Minggu, 13 Mei 2012

Dari Gelaran Rakyat Tegal Moci Bareng

MOCI Bareng yang dikemas dengan Rakyat Tegal Moci Bareng dengan poci sejumlah 1.500 dan cangkir sejumlah 6.000 buah dan pembuatan martabak manis terbesar sebesar diameter dua meter telah mencapai rekor Musium Rekor Indonesia (Muri).
Rekor muri tersebut dibuktikan dengan penyerahan sertifikat rekor muri, Sabtu (12/5) malam, di lapangan Pemkab Tegal, yang diberikan oleh Muri yang dipimpin Jaya Suprana memalui Wakil Bupati Tegal, kepada PT Gunung Slamet yang menyediakan poci dan cangkir tersebut, yakni diterima oleh Sugiarto Sosrodjoyo, pemilik PT Gunung Slamet.
Sementara rekor pembuatan martabak manis terbesar, sertifikat itu diberikan kepada Aliansi Pedagang Martabak dan Jajanan (Almarjan) yang membuat martabak tersebut, dan sertfikat diterima oleh ketua Almarjan, H Musa Abdullah. Dalam acara rakyat Tegal Moci Bareng (RTMB) yang digagas oleh anggota grup facebook Sisi Lain Kabupaten Tegal (SLKT) bekerjasama dengan Pemkab Tegal dan PT Gunung Slamet Slawi, masyarakat Kabupaten Tegal tumpah ruah dilapangan Pemkab Tegal dengan harapan ikut moci bersama, dari target yang sedianya hanya 6.000 orang tetapi yang hadir melebihi puluhan ribu orang.
Mereka hadir mulai sore hari dan terlihat tumpah ruah mulai pukul 19.00 wib, dengan membawa keluarga, mulai dari masyarakat biasa hingga para pejabat.  “Persediaan kami terbatas, dan alhamdulillah telah mencapai rekor muri. Kami minta maaf jika banyak masyarakat yang tidak ikut menikmati moci bareng ini,” kata ketua panitia Wahidin.
Sementara itu, dalam pembuatan martabak yang dilakukan mulai pukul 17.00 wib, sebanyak 45 orang membuat martabak sebesar diameter dua meter, yang dilakukan disebelah panggung kehormatan. Mereka membuat dengan kerjasama yang baik, ada yang ngurusi pengapian, ada yang mengurusi adonan, dan ada yang mencetak dan ada pula yang memotong-motong martabak tersebut untuk dibagikan kepada pengunjung acara RTMB tersebut.
Pembuatan martabak yang dilakukan selama kurang lebih tiga jam dari pukul 17.00 sampai pukul 20.00 wib, ternyata mendulang kesuksesan mendapatkan rekor muri.
“Persiapan kami sudah matang, dan ternyata hanya dengan sekali pembuatan langsung jadi dan bisa dinikmati oleh masyarakat yang ada, dan alhamdulillah musium rekor muri telah memberikan sertifikat kepada kami rekor muri martabak terbesar,” kata ketua harian Almarjan, H Maskun.
Sementara itu, pada acara RTMB tersebut selain rekor muri masyarakat yang hadir dihibur oleh kesenian-kesenian asal tegal, yakni terbang jawa, tari topeng dan kuntulan yang dilanjut dengan diskusi bersama menteri pertanian, DPR RI, Muspida, dan pejabat lainnya bersama masyarakat, yang dimoderatori oleh Marcho Marnadi.
Sementara disela-sela acara tersebut telah diberikan award versi grup facebok SLKT kepada Ibu Suwitri sebagai maestro tari topeng Slawi. Selain itu juga ada pemberian penghargaan kepada beberapa orang versi SLKT yang diberikan kepada tukang becak tangguh, kuliner tradisional khas tegal ala semplo, Dalang wayang tutus, pelestari bahasa tegal, penyapu jalanan tertua, pemenang lomba disign hari jadi Kabupaten Tegal, wanita berkepribadian tangguh, pelari ceker ayam berprestasi tingkat ASEN, Guru tangguh, penggiat lagu tegalan,  Dalang wayang suket, dan pemerhati lingkungan. Pada kesempatan itu juga diberikan doorprize hadiah utama motor. (fatur)
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/Dari-Gelaran-Rakyat-Tegal-Moci-Bareng.html

Jaga Keutuhan NKRI PBNU Pertahankan Dirosah di Masjid

REPUBLIKA.CO.ID, PALANGKARAYA – Kaum Nahdliyin gencar mengembangkan tradisi baca (dirosah) Alquran dan kegiatan pengajian kitab karya ulama di masjid.
Langkah tersebut diyakini sebagai benteng dalam mempertahankan Nahdlatul Ulama (NU) dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Jadi, kunci pertahanan NU-NKRI itu, menjalankan rutinitas nderes Alquran dan ngaji kitab di masjid," ujar Wakil Ketua Umum PBNU, DR As’ad Said Ali, di hadapan ratusan peserta Rapimnas Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) di Palangkaraya, Kalteng, Sabtu, (12/5).
Rapimnas LTMNU Region X Kalteng-Kalsel yang dipusatkan di Palangkaraya tersebut dihadiri sejumlah tokoh, ulama dan pejabat di lingkungan Pemkot Jateng. Di antaranya KH Said Aqil Siraj (Ketum PBNU), KH Abdul Manan A Ghani (Ketua PP LTMNU), dan KH Mashuri Malik (Ketua Lazis NU).
Selain itu, hadir pula Irjen Pol M Tito Karnavian, MA (Deputi II BNPT), Sukanto (Mantan Anggota DI/TII), Nasir Abbas (Mantan Tokoh JI), dan sedikitnya 160 peserta dari perwakilan 14 PCNU Kalteng, dan 15 PCNU Kalsel.
As’ad meyakini kekuatan dirosah dari dulu hingga sekarang membuat kaum Nahdliyin kuat dengan banyak kelompok di luar organisasi NU, baik dari kelompok garis keras, maupun lunak (kelompok kiri, dan kanan). “Kita nggak usah takut dengan kelompok itu, karena kita berada di tengah-tengah (tawasut),” ujar Wakil Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) ini.
Melalui Rapimnas LTMNU yang terus dilakukan di berbagai daerah inilah, NU berharap agar para takmir, pengurus masjid, mengerti, memahami dan mewaspadai gerakan-gerakan kelompok sesat tersebut. “Pokoknya waspada, jangan sampai terlena dan bangkitkan spritual,” pungkas As’ad.
Sementara itu, mantan anggota Jamaah Islamiyah (JI) Nasir Abbas, mengatakan, kelompok garis keras akan terus berupaya dan berusaha merebut NKRI, melalui sisa jaringan dan melencengkan kebenaran idiologi. “Karenanya, selama kita masih mempertahankan dan mengikuti ideologi ulama putih, maka kita dan NKRI akan selamat,” ujarnya.
Sumber Berita : http://id.berita.yahoo.com/jaga-keutuhan-nkri-pbnu-pertahankan-dirosah-di-masjid-150915653.html

Siap Buat Cinta Di Usia 70 Tahun

Film "The 40 Year-Old Virgin" yang menghasilkan hampir $200 juta di seluruh dunia mengisahkan seorang pria yang tak pernah berhubungan seks sampai usia paruh baya. Tetapi seorang wanita bertahan tidak pernah berhubungan seks sampai usia ke-70. Situasi ini mungkin akan berubah. "Sekarang adalah waktunya. Saya siap untuk menjalin hubungan dengan pria yang tepat," kata Pam Shaw pada The Sun.



"Jangan salah, standar saya tetap tinggi. Saya berharap menemukan seorang jutawan yang tinggi, berkulit gelap, dan tampan." Menurut Shaw dia tidak percaya pada seks sebelum pernikahan dan sudah terlalu sibuk dengan pekerjaannya sebagai penari kabaret untuk menikah. "Saya kini merasa siap menikah dan mungkin tidur dengan seorang pria," kata dia. "Anda tidak pernah terlalu tua untuk melakukan apa pun. Lihat saja Joan Collins."

Menurut statistik dunia, orang rata-rata bertahan tidak berhubungan seks sampai usia 17,3 tahun. Pada 2010, survey pembaca Yahoo! juga melaporkan hal yang sama, mereka rata-rata berhubungan seks untuk pertama kalinya pada usia 17,5 tahun.


Shaw pada 1960an (John Robertson/Barcroft Media /Landov)

Harian The Sun menulis, meski abstinens sepanjang hidupnya, Shaw memiliki nama panggung "The Sexational Pam" dan bahkan pernah bergaul bersama pria-pria simbol seks seperti penyanyi Tom Jones dan aktor James Bond, Roger Moore.

"Tom Jones sangat tampan dan kami sering ngobrol sebelum saya naik panggung untuk membuka penampilannya," kata dia.

"Pada akhir 60an, kami tampil bersama. Hanya ada tirai yang membatasi area ganti baju kami."

Menurut Shaw, dia tinggal bersama ibunya sampai sang ibu meninggal dunia pada usia 97 tahun 1995. Ironisnya, menurut Shaw, pria-pria sering membuat asumsi salah tentang kehidupan seksualnya, karena dia berkarier di industri hiburan.

"Saya tidak pernah intim dengan seorang pria, hanya sedikit berciuman. Saya punya nama panggung seksi dan berpakaian seksi tapi itu semua untuk karir saya," kata dia.
Sumber Berita : http://id.berita.yahoo.com/siap-buat-cinta-di-usia-70-tahun.html

Aksi Protes Ala Pramugari Air Comet Sexy Abis

Inilah cara yang sangat unik untuk melakukan protes alias unjuk rasa, lha wong protesnya pake acara berpose seksi and bugil. Wow… pasti keren donk protes sambil berbugil ria..
KALENDER SEKSI ALA PRAMUGARI AIR COMET
KALENDER SEKSI ALA PRAMUGARI AIR COMET
Pelaku protes tersebut adalah para pramugari Air Comet untuk berunjuk rasa menuntut gaji mereka yang selama sembilan bulan belum dibayar perusahaan (beda dengan Gayus Tambunan yang kelebihan gaji..). Sebagai bentuk kekecewaan, mereka berpose seksi untuk kalender. Tambah seru nih.. rata-rata khan yang namanya pramugari pasti kece-kece..
KALENDER SEKSI ALA PRAMUGARI AIR COMET
KALENDER SEKSI ALA PRAMUGARI AIR COMET
Para karyawan ini sengaja berpose seksi dengan latar pesawat agar menarik perhatian pemimpin perusahaan yang mengelola Air Comet. (yang pasti bukan hanya pengelola Air Comet aja yang memperhatikannya…)
KALENDER SEKSI ALA PRAMUGARI AIR COMET
KALENDER SEKSI ALA PRAMUGARI AIR COMET
Aksi heboh ini tentu mendapat perhatian media massa Spanyol. Aksi para karyawan yang aduhai ini pin menghiasi halaman-halaman surat kabar setempat. Dalam aksi itu, beberapa pramugari yang menjadi model tampil sangat atraktif, bahkan provokatif.
KALENDER SEKSI ALA PRAMUGARI AIR COMET
KALENDER SEKSI ALA PRAMUGARI AIR COMET
“Kami meminta kejelasan hak kami yang belum dibayar selama 8-9 bulan,” kata Adriana Ricardo yang ikut tampil dengan foto seksi.
KALENDER SEKSI ALA PRAMUGARI AIR COMET
KALENDER SEKSI ALA PRAMUGARI AIR COMET
Air Comet merupakan perusahaan milik Gerardo Ferran. Perusahaan tersebut bangkrut setelah Pengadilan Inggris memberikan sanksi larangan terbang pada sembilan pesawatnya atas permintaan bank asal Jerman.
Sumber Berita : http://www.dewalangit.com/2010/04/aksi-protes-ala-pramugari-air-comet-sexy-abis/

Pilot Sukhoi Diduga Terlalu Ceroboh

TEMPO.CO , Moskow - Pelanggaran terhadap persyaratan izin ketinggian dianggap antara lain sebagai alasan jatuhnya SSJ-100. Pilot kehormatan dan ahli keamanan penerbangan, Vladimir Gerasimov, menyatakan keyakinannya kecelakaan sepenuhnya karena faktor kecerobohan pilot.
"Pesawat jet menabrak gunung," katanya. "Ini berarti dia turun lebih rendah dari batas aman. Ada ketinggian minimal untuk medan mulus, daerah perbukitan, dan daerah pegunungan. Jika jet sampai celaka, berarti ada aturan ketinggian yang dilanggar."
Jika reruntuhan terletak di 1,5 km dari titik terakhir komunikasi dengan kontrol lalu lintas udara - ini berarti hanya beberapa detik penerbangan. "Ini berarti kita berbicara bukan tentang pesawatnya, tetapi tentang pilot. Ini kesalahan pilot," katanya.
Seorang pilot Indonesia, yang telah menerbangkan lebih dari 33.000 jam, juga sangat percaya kecelakaan itu disebabkan oleh kesalahan manusia. "Saya tidak bisa tidak bertanya-tanya sendiri, mengapa pilot meminta untuk turun ke 6.000 kaki? Itu melanggar izin ketinggian minimal (minimum obstacle clearance  altitude/MOCA). Di lokasi itu, clearance minimum adalah sekitar 11.000 kaki," kata Ronny Rosnadi seperti dikutip Russia Today.
"Pesawat itu seharusnya turun ke ketinggian yang lebih rendah hanya ketika mendekati sebuah titik di selatan pantai Pangandaran. Itu jauh lebih aman," tambahnya.
Rosnadi menyatakan pilot Rusia mungkin telah dalam kondisi tidak stabil saat berada dalam pesawat. "Dia bisa saja terlalu percaya, atau hanya lelah," kata mantan pilot Merpati Nusantara Airlines ini.
Sumber Berita : http://id.berita.yahoo.com/pilot-sukhoi-diduga-terlalu-ceroboh-165536455.html

MB Praja Wibawa Siap Meriahkan Kirab

MARCHING Band (MB) Praja Wibawa Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tegal, siap memeriahkan puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten Tegal ke–411 yaitu pelaksanaan Kirab Pusaka Kyai Plered dan karnaval yang akan dilaksanakan Kamis (17/5) dan Jum’at (18/5) mendatang.
Dalam rangka persiapan untuk kegiatan tersebut, MB Praja Wibawa menggelar latihan dan pemantapan selama tiga kali, yaitu tanggal 8, 9, dan 10 Mei 2012 yang dipusatkan di Mako Satpol PP di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Tegal.
Kepala Satpol PP Pemkab Tegal, Zaenal Arifin SH MM, melalui Kepala Seksi Pembinaan Umum (Binum), Drajat Herijanto SSos MSi, mengatakan persiapan dan latihan dilakukan agar personil Satpol PP yang tergabung dalam Marching Band Praja Wibawa lebih siap dalam menyajikan suguhan dan penampilan terbaiknya di hadapan masyarakat Kabupaten Tegal saat Kirab Pusaka dan Karnaval nanti.
“Latihan kita jadwalkan 3 kali dengan pelatih dari Personil Brigif 4/Dewa Ratna,” terangnya.
Oleh karena itu, Drajat berharap, waktu latihan yang ada hendaknya dapat dimanfaatkan dengan sebaik–baiknya oleh seluruh personil Marching Band untuk mengasah kembali kemampuan sesuai dengan alat musik yang dimainkan. “Saya berharap anggota dapat memanfaatkan latihan dengan baik dan berlatih dengan serius sehingga akan mendapat hasil yang maksimal,” tandasnya.
Hal senada diungkapkan mayoret Marching Band Praja Wibawa Satpol PP Kabupaten Tegal, Dhian Surya Utama, momentum latihan dapat menambah kekompakan anggota dalam bermain alat musik marching, sehingga pada saatnya nanti bermain dilapangan sudah siap. “Mudah-mudahan latihan ini bisa menambah kekompakan teman-teman. Sehingga pada hari H nanti dapat bermain dengan bagus,” ungkapnya disela latihan. (fat)
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/MB-Praja-Wibawa-Siap-Meriahkan-Kirab.html

369 Kasek Disumpah

SEBANYAK 369 guru yang diberi tugas tambahan sebagai Kepala Sekolah (Kasek) yang terdiri dari 356 Kasek SD, 12 Kepala UPTD SMP, dan 1 Kepala UPTD SMA, diambil sumpahnya.
Pengambilan sumpah dan pelantikan oleh Wakil Bupati Tegal, H Moch Herry Soelistiyawan SH MHum, yang dilakukan di pendopo Pemkab Tegal, Jumat (11/5) tersebut, berlangsung hidmat.
Kepala Dindikpora Kabupaten Tegal, Drs Edi Pramono, menjelaskan, di Kabupaten Tegal saat ini semua jabatan kepala sekolah sudah dapat terisi secara definitif tanpa ada yang dirangkap oleh kepala sekolah lainnya. “Dari 187 pendaftar, Kasek sudah ditempatkan 185 orang. Yang dua nanti untuk persiapan sampai bulan Desember, untuk menggantikan Kasek yang pensiun. Jadi semuanya sudah siap,” katanya.
Ditahun ini, lanjut Edi Pramono, untuk tingkat SMA pada bulan November nanti akan ada 2 Kasek yang pensiun. Tetapi, untuk kedua SMA tersebut sudah disiapkan calon kepala sekolahnya agar nantinya tidak kosong. “Yang masih kekurangan sekarang ini bukan Kasek, tetapi pengawas SMA yang kebutuhannya 2 pengawas, tetapi baru ada 1 orang. Sementara SMK yang kebutuhannya ada 5 pengawas, baru ada 1 orang pengawas juga,” tandasnya.
Sementara, Wabup Tegal, H Moch Herry Soelistiyawan SH MHUm, dalam sambutannya mengatakan, pelantikan dan pengambilan sumpah ini sebagai saat yang tepat untuk memperbaharui tekad, semangat, dan komitmen untuk menunaikan tugas-tugas dan tanggung jawab yang diembannya, dengan tekad bahwa suskes hari ini harus lebih suskes dari hari kemarin.
Dijelaskan, seorang pejabat disamping sebagai pemimpin juga sudah seharusnya dapat menjadi teladan dilingkunganya. Apalagi seorang guru, terutama yang diberi tugas tambahan sebagai kepala sekolah, harus dapat menjaga dan menjadi teladan dilingkunganya.
“Guru merupakan cermin atau kaca benggala bagi masyarakat, sehingga seorang guru harus dapat menjaga martabatnya sebagai seorang guru,” tegasnya. (fat)
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/369-Kasek-Disumpah.html