Minggu, 08 Januari 2012

Kades Margapadang Mendapat Teguran

TARUB - Kepala Desa (Kades) Margapandang, Kecamatan Tarub, Sudimantoro, belum lama ini mendapat teguran dari pihak kecamatan setempat terkait Alokasi Dana Desa (ADD) 2011 yang telah diselewengkan untuk keperluan pribadi. Kepada pihak kecamatan, Kades berjanji dana tersebut akan dikembalikan dalam waktu dekat ini.
Camat Tarub, Asrori, melalui Kepala Seksi Pemberdayaan Desa, Rismanoto mengatakan demikian kepada wartawan, saat dihubungi melalui sambungan elektronik, kemarin. Menurutnya, kades tersebut mengakui segala kesalahannya yang telah menggunakan ADD sebesar Rp 28 juta untuk kepentingan sendiri. Mestinya, dana tersebut digunakan untuk pavingisasi di wilayahnya. Tetapi, hingga awal Januari 2012, ADD tidak digunakan semestinya. Yang akhirnya, warga sekitar memprotesnya dengan mengirimkan keluhannya melalui rubrik ngresula Radar Tegal.  "Saya sudah mendatanginya (Kades). Dan katanya, akan segera dibelanjakan dalam waktu dekat ini," tegas Rismanto.
Dia juga menyebutkan, bahwa kades yang bersangkutan, sudah memesan paving dengan menggunakan ADD. Namun demikian, dirinya mengaku tidak tahu kebenarannya  mengenai pesanan paving tersebut. Sebab, kades tidak menunjukan bukti pesanannya. "Pengakuan dia (Kades) langsung membeli pada hari itu juga. Tetapi, saya tidak bisa membenarkan karena wujud pavingnya, saya belum melihat," tegasnya.
Terpisah, Kades Margapadang, Sudimantoro, ketika dihubungi melalui sambungan elektronik, Jumat (6/1), mengaku sudah membeli paving dengan menggunakan ADD 2011 yang merupakan termin pertama. Dia belanjakan sebanyak Rp 17,5 juta. Dan dalam waktu dekat ini, pavingisasi akan segera dikerjakan. "Selasa kemarin saya sudah membelanjakannya. Secepatnya, akan kami kerjakan," kata Sudimantoro, melalui pesan singkatnya.
Seperti diberitakan koran ini sebelumnya, Kades Margapadang telah menyelewengkan ADD 2011 termin pertama sebanyak Rp 28 juta. Dan kades tersebut mengakuinya ketika dimintai keterangan oleh wartawan. "Ya, saya telah menggunakan ADD 2011. Tapi saya akan bertanggung jawab dan akan mengembalikannya dalam waktu singkat," ucapnya. (yer)     
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/

Jumat, 06 Januari 2012

Sindoro Mereda

BANDUNG- Sebulan sejak statusnya dinaikkan menjadi Waspada, aktivitas vulkanik Gunung Sindoro di perbatasan Kabupaten Temanggung-Wonosobo lebih banyak terekam di permukaan.
Aktivitas gunung setinggi 3.150 meter di atas permukaan laut (dpl) itu mereda. Suplai energi mengecil karena gempa vulkanik dangkal dan dalam yang berasal dari dapur magma terus menurun.
“Gempa dangkal dan dalam sudah relatif jarang,” ungkap Kepala Bidang Pengamatan dan Penyelidikan Gunung Api Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), M Hendrasto, di Bandung, Jumat (6/1).
Meski demikian, PVMBG menegaskan belum akan menurunkan status gunung api yang terakhir meletus pada 1910 atau 101 tahun lalu itu. Peninjauan status Sindoro masuk agenda pembahasan dalam sepekan mendatang.
Status Sindoro dinaikkan dari semula aktif normal menjadi Waspada sejak 5 Desember 2011. Dengan status tersebut, manusia dilarang beraktivitas dalam area dengan radius 2 kilometer dari puncak.
Letusan Freatik
Menurut Toto, demikian pria asal Solo itu akrab disapa, aktivitas dominan Sindoro di permukaan ditandai dengan keluarnya gempa-gempa embusan di area kawah. Embusan yang bisa diartikan sebagai perilisan energi itu kemungkinan berasal dari suplai-suplai energi sebelumnya yang tersimpan belakangan dan berlangsung dalam intensitas yang relatif sering.
Di luar itu, PVMBG mengingatkan bahwa potensi letusan freatik dan semburan uap air panas masih bisa terjadi, apalagi pada musim hujan. Pemanasan sebelum semburan bisa berlangsung lebih cepat akibat rembesan air ke dalam kawah.
“Ini menjadi pertimbangan utama kami. Dengan kondisi seperti itu, mencabut area steril 2 kilometer dari puncak bisa membahayakan, karena dapat membuka peluang masyarakat beraktivitas di sekitar kawah. Terlebih, sifat letusan freatik sangat tiba-tiba,” katanya. (dwi-59)
Sumber Berita : http://suaramerdeka.com/v1/

Kiat Esemka Menanti Investor

SOLO-Pemkot Surakarta berniat menggandeng investor guna mengembangkan produksi mobil Kiat Esemka. Selain itu, perencanaan bisnis atau business plan pengembangan produksi mobil tersebut juga bakal dirancang, dalam waktu dekat. Hal itu diungkapkan Wali Kota Joko Widodo saat dijumpai di Loji Gandrung, Jumat (6/1).
“Pekan depan, semua stakeholder yang terlibat dalam pembuatan mobil ini akan dikumpulkan dan business plan akan mulai disusun. Setelah itu, tinggal mencari investor untuk mendukung pengembangan industrinya,” kata dia.
Pria yang biasa disapa Jokowi ini membatasi hanya investor dalam negeri yang boleh terlibat.
“Investor lokal itu diharapkan bisa mendukung pola industri yang mau dibangun. Ke depan, produksi Esemka bakal dilakukan dengan model kemitraan dengan sistem home industry.”
Pola tersebut akan melibatkan swasta, pemerintah, serta siswa sebagai pelaku perakitan mobil.
“Swasta itu pelaku industri seperti Kiat Motor. Sedangkan pemerintah, baik melalui dukungan Solo Techno Park (STP) dari Pemkot maupun dari Kementerian Perindustrian, Dirjen Perhubungan Darat dan instansi terkait lainnya,” urai Jokowi.
Saat disinggung tentang target realisasi produksi mobil fenomenal tersebut, Wali Kota enggan memprediksi. “Lebih baik dirampungkan dulu proses sertifikasi, uji emisi, dan registrasinya. Yang jelas, Pemkot juga siap mendukung penyediaan lokasi perakitan di STP. Apalagi tahun ini ada dana Rp 10 miliar dari pemerintah pusat yang bisa digunakan untuk keperluan tersebut.”
Dapat Apresiasi
Seperti diketahui, kendati belum dinyatakan lulus uji emisi oleh Kemenhub, mobil bertipe Sport Utility Vehicle (SUV) hasil rakitan siswa SMK Negeri 2 dan SMK Warga Solo telah mendapat apresiasi berbagai pihak. Order untuk kendaraan tersebut terus mengalir sampai kini.
Uji emisi, menurut Kepala Dishub Yosca Herman Soedradjat, akan dilakukan secepatnya. “Pekan ini juga, prototype mobil akan kami bawa ke Jakarta, untuk menjalani uji kadar emisi,” kata dia.
Siang kemarin, Kiat Esemka yang diproyeksikan bakal menjadi mobil dinas (mobdin) Wali Kota itu diparkir di citywalk, depan Loji Gandrung. Menurut Jokowi, mobil tersebut dipamerkan kepada khalayak umum, sehingga keberadaannya kian diketahui masyarakat. Tak pelak, hal itu disambut antusias ratusan warga. Mereka secara bergantian datang ke lokasi parkir Esemka berwarna hitam metalik itu.
Tak hanya mengamati bagian demi bagian mobil tersebut, sejumlah warga bahkan menyempatkan diri melakukan test drive mengitari halaman Loji Gandrung. (H73-27,26)
Sumber Berita : http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2012/01/07/172679/

Pose-pose Telanjang Dada Kontestan Miss Universe

Miss USA Rima Fakih yang berpose dengan melepas atasan bikininya.
Miss USA Rima Fakih yang berpose dengan melepas atasan bikininya.
ENTAH mencari sensasi atau tidak, yang jelas sejumlah kontestan Miss Universe 2010, termasuk Miss USA Rima Fakih yang memang dipenuhi skandal, melakukan kampanye pemotretan resmi dengan bertelanjang dada, hanya mengenakan bawahan bikini dan corengan body paint.
Sebagian yang dipotret tanpa pakaian atas itu adalah LaToya Woods, Miss Trinidad & Tobago, Miss Irlandia Rozanna Purcell, dan Miss USA Rima Fakih.
Miss Trinidad & Tobago berpose topless dengan body paint
Miss Trinidad & Tobago berpose topless dengan body paint
“Kalian tahu pepatah yang berbunyi ‘publisitas yang buruk adalah publisitas yang baik?’ (Publisitas) yang ini akan menjadi baik,” kata LaToya Woods kepada Access Hollywood seperti dikutip A26.
Para peserta sebenarnya tidak diharuskan melepas atasan. Sebagian kontestan lain tetap memilih mengenakan atasan bikini, sedangkan Woods memilih tidak mengenakannya.
Miss Albania dan Irlandia berpose. Miss Albania memilih mengenakan bikini, sedangkan Miss Irlandia topless.
Miss Albania dan Irlandia berpose. Miss Albania memilih mengenakan bikini, sedangkan Miss Irlandia topless.
“Kami semua ditanya tentang hal apa yang kami rasa nyaman, dan saya menjawab bahwa saya merasa nyaman dengan kecantikan.,” katanya.
Miss USA Rima Fakih yang berpose telanjang dada
Miss USA Rima Fakih yang berpose telanjang dada
Sementara itu, Rima Fakih memilih membuka atasan bikininya, namun membelakangi kamera dan hanya mempertontonkan punggungnya.
Miss Trinidad&Tobago berpose topless.
Miss Trinidad&Tobago berpose topless.
“Bagaimanapun saya orang Arab, saya muslim, dan saya tidak ingin mengecewakan banyak orang,” kata Fakih.
Yang jelas, hal serupa tidak dilakukan Putri Indonesia Qory Sandioriva yang menolak pemotretan bertelanjang dada
Sumber Berita : http://aktual26.wordpress.com/2010/08/1

Cukur Habis Rambut Kemaluan Tak Menarik Bagi Pria

Mencukur habis rambut kemaluan tidak menarik, kata Garofalo
Mencukur habis rambut kemaluan tidak menarik, kata Garofalo

AKTRIS sekaligus komedian Amerika Serikat Janeane Garofalo saat tampil dalam dalam acara komedi solonya bertajuk “If You Will” mengatakan bahwa dirinya menentang pencukuran rambut kemaluan, atau Brazilian waxing, pada perempuan.
“Seolah-olah kita dipaksa menelan pemikiran bahwa waxing itu diinginkan semua orang, dan bahwa semua orang menyukainya. Tapi, menurut aku itu tidak benar,” kata bintang Romy and Michele’s High School Reunion tersebut kepada Uinterview seperti dikutip A26.
Janeane, mantan aktris 24 tersebut tidak berpendapat bahwa para pria benar-benar menganggap perempuan yang “dicukur habis” terlihat menarik.
“Tidak mungkin benar jika dibilang ada banyak pria yang tertarik melihat perempuan dewasa dengan alat kelamin yang terlihat belum dewasa. Jika benar demikian, aku rasa itu yang jadi masalah. Menurutku memang hal itu bermasalah,” paparnya.
Aktris 45 tahun tersebut yakin bahwa kesukaan terhadap waxing ala perempuan Brazil adalah sebuah kebohongan.
“Menurutku itu hanya mitos yang kita dengar karena alasan tertentu,” pungkasnya.
Sumber Berita : http://aktual26.wordpress.com/2010/07/25/

Sengketa Tanah Segera Diselesaikan

KOORDINASI – Komisi I DRPD Kabupaten Tegal mengundang beberapa instansi melakukan koordinasi terkait sengketa tanah SDN Kalisalak 03 Kecamatan Margasari.

SLAWI – Tanah yang menjadi persoalan di SDN Kalisalak 03, akan segera diselesaikan. Hal ini sebagai hasil koordinasi antara Komisi I DPRD Kabupaten Tegal bersama Bagian Pemerintahan Setda Kabupaten Tegal, Kepala UPTD Dikpora Margasari, pihak Kecamatan Margasari, Kepala Desa Kalisalak beserta BPD Desa Kalisalak.
Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Tegal, Dakir SH, menuturkan, koordinasi ini mendasari aduan dari masayarakat, dalam hal ini adalah ahli waris, yang meminta agar tanah untuk SD tersebut lebarnya melebihi dari kesepakatan yang ada, yakni lebih dari 1.200 m2. Ahli waris bapak Ruslani meminta agar lebihan dari tanah tersebut segera dikembalikan.
“Kami sengaja mengundang instansi yang terkait untuk dapat menyelesaiakn sengketa tanah SDN Kalisalak 03 ini. Hal ini agar persoalan tersebut tidak menjadi panjang dan secepatnya segera diselesaikan,” kata Dakir.
Dilanjutkan, ini merupakan pertemuan tindak lanjut dari pertemuan beberapa kali. Namun dalam pertemuan sebelumnya, hasilnya belum pernah dijalankan. Karenanya hasil pertemuan kali ini segera ditindak lanjuti dengan membuat tim kecil untuk mengukur tanah tersebut, apakah sesuai dengan kesepakatan atau tidak.    
Sekcam Margasari, Edi Marsisno, menjelaskan, bahwa lebar tanah hasil pembelian untuk keperluan SD tersebut sebenarnya memang belum diukur, karena belum disertifikatkan dan baru ada leter C. "Biasanya, memang ada lebihnya. Kalau ternyata lebih dari 1.200 m2, ya harus dikembalikan,” ungkapnya.
Sementara Kades Kalisalak, Wahyono, mengatakan, pihak pemerintahan desa sebenarnya bukan tidak mau mengukur. Tetapi, pihaknya juga menunggu dasar untuk pengukuran tersebut, agar tidak terjadi kesalahan. “Namanya juga di desa, jangan disamakan dengan kehidupan di kota. Kami hanya butuh surat dari pemerintah diatasnya,” ungkapnya.
Pertemuan tersebut akhirnya memutuskan, sebelum dilakukan pertemuan dengan pihak ahli waris, diperlukan pengukuran dahulu oleh pemerintahan desa dengan didampingi beberapa instansi yang terkait. Pengukuran akan dilakukan Senin (9/1). Selanjutnya, akan dilakukan pertemuan kembali. Berapapun lebihan dari 1.200 m2 akan diberikan kepada ahli waris yang selalu menuntutnya. (fat)
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/

15 SMK Terima ISO 9001 2008

SEJUMLAH 15 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Tegal, menerima Sertifikat Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001 : 2008 dari PT TUV. Sertifikat yang diberikan oleh Wakil Bupati Tegal, H Moch Herry Soelistiyawan SH MHum, itu dilakukan di Gedung Korpri Slawi, Kamis (5/1).
Ke-15 SMK tersebut yakni SMK NU 1 Slawi, SMK YPE Nusantara Slawi, SMK BP Margasari, SMK Muhammadiyah Slawi, SMK Al Amiriyah Lebaksiu, SMKN 1 Dukuhturi, SMK Islamiyah Adiwerna, SMK BP Talang, SMK Ma’arif Talang, SMK Muhammadiyah Kramat, SMK BP Slawi, SMK BP Dukuhwaru, SMK Darusalam Balapulang, SMK Diponegoro Lebaksiu, dan SMK Ma'arif Margasari.
Hadir dalam penyerahan sertifikat ISO tersebut, perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Jateng, Pendidikan Menengah, Kasi pendidikan SMK, pengawas SMK Dinas Dikpora, kepala sekolah SMK se-Kabupaten Tegal, Kepala UPTD Dikpora se-Kabupaten Tegal, pengurus yayasan dari sekolah terkait, dan semua guru dari SMK yang mendapatkan penghargaan tersebut.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada 15 SMK yang mendapatkan sertifkat ISO 9001 : 2008. Pihaknya berharap dengan diterimanya sertifkat tersebut, harus dijadikan dasar untuk memberikan pelayanan prima dan dapat meningkatkan mutu pendidikan agar lebih baik.
“Kami menyadari, pendidikan sangat berperan dalam pembangunan Kabupaten Tegal. Keberadaan SMK sangat cukup banyak membantu kemajuan pendidikan. Dengan banyaknya SMK yang mendapatkan sertifikat ISO, kami berharap kedepan harus lebih bermanfaat dan lebih baik lagi,” katanya.    
Dia menjelaskan, SMK di Kabupaten Tegal ada 54, dan yang sudah mendapatkan sertifikat ISO 9001 : 2008 sebanyak 20 SMK. Hal ini sangat luar biasa, karena ada beberapa SMK yang sudah dapat membuat kendaraan bermotor. “Kalau perlu, nanti motor kendaraan dinas diambilkan dari SMK yang berada di Kabupaten Tegal,” ujarnya.
Dia menambahkan, biasanya utnuk mendapatkan sesuatu itu sangat mudah, tetapi akan lebih sulit untuk memeliharanya. Dengan mendapatkan sertifikat ISO tersebut, diharapakan semua SMK mampu memelihara yang diamanatkan oleh ISO tersebut.
ISO 9001: 2008 merupakan salah satu indikator kunci kinerja tambahan (IKKT) dari sekolah kejuruan melalui kerja keras dan komitmen dari seluruh warga sekolah. Tujuan diterapkan standar ISO ini, untuk meningkatkan kepuasan pelanggan sesuai dengan permintaannya. Selain itu juga untuk memperagakan kemampuan organisasi untuk taat asas dalam memberikan produk yang memenuhi permintaan pelanggan dan peraturan yang berlaku.
Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Jateng, Reza Pahlevi, menyampaikan ucapan selamat atas pemberian sertifikat ISO. Diharapkan, pemberian tersebut dapat memberikan manfaat bagi sekolah dan masyarakat. “Di Jawa Tengah ada 1.228 SMK. Dan 90 persen tamatan SMK di Jawa Tengah sudah bekerja,” ungkapnya. (fat)
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/