Selasa, 08 Januari 2013

World Mayor Dibanjiri Pujian Untuk Jokowi

MERDEKA.COM, World Mayor menetapkan Jokowi sebagai wali kota terbaik ketiga dunia. Saat polling dibuka segudang pujian untuk Jokowi pun menumpuk. Jokowi banyak dipuji karena kejujurannya dan empatinya yang tinggi.

"Ada di sini daftar panjang testimonial positif dan pujian tulus dan sangat antusias untuk walikota, yang paling terutama untuk kejujuran," seperti dikutip dari http://www.worldmayor.com, Selasa (8/1).

Jokowi terpilih menjadi wali kota Solo sejak Juli 2005. World mayor mencatat, Kota Solo sebelumnya sangat rawan tindak kejahatan, namun oleh Jokowi, Solo atau Surakarta lalu disulap menjadi kota pusat regional untuk seni dan budaya, yang telah mulai untuk menarik pariwisata internasional.

"Dia terlihat sebagai pelayan publik. Kualitas pribadinya, kerendahan hatinya jelas, dan sangat menghargai orang lain," terangnya.

Salah satu yang menarik bagi world mayor adalah kebijakan Jokowi yakni satu jam di kantor dan sisanya dia habiskan dengan blusukan. "Dia baru saja memenangkan pemilihan untuk menjadi gubernur Jakarta dengan margin yang jelas," lanjutnya.

Berikut 10 wali kota terbaik dunia yang dirilis oleh World mayor

1. Iñaki Azkuna Wali Kota Bilbao, Spanyol
2. Lisa Scaffidi Wali Kota Perth, Australia
3. Joko Widodo Wali Kota Surakarta, Indonesia
4. Régis Labeaume Wali Kota Québec City, Kanada
5. John F Cook Wali Kota El Paso, Amerika
6. Park Wan-su Wali Kota Changwon City, Korea Selatan
7. Len Brown Wali Kota Auckland, Selandia Baru
8. Edgardo Pamintuan Wali Kota Angeles City, Filipina
9. Mouhib Khatir Wali Kota Zeralda, Aljajair
10. Alfonso Sánchez Garza Wali Kota Matamoros, Meksiko
Sumber: Merdeka.com
Sumber Berita :  http://id.berita.yahoo.com/world-mayor-dibanjiri-pujian-untuk-jokowi-014358428.html

Jalan Panjang Jokowi di Pemilihan Wali Kota Terbaik

MERDEKA.COM, Akhirnya situs worldmayor.com mengumumkan 10 nama wali kota terbaik sejagat, Selasa (8/1), dan secara mengejutkan Joko Widodo keluar menjadi pemenang ketiga.

Prestasi ini tidak main-main. Lelaki akrab dipanggil Jokowi awalnya bersaing ketat dengan 77 kandidat, termasuk Wali Kota Tel Aviv, Israel, Ron Huldai. Setelah menjalani tes kelayakan juga kesaksian dari warga masing-masing kota, nama jokowi pun masuk menjadi finalis.

Sebelum berada di posisi finalis, Jokowi menyisihkan dua nama lain dari Indonesia yakni Wali Kota Surabaya Tri Rismaharani dan Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo. Namun keduanya kalah tenar dari sepak terjang Jokowi saat membangun Surakarta. Di tangan dia, kota itu memang berubah lebih baik, terutama kepiawaiannya mengorganisir pedagang kaki lima agar lebih tertib.

Dalam memimpin, Jokowi melakukan pendekatan pribadi dengan mendatangi warga. Banyak orang menudingnya pencitraan tapi langkah ini paling berhasil sebab penduduk jadi lebih mengenal pemimpinnya. Media internasional seperti majalah Time hingga surat kabar New York Post bahkan sering mengulas sepak terjang lelaki berperawakan kecil ini hingga namanya cukup akrab di mata dunia. Pencalonannya menjadi wali kota terbaik sejagat dibanjiri testimoni memuji cara Jokowi mengatur kotanya.

Banyak pihak mengaku kesengsem pada Jokowi. Menurut beberapa komentar masuk di situs itu, lelaki kini menjabat gubernur Ibu Kota Jakarta, Indonesia, merupakan pemimpin generasi baru yang lepas dari dosa masa lalu seperti korupsi, kolusi, dan nepotisme.

Meski tak berada di peringkat pertama, nama Indonesia kembali harum dengan terpilihnya Jokowi di peringkat ketiga pemilihan bergengsi ini.

The City Mayors Foundation mengadakan pemilihan ini merupakan organisasi nirlaba yang didirikan pada 2003 untuk mempromosikan, mendorong, dan memfasilitasi pemerintahan lokal terbuka dan kuat. Dimulai pada 2004, organisasi ini meluncurkan penghargaan World Mayor Prize.
Sumber: Merdeka.com
 Sumber Berita : http://id.berita.yahoo.com/jalan-panjang-jokowi-di-pemilihan-wali-kota-terbaik-020306021.html

Ada Kutukan Segitiga Bermuda di Laut Karibia

Liputan6.com, Karibia : Pesawat yang membawa jutawan fashion Italia, Vittorio Missoni dan lima orang lainnya hilang saat melintasi Laut Karibia. Penyebabnya masih misterius, ada yang menduga itu akibat kegagalan mesin, hingga diduga mereka diculik oleh para penyelundup obat-obatan terlarang.
Di tengah ketidakjelasan itu, muncul teori baru: pesawat beserta seluruh penumpangnya menjadi korban dari "Kutukan Los Roques", fenomena yang dikait-kaitkan dengan Segitiga Bermuda. Demikian dilaporkan media Inggris, The Guardian, seperti dilansir situs sains LiveScience (8/1/ 2013).
Pesawat nahas itu diketahui terbang 140 kilometer dari sebuah resor di kepulauan Los Roques ke Caracas, Venezuela, Jumat lalu, saat ia kemudian dinyatakan hilang. Posisinya saat lenyap ada di lautan terbuka.
Ini bukan kali pertamanya pesawat hilang di kawasan tersebut. Setidaknya 15 pesawat lain dilaporkan mengalami kondisi gawat, jatuh, atau menghilang sejak tahun 1990-an.
Pada 2008 lalu, misalnya, 14 orang dinyatakan tewas ketika pesawat yang mereka tumpangi menghilang saat menempuh rute yang sama dari Los Roques. Tak ada serpihan pesawat yang pernah ditemukan, dan hanya satu jasad yang berhasil dievakuasi. Demikian ungkap VolarenVenezuela, situs penerbangan sipil di Venezuela.
Sejumlah orang mengklaim, musibah itu adalah akibat dari gas metan dalam jumlah luar biasa yang dilepaskan dari dasar laut. Lainnya menawarkan teori aneh, tanpa dasar, bahwa penyebabnya mungkin alien dari luar angkasa yang bersembunyi di balik ombak. Bahkan ada yang menyebut, jiwa-jiwa dari peradaban Atlantis yang hilang ditelan ombak, ikut andil dalam musibah itu.
Mitos Segitiga Bermuda
Mungkin tak ada lokasi di dunia yang semisterius Segitiga Bermuda. Ia adalah wilayah laut di dalam garis imajiner yang menghubungkan tiga wilayah yaitu Bermuda, San Juan - Puerto Rico, dan Miami di Amerika Serikat.
Ada yang menyebutnya Segitiga Setanatau Devil Triangle, Limbo the Lost, Twilight Zone, dan yang paling tenar adalah sebutan Segitiga Bermuda -- terinspirasi dari artikel Vincent Gaddis di Majalah Argosy.
Sepanjang sejarah banyak pesawat dan kapal yang hilang misterius di lokasi tersebut. Penyebabnya, tak jelas. Spekulasi pun beredar: dugaa lubang hitam black hole, atau alien yang bersembunyi di bawah lautan, portal ke dimensi lain, gas methan, lokasi Atlantis yang hilang, hingga rumah iblis, Dajjal.
Namun, kemisteriusan Segitiga Bermuda ditepis secara ilmiah. Salah satunya dari Lembaga pemerintah Amerika Serikat, National Oceanic and Atmospheric  Administration (NOAA). 
"Angkatan Laut AS (US Navy) dan penjaga pantai (US Coast Guard) berpendapat bahwa tidak ada penjelasan supernatural untuk berbagai bencana di laut. Pengalaman mereka menunjukkan, kombinasi dari alam dan kesalahan manusia, mengalahkan penjelasan fiksi ilmiah paling terpercaya sekali pun."
Dua lembaga AS penguasa laut, US Navy dan US Coast Guard, juga menambahkan, tak ada peta resmi yang menyebut sebuah lokasi bernama Segitiga Bermuda. Badan Geografi AS (US Board of Geographic) juga tidak mengakui Segitiga Bermuda sebagai nama resmi.

Selain Segitiga Bermuda, ada sejumlah wilayah yang disebut punya "kutukan" serupa. Ada Segitiga Michigan di Danau Michiga tempat hilangnya sejumlah awak kapal dan pesawat. Juga di Laut Sargasso -- di mana sejumlah kapal ditemukan berlayar mengarungi laut tenang Sargasso tanpa awak satu pun.
Ada lagi Laut Iblis (Devils Sea), yang dijuluki Segitiga Bermuda Pasifik di sekitar Pulau Miyake, selatan Tokyo. Legenda kuno menyebut, ada naga yang hidup di perairan sana -- yang membuatnya punya nama lain, "Segitiga Naga". (Ein)
 Sumber Berita : http://id.berita.yahoo.com/ada-kutukan-segitiga-bermuda-di-laut-karibia-053416720.html

KPK Tak Bisa Jerat Pejabat Yang Diberi Hadiah

MERDEKA.COM, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mengkaji pemberian sanksi terhadap penerima gratifikasi seks. Pengkajian gratifikasi seks itu merujuk pada konvensi internasional yakni United Nations Convention Against Corruption (UNCAC).

Pimpinan KPK, Adnan Pandu Praja menyatakan pembahasan sanksi para pelaku gratifikasi seks ini sangat menarik. Apalagi jika hal itu dapat dijadikan ukuran rupiah. Sebab, selama ini dalam undang-undang yang ada, kebanyakan peraturan mengenai sanksi gratifikasi terdapat batasan-batasan nominal rupiah. Untuk itu, aturan-aturan tersebut masih harus disempurnakan.

"Yang diatur itu ada batasan-batasan rupiahnya. Kalau bisa dijadikan ukuran rupiah, itu menarik. Sayangnya aturan kita masih seperti itu. merujuk pada UNCAC memang masih harus disempurnakan. Beberapa instansi ragu apakah itu termasuk gratifikasi," ujar Adnan dalam keterangan persnya tentang pengumuman Penghargaan Apresiasi Pelapor Gratifikasi 2012, di KPK, Selasa (8/1).

Meski demikian, Adnan mengatakan hingga saat ini KPK belum ada laporan penerimaan gratifikasi seks ke lembaganya. "Tidak ada. Sampai sekarang tidak ada," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Gratifikasi KPK Giri Supradiono mengatakan tidak menutup kemungkinan ada gratifikasi seks. Menurutnya, dalam UU menyatakan yang tergolong gratifikasi tidak harus uang tunai tapi bisa berupa diskon dan kesenangan. Hal itu lah yang dapat digolongkan ke dalam perbuatan penerimaan gratifikasi seks.

"Ada kemungkinan. UU kita mengatakan tidak harus uang tunai tapi bisa berupa diskon dan berupa kesenangan. Memang pembuktiannya tidak harus lapor tapi ini jatuhnya ke case building karena itu harus dibuktikan," ujarnya.
Sumber: Merdeka.com
 Sumber Berita : http://id.berita.yahoo.com/kpk-tak-bisa-jerat-pejabat-yang-diberi-hadiah-080309663.html

Penghina Habibie Kini Balik Memuji

TEMPO.CO, Kuala Lumpur--Setelah menulis artikel Persamaan BJ Habibie dengan Anwar Ibrahim di koran Utusan Malaysia 10 Desember lalu, mantan Menteri Penerangan Malaysia Zainuddin Maidin kembali menulis tajuk rencana di koran yang sama dengan judul Yang Tidak Sama Antara Habibie Dengan Anwar, Selasa 8 Januari 2013.
Namun berbeda dengan tulisan sebelumnya yang membandingkan Habibie dan Anwar Ibrahim di hampir semua bagian, sosok Habibie kali ini hanya mendapat porsi dua alenia terakhir dari tulisan Zainuddin kali ini. Dari awal hingga hampir penghujung tulisan, Zainudin memaparkan "dosa-dosa" Anwar Ibrahim.
Artikel dibuka dengan kabar pengambilan kekuasaan oleh Anwar Ibrahim pada 16 September 2008 namun ternyata tidak terbukti. Zainuddin selanjutnya mengimbas provokasi yang dilakukan Anwar sewaktu menjadi mahasiswa sehingga menimbulkan demonstarsi kala itu.
Tak ketinggalan pula, pelbagai "dosa-dosa" Anwar kepada mantan Perdana Menteri Mahathir Muhammad saat yang bersangkutan menjadi Deputi Perdana Menteri. Dimana, kata Zainuddin, Mahathir sampai dibuat menangis oleh Anwar. "Saya lihat air mata mengalir ke pipinya (Mahathir Muhammad) dan beliau mengesat dengan sapu tangannya," tulis Zainuddin.
Setelah puas membeberkan pelbagai dosa Anwar, mantan Pimpinan Redaksi koran Utusan Malaysia ini menutup tulisannya dengan dua alinea tentang Habibie. Menurut dia, Habibie masih mempunyai kredibilitas sehingga dibela rakyat Indonesia ketika disamakan dengan Anwar Ibrahim.
MASRUR | KUALA LUMPUR
Sumber Berita :  http://id.berita.yahoo.com/penghina-habibie-kini-balik-memuji-234134544.html

Penilaian Bibit Terhadap Kabupaten Tegal

KABUPATEN Tegal dimata Gubernur Jateng, Bibit Waluyo sangat bagus. Kekayaan alam di kota yang ber-icon poci ini, dinilai tidak sedikit jumlahnya. Dari kekayaan laut hingga pengunungan, Kabupaten Tegal memilikinya.
Selain itu, potensi pertanian dan kereatifitas perajinnya juga cukup unggul. Utamanya perajin di sekitar Kecamatan Talang yang memproduksi sejumlah logam. Karena itu, Bibit meminta supaya kekayaan dan potensi Kabupaten Tegal ini, terus dijaga. Pemerintah harus terus mendampinginya agar potensi dan keunggulan para perajin kian meningkat. "Kabupaten Tegal memiliki prestasi dan keunggulan yang sangat bagus. Khususnya di Kecamatan Talang yang harus didampingi dengan teknologi canggih," cetus Bibit seusai melantik HM Herry Soelistyawan SH MHum menjadi Bupati Tegal, Kamis (3/1) kemarin.
Saat ini, lanjut Bibit, Indonesia telah melakukan kerjasama dibidang ekonomi dengan negara Asean. Maka dari itu, daerah di wilayah Jawa Tengah khususnya di Kabupaten Tegal, harus mengembangkan sumber daya manusia (SDM) nya agar lebih baik lagi. Karena menurutnya, tahun 2014-2015 mendatang, daya saing akan semakin tinggi. Apabila tidak disertai dengan SDM yang handal, maka Indonesia bakal tertinggal.  "Jateng ini merupakan sentralnya ekonomi di Indonesia, khususnya beras. Dan saat ini, Jateng mampu memberikan kontribusi beras ke negara Indonesia sedikitnya 16 persen," tegas Bibit.
Untuk mempertahankan itu, maka ia meminta agar lahan pertanian di Kabupaten Tegal supaya difungsikan dengan baik dan maksimal. Lahan pertanian jangan disalahgunakan dengan menyulap menjadi area pemukiman penduduk. Tidak dipungkirinya, di wilayah Kabupaten Tegal, banyak lahan pertanian yang berubah menjadi perumahan. Dia mengisahkan, ketika dirinya masih bertugas menjadi TNI AD di Slawi pada tahun 1985, kondisi wilayah Kabupaten Tegal masih dikelilingi dengan lahan pertanian. Khususnya di sepanjang jalan Slawi menuju Lebaksiu. Kala itu, di tepi jalan banyak ditumbuhi sawah. Namun kini, area persawahan tersebut berubah menjadi perumahan warga dan beberapa menjadi lahan industri.  "Lahan pertanian harus di pertahankan, jangan semuanya dirubah menjadi perumahan penduduk," pintanya.
Lebih jauh Bibit mengatakan, bahwa ketahanan pangan Jateng di tahun ini sudah cukup bagus. Bahkan, stok beras di setiap gudang bulog, bertahan sampai 8 bulan ke depan. "Cadangan pangan di Jateng, bertahan sampai bulan Agustus mendatang," ucapnya.
Dia meminta, wilayah Jateng agar terus meningkatkan ketahanan pangan. Yakni melalui modernisasi sektor pertanian dan memperbaiki infrastruktur pedesaan. Sehingga ketahanan pangan dan produktifitas pangan di Jateng terus meningkat. "Secara keseluruhan, program di Jateng berjalan dengan baik, utamanya infrastruktur," tutupnya. (yeri novel)
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/Penilaian-Bibit-Terhadap-Kabupaten-Tegal.html

Selasa, 01 Januari 2013

Petisi Presiden RI SBY Bubarkan FPI

Adalah mustahil mengingkari amanat konstitusi bahwa kemerdekaan berserikat, berkumpul, dan menyatakan pendapat merupakan hak azasi manusia yang dilindungi undang-undang.
Namun menjadi persoalan besar ketika hak azasi itu dipakai oleh Front Pembela Islam (FPI) untuk menekan hak azasi pihak lain, bahkan dalam jumlah yang mayoritas juga berkeinginan untuk berserikat, berkumpul dan menyatakan pendapat, bebas menganut agama serta beribadah sesuai ajaran agama dan kepercayaannya masing-masing.

Sejak pertama beridri awal reformasi, rakyat menyaksikan dan media mencatat, FPI telah ratusan kali mengganggu keamanan / ketertiban, menyebarluaskan permusuhan dan kebencian antar suku, agama, ras, gender dan antar golongan bahkan perorangan.
“FPI punya Laskar Pembela Islam (LPI), sayap paramiliter yang bertugas melakukan aksi-aksi kekerasannya dan itu diketahui Pemerintah/Kepolisian”.
Meresahkannya perilaku FPI sudah berulangkali melahirkan tuntutan masyarakat agar Pemerintah membubarkan Ormas ini. Namun disinilah letak masalahnya. Negara/Polisi, termasuk Presiden seolah tidak punya wibawa menghadapi FPI. Seolah tidak punya kemauan membubarkannya, sampai-sampai rakyat merasa ada unsur kesengajaan atau pembiaran, padahal Negara, simbol Negara, berkali-kali dan secara terang-terangan dilecehkan FPI.
Berikut 3 (tiga) contoh dari ratusan kesombongan FPI yang terang-terangan menghina Negara. 

1. Saat Pembuatan Film Lastri di Solo (2008), FPI menginjak-injak izin Produksi yang dikeluarkan Mabes Polri, dilakukan di depan mata para anggota Polri, namun Polisi diam. 

2. FPI mengancam akan bikin rusuh apabila Konser Lady Gaga digelar, Juni 2012, Polisi diam. Padahal Ancaman/terror adalah tindak pidana. Mana mungkin hal sesederhana itu tidak dipahami Polri. 

3. FPI mengancam akan menggagalkan Natal di Semarang, Desember 2012, Polri menghadapinya dengan mengerahkan pasukan, yang pasti menelan biaya mahal dan tetap meresahkan. Padahal ancaman FPI sudah jelas adalah pelanggaran Hukum.
Presiden SBY sendiri dua kali mengeluarkan pendapat mengenai ormas brutal.
Pertama, pada perayaan hari Pers Nasional di Kupang NTT, 2011. Meski tak menyebut nama organisasi, Presiden memerintahkan agar organisasi massa yang menciptakan keresahan ditindak tegas, jika perlu dibubarkan. Sayang, Presiden hanya berhenti di pernyataan. Tidak diikuti dengan pengawasan, apakah perintah dalam pernyataannya dipatuhi aparatnya. Padahal tahun 2011, Mabes Polri mencatat, FPI melakukan aksi kekerasan dan pelanggaran hukum sebanyak 29 kali dari total seluruhnya 51 kali pelanggaran yang dilakukan seluruh ormas di Indonesia.
Kedua, dilontarkan saat jumpa pers di Istana Negara, 13 Maret 2012. Presiden menyatakan ormas yang dianggap paling sering melakukan aksi kekerasan adalah Front Pembela Islam (FPI). Celakanya, Presiden hanya meminta FPI melakukan instrospeksi diri padahal introspersi diri adalah selemah-lemahnya gagasan dalam mengatasi kelompok sebrutal dan sesemena-mena FPI. Sialnya lagi, Presiden hanya meminta FPI melakukan introspeksi diri, tanpa meminta Pemerintah, dalam hal ini Kepolisian untuk melakukan introspeksi diri.
Karena perubahan tidak akan turun begitu saja dari langit kecuali rakyat bangkit merebutnya, maka masyarakat Indonesia seharusnya menuntut dengan tegas pembubaran Front Pembela Islam (FPI).
"Membiarkan brutalitas FPI sama artinya dengan menghancurkan ke-Indonesia-an, dan menghilangkan nilai-nilai keadaban yang terangkum dalam empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara: Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika."

Secara yuridis pembubaran ormas brutal dimungkinkan dengan UU No 8/1985 tentang Ormas dan PP No 18/1986. Alternatif lain, dapat ditempuh melalui jalur pertanggungjawaban pidana korporasi. Korporasi, termasuk Ormas, sebagai suatu sistem harus dapat dipertanggungjawabkan fungsi sosialnya. Cara lain, seperti pernah dilontarkan ketua MK, Mahfud MD, pembubaran FPI tidak membutuhkan pengadilan. Cukup aparat kepolisian menyatakan aktivitas FPI dihentikan. Cara ini lebih efektif karena efisien dalam proses, terutama karena FPI tidak pernah terdaftar berbadan hukum formal. Ratusan tindakan brutal FPI selama ini bisa dijadikan dasar untuk meminta FPI menghentikan aktivitasnya.
Beranjak dari pemikiran-pemikiran di atas, Ratna Sarumpaet Crisis Center melayangkan petisi ini pada seluruh rakyat / warga Negara Indonesia yang menghendaki pembubaran FPI, agar menandatanganininya untuk kemudian dilayangkan kepada Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, c.q Kapolri, "Agar segera membubarkan Front Pembela Islam (FPI) serta membebukakan aktivitas-aktivitas kriminalnya."
Kepada Bapak Presiden SBY dan jajarannya kami mengingatkan agar tidak ragu. Seluruh rakyat menghendaki bangsa ini memiliki kehidupan yang wajar, memiliki hubungan antar masyarakat yang harmonis, saling menghormati dan damai, dan untuk kepentingan itu seluruh rakyat ada di belakang Bapak dan jajaran  Bapak.
Demikianlah petisi ini kami buat, dengan memohon pada Allah SWT agar melindungi bangsa ini untuk selamanya, amien.
Ratna Sarumpaet
 Sumber Berita : http://www.change.org/id/petisi/presiden-ri-susilo-bambang-yudhoyono-bubarkan-fpi-segera?utm_campaign=action_box&utm_medium=twitt&utm_source=share_petition