Sabtu, 28 April 2012

Perekaman E KTP Turun Ke Desa

PROSES perekaman E-KTP di Kabupaten Tegal secara gratis rencananya akan berhenti sampai bulan April 2012. Agar masyarakat bisa terekam semuanya,  di Kecamatan Pagerbarang melakukan perekaman E-KTP dengan turun ke desa-desa. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat lebih dekat dan mudah untuk melakukan pembuatan E-KTP tersebut. Karena selama Kecamatan Pagerbarang, sebelum melakukan turun ke desa, dari penduduk yang berjumlah 52.359, hanya terekam 48,76 persen atau dengan jumlah 25.529.  “Agar masyarakat lebih dekat dalam melakukan pembuatan E-KTP, kami sengaja programkan untuk turun ke desa-desa sesuai dengan jadual yang sudah ditentukan. Dengan perekaman di desa ternyata antusias masyarakat sangat tinggi,” kata Camat Pagerbarang, Bambang Sihana melalui Sekcam Pagerbarang, Mulyono, di sela-sela Kegiatan Perekaman di Desa Sidomulyo, Pagerabang, yang bertempat di Balaidesa Sidomulyo, Jumat (27/4).
Perekaman E-KTP tersebut akan dilakukan sampai akhir April. Dari beberapa desa yang sudah terekam di desa, kebanyakan mereka dari kalangan orang yang sudah berumur 50 keatas. Selama dua hari yang dilakukan di empat desa yakni Desa Srengseng, Desa Rajegwesi, Desa Karanganyar dan Desa Pagerbarang, data perekaman menjadi bertambah menjadi 28.132 orang.  “Selama dua hari sudah dilakukan di empat desa, hari ini (kemarin) dilakukan di dua desa, yakni Desa Jatiwangi dan Desa Sidomulyo. Di Desa Sidomulyo ini terekam sebanyak 50 lebih penduduk yang melakukan pembuatan E-KTP,” jelasnya.
Alat perekam di Kecamatan Pagerbarang jumlahnya ada tiga, namun yang dipakai untuk keliling ke desa-desa hanya dua alat, sementara yang satu di pakai di kecamatan, barangkali ada yang akan membuat di kecamatan.  “Kami berharap dengan turun ke bawah ke desa-desa, semua penduduk di Kecamatan Pagerbarang dapat terekam dengan alat yang sudah disediakan,” imbuhnya.
Sementara ini dari hasil perekaman yang dilakukan di desa, Desa karanganyar yang paling banyak, dan desa tersebut minta diadakan kembali, karena masih ada yang belum terekam. "Di desa tersebut dilakukan sampai tengah malam sekitar Pukul 24.30 wib,” tambahnya. (fatur)
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/Perekaman-E-KTP-Turun-Ke-Desa.html

Slawi Digagas Jadi Brand Kota Teh

SLAWI - Ibukota Kabupaten Tegal tengah digagas menjadi brand kota teh. Apalagi di kota itu merupakan cikal bakal pabrik teh dan ada sejumlah pabrik di daerah itu. Yang terbesar adalah pabrik teh PT Gunung Slamat, kini tengah dilakukan pendekatan oleh pemkab setemat untuk kebersamaan meramaikan kota Slawi. Bakal digadang adalah penciptaan brand kota teh, di lahan terbuka depan Terminal Slawi.
 Dilahan itu yang kini masih kosong dan sudah memiliki sejumlah kelengkapan sarana fisik, dilirik untuk dimanfaatkan sebagai tempat dagang produk unggulan jajanan dan budaya daerah. Sudah barang tentu membutuhkan biaya dan kemasan menarik pada lahan terbuka (open space) depan Terminal Slawi, yang direncanakan untuk keperluan itu.  “Kami berencana menggandeng PT Gunung Slamat, sebagai pabrik tertua di Slawi dan sudah cukup terkenal serta memiliki komitmen dan kemampuan dana,” kata Sekda Pemkab Tegal, Drs H Haron Bagas Prakosa MM, kemarin di kantornya.
 Dikatakan Bagas, panggilan akrabnya, saat ini sudah dilakukan pembahasan awal dan disepahami, untuk brand bagian depan lokasi lahan terbuka, brand Slawi sebagai kota teh. Itu bakal ditangani oleh PT Gunung Slamat yang siap berpartisipasi guna mendukung Ibukota Kabupaten Tegal, sebagai kota Teh. Bahkan direncanakan, dilokasi masuk Kota Slawi, tepatnya di sekitar bundaran GBN (kawasan terpadu) bakal dibangun monument poci, sebagai lambang geliat warga dalam menikmati minuman teh.
 Rencana kedepan kerjasama Pemkab Tegal dengan PT Gunung Slamat, pada lahan terbuka dimaksud, bakal dikemas bagi peruntukan pusat jajanan dan budaya daerah. Kondisi itu, seiring dengan banyaknya produk jajanan daerah yang harus dikemas dan untuk lebih diperkenalkan kepada khalayak lebih luas. Termasuk budaya daerah, yang masih belum banyak diketahui oleh masyarakat.  “Sejumlah sarana fisik sebagai pendukung sudah dibangun dilokasi itu. Tinggal pemanfaatannya saja. Untuk bekerjasama dengan swasta dalam memanfaatkan lahan terbuka ini, kami cukup optimis dan patut didukung pemkab,” terangnya.
 Disisi lain, Kepala Bappeda Pemkab Tegal, Ir Suharmanto membenarkan jika bakal digadang lahan terbuka depan Terminal Slawi menjadi sesuatu yang bermanfaat. Direncanakan ada upaya untuk bekerjasama dengan pihak swasta dalam meramaikan dan mewujudkannya.
 Sementara untuk kelanjutan perwujudan gagasan tersebut, masih terus dilakukan pembahasan, namun sudah ada pihak swasta yang siap untuk meramaikan area terbuka itu. Bahkan mulai menemukan kesepahaman arah pemanfaatan lokasi itu. “Untuk mewujudkan Slawi sebagai daerah teh dan bekerjasama dengan perusahaan yang bergerak di bidang itu, tengah dimatangkan,” pungkas Suharmanto. (gon)
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/Slawi-Digagas-Jadi-Brand-Kota-Teh.html

Slawi Belum Siap Visit Jateng 2013

SLAWI – Upaya mengembangkan visit Jateng 2013 untuk mendatangkan wisatawan sebanyak-banyaknya, bagi Kabupaten Tegal belum siap. Pasalnya sarana dan prasarana (Sarpras) di tempat pariwisata yang ada kondisinya memperihatinkan. Hal ini mengakibatnya wisatawan yang ingin menginjakan kaki di tempat pariwisata tersebut berkurang. Hal itu muncul dari beberapa pernyataan yang disampaikan peserta diskusi pada penyuluhan terhadap pelaku usaha pariwisata, Kamis (26/4) di aula SMK N 1 Slawi.
Seperti yang dikatakan Sunoto, salah satu pelaku usaha di OW Purin dan Santo pelaku usaha penginapan di Guci. Menurut Sunoto, sarpras di OW Purin dianggap menjadi salah satu indikasi kurang diminatinya oleh para wisatawan. Karena kondisinya banyak yang rusak, seperti fasilitas bermain anak, gedung dan tempat toilet yang sudah kumuh, ayunan perahu, dan jalan paving.  “Adanya permainan anak di purin sangat membantu wisatawan menjadi betah, karena dengan adanya fasiitas bermain, bapak dan ibunya bisa membawa anak-anaknya ke tempat pariwisata tersebut. Sementara sekarang ini kondisinya sudah pada rusak dan tidak bisa dipakai,” kata Sunoto.
Dengan kurangnya wisatawan, jelas menjadikan para pekaku usaha menjadi berkurang penjualannya. Padahal letak purin yang berada di patura tersebut harusnya diutamakan, karena kondisinya menjadi perlintasan dari berbagai daerah.  “Selain para pelaku usaha yang kurang laku, juga akan mengurangi pendapatan daerah, jika wisatawan tidak banyak yang datang,” ujarnya.
Ia menambahkan, saat ini, dengan kondisi yang ada, untuk menarik perhatian wisatawan agar lebih betah di Purin, pihaknya bersama pelaku usaha lain melakukan penanaman pohon waru di beberapa pinggir pantai. Al hasil, saat ini banyak dipergunakan untuk berteduh para wisatawan dan membeli dagangan yang disedaikan. “Alhamdulillah, para pelaku usaha secara bersama-sama dulu menanam pohon waru, dan sekarang sudah bisa dipakai untuk berteduh para wisatawan, dan menjadi betah,” ungkapnya.
Begitupun dengan kondisi yang berada di OW Guci, menurut Santo, kondisi jalan menuju OW pemandian air panas tersebut masih banyak yang rusak. Hal ini mengakibatkan wisatawan kurang berminat. Selain kondisi yang lain seperti wajah Guci yang terletak di pintu masuk sangat memperihatinkan. Karena sudah dari dulu belum pernah ada perbaikan dan ini perlu ada penataan baru.
Selain Sarpras, dalam kesempatan itu, Ia juga menyampaikan tentang kegiatan yang ada di Guci yang masih perlu menunjukan kebudayaan lokal dengan bantuan dari pemerintah. Padahal di beberapa daerah lain sudah banyak yang menunjukan budayanya. Seperti di Bali, di tempat pariwisata dipertunjukan tarian bali, dan di kota-kota lain. Sementara di Guci adanya kegiatan 1 syuro, yang menunjukan beberapa kebudayaan lokal. Pada tahun lalu tidak ada bantuan dari pemerintah.  “Salah satu kebudayaan yang diangkat di Guci dilakukan pada kegiatan 1 syuro, tapi itu pun kurang perhatian dari pemerintah,” ujarnya.
Sementara, Kepala Disparbud Kabupaten Tegal, Drs Heru Wudiono Msi, melalui Kabid Osta, Tien Mei Antiyas SH MM menjelaskan, rencananya di tahun ini Kabupaten Tegal dalam menjalankan visit jateng 2013 akan segera membenahi sarpras atau infrastruktur di tempat pariwisata yang ada. Seperti Purin, Guci maupun di OW cacaban.  “Kami akan lakukan pembenahan baik infrastruktur yang ada maupun para pelaku usaha di lokasi pariwisata, agar wisatawan menjadi bertambah banyak datang ke Kabupaten Tegal,” ungkapnya.
Beberapa sarprasa yang akan di benahi dan diperbaiki di tempat pariwisata, yakni yang berada di OW Guci seperti lokasi parkir, MCK , pos pintu masuk, renovasi di pancuran 13 dan beberapa lokasi yang dirasakan harus dibenahi. Begitupun dengan yang ada di Purin, seperti jalan paving, sarana permainan anak, MCK dan lainnya juga.  “Melalui APBD II dan mencoba dari APBD I, kami akan melakukan pembenahan dan perbaikan di tempat pariwisata yang ada di Kabupaten Tegal,” ungkapnya. (fat)
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/Slawi-Belum-Siap-Visit-Jateng-2013.html

Jumat, 27 April 2012

Langsing Tekanan Darah Turun Berkat Diet Kentang

Jika selama ini Anda merasa berat menjalani diet ketat, saatnya beralih ke diet kentang. Selain tubuh terasa lebih ringan karena berat badan tak lagi naik, tekanan darah juga lebih normal.
Informasi tersebut diperkuat dengan hasil temuan peneliti Scranton University di Pennsylvania, Amerika Serikat. Penelitian menyebutkan dengan mengonsumsi dua porsi kentang dalam sehari dapat menurunkan tekanan darah dan tidak ada lagi penambahan berat badan. Sang peneliti juga menyarankan untuk mendapatkan hasil yang maksimal dengan mengonsumsi kentang rebus tanpa mentega atau minyak.
Penelitian tersebut melibatkan 18 pria dan wanita untuk diminta mengonsumsi 6 hingga 8 kentang berukuran bola golf sebagai makan siang dan malam. Setelah sebulan, tekanan darah mereka turun secara signifikan sehingga menurunkan risiko jantung dan stroke. Juga, tidak ada responden yang mengalami kenaikan berat badan. Demikian yang dilansir Dailymail, Minggu (4/9/2011).
Peneliti menambahkan, kentang diketahui hanya mengandung 12 kalori dan baik untuk kesehatan. Idealnya kentang direbus dalam Microwave dengan kulitnya, sebab banyak manfaat yang bisa ditemukan pada kulit kentang seperti menurunkan tekanan darah.
Sumber Berita : http://blog.indojunkers.com/2011/09/langsing-tekanan-darah-turun-berkat-diet-kentang/

Kamis, 26 April 2012

Angka 13 Horor atau Berkah

Banyak yang bilang, 13 itu angka sial. Segala sesuatu yang berhubungan dengan angka ini, sebisa mungkin dihindari. Dan tampaknya, kepercayaan itu nggak cuma melanda orang Indonesia, tapi orang barat juga. Nggak percaya?
Beberapa rumah sakit di luar negeri sengaja meniadakan kamar 13. Bandara juga nggak punya gerbang nomor 13. Itu karena mereka nggak pengin ketiban sial dalam hidupnya.
Tapi tahukah kamu, 13 akan jadi angka yang lebih horor lagi jika bicara soal tanggal.  Ya, tanggal 13, apalagi bertepatan dengan hari Jumat, bakal jadi hari yang ditakutin oleh orang barat. Mereka menyebutnya Friday 13th.
Biasanya, tiap tahun tanggal 13 yang jatuh pada hari Jumat terjadi cuma sekali. Atau paling banyak, Jumat yang ditakuti itu bisa saja terjadi sampai tiga kali. Dan periode terpanjang tanpa ada Friday 13th itu cuma 14 bulan saja.
Yuhu, ketakutan mereka memang ada alasannya. Beberapa kejadian buruk terjadi pada Friday 13th. Misalnya saja pesawat tim rugby Urugay jatuh di pegunungan Andes pada Jumat tanggal 13 Oktober 1972. Nggak cuma itu, menurut British Medical Journal, kecelakaan meningkat pada Jumat tanggal 13.
Akibatnya, ada sekitar 60 juta orang lebih di dunia mengklaim diri mereka dipengaruhi oleh hari Jumat tanggal 13. Saking takutnya, beberapa dari mereka ada rela nggak masuk kerja atau bepergian dan lebih baik mengurung diri di kamar.
Tokoh Berpengaruh
Hm, lantas apa benar hari Jumat tanggal 13 selalu mendatangkan sial? Jawabannya tentu aja nggak. Beberapa kejadian hebat malah terjadi pada Friday 13th, lho.  Contohnya, para orang yang berpengaruh di dunia lahir di hari horor itu. Sebut sja Samuel Beckett yang lahir pada 13 April 1906, Margaret Thatcher pada 13 Oktober 1923, Fidel Castro pada 13 Agustus 1926, dan Steve Buscemi pada 13 Desember 1957. Artinya, Friday 13th juga bawa keberuntungan kan?
Ada lagi, nih bukti kalau tanggal 13 hari Jumat justru jadi hari yang bikin hoki. Album debut Black Sabbath diliris di Inggris pada 13 Februari 1970. Salah satu film horor yang pernah sukses di box office berjudul Independen dirilis pada Jumat 13 Mei 1980. Jadi, nggak tepat juga kan kalau Jumat tanggal 13 dibilang sebagai hari sial sedunia?
Dan rupanya dalam dunia ilmu pengetahuan, orang-orang yang takut dengan Friday 13th disebut paraskavedekatriaphobia. Sedangkan mereka yang takut pada angka 13 saja disebut friggatriskaidekaphobia. Jadi bisa dibilang, Friday 13th merupakan salah satu penyakit dan bukan sebuah kesialan. (92) 
Sumber Berita : http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2012/04/26/184519/Angka-13-Horor-atau-Berkah

Psikolog Anggap Perekam Video Porno Narsis

TEMPO.CO, Jakarta:Psikolog Lucia RM Royanto menilai para perekam tindakan pribadi mereka dalam kasus video mesum mirip anggota DPR hanya narsis. »Suka mendokumentasi semuanya itu narsis, seperti mereka,” kata dia saat dihubungi Tempo, Rabu 25 April 2012.

Menurut Lucia, nilai-nilai masyarakat Indonesia telah berubah. Dahulu seseorang yang melakukan 'suatu kejahatan' akan menutup-nutupi tindakannya. Namun sekarang orang-orang justru suka mendokumentasikannya, bahkan menyebarkannya. Perubahan nilai ini juga didukung kemajuan teknologi yang semakin canggih. »Kita bisa lihat di facebook, semuanya difoto. Dari yang penting hingga yang tidak,” katanya.
Narsis, menurut Lucia artinya mencintai segala yang berkaitan dengan diri sendiri. Cara mencintainya dapat dilakukan dengan menyimpan semua gambar diri sendiri. Dokumentasi ini juga untuk dikonsumsi orang itu sendiri.

Apabila dokumentasi bersifat pribadi tersebar, Lucia mengenggap sebagai keteledoran pelaku narsis itu. Ia yakin perekam hanya ingin mengkonsumsi sendiri, tanpa menyebarkannya. Namun ternyata ada orang lain sengaja menyebar.

Akhir-akhir ini publik ramai membicarakan beredarnya foto porno mirip politikus Dewan Perwakilan Rakyat. Wartawan mengetahui video dan foto syur dari situs kilikitik.com. Namun, situs itu sudah tidak bisa diakses lagi. Meskipun begitu, foto dan video itu masih beredar di sejumlah jejaring sosial.

Skandal video atau foto porno bukan sekali ini terjadi di DPR. Sebelumnya, foto atau video porno yang melibatkan wakil rakyat itu juga pernah terjadi. Bahkan, seorang politikus DPR pernah kepergok membuka situs porno ketika rapat sedang berlangsung.

MITRA TARIGAN
Sumber Berita : http://id.berita.yahoo.com/psikolog-anggap-perekam-video-porno-narsis-222804999.html

Kembangkan Bakat Tari

KEBIASAAN Sarip SPd yang kini menjabat sebagai Kepala SDN Lebeteng 02 Tarub, berbeda dengan orang yang sejajar dengannya.
Pria asal Kota Tegal ini, memiliki bakat menari sejak menuntut ilmu di bangku Sekolah Pendidikan Guru (SPG). Tak heran, seluruh anak didiknya pun banyak yang pandai menari. Bahkan belakangan ini, anak didiknya kerap meraih prestasi di bidang tersebut.
"Awalnya saya hanya iseng saja ketika di SPG. Tapi lambat laun, saya justru menguasai kesenian tersebut," kata bapak dari tiga anak ini, saat dihubungi dikantornya, Rabu (25/4).
Seni tari yang dikuasai ketika duduk di SPG, Sarip mengaku, jenis tari Rantoyo putra. Kemudian setelah lulus dan menjadi guru, jenis tari itu dikembangkan olehnya melalui paguyuban seni di kecamatan. Bahkan kala itu, dia sempat menjadi duta dari kecamatan untuk dikirimkan ke kabupaten. "Waktu baru pertama kali saya menjadi guru, saya sering menjadi duta kecamatan," kata sarjana pendidikan ini.
Pria yang lulus SPG tahun 1984 ini tak menampik, jenis tari yang dikuasainya adalah tari Jawa dan tari kuda-kuda. Selain gemar menari, Ketua Ranting NU Kelurahan Kraton Kota Tegal ini juga pandai dalam seni tarik suara. Dia menguasai lagu daerah dan lagu dangdut. "Tapi saya lebih fokus dan suka lagu syair Islami ketimbang lagu dangdut," cetusnya.
Kendati Sarip menjabat sebagai kepala SD, namun dirinya tak segan-segan memberikan ilmu seni tari terhadap anak-anak didiknya. Bahkan, dia selalu memberikan ilmu tersebut setiap satu minggu sekali. Peserta yang dididiknya, merupakan siswa kelas 3, 4, dan 5. "Ini sebagai pelajaran tambahan saja. Utamanya bagi siswa yang meminati seni tari dan tarik suara," tukasnya. (yer)
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/Kembangkan-Bakat-Tari.html