BANDUNG- Sebulan sejak statusnya dinaikkan menjadi Waspada, aktivitas vulkanik Gunung Sindoro di perbatasan Kabupaten Temanggung-Wonosobo lebih banyak terekam di permukaan.
Aktivitas gunung setinggi 3.150 meter di atas permukaan laut (dpl) itu mereda. Suplai energi mengecil karena gempa vulkanik dangkal dan dalam yang berasal dari dapur magma terus menurun.
“Gempa dangkal dan dalam sudah relatif jarang,” ungkap Kepala Bidang Pengamatan dan Penyelidikan Gunung Api Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), M Hendrasto, di Bandung, Jumat (6/1).
Meski demikian, PVMBG menegaskan belum akan menurunkan status gunung api yang terakhir meletus pada 1910 atau 101 tahun lalu itu. Peninjauan status Sindoro masuk agenda pembahasan dalam sepekan mendatang.
Status Sindoro dinaikkan...