sekitar Rp 600 juta. Dana itu berasal dari iuran PNS, dukungan sponsor, lembaga swasta, dan lainnya. Hal itu semata demi meriahnya peringatan Hari Jadi Kabupaten Tegal ke-411 tahun 2012.
“Teknis ini dilakukan karena tidak diperkenankan menggunakan dana dari APBD Kabupaten Tegal,” pungkasnya. (gon)
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/Lima-Rangkaian-Bakal-Digelar.html

Moral di Selangkangan Lady Gaga

Apa yang salah dengan Lady Gaga, dan mengapa di sini, konsernya harus dilarang? Mengapa untuk urusan aurat, banyak orang tiba-tiba tampil sebagai orang paling suci,  merasa berbakti kepada Tuhan dan kemanusiaan?
oleh Rusdi Mathari
Lady Gaga dipastikan tak akan bisa menggelar konser di Jakarta. Sekitar sebulan sebelum pertunjukannya di awal Juli mendatang, pejabat polisi di Jakarta sudah menghadang Gaga dengan tidak memberikan rekomendasi untuk konsernya. Keputusan itu final dengan beberapa alasan.
Selain ada permintaan dari sejumlah kelompok Islam, Gaga dianggap bisa mengganggu keamanan. Polisi tidak menerangkan lebih jauh keamanan siapa dan yang bagaimana yang diganggu, kecuali sebuah penjelasan: penampilan Gaga dianggap seronok, mengumbar aurat, dan karena itu bisa merangsang lawan jenis. [Hei mengapa yang sejenis tidak pula disebut polisi?]
Gaga  -nama itu diambil dari lagu Queen berjudul "Radio Ga Ga"-  adalah ikon musik pop yang saat ini termasuk paling banyak diperbincangkan di dunia. Ia disukai anak-anak muda, justru karena penampilan dan juga atraksinya yang nyentrik di atas panggung. Mirip dengan penyanyi Madonna yang pada zamannya juga sering membuat sensasi di atas panggung, termasuk dengan melempar celana dalam yang dikenakan kepada penggemarnya sewaktu konser di London.  Tapi Gaga lebih berani ketimbang Madonna.
Bagian dalam lengan kirinya ditato, juga pantat dan buah dadanya. Berpose untuk sampul majalah Rolling Stones, Gaga tampil hampir telanjang.  Dia menutupi tubuhnya hanya dengan bola-bola plastik yang transparan. Sewaktu digelar acara MTV Video Music Award 2010, Gaga mengagetkan banyak orang karena tubuhnya dibalut gaun yang terbuat dari lembaran-lembaran daging mentah. Di Twitter, dia sengaja memajang foto payudaranya. Bila bernyanyi di atas panggung, Gaga menari-nari yang oleh sebagian orang digambarkan mirip gerakan orang bersenggama. Hak sepatunya bahkan berbentuk penis.
Karena semua penampilan dan gayanya itu, sebagian orang menyebut Gaga sebagai pemuja setan. Lirik di beberapa lagunya, dinilai mirip dengan mantra untuk memanggil dan menyembah Iblis. Dia juga dicap sering menggunakan lambang-lambang yang dianggap sebagai simbol pengikut setan. Di video klip untuk lagunya berjudul "Judas," penampilan Gaga bahkan dilaknat karena berusaha menggambarkan Yesus dan murid-muridnya sebagai anggota geng motor. Apalagi di video itu Gaga menonjolkan busana dengan warna serba ungu, yang dalam tradisi Kristen dilukiskan sebagai cawat dan BH yang dikenakan pelacur Babel.
Mencintai Yesus
Orang Nasrani karena itu memberi cap Gaga sebagai antiKristus. Orang Islam menyebutnya sebagai pengikut Dajjal, -monster bermata satu, Eye of Horus itu. Sebuah stigma yang juga pernah ditempelkan kepada penyanyi Madonna, yang niscaya ditolak oleh Gaga sebagaimana dulu, Madonna pun pernah menepisnya.
Diwawancarai wartawan E!Online, dia merasa tidak menyerang [ajaran] Kristen dan sebaliknya menganggap penampilannya di video klip "Judas" sebagai pernyataan sosial dan budaya. Gaga pun menyatakan sebagai penganut Katolik. Menjawab pertanyaan para penggemar dan pembencinya di Google, dia mengatakan justru sangat mencintai Yesus dan karena itu sangat mengherankan ada yang menganggapnya sebagai pengikut Iblis. Kepada Oprah Winfrey, Gaga karena itu mengaku serba salah dan sering merasa tidak berharga dengan apa yang dilakukannya. "Apakah bisa, saya menjadi [pengikut] setan?"
Sebuah pernyataan yang oleh banyak orang Nasrani akan dianggap hanya sebagai dalil. April silam, kelompok-kelompok Kristen fanatik di Korea Selatan melarang keras anak-anak mereka menonton konser Gaga "Born this Way" di stadion Olimpiade Seoul. Tapi penolakan orang-orang Kristen itu, lebih banyak didorong oleh alasan penampilan dan tarian Gaga yang dianggap cabul dan porno.
Kini Gaga ditolak di Indonesia oleh sejumlah kelompok Islam dengan alasan yang kurang lebih sama dengan alasan kelompok-kelompok Kristen di Korea itu: Gaga mengumbar aurat. Tapi benarkah Gaga pemuja setan dan pengumbar syahwat?
Untuk beberapa alasan yang masih bisa diperdebatkan, anggapan itu mungkin ada benarnya. Tapi Gaga dan penampilannya, mestginya juga dianggap hanya membawa pesan agar manusia tidak hipokrit. Dia adalah produk dari perlawanan anak-anak muda terhadap ketabuan yang selalu diajarkan oleh mereka yang merasa berhak menjaga dan menafsirkan moral. Penampilan dan tariannya yang menabrak batas yang sejauh ini dianggap maksiat karena itu justru menyihir anak-anak muda memuja Gaga, dan itu bukan kali ini saja terjadi.
Madonna, The Beatles, dan di sini Rhoma Irama- pada zamannya, pernah pula dianggap sebagai pendobrak terhadap kemapanan ajaran agama yang selalu berhenti pada dogma yang kaku, justru ketika anak-anak muda itu membutuhkan jawaban. Di sisi lain, mereka mendengar dan menyaksikan perilaku-perilaku yang justru bertentangan dengan ajaran agama yang dilakukan banyak tokoh agama, dan pejabat pemerintah yang sibuk menjaga moral rakyatnya.
Di Indonesia, misalnya, polisi yang melarang konser Gaga justru masih dianggap sebagai salah satu lembaga yang paling korup. Polisi itu juga yang membiarkan sekelompok orang menggunakan kekerasan fisik untuk memaksa orang beribadah dan tidak beribadah, dan melarang orang berdiskusi. Polisi bahkan memperkarakan mereka yang berlainan keyakinan dengan kelompok yang lebih besar. Semua aksi itu celakanya menggunakan dalil dan ajaran agama, dan atas nama Tuhan.
Jadi apa yang salah dengan Gaga, dan mengapa konsernya harus dilarang? Mengapa untuk urusan aurat, banyak orang termasuk pejabat polisi yang terhormat itu, tiba-tiba tampil sebagai orang paling suci yang merasa berbakti kepada Tuhan dan kemanusiaan? Lalu bersalah dan berdosakah anak-anak muda itu jika percaya, moral dan ajaran agama itu justru berada di selangkangan Gaga?
Sumber Berita : http://politikana.com/baca/2012/05/14/moral-di-selangkangan-lady-gaga.html

Mabes Polri Masih Evaluasi Konser- Lady Gaga

Liputan6.com, Jakarta: Mabes Polri masih mengevaluasi semua kemungkinan digelarnya konser Lady Gaga di Jakarta pada 3 Juni mendatang. Demikian dikatakan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigjen Polisi Mochammad Taufik di Jakarta, Jumat (18/5).

“Kami masih mendalami izin konser Lady Gaga, karena promotor masih harus melalui beberapa tahapan perizinan lain, di antaranya dari pihak Imigrasi, Dinas Pariwisata, dan instansi lainnya,” jelas Mochammad Taufik.

Sebelumnya, Polda Metro Jakarta Raya menyatakan, pihaknya tidak akan bertanggung jawab jika konser itu tetap digelar. “Kami tidak memberikan rekomendasi dan sudah mengomunikasikannya dengan pihak promoter,” kata Kepala Humas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Rikwanto.

Di sisi lain, Ketua MPR Taufik Kiemas memandang konser Lady Gaga masih bisa dilakukan. “Tetapi harus dipertimbangkan masalah tempat pelaksanaan konser,” katanya.

Sementara itu, pihak promotor menyatakan melalui akun Twitter-nya bahwa pihaknya masih berusaha untuk mewujudkan mimpi para fans Lady Gaga untuk berkonser di Jakarta. Bahkan, sampai saat ini website resmi promotor Lady Gaga masih mengumumkan penjualan karcis. Beberapa kelas di antaranya sudah sold out alias terjual habis.

Di Taipei, Taiwan, Lady Gaga meneruskan konser dunianya. Namun, ia enggan berkomentar soal rencana konsernya di Jakarta. Ia hanya melontarkan senyum khasnya sambil melambaikan tangannnya ke arah para fans di negara itu.(SHA)
Sumber Berita : http://berita.liputan6.com/read/402807/mabes-polri-masih-evaluasi-konser-lady-gaga