Rabu, 25 Juli 2012

10 PSK Terjaring

SURADADI - Sedikitnya 10 pekerja sek komersial (PSK) yang mangkal di lokalisasi Peleman Desa Sidaharja Kecamatan Suradadi, Rabu (25/7) siang, terjaring razia. Mereka tertangkap basah oleh Jajaran Polres Tegal yang sedang melakukan oprasi pekat 2012.
Kapolres Tegal AKBP Nelson Pardamean Purba SIK, melalui Kasat Sabhara AKP Widodo, mengatakan, 10 PSK itu terpaksa diseret karena diketahui tengah beroperasi di siang bolong. "Mereka kami sidangkan dengan tindakan pidana ringan (Tipiring) di Pengadilan Negeri Slawi," terangnya.
Penangkapan itu, awalnya polisi curiga dengan adanya dua wisma di lokalisasi tersebut yang terlihat membuka pintu. Kemudian polisi mendatangi wisma tersebut setelah akhirnya menangkap 10 PSK yang sedang bersembunyi. "Hal itu sama saja melanggar kesepakatan. Yang mana pada bulan ramadhan ini, semua lokalisasi wajib tutup," kata Widodo, yang mengaku baru dua hari ini menggelar oprasi pekat di lokasi serupa.
Sidang tindak pidana ringan yang dipimpin oleh Majelis Hakim Dini Arifin SH, akhirnya membebaskan 10 PSK yang masih berusia antara 18 tahun sampai 25 tahun itu. Sebelum dilepas, 10 PSK ini dikenakan denda sebesar Rp 50 ribu setiap PSK. "Saat ditangkap, dia tidak terbukti sedang menjual diri. Karena itu, kami lepaskan kembali," ucapnya singkat.
Seperti diberitakan koran ini sebelumnya, lokalisasi Peleman, dua malam kemarin telah dikosek oleh jajaran Polres Tegal. Pada kegiatan oprasi tersebut, petugas tidak menemukan PSK yang menjual diri. Menurut pengurus lokalisasi Peleman, Aji Ojin, aktivitas di lokalisasi selama Ramadan harus berhenti total. Jadi, ia menjamin tidak akan ada mucikari atau anak asuh yang melanggar. "Lokalisasi memang tutup, untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan," katanya.
Pihaknya telah mengimbau penghuni lokalisasi untuk menutup tempat tersebut. "Karena memang komplain masyarakat demikian," ujar Ojin.
Saat ini tercatat, di lokalisasi Peleman ada sekitar 130 perempuan seks komersial (PSK) yang sebagian besar berasal dari Indramayu Jawa Barat. Sementara jumlah wismanya ada 50 tempat. (yer)
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/10-PSK-Terjaring.html

Potret Penjaga Masjid Tertua

SEGALA sesuatu yang didasari oleh keikhlasan untuk berbuat semata, kelak akan dipertemukan dijalan yang benar.
Bisa jadi petuah bijak itu yang mendasari seorang Datim (73) terus menggeluti profesinya sebagai penjaga sekaligus tenaga kebersihan masjid Jami Salamatud Daroin yang berada di samping Markas Kompi Kesehatan Batalyon 407/Padmakusuma Ujungrusi Adiwerna. Lelaki renta yang lebih dikenal dengan panggilan Mbah Naradha itu sudah sejak umur 5 tahun mengabdikan diri sebagai tenaga kebersihan masjid, hingga dirinya dipercaya oleh para alim ulama setempat untuk menurunkan mustaka masjid ketika masjid itu pertama kali dipugar tahun 1932 silam.
"Masjid ini dipercaya sebagai peninggalan para wali. Hal ini dapat dilihat dengan mata telanjang dengan adanya mustaka masjid buatan para wali. Ketika masjid ini petama kali dipugar, para alim ulama dan para sepuh tidak ada yang berani menurunkan mustaka itu. Dan mereka memilih saya yang masih terbilang muda saat itu dan masih bodoh soal pengetahuan agama untuk menurunkan mustaka tinggalan para wali. Mungkin para alim ulama dan sesepuh saat itu menilai saya sudah tanggap terhadap masjid meskipun masih usia anak-anak," celotehnya.
Pria yang kini telah dikarunia 9 putra dan 17 cucu itu secara total mengabdikan dirinya untuk kepentingan masjid disela-sela menjalankan aktivitas rutinnya sebagai pengayuh becak, yang sudah dua tahun belakangan ini ditinggalkannya. Ada pelajaran berharga yang bisa dipetik dari ketulusan seorang Datim dalam menjaga kebersihan tempat ibadah yang satu ini.
Konon, dia tidak akan pernah meminta dan menolak keras bila diberi honor oleh pengurus takmir masjid. "Mulai masjid dalam kondisi bodol (rusak, Red), menjalani rehab, hingga saat ini, saya tidak pernah berharap honor terhadap pekerjaan yang telah saya lakukan terhadap masjid. Prinsip saya, aja mangan duit masjid (jangan makan duit masjid, Red). Itu janji orang tua saya kepada saya saat masih kecil dulu," ujarnya.
Dia berprinsip bahwa menerima honor dari masjid berarti harus siap menerima gunjingan dan cemooh dari pengurus maupun masyarakat terhadap kinerjanya. Meminjam istilah Datim : angger males diomong, angger kentheng ya diomong... wong dibayar ka! (kalau malas jadi omongan, kalau rajin juga jadi omongan. Maklum saja, dibayar!, Red).
Sangat bijak bagi Mbah Naradha untuk tidak menerima sekedar honor sebagai penjaga dan tukang bersih-bersih  masjid untuk menghindari suara-suara miring yang kadang bisa membuat ibadahnya ternoda. Dia berkeinginan, disisa waktu yang masih dimilikinya bisa dirasa bermanfaat bagi lingkungannya.
Pagi itu Datim sedang disibukkan dengan tumpukan sampah jamaah masjid yang menggunung usai menggelar buka bersama di masjid. Dengan penuh ketelitian dia mencoba memilih dan memilah sampah yang teronggok di halaman depan masjid. "Sampah plastik dan kardus bekas snack saya pisahkan ke dalam karung. Ini banyak dicari para pemulung. Paling tidak, apa yang saya perbuat ini bisa meringankan pekerjaan mereka dalam mengais sisa botol air mineral dan kardus untuk menyambung hidupnya. Saya tidak meminta uang dari para pemulung tersebut," tuturnya.
Berusaha untuk melakukan pekerjaan terbaik bagi sesamanya tanpa meminta pengharapan, diyakininya akan membuka pintu rejeki dari sang pemilik hidup. Toh hal itu selama ini sudah dia rasakan dengan mampu menghantarkan kesembilan putranya menjadi orang yang berdikari dengan hidup rukum bersama keluarganya masing-masing. (hermas purwadi wijayanto) 
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/Potret-Penjaga-Masjid-Tertua.html

83 PNS Masuki Purna Tugas

SLAWI - Sebanyak 83 PNS di lingkungan Pemkab Tegal memasuki batas usia pensiun TMT 1 Agustus dan 1 September 2012. Adapun rincian mereka yang memasuki masa purna tugas yakni terdiri dari pensiun Batas Usia Pensiun (BUP) mulai dari golongan ruang IV/b sampai II/b sebanyak 71 orang, Pensiun Janda sejumlah 8 orang dan Pensiun Atas Permintaan Sendiri (APS) sebanyak 4 orang.
Penyerahan SK Pensiun secara simblois dilakukan oleh Wakil Bupati Tegal, H Moch Hery Soelistiyawan, SH MHum di Aula Badan Kepegawaian Daerah, Senin (23/7).
Kepala BKD Pemkab Tegal, Retno Suprobowati, SH MM dalam laporannya mengatakan jumlah PNS yang akan memasuki purna tugas di beberapa SKPD di lingkungan Pemkab Tegal ada beberapa orang, dengan rincian Dinas Dikpora sejumlah 62 orang terdiri dari 2 orang pengawas sekolah, 7 orang Kepala Sekolah, 48 orang Guru dan kepala TU serta penjaga sekolah sejumlah 5 orang.
Dijelaskan Retno, Selain itu, pada dinas lain yakni Dinsosnakertrans sebanyak 2 orang, DPU 3 orang, Dinas Tanbunhut 2 orang, dan Dinas Koperasi, UKM dan Pasar, Dinas KPP, Dinas kesehatan, Dinas pariwisata dan kebudayaan, BLH, Bappeda, BPBD, Kantor Kecamatan Jatiengara, Kantor Kecamatan Bumijawa, RSUD dr Soeselo Slawi, Inspektorat dan Setda, masing-masing 1 orang.
"Jadi jumlah PNS yang akan memasuki purna tugas sebanyak 83 orang," jelasnya.
Wakil Bupati Tegal, H Moch Hery Soelistiyawan, SH MHum usai memberikan SK pensiun tersebut, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih dan penghargan atas pengabdian, semangat kerja dalam melaksanakan tugas dilingkungan kerja masing-masing kepada yang menerima SK pensiun.
Dikatakan Wabup bahwa, masa pensiun bukanlah akhir dari segala-galanya, namun dapat menjadi saat yang penting untuk memulai sesuatu yang lebih berarti dalam hidup. Barangkali kegiatan yang semula  tidak dapat dilakukan pada masa-masa masih aktif sebagai PNS, akan sempat dilakukan pada saat setelah pensiun.
"Banyak waktu yang kosong untuk belajar mencari peluang dan mencari langkah yang dilakukan setelah memasuki pensiun, misalnya berwirausaha atau melibatkan diri dalam kegiatan sosial," katanya.
Wabup berharap kepada pejabat atau staf yang membidangi kepegawaian, untuk dapat membantu dan melayani dengan baik kepada keluarga pensiun atau PNS yang pensiun itu sendiri.
"Setelah menerima SK pensiun tersebut, dipersilahkan untuk mengurus hak-hak kepegawaian," imbuhnya
Dalam kesempatan itu juga dilanjutkan sosialisasi program pembayaran pensiun dan taspen oleh Bank BPTPRI.
Selain para  PNS yang pensiun, hadir pula Wakil Bupati Tegal, H Moch Hery Soelistiyawan,SH MHum, Kepala Cabang Bank BTPN Tegal, kepala Kantor PT Persero Taspen Cabang Pekalongan, dan kepala badan/dinas/kantor dan Camat se Kabupaten Tegal. (humas/Hasan)
Sumber Berita : http://www.sadapinfo16.com/2012/07/83-pns-masuki-purna-tugas.html

Tragedi Penembakan Obama Tunda Kampanye

Liputan6.com, Aurora: Presiden Barack Obama telah menangguhkan kampanye politik di Florida dan kembali ke Washington dalam menanggapi penembakan di sebuah gedung bioskop di Aurora, Colorado.
John Brennan, penasihat Gedung Putih untuk keamanan dalam negeri dan kontra-terorisme, memberitahu Obama tentang penembakan Jumat dini hari selagi presiden mempersiapkan kampanye hari terakhir di Florida.
Setelah memerintahkan kabinetnya melakukan segala yang mungkin untuk mendukung warga kota Aurora di Colorado itu dalam "waktu yang benar-benar sulit ini" Obama berbicara melalui telepon dengan Wali Kota Aurora dan Gubernur Colorado.
Kemudian dalam persinggahan pertamanya di Fort Meyers, Florida, ia mengatakan penembakan tragis itu mengingatkan orang akan pentingnya untuk tetap bersatu sebagai "satu keluarga Amerika."
"Sementara kita tidak akan pernah tahu sepenuhnya apa yang menyebabkan seseorang mengambil nyawa orang lain, kita tahu apa yang membuat kehidupan layak dijalani. Orang yang tewas di Aurora mencintai dan dicintai. Mereka adalah ibu dan ayah, mereka suami dan istri, adik dan kakak, putra dan putri, serta teman dan tetangga. Mereka tadinya mempunyai harapan bagi masa depan dan mereka tadinya punya impian yang belum terpenuhi," demikian pernyataan Presiden Obama.
Obama mengatakan, jika ada pelajaran yang dapat dipetik dari tragedi itu, maka itu adalah pentingnya bagaimana seharusnya orang memperlakukan orang lain dan mengasihi satu sama lain.
Obama mengemukakan bahwa ia dan istrinya Michelle memikirkan kedua putri mereka, dan orangtua para korban ketika mereka mendengar berita mengerikan itu dari Colorado.
"Michelle dan saya akan cukup beruntung bisa merangkul lebih erat kedua putri kami malam ini dan saya yakin Anda akan melakukan hal yang sama dengan anak-anak Anda, tapi bagi para orangtua yang mungkin tidak begitu beruntung, kita harus merangkul mereka dan membuat mereka tahu bahwa kita akan mendampingi mereka sebagai satu bangsa," papar Obama.
Presiden Obama minta pendukungnya yang menghadiri acara yang sedianya menjadi rapat umum kampanyenya di Fort Meyers untuk bisa terpilih lagi menjadi presiden agar bergabung dengannya untuk mengheningkan cipta.
Dengan mengatakan ada "Hari-hari lain untuk politik," dia mengakhiri acara itu dan membatalkan rapat umum lainnya di Orlando, Florida, sebelum kembali ke pesawat Air Force One dalam penerbangan pulang ke Washington.
Presiden Obama, istrinya Michelle, dan Wakil Presiden Joe Biden telah membatalkan semua acara kampanye untuk sementara waktu. Kubu kampanye Obama dan Romney telah menghentikan penayangan iklan politik untuk televisi di Colorado.
Bakal calon presiden dari Partai Republik Mitt Romney mengeluarkan pernyataan sendiri yang mengatakan ia dan istrinya sangat berduka oleh "kekerasan yang tidak berperikemanusiaan itu."
Romney mengatakan, "Hati kami hancur dengan kesedihan atas tragedi yang tak terkatakan ini. Ann dan saya bergabung dengan presiden dan ibu negara dan semua warga Amerika dalam menyampaikan belasungkawa kami yang terdalam bagi mereka yang hidupnya hancur akibat kejahatan beberapa saat di Colorado."
Penembakan di Colorado itu terjadi tidak jauh dari tempat penembakan tahun 1999 di sebuah sekolah menengah atas di Columbine, Colorado. Sudah ada imbauan lagi untuk mengkaji ulang undang-undang pemilikan senjata api.
Penembakan di Aurora itu terjadi sekitar satu setengah tahun setelah penembakan di Tucson, Arizona yang menewaskan enam orang dan mengakibatkan banyak korban luka-luka, termasuk seorang anggota Kongres Amerika.
Presiden Obama menyampaikan pidato yang mengesankan setelah tragedi itu, mengimbau warga Amerika agar menunjukkan lebih banyak "kebajikan, kemurahan hati, dan kasih sayang" kepada satu sama lain dan sopan santun lebih besar dalam wacana politik nasional. (FRD)
Sumber Berita : http://id.berita.yahoo.com/tragedi-penembakan-obama-tunda-kampanye-034400705.html

Dipaksa Menggilir Enam Istrinya Pria Ini Tewas

REPUBLIKA.CO.ID, Seorang pengusaha kaya asal Nigeria dan suami dari enam istrinya tewas seketika karena dipaksa untuk 'menggilir' keenam istrinya. Ceritanya bermula ketika pengusaha Nigeria, Uroko Onoja, sedang 'bersama' sang istri termudanya. Saat itulah lima istrinya yang lain menuntut hak serupa dan harus dilakukan saat itu juga.
Setelah 'menggilir' empat istrinya, rupanya jantung Uroko tak kuat lagi. Ketika tiba giliran istri yang kelima, Uroko tumbang. Konon, dia kehabisan napas, seperti dilaporkan oleh Daily Post Nigeria.
Kabarnya, kelima istri yang lain langsung lari ke hutan setelah menyadari bahwa suami mereka telah wafat.
Tak lama berselang setelah kematian itu, dua istri Uroko Onoja langsung diciduk oleh pihak berwajib. Mereka dikenakan tuntutan 'pemerkosaan hingga ajal'.
Sumber Berita : http://id.berita.yahoo.com/dipaksa-menggilir-enam-istrinya-pria-ini-tewas-seketika-085637098.html;_

Selasa, 24 Juli 2012

Pemilu 2014 Dibentuk Bawaslu Provinsi

JAKARTA - Untuk mendukung pelaksanaan Pemilu Legislatif 2014, pemerintah akan membentuk Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di tingkat provinsi. Presiden meminta para gubernur membantu pembentukan Bawaslu Provinsi tersebut.
Ketua Bawaslu Muhammad menyampaikan hal ini dalam keterangan pers seusai diterima Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), di Kantor Presiden, Selasa (24/7). Menurut dia, Presiden melalui Menteri Dalam Negeri, menginstruksikan para gubernur untuk ikut membantu pembentukkan Bawaslu Provinsi di seluruh Indonesia. ''Tanpa dukungan pemerintah daerah, khususnya gubernur, maka rencana atau kegiatan pembentukan Bawaslu Provinsi ini bisa terhambat,'' tambahnya.

Presiden juga berpesan secara khusus kepada Bawaslu untuk lebih fokus kepada pencegahan pelanggaran pemilu.
''Beliau mengatakan akan lebih bijak kalau kita mengutamakan upaya-upaya pencegahan daripada upaya-upaya penindakan,'' ujar Muhammad.

Dia menjelaskan, selain pembentukkan Bawaslu Provinsi, dibahas juga dalam pertemuan tadi mengenai pemekaran organisasi sekretariat Bawaslu. Pemekaran ini segera akan dikukuhkan melalui Peraturan Presiden (Perpres).
''Perpres ini menjelaskan tentang struktur baru Sekretariat Bawaslu, dimana akan dipimpin oleh seorang Sekjen dan beberapa biro yang secara terperinci sudah disampaikan kepada Menteri PAN dan semoga dalam satu-dua hari ini beliau berkenan untuk menandatangani Perpres itu.''

Dalam pertemuan yang berlangsung lebih dari satu jam itu, Presiden juga menekankan pentingnya untuk mengawal netralitas pegawai negeri sipil (PNS) dan birokrasi. Presiden SBY, ujar Muhammad, juga setuju dengan rencana Bawaslu melibatkan mahasiswa di seluruh Indonesia untuk membantu pelaksanaan pemilu 2014.(A20-25) (/
Sumber Berita : http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2012/07/25/193870/Pemilu-2014-Dibentuk-Bawaslu-Provinsi

MK Pertanyakan Dana Lapindo

JAKARTA - Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar dan Hamdan Zoelva mempertanyakan dana pemerintah yang berjumlah triliunan rupiah untuk penanganan lumpur Lapindo.

Pernyataan ini disampaikan setelah Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Herry Purnomo dalam sidang pleno tentang APBNP yang digelar di Mahkamah Konstitusi (MK) mengatakan, dana Badan Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (BPLS) yang ditanggung APBN untuk tahun anggaran 2012 ditetapkan sebesar Rp 1,5 triliun.
''Di dalam ketentuan Pasal 18 UU APBN-P 2012 ditetapkan bahwa alokasi dana pada BPLS tahun anggaran 2012 dapat digunakan untuk pelunasan pembayaran pembelian tanah dan bangunan di luar peta area terdampak pada tiga desa, yaitu Desa Besuki, Desa Kedungcangkring, dan Pejarakan,'' kata Herry Purnomo dalam persidangan, Selasa (24/7).

Menurut dia, dalam rangka penyelamatan perekonomian dan kehidupan sosial kemasyarakatan di sekitar tanggul lumpur Sidoarjo, maka di dalam ketentuan Pasal 19 UU APBN tahun anggaran 2012 dapat digunakan untuk kegiatan mitigasi penanggulangan semburan lumpur, termasuk penanganan tanggul utama sampai ke Kali Porong.
''Pengajuan yang dikemukakan oleh para pemohon yang menyatakan bahwa dana APBN yang ditetapkan dalam Pasal 18 UU APBN-P 2012 dan Pasal 19 UU APBN 2012 bertentangan dengan Pasal 23 ayat (1) karena tidak digunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat adalah tidak benar,'' jelas Herry Purnomo.

Hamdan Zoelva mempertanyakan dana alokasi tersebut. ''Kenapa harus pemerintah atau negara ikut menanggulangi biaya? Bagaimana pembagian tanggung jawab dengan perusahaan dan atas dasar rasio apa, sehingga pemerintah membiayai,'' kata Hamdan.

Akil Mochtar juga mempertanyakan keterangan pihak pemerintah. ''Apakah pengalokasian dana masyarakat Lapindo ini di luar peta terdampak dialokasikan 2012? Sejak kapan dimasukkan alokasi APBN,'' ujarnya.(D3-25) (/)
Sumber Berita : http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2012/07/25/193872/MK-Pertanyakan-Dana-Lapindo-