Minggu, 27 Mei 2012

Menyingkap Keberadaan PLP Quantum

KEBERADAAN Pusat Layanan Psikologi (PLP) Quantum, karena keprihatinan akan masalah psikologi yang terjadi di masyarakat. Juga terkait dengan kebutuhan jasa layanan psikologi, yang kini dibutuhkan masyarakat seiring perkembangan zaman. Kehadiran PLP Quantum sendiri diharapkan bisa memenuhi dan bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan. Ibarat PLP Quantum hadir sebagai rahmatan diera kehidupan masyarakat akan jasa psikologi saat ini.
 PLP Qantum sendiri yang sudah berkiprah sejak tahun 2003, sebatas layanan konsultasi dan terapi, kini berkembang dengan sejumlah layanan yang dibutukan masyarakat. Untuk itu, PLP ini pada 26 Mei 2012 kemarin, bertekad memberikan layanan penuh terhadap masyarakat. Tekad itu dibuktikan dengan melakukan open house sekaligus sosialisasi akan keberadaan lembaga jasa psikologinya kepada masyarakat, khususnya di Kota dan Kabupaten Tegal.  “Kami yakin seseorang kapan, dimana dan bagaimana, pasti membutuhkan layanan psikologi bagi kehidupannya. Ini realis jika melihat kondisi  masyarakat sekarang ini,” tutur seorang guru BK sebuah sekolah, H Nursalim, menyikapi kehadiran PLP Quantum.
 Dikatakan H Nursalim, pihaknya berharap keberadaan PLP itu diminta untuk bisa memberikan layanan terbaiknya dalam menangani problematika kehidupan di masyarakat secara umum. Namun dirinya berharap, PLP quantum bisa melayani semua kalangan, baik kalangan ekonomi mampu maupun kurang mampu. Bagi dirinya yang memahami benar akan pentingnya psikologi dalam kehidupan, yakin jika semua masyarakat pasti butuh layanan itu.  “Jika perlu dalam memberikan layanan dilakukan metode subsidi silang bagi masyarakat mampu maupun kurang mampu. Ini agar semua lapisan bisa terlayani secara baik dan demi kemajuan PLP ini sendiri,” pintanya.
 RAHMATAN
 Seorang tokoh masyarakat, Jazuli, yang juga merasakan layanan psikologi  menegaskan, jika kehidupan manusia saat ini kental dengan sentuhan psikologi. Namun dirinya meminta agar PLP itu memberikan pemahaman dan sosialisasi akan pentingnya psikologi dalm kehidupan. Karena masyarakat hanya memahami setengh-setengah, dimana orang yang membutuhkan layanan psikologi dikiranya kurang normal dal berpikir (stres). “Ini keliru dan perlu pelurusan oleh pengelola PLP sendiri,” ujarnya.
 Kondisi seperti itulah yang bakal menghambat kinerja dan kiprah PLP Quantum di masyarakat. Padahal yang namanya layanan psikologi sebuah layanan yang santai dibutuhkan dalam semua perilaku berkehidupan masyrakat. Pihaknya juga sepakat adanya subsidi silang kompensasi biaya dalam layanan terhadap masyarakat. Karena yang membutuhkan layanan itu bukan saja masyaraat mampu tetapi yang kurang mampu juga mendamba layanan psikologi.
 Begitupun terhadap dunia pendidikan, pihaknya sangat yakin jika dalam dunia pendidikan pun, sangat dibutuhkan layanan psikologi. Hal itu guna mengetahui perilaku dan persifatan seseorang serta guna mengetahui bakat dan pendidikan serta layanan guru dalam mendidik siswanya. Bahkan untuk sekolah percontohan maupun unggulan, biasanya diperlukan psikotes bagi siswanya, sebagai upaya layanan yang baik dari sekolah terhadap siswa.  “Intinya kami berharap keberadaan PLP Quantum menjadi rahmatan bagi masyarakat, khususnya lingkungan,” tegasnya.
 Sementara pengelola PLQ Quantum, Hajjah A’yun Haifani Npsi Psikolog,  dalam sambutannya menyatakan, jika apa yang diharapkan oleh semua pihak yang hadir dalam open house itu bakal diakomodir. Keinginan untuk memberikan layanan terhadap semua lapisan masyarakat juga bakal diupayakan sesuai kemampuan PLP-nya. Intinya kehadiran PLP Quantum untuk bisa bermanfaat bagi masyarakat dan semoga harapan PLP-nya menjadi rahmatan, itu sebuah doa bagi PLP Quantum.
 Ditambahkan, Sejumlah layanan yang dilakukan oleh PLP Quantum juga diharapkan bisa memberikan manfaat positif bagi PLP dan masyarakat yang dilayani. Saat ini sejumlah layanan yang diberikan yaitu testing psikotes, konsultasi, training dan sesi terapi. Untuk itu atas dukungan semua pihak dirinya berharap PLP Quantum bisa semakin maju dan berguna bagi masyarakat. “Sudah barang tentu kami butuh dukungan semua pihak khususnya masyarakat demi kemajuan PLP-nya,” pungkas Hajjah A’yun.
 Open Haouse sekaligus sosialisasi PLP Quantum yang dibidani oleh sejumlah tenaga handal, dihadiri oleh sejumlah tokoh Kota dan Kabupaten Tegal. Baik dalam koridor pendidikan, perusahaan maupun pihak pengusaha swasta lainnya dan masyarakat. Bahkan dalam acara itu, dilakukan pentas hiburan, sejumlah anak binaan dari PLP Quantum dengan memainkan alat musik biola. (goni)
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/Menyingkap-Keberadaan-PLP-Quantum.html

Prosentase Kelulusan 9987 Persen

SLAWI - Sesuai prediksi awal tidak akan terjadi penurunan tingkat kelulusan di Kabupaten Tegal terjawab sudah. Dari hasil pengumuman serentak kelulusan UN tingkat SMA/MA/ SMK yang digelar Sabtu ( 26/5) kemarin, dipastikan dari jumlah peserta UN se Kabupaten Tegal 11.015 siswa, sebanyak 11.001 siswa positif dinyatakan lulus. Atau sebanyak 14 siswa tidak lulus UN tahun ini.
Kepala Dindikpora Drs Edi Pramono melalui sekretaris panitia UN tingkat Kabupaten Tegal, Drs Marwanto Mpd menyatakan, dari hasil akhir kelulusan tahun ini, praktis mengalami kenaikan bila dibanding dengan tahun sebelumnya.  "Di tahun 2011 total kelulusan mencapai 99,84 persen. Bila dibanding dengan tahun ini ada kenaikan sebesar 0,03 persen," terangnya disela-sela rekapitulasi prosentase kelulusan dikantornya, Sabtu ( 26/5) kemarin.
Dia merinci siswa yang tidak lulus UN tahun ini untuk tingkat SMA sebanyak 8 siswa, SMK 1 siswa, dan MA sebanyak 5 siswa. Ketika ditanya soal peringkat kelulusan tingkat Jawa Tengah, pihaknya masih menunggu hasil Badan Standart Nasional Pendidikan (BSNP) yang saat ini sedang diproses oleh pusat. Lebih rinci dia menyatakan, untuk pelaksanaan UN tingkat SMA/ MA/ SMK secara umum berjalan lancar dan tidak ditemui hambatan yang berarti.  "Untuk peserta UN SMA jurusan IPA dari 1.588 siswa yang lulus mencapai 1.587 dan hanya meninggalkan satu siswa yang tidak lulus.  Hal ini terdapat kenaikan dari tahun sebelumnya sebesar 0,07 persen. Tahun lalu yang tidak lulus dari jurusan IPA ada 2 siswa," ujarnya.
Sementara untuk peserta SMA dari jurusan IPS dari jumlah peserta 1.797 siswa yang lulus mencapai 1.790 atau 99.61 persen. Dan yang tidak lulus UN dari jurusan ini sebanyak 7 siswa. Dibanding tahun kemarin terjadi penurunan sebesar 0,44 persen. Sementara untuk MA jurusan IPA tahun ini mampu meraih kelulusan 100 persen berbanding terbalik dengan MA jurusdan IPS yang harus meninggalkan 5 siswanya tidak lulus UN. Kelulusan 100 persen juga dialami MA Keagamaan.
Terpisah Kasi SMK H Suratmo Spd MPd mengakui dari jumlah peserta UN sebanyak 6.826 siswa, tahun ini mampu meluluskan 6.825 siswa atau sekitar 99,94 persen.  "Yang tidak lulus dari jenjang SMK hanya satu orang saja, dan terdapat kenaikan prosentase  sebesar 0,001 persen," ujarnya.
Keduanya menyatakan kenaikan prosentase kelulusan tahun ini merupakan sukses bersama yang telah ditempuh pihak pengajar, dan dinas dalam melakukan motivasi terhadap anak didik. (her)
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/Prosentase-Kelulusan-9987-Persen.html

Ingin Mobil Seharga 100 Jutaan Tunggu Kejutan

Ketika program mobil murah pemerintah seperti terjepit oleh cari mukanya persoalan konversi BBG dan hybrid, Toyota Motor Corp (Toyota pusat) dikabarkan siap memproduksi mobil murah dengan harga sesuai kurs Rp 113 juta. Mobil murah ini diperuntukkan bagi pasar negara berkembang.
"Di negara berkembang, kami bersaing dengan empat pabrikan lain yang mengincar segmen yang sama," kata Executive Vice President Toyota, Yukitoshi Funo, Jumat. Sejauh ini di Indonesia, satu merek yang sudah mengincar segmen tersebut adalah Suzuki.
Dua dari total delapan model yang akan dirakit di masing-masing negara berkembang, dan kemungkinan termasuk Indonesia itu, adalah Etios dan Liva (hatchback). Dua mobil ini seperti disampaikan Autonews akan meluncur di India.
Sebelumnya pemerintah memang sudah bersiap dengan program mobil murah ini atau yang disebut dengan Low Cost and Green Car (LCGC). Pemerintah sendiri pada awal tahun ini berencana menyiapkan tiga insentif untuk mendukung program tersebut, yang ditargetkan akan keluar pada Oktober 2012.
Menteri Perindustrian MS Hidayat mengatakan, insentif tahap pertama pelaksanaan LCGC adalah pembebasan pajak bea masuk untuk pendirian pabrik dan impor bahan baku. Insentif mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan Nomor 176/2009 tentang Pembebasan Bea Masuk atas Impor Mesin Serta Barang dan Bahan Untuk Pembangunan Atau Pengembangan Industri Dalam Rangka Penanaman Modal.
"Insentif ini sudah hampir final dan segera dikeluarkan," ungkapnya di Jakarta pada Februari lalu.
Adapun insentif kedua pembebasan bea masuk untuk komponen yang berlaku dalam beberapa tahun sampai bisa diproduksi di Indonesia. Insentif ketiga berupa pengurangan Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM). (kpl/why/bun)
Sumber Berita : http://id.berita.yahoo.com/ingin-mobil-seharga-100-jutaan-tunggu-kejutan-dari-063500613.html

Ini Cara Wanita Meraih Orgasme Dahsyat

WartaNews, Jakarta - Pencapaian kepuasan seksual merupakan hal yang paling dinanti-nanti dalam setiap hubungan intim. Akan tetapi, banyak hal membuat Anda tidak lagi dapat merasakan klimaks.
Alasannya pun beragam, mulai dari rasa malu, takut, bahkan ketidakmampuan diri sendiri untuk memahami tubuh. Berikut ini sepuluh hambatan dan solusi untuk mencapai puncak kenikmatan seks seperti dikutip dari iVillage:

Rintangan #1: Merasa Yakin kalau Anda memang tidak bisa orgasme
Menurut seksolog dan penulis 'The Everything Orgasm Book', Amy Cooper, Ph.D., kasus seperti itu jarang terjadi. “Setiap wanita bisa mencapai orgasme,” ujarnya.
 
Solusi: Alihkan isu-isu kesehatan untuk sementara

Kontrasepsi hormonal memiliki efek samping, termasuk memengaruhi kualitas kegiatan intim Anda. Beberapa obat, salah satunya antihistamin, juga dapat membuat vagina kering sehingga seks menjadi tidak nyaman. Selain itu, obat-obatan untuk penderita kecemasan dan hipertensi pun dikenal mampu menekan libido.
 
Rintangan #2: Terlalu banyak  pikiran

Wanita terkenal sebagai multitasker ulung. Namun sayangnya, bila Anda memikirkan cucian dan pekerjaan rumah yang berat saat tengah melakukan hubungan seks, Anda tidak akan bisa menikmati sesi percintaan Anda.
 
Solusi: Belajar untuk lebih fokus

Pikirkan seks sebagai bagian dari pelayanan spa. Di balik itu, Anda perlu tahu jika Anda sudah melewati titik hubungan yang panjang, sesi intim jarang sekali bertahan lama. Foreplay dilakukan seadanya, begitu pula penetrasi. Tetapi, sebagian dari kita dapat mengistirahatkan otak selama beberapa lama, seperti ketika sedang dipijat. Hal yang sama berlaku untuk seks.

Rintangan #3: Kurang paham dengan tubuh sendiri
Sulit untuk mengetahui apa yang dapat membuat Anda klimaks bila Anda tidak pernah mengeksplorasi tubuh Anda. Beberapa orang pun canggung untuk menjelajahi tubuh mereka.
“Ketika kita melihat anak kecil menyentuh diri mereka, reaksi pertama kita adalah menepis tangan mereka, sebab ada teori tidak berdasar yang mengatakan kalau mereka akan senang bergonta-ganti pasangan saat dewasa nanti,” ujar Hilda Hutcheson, M.D., profesor ginekologi dari Columbia University. “Sejak dini anak-anak kecil itu sudah mendapat ‘pesan’ bahwa mereka tidak boleh meraba tubuh sendiri.”
 
Solusi: Kenali tubuh Anda lebih jauh

Anda perlu memahami tubuh Anda supaya Anda tahu hal-hal apa saja yang dapat membuat Anda bergairah. Pelajari tubuh Anda dengan dua petunjuk berikut:
  • Memerhatikan diri di cermin dan belajar menyentuh diri sendiri, serta membimbing pasangan.
  • Mainan seks (sex toys) seperti vibrator dan masturbasi bisa membantu mengenali tubuh sendiri.
Rintangan #4: Termakan tabu masa kecil
Nasihat-nasihat yang kerap dilontarkan leluhur, misalnya wanita baik-baik tidak boleh terlalu menikmati seks atau hubungan intim hanya untuk reproduksi dan bukan rekreasi, pasti sudah sering kita dengar.
Kita tidak sadar bila petuah-petuah tersebut telah membatasi gerak kita. Padahal orgasme sangat penting karena itu adalah salah satu momen di mana Anda bisa merasa santai.

Solusi: Bangunlah pandangan baru mengenai seks

Lenyapkan apa yang sudah ditanam di otak dengan berbicara kepada terapis atau teman-teman wanita. Tak hanya itu, Anda bisa mengambil pelajaran dari buku yang menunjang.

Rintangan #5: Anda tidak percaya diri dengan tubuh Anda

Hal ini terjadi pada kita semua: Permainan sedang hangat-hangatnya, lalu tiba-tiba kita khawatir dengan bentuk bokong atau payudara. Kecemasan tersebut dinamakan spectatoring, artinya Anda “melangkah keluar” dari sesi percintaan untuk menonton dan mengkritisi diri sendiri. Untuk para wanita, itulah salah satu kendala dalam mencapai klimaks.

Solusi: Tampil apa adanya namun berbeda
Pusatkan perhatian Anda pada pencahayaan dan kostum yang menantang. Mungkin Anda tidak sempat olahraga, makan sehat dan lain-lain, namun Anda dapat mengakalinya dengan menyalakan lilin-lilin dan mengenakan lingerie terbaik Anda. Jika Anda berpikir payudara Anda tampak kendur, gunakan bra seksi selama berhubungan seksual. Jika Anda khawatir dengan perut Anda yang bergelambir, kenakan gaun seksi untuk mengalihkan perhatian pasangan Anda.

Rintangan #6: Anda menginginkan orgasme lewat hubungan seksual saja
Banyak wanita tidak selalu mencapai klimaks dengan hubungan seksual. Salah satu peneliti mengatakan bahwa orgasme dalam sekali penetrasi itu seperti menang lotere. Mungkin saja terjadi, tetapi sangat jarang.

Solusi: Bantu diri Anda sendiri untuk mencapai kepuasan
Fokus pada klitoris, sebab di sanalah pusat sebagian besar ujung syaraf kita. Dan jangan takut untuk melakukan gerakan bervariasi. Seks tidak selalu berkisar dari foreplay-penetrasi-klimaks.
Setelah penetrasi, Anda bahkan tidak perlu terburu-buru untuk mengakhirinya. Anda bisa berhenti sejenak untuk bermain-main dengan seks oral. Jadi, kepuasan seksual dari penetrasi atau sentuhan klitoris sama-sama menyenangkan.

Rintangan #7: Anda belum dapat menemukan G-spot
Jika Anda menemukannya, selamat. Jika tidak, jangan dipaksakan. Terutama karena para ahli seks pun tidak tahu persis di mana daerah sensitif itu berada.

Solusi: Jangan lupa untuk menjelajahi daerah sensitif lainnya
G-spot hanyalah satu dari banyak area sensitif di tubuh Anda. Jangan sampai Anda kelewatan untuk mengeksplor titik-titik lainnya karena terlalu sibuk mencari G-spot. Perlu diingat bahwa beberapa wanita pun bisa mencapai orgasme jika putingnya disentuh.

Rintangan #8: Posisi yang kurang memungkinkan

Klimaks dari hubungan intim akan lebih mudah dicapai bila Anda berada dalam posisi yang tepat. Karenanya, ada beberapa wanita yang tidak bisa orgasme melalui penetrasi, tapi rangsangan klitoris yang intens.

Solusi: Cobalah woman on top

Posisi di atas membuat Anda dapat mengontrol permainan. Selain itu, woman on top merupakan posisi yang paling jitu untuk merangsang klitoris Anda. Ditambah lagi, pasangan dapat menyentuh payudara Anda secara langsung. Stimulasi pada dua titik sensitif tersebut akan membawa Anda pada orgasme yang lebih hebat.

Rintangan #9: Anda terlalu malu untuk melepaskan klimaks Anda

Momen orgasme mungkin memang tidak menarik. Anda berteriak, mendengus, atau bahkan meringis. Jika Anda cemas mengenai wajah Anda saat orgasme, Anda akan sulit untuk mencapai kepuasan itu sendiri. Dan itulah sebabnya mengapa banyak wanita lebih memilih untuk berpura-pura orgasme. Mereka dapat mengendalikan penampilan atau mimik mereka.
 
Solusi: Belajar untuk benar-benar menikmatinya

Anda perlu tahu jika siapa saja tidak dapat memegang kendali pada saat ia klimaks, jadi Anda pun tidak akan dapat mengelola penampilan Anda. Namun, jika Anda tetap tidak berani melakukannya bahkan setelah menonton film erotis atau menenggak cairan alkohol yang bisa menenangkan, barangkali Anda perlu berkonsultasi dengan terapis.

Rintangan #10: Anda terlalu berorientasi pada orgasme

Ingat, seks seharusnya menyenangkan dan membuat tenang. Seks bukanlah pekerjaan berat yang memeras tenaga. Berhentilah pada tujuan yang terlalu disetir, serta nikmati alunan permainannya.

Solusi: Santai sejenak

Keluarkan fantasi-fantasi liar Anda ketika tengah berhubungan intim. Anda tak perlu membayangkan bintang-bintang film favorit Anda. Cukup biarkan pikiran Anda mengembara tentang hal-hal yang belum pernah atau belum berani Anda lakukan, misalnya sesi percintaan di balik tembok toilet kelab malam. Satu lagi: Tak perlu canggung untuk mengambil vibrator Anda dari lemari, yang tentunya sangat berguna agar Anda tetap rileks. (*/dok)
Sumber Berita : http://www.wartanews.com/lifestyle/d497a9e6-c2eb-5419-e1d6-b1afa611f087/ini-cara-wanita-meraih-orgasme-dahsyat

Peselancar Telanjang Berpayudara Besar Bikin Heboh

TRIBUNNEWS.COM - Para pengunjung pantai dibuat merah padam karena malu setelah seorang peselancar bertubuh bahenol dan berdada besar, Marama Kake, telanjang ketika berselancar di Pantai Noosa, Queesland, Australia. Demikian dilansir The Sun, Minggu (20/5/2012).
Peselancar Ian Borland mengaku dirinya hampir jatuh dari papan selancar ketika si perempuan montok itu melaju melewatinya. "Saya telah melakukan surfing selama hampir 50  tahun dan tidak pernah melihat hal seperti ini. Sedikitnya ada 100 pria di sana ketika dengan santai berselancar," ujar Borland, lagi.
"Tentu saja reaksi pertama adalah kaget dan semua orang kemudian menganggapnya lumayan lucu. Kami semua merasa tertantang," katanya.  The Courier-Mail menyebut peselancar itu bernama Marama Kake, berusia 32 tahun, dan berasal dari Selandia Baru.
"Saya tidak berada di sana untuk menarik perhatian. Saya hanya suka berselancar tanpa ada sehelai benang pun," jelas Marama.
"Saya menutup dada dan bagian intim saya atau menjauh jika ada anak-anak di dekat saya. Selain itu, saya tak bermasalah dengan penjaga pantai dan otoritas terkait karena saya telah melakukannya selama bertahun-tahun di Australia dan Selandia Baru," tutu Marama.(*)
Sumber Berita : http://www.tribunnews.com/2012/05/20/peselancar-telanjang-berpayudara-besar-bikin-heboh

Negara Timur Ikut Kritik Indonesia

TEMPO.CO, Jakarta -Direktur Eksekutif Human Rights Working Group Refendi Djamin mengatakan, dalam forum Universal Periodic Review di sidang Dewan Hak Asasi Manusia di Jenewa, tidak hanya negara dari benua Amerika dan Eropa yang mengkritik Indonesia. "Negara-negara Timur alias Asia pun ikut kritik Indonesia terkait kebebasan beragama," kata Refendi, selaku pemberi rekomendasi dari Indonesia, via video conference, Kamis, 24 Mei 2012.
Refendi mengatakan, salah satu negera yang secara mengejutkan memberikan kritik adalah Jepang. Pasalnya, selama ini, Jepang jarang memberikan komentar terkait perlindungan HAM, terutama tentang kebebasan beragama.
Jepang, kata Refendi, mengatakan bahwa Indonesia harus segera menindak tegas pelanggaran-pelanggaran HAM ataupun kebebasan beragama di Indonesia. Bahkan, Jepang meminta agar para pelaku pelanggaran tersebut langsung diadili.
Selain Jepang, Pakistan juga ikut memberikan kritikan. Pakistan memberikan komentar terkait keberadaan Ahmadiyah di Indonesia. Hal tersebut, menurut Wakil Direktur Eksekutif HRWG Choirul Anam, tergolong unik karena Pakistan pun tengah bermasalah dengan status Ahmadiyah di wilayah mereka.
"Sampai Pakistan menyebut Ahmadiyah, itu berarti masalah Ahmadiyah di Indonesia sudah mengkhawatirkan. Semoga mereka juga menangani kasus Ahmadiyah di wilayah mereka," ujar Choirul
Timor Leste dan Singapura ikut memberikan kritikan dan masukan kepada Indonesia. Singapura melayangkan kritikan terkait toleransi antara ras dan umat beragama. Sementara Timor Leste, berbicara tentang perbaikan peradilan militer serta pencarian keadilan atas kasus kasus HAM yang pernah dilakukan Indonesia di Timor Leste. "Timor Leste sangat halus dalam membungkus kritikan dan masukan mereka," tambah Choirul.
Sumber Berita : http://id.berita.yahoo.com/negara-timur-ikut-kritik-indonesia-di-jenewa-120319106.html

Wagub Hadiri Paskah Adiyuswa se Jawa

Purworejo, Seruu.com - Wakil Gubernur Jateng Hj Rustriningsih mengatakan, perayaan Paskah Adiyuswa Sinode Gereja-Gereja Kristen Jawa 2012 hendaknya dapat dijadikan sebagai pemacu semangat para adiyuswa agar terus dapat menjadi penerang dunia, memberikan penghiburan, dan semangat kepada sesama. Selain itu bisa memberikan contoh pada generasi muda untuk tetap bersemangat dan tekun dalam kehidupan gereja dan mengembangkan karya, cipta, dan karsa untuk kepentingan sesama.
"Jadikan tri kerukunan umat bergama sebagai pedoman dalam hidup bermasyarakat. Perbedaan keyakinan beragama janganlah menjadi pertentangan dan jurang pemisah di antara kita. Melainkan justru dijadikan modal pembangunan dalam hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara sehingga kehidupan kita menjadi tata titi tentrem kerta raharja," ujar Wakil Gubernur Jateng Hj Rustriningsih saat memberikan sambutan pada Perayaan Paskah Adiyuswa Sinode GKJ se-Jawa di Lapangan Tembak Sekip Bayan, Purworejo (Jateng), Sabtu (26/5). Perayaan Paskah tersebut dihadiri 12.000 umat Kristiani se-Jawa.

Menurut Rustri, tema Perayaan paskah, 'Dinuta Dadya Juru Panglipur' memberikan semangat dan dorongan kepada para kaum lansia untuk berusaha menjadi Juru Panglipur yang siap menghibur dan memberi kekuatan kepada sesama meskipun dengan segala keterbatasan dan kelemahan. Dengan demikian, para adiyuswa tetap bisa berkarya dan berguna, baik di lingkup kehidupan jemaat maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

Ditambahkan Rusti, perayaan Paskah ini diharapkan dapat menggugah kesadaran Umat Kristiani untuk mencontoh pengoraban Yesus Kristus dalam membebaskan manusia dari belenggu dosa. Sehingga pengorbanan tesebut dapat menjadikan kehidupan manusia lebih baik.
"Di masa kini, Umat Kristiani sudah semestinya mengaktualisasi pengorbaban yang telah diberikan Yesus Kristus melalui pengentasan kebodohan, kemiskinan, kenistaan, serta kepedualian sosial, dan dolidaritas," tambah Rustri. (py)
Sumber Berita : http://mobile.seruu.com/kota/regional/artikel/wagub-jateng-hadiri-paskah-adiyuswa-se-jawa-perbedaan-beragama-jangan-jadi-pertentangan