Jumat, 27 Juli 2012

Jelang Pembatasan BBM Premium

PEMBATASAN konsumsi bahan bakar minyak (BBM) jenis premium bersubsidi untuk kendaraan berplat merah, dipastikan berlaku pada 1 Agustus 2012.
Pembatasan premium tidak hanya dikenakan kepada kendaraan berplat merah, tapi kendaraan TNI, Polri, dan kendaraan operasional Badan Usaha Milik Negara (BUMN) serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), juga dilarang. Kendaraan-kendaraan tersebut wajib menggunakan pertamax.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Tegal, Ir Toto Subandriyo, mengatakan, pembatasan BBM itu mengacu pada peraturan pemerintah pusat yang telah dikeluarkan beberapa bulan silam. Pembatasan premium, sebenarnya sudah berlangsung di wilayah Jabodetabek sejak dua bulan silam. Sedangkan di daerah seperti di Jawa Tengah, baru akan dilaksanakan sepekan mendatang. Tepatnya mulai tanggal 1 Agustus.
"Ada sekitar 15 Stasiun Pembelian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Tegal yang menyediakan BBM jenis pertamax. Sedangkan untuk jenis pertamax plus, baru ada dua SPBU," terangnya, kemarin.
Untuk mencukupi kebutuhan pertamax di daerah terpencil, kata Toto, pemerintah telah menyediakan satu unit mobil SPBU yang akan berkeliling mendatangi pelanggan setiap hari. Khusus untuk di Jawa Tengah, mobil yang beroperasi tersebut terdapat 16 unit.
"Kalau di Kabupaten Tegal, hanya punya satu yang digunakan untuk beroperasi," imbuhnya.
Lebih jauh dia mengatakan, untuk menjalankan aturan tersebut, pemerintah telah membentuk satuan tugas (satgas) yang berperan sebagai pengawas pengguna pertamax. Pengawasan dilakukan secara terbuka dan tertutup. Dijelaskannya, sistem tertutup adalah pengawasan yang dilakukan oleh Polri dan BPH MIGAS (Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi). Sedangkan sistem terbuka, pengawasan dilakukan oleh banyak pihak termasuk Polri, TNI, BPH MIGAS, dan juga Pemda.
"Apabila ada yang melanggar, maka petugas-petugas itu langsung menegurnya dan melaporkan ke instansi terkait," cetusnya.
Secara terpisah, Assistant Manager External Relations PT Pertamina Jateng-DIY, Heppy Wulansari, mengatakan, jauh-jauh hari pihaknya sudah mempersiapkan pelaksanaan Peraturan Menteri ESDM No 12 tahun 2012 tentang Pengendalian Penggunaan BBM, dengan memperbanyak outlet penjualan pertamax. Saat ini dari 698 SPBU yang ada di Jateng-DIY, sebanyak 528 SPBU sudah ada layanan produk pertamax.
“Target 100 persen pada akhir Desember, semua SPBU harus sudah menjual pertamax,” kata Heppy.
Selain larangan penggunaan premium, dalam Permen ESDM No 12 tahun 2012 tersebut juga menyebutkan bahwa per 1 September mobil barang atau truk untuk kegiatan pertambangan dan perkebunan juga dilarang memakai BBM bersubsidi jenis solar. "Untuk larangan itu, kami juga mensosialisasikannya," tutupnya. (yeri novel) 
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/Jelang-Pembatasan-BBM-Premium.html

Kamis, 26 Juli 2012

Bea Masuk 0 Jadi Bumerang

JAKARTA- Pemerintah akan menghapuskan bea masuk impor kedelai yang saat ini dipatok 5% paling lambat mulai 1 Agustus mendatang.

Penghapusan bea masuk ini diharapkan akan membuat harga kedelai yang melonjak tajam kembali normal. Namun, kebijakan tersebut dikhawatirkan menjadi bumerang, yakni banjirnya kedelai impor yang pada ujungnya mematikan petani kedelai lokal.

Menko Perekonomian Hatta Rajasa sebelum Sidang Kabinet Paripurna Bidang Polhukam di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (25/7) menjelaskan, penghapusan bea masuk itu diputuskan dalam rapat koordinasi bidang pangan, kemarin.

Selanjutnya, tim khusus yang ditugasi membahas besaran tarif akan segera menggelar rapat dan menetapkan angka bea impor kedelai dalam waktu satu hingga dua hari ini.

“Segera. Dalam satu dua hari ini, tim tarif akan rapat untuk menetapkannya. Ini (penghapusan bea masuk) akan berlaku sampai akhir tahun,” jelas Hatta.

Penurunan bea impor dilakukan untuk menekan harga kedelai yang melonjak tajam sehingga nyaris melumpuhkan industri terkait. Awal tahun ini, harga kedelai masih pada kisaran Rp 5.500 per kilogram. Namun sejak pekan lalu, harganya telah melambung jauh menjadi Rp 8.200-Rp 8.400 per kilogram.

Hatta mengimbau importir kedelai tidak mengambil untung terlalu tinggi di tengah tipisnya pasokan akibat kekeringan yang melanda Amerika Serikat, Brasil, dan Argentina sebagai pemasok utama kedelai.

“Kita berharap (harga) lebih turun lagi. Kementerian Perdagangan sudah berbicara dengan para importir agar tidak telalu mengambil keuntungan yang tinggi dalam situasi kedelai dunia sedang mengalami persoalan. Selain kekeringan di AS,  permintaan tinggi dari China, lebih dari 60 juta ton, membuat harga komoditas ini naik,’’ ujarnya.

Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnamurthi mengatakan, selain membebaskan tarif bea masuk, pemerintah juga akan meningkatkan produksi kedelai. Dengan kedua langkah tersebut, pasokan kedelai diharapkan dapat terjaga sehingga harga otomatis turun.

’’Kira-kira, harga impor dalam rupiah akan turun sekitar Rp 400-an (per kilogram). Ya lumayanlah,’’ ujarnya. Bayu mengakui saat ini kedelai sedang menjadi barang langka. Hal ini dikarenakan kurangnya produksi kedelai dalam negeri ditambah kekeringan di kawasan Amerika yang menjadi penyuplai kedelai terbesar dunia.

Tetapi, kebijakan penghapusan bea impor kedelai itu menuai kritik. Ketua Bidang Advokasi dan Jaringan Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP) Said Abdullah mengatakan, kebijakan tersebut akan membuat Indonesia kian tergantung terhadap kedelai impor. Target swasembada kedelai tahun 2014 mustahil diwujudkan.

Saat ini, lebih dari 64% kebutuhan kedelai Indonesia dipenuhi dari impor. Tiap tahun Indonesia membutuhkan sekitar 2,2 juta ton, sementara kemampuan produksi hanya sekitar 800 ribu ton. Impor terutama dipenuhi dari Amerika Serikat, Argentina, Brasil, Kanada, Ukraina, Thailand, dan Malaysia. “Ini bisa mengakibatkan kedelai impor semakin deras membanjiri Indonesia,” kata Said Abdullah.

Said berpendapat, persoalan kedelai dan ketergantungan impor serta target swasembada 2014, situasinya cukup memprihatinkan. Dia mengungkapkan, dari data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa sejak tahun 1990 sampai dengan 2011, laju impor terus meningkat. ’’Jika pada tahun 1990 impor kedelai hanya 541 ribu ton, maka tahun 2011 mencapai 1,5 juta ton dengan nilai mencapai Rp 5,9 triliun,’’ ujarnya.

Terus Menurun

Sebaliknya, produksi dalam negeri terus mengalami penurunan. Jika pada tahun 1990 produksi mencapai 1,4 juta ton maka pada 2011 meluncur bebas menjadi 851 ribu ton.

Tanggapan berbeda muncul dari Gabungan Koperasi Tahu Tempe Indonesia (Gakoptindo). Gakoptindo menyambut baik kebijakan pemerintah yang membebaskan bea masuk kedelai impor. Namun, kebijakan tersebut masih bersifat jangka pendek dan tidak bisa menjaga kestabilan harga.

’’Jadi itu memang yang kita usulkan untuk mengatasi gejolak. Tapi kalau jangka menengah harus ada tata niaga yang diatur sehingga tak ada gejolak harga lagi,’’ kata Ketua II Gakoptindo, Sutaryo di Jakarta.

Menurut dia, dalam jangka menengah dan panjang, pihaknya dan pemerintah perlu duduk bersama membahas rumusan kebijakan tata niaga kedelai. Pasalnya, selama ini impor menganut mekanisme pasar bebas sehingga harga kedelai mengikuti fluktuasi harga komoditas kedelai di pasar internasional.

Dia menambahkan, kebijakan jangka menengah pemerintah harus menelurkan kebijakan yang melindungi petani kedelai di tanah air sekaligus menguntungkan produsen tahu tempe. Selain itu, juga melindungi konsumen dari kenaikan harga tahu tempe. ’’Selama ini kalau harga kedelai tinggi petani tidak menikmati. Kalau harga rendah petani yang dirugikan karena ada impor,’’ ujar Sutaryo.

Sutaryo menjelaskan, kebutuhan kedelai tahun ini mencapai 2,4 juta ton, sekitar 80% atau 1,8 juta ton dipenuhi dari impor. Sedangkan sisanya yakni sekitar 600 ribu ton dari dalam negeri. ’’Kalau data kita 80% impor, 20% dalam negeri, jauh sekali. Kita ingin sebaliknya.’’

Dia menilai, Indonesia sangat mungkin mengalami swasembada kedelai, mengingat kedelai tidak berebut lahan dengan padi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), dalam lima bulan pertama tahun ini, Indonesia telah mengimpor 750,1 ribu ton kedelai dengan nilai 424,2 juta dolar AS.

Impor terbesar berasal dari Amerika Serikat, yaitu 721,1 ribu ton dengan nilai 401,6 juta dolar AS. Disusul dari Malaysia 26 ribu ton senilai 20,8 juta dolar AS dan Kanada dengan total impor  1.525 ton dengan nilai 887 ribu dolar AS.

Selain itu, Ukraina juga mengirimkan kedelai sebanyak 738 ton dengan nilai 370,1 ribu dolar AS. Begitu juga dengan China, sebanyak 281,8 ton dengan nilai 279 ribu dolar AS.  (J22,H28,J10-25)
Sumber Berita : http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2012/07/26/194085/Bea-Masuk-0-Jadi-Bumerang

Puasa dan Cairan Tubuh

PUASA Ramadhan, merupakan berkah bagi umat Islam. Selama 11 bulan kita diberikan kesempatan untuk makan minum sesuka hati dalam hal jadwal makanan. Sehingga tubuh harus melakukan metabolisme dengan irama yang tidak teratur.

Selanjutnya di bulan Ramadhan, Allah mengatur pola makan hanya mulai saat berbuka puasa hingga sahur tiba. Artinya di siang hari, tidak ada masukan makanan maupun minuman sama sekali. Hal ini memberikan kesempatan kepada tubuh untuk melakukan kegiatan metabolisme di siang hari, dengan memanfaatkan cadangan energi yang ada di dalam tubuh.

Proses tersebut sangat memerlukan cairan (air, elektrolit, mineral) sebagai sarana pengaturan metabolisme (karbohidrat, lemak, protein). Oleh sebab itu, di saat sahur dan buka puasa diperlukan asupan cairan yang cukup.

Seperti kita ketahui, komponen tunggal terbesar dari tubuh kita adalah air. Air merupakan zat pelarut bagi semua zat terlarut di dalam tubuh baik dalam bentuk suspense maupun larutan. Air membentuk sekitar 60% berat badan pria dan sekitar 50% berat badan wanita.

Pada saat kita berpuasa, kadang muncul rasa haus. Mengapa demikian? Karena rasa haus merupakan salah satu alarm bahwa tubuh kita sedang mengalami dehidrasi (kekurangan cairan). Gejala awal dehidrasi antara lain ditandai dengan meningkatnya suhu tubuh (demam), bibir kering atau pecah-pecah, sakit kepala atau pandangan mata seperti berkunang-kunang, dan tenggorokan terasa sangat kering.

Kehilangan cairan tubuh 1% dari berat badan saja sudah akan menimbulkan rasa haus dan gangguan mood (kurang bersemangat).

Pada keadaan normal, tubuh akan kehilangan cairan sebesar 2,5 hingga 3 liter dalam satu hari. Jika tidak dalam keadaan berpuasa, maka cairan tubuh yang hilang biasanya akan segera tergantikan oleh asupan makanan dan minuman dalam diet sehari-hari. Namun tidaklah demikian pada saat berpuasa.

Cairan tubuh akan secara otomatis tetap keluar dari tubuh, walaupun selama 14 jam, tidak ada asupan cairan dari luar tubuh yang masuk untuk menggantikannya. Dan baru tergantikan pada saat berbuka puasa sampai  sahur. Apabila cairan tubuh yang hilang tersebut tidak tergantikan dengan baik pada saat berbuka puasa, maka tubuh dapat mengalami dehidrasi. Anak-anak dan orang manula (di atas usia 60 tahun) paling rentan terhadap dehidrasi, Oleh karena itu, puasa tidak diwajibkan bagi mereka.

Keberadaan cairan tubuh harus terus dipertahankan agar mampu mempertahankan metabolisme yang stabil. Hal ini sama halnya dengan peran oli di dalam mesin. Kelancaran semua proses metabolisme dan fungsi organ tubuh sangat bergantung pada cairan tubuh.

Apabila tubuh mengalami dehidrasi, maka akan menimbulkan kejadian sebagai berikut:

- Kekurangan cairan 1% dari total cairan tubuh: akan menimbulkan rasa haus dan gangguan mood.

- Kekurangan cairan 2-3% : dapat meningkatkan suhu tubuh, rasa haus, dan gangguan stamina.

- Kekurangan cairan 4%:  akan menurunkan kemampuan fisik hingga 25% (seperempat kemampuan fisik normal).

- Seandainya kekurangan cairan 7% atau lebih : akan dapat  mengakibatkan seseorang kehilangan kesadaran.

Peran Elektrolit

Mengapa tubuh kita memerlukan elektrolit ? Elektrolit (natrium, kalium, clorida, kalsium, merupakan beberapa mineral, terutama makro, yang diperlukan tubuh untuk mengatur fungsi syaraf dan otot disamping memelihara keseimbangan asam-basa. Secara kimiawi, elektrolit adalah senyawa yang akan menjadi ion-ion di dalam larutan dan mampu memberikan aliran listrik pada kapasitas tertentu yang diperlukan bagi metabolisme tubuh.

Keseimbangan elektrolit di dalam tubuh berfungsi mempertahankan kerja yang normal dari sel-sel dan organ tubuh kita. Elektrolit normal yang umumnya diperiksa oleh dokter dengan pemeriksaan darah meliputi sodium (natrium), potassium (Kalium), magnesium, kalsium bikarbonat dan khlorida.

Natrium merupakan zat terlarut utama yang aktif secara osmotic dalam cairan ekstrasel. Apabila kita kekurangan Natrium (yang biasanya ada di garam dapur) akan timbul gejala: kelelahan, nafsu makan turun, mual, kejang otot dan bahkan dapat berlanjut menjadi koma.

Adapun kalium adalah kation utama cairan intrasel. Padahal, 98% simpanan cairan tubuh berada di dalam sel. Kalium berperan penting menahan cairan di dalam sel dan mempertahankan volume sel. Kekurangan kalium dapat menyebabkan gangguan neuromuskuler (saraf dan otot: otot melemah, kejang pada tungkai), dan yang paling serius adalah henti jantung (mati mendadak).

Jaga Cairan Tubuh

Merperhatikan kinerja, kita harus menjaga agar cairan tubuh yang sangat penting ini mampu berada di dalam sel, di sekeliling sel dan darah. Diharapkan tidak terlalu berfluktuasi pada saat kita berpuasa. Pemberian asupan cairan elektrolit seimbang yang cukup selama kita berpuasa, akan mencegah berbagai kondisi ìhipoî (kekurangan) maupun ”hiper” (kelebihan) elektrolit tubuh.

Pada saat berpuasa, pemberian asupan air saja atau elektrolit dengan rasio yang salah tidak akan membantu pemulihan kekurangan cairan, bahkan malah sebaliknya dapat membahayakan tubuh. Asupan cairan dengan kandungan elektrolit yang seimbang dapat diperoleh misalnya dari minuman isotonik komersial yang terjamin mutunya guna menggantikan cairan tubuh yang hilang selama berpuasa. Hal ini akan membantu tubuh memulihkan kebugaran.

Saat berpuasa tubuh memerlukan aktivitas fisik yang relatif tetap, agar badan kita tetap tetap bugar/fit. Keseimbangan cairan tubuh selama berpuasa diupayakan agar sesuai dengan  jumlah yang diperlukan yaitu minimal 2,5 liter perhari (8-10 gelas air minum) . Pemenuhan kebutuhan cairan ini dapat dicukupi dengan minum secara bertahap. Sebab  Minum air sekaligus dalam jumlah banyak akan sangat memberatkan tubuh.

Akan lebih bijaksana bila kita membaginya ke dalam berbagai bentuk asupan (minuman segar: kolak, es buah, kuah dll) tetapi rutin, misal pada saat berbuka, saat makan malam, setelah tarawih, sebelum tidur, bangun tidur dan pada saat sahur. Selamat menunaikan ibadah puasa. (11)
Sumber Berita : http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2012/07/25/193910/Puasa-dan-Cairan-Tubuh-

Rabu, 25 Juli 2012

Telekinesis Benarkah Manusia Mampu

"Those who believe in Telekinesis, Raise My Hand"

--Kurt Vonnegut. Jr--

Dari antara banyak kemampuan unik manusia, Telekinesis adalah salah satu yang paling kontroversial. Berbeda dengan telepati yang lebih bisa diterima di kalangan sains, telekinesis masih dianggap sebagai salah satu fenomena yang tidak bisa dibuktikan secara sains, walaupun keberadaannya cukup diterima oleh banyak ilmuwan lainnya.


Banyak orang percaya kalau kemampuan telekinesis tidak lebih dari sebuah kekuatan supranatural yang berkaitan dengan aktifitas iblis. Sebagian lagi menolak anggapan itu dan percaya kalau manusia sesungguhnya diciptakan dengan menyimpan potensi kekuatan paranormal yang menunggu untuk dibangkitkan.

Sekarang, kita akan melihat bagaimana telekinesis mewarnai dunia sains dan bagaimana kontroversi yang ditimbulkannya.

Psychokinesis/Telekinesis

Istilah Telekinesis pertama kali digunakan pada tahun 1890 oleh seorang peneliti paranormal Rusia bernama Alexander N. Aksakof. Pada tahun 1914, istilah Psychokinesis digunakan oleh penulis Amerika bernama Henry Holt yang kemudian diadopsi oleh sahabatnya, paranormal Amerika bernama J.B. Rhine pada tahun 1934, untuk merujuk kepada kemampuan mengubah hasil lemparan dadu.

Sejak itu, dua sebutan ini sama-sama digunakan untuk menyebut kemampuan yang sama, yaitu kemampuan untuk mempengaruhi pergerakan sebuah benda dari jarak jauh. Ini bisa meliputi mengangkat, menggetarkan, membengkokkan, mematahkan atau menggerakkan benda hingga mengangkat diri sendiri melayang di udara (levitation).

Para peneliti dari komunitas parapsikologi lebih suka menggunakan istilah Psychokinesis, sementara budaya populer seperti film dan buku lebih suka menggunakan istilah telekinesis.

Konsep Psychokinesis (PK)


Konsep yang ada di balik Psychokinesis/Telekinesis adalah argumen kalau semua benda memiliki energi. Ini membuat kita dapat menggerakkan benda tersebut dengan cara menghubungkan energi mental kita dengan energi benda tersebut.

Dengan latihan konsentrasi yang cukup rumit, seseorang disebut mampu membangkitkan kekuatan itu, mulai dari menggerakkan hal-hal yang kecil seperti atom (Mikro PK) hingga hal-hal yang lebih besar seperti sendok (Makro PK).

Salah satu eksperimen yang berkaitan dengan mikro PK pernah dilakukan di ruang bawah tanah Varian Physics Building di Stanford University. Pada waktu itu, subjek eksperimen adalah seorang paranormal ternama bernama Ingo Swann. Tujuan dari eksperimen ini adalah untuk mengetahui apakah Ingo dapat mempengaruhi medan magnet yang diciptakan di dalam sebuah ruangan tertutup di bawah lantai gedung.

Ketika Ingo mulai memfokuskan pikirannya pada medan magnet tersebut, frekuensi osilasi pada magnetometer menjadi berlipat ganda selama sekitar 30 detik. Walaupun Ingo gagal mematikan medan magnet tersebut, namun eksperimen ini dianggap berhasil membuktikan adanya kemampuan Psychokinesis Mikro pada manusia.

Ingo Swann kemudian menjadi salah seorang yang memegang peranan penting dalam proyek Stargate militer Amerika. Kalian bisa membaca mengenainya disini.

Lalu, bagaimana dengan Psychokinesis Makro?


Para Saksi Psychokinesis Makro

Michael Crichton, seorang penulis berkebangsaan Amerika yang menulis novel laris Jurrasic Park mengklaim kalau ia pernah berhasil membengkokkan sendok dengan pikirannya ketika ia sedang mengunjungi sebuah "Pesta membengkokkan sendok". Ia mendeskripsikan pengalamannya ini dalam bukunya yang berjudul Travels yang terbit tahun 1988:
"Saya melihat ke bawah. sendok itu mulai membengkok. Saya bahkan tidak menyadarinya sebelumnya. Logam itu menjadi lembut seperti sebuah plastik yang lunak. Sendok itu tidak memanas sama sekali, hanya sedikit menghangat. Lalu, saya bisa membengkokkan mulut sendok itu hanya dengan menggunakan ujung jari saya. Ini tidak membutuhkan tenaga sama sekali. Saya menyingkirkan sendok itu, lalu mencobanya lagi dengan sebuah garpu. Setelah menggosok beberapa lama, garpu itu membengkok seperti pretzel. Sangat mudah. Saya melihat ke sekeliling ruangan dan melihat anak-anak kecil berusia delapan atau sembilan tahun membengkokkan logam-logam besar. Ini bukan rekayasa karena mereka tidak bermaksud untuk menipu siapa-siapa."
Namun, Crichton mengakui kalau ia juga tidak mengetahui mengapa sendok itu bisa membengkok.

Peneliti senior di Institute of Noetic Sciences bernama Dean Radin juga mengklaim kalau ia berhasil membengkokkan sebuah sendok dengan kekuatan pikiran ketika sedang mengadakan eksperimen bersama rekan-rekan lainnya.

Institute of Noetic Sciences sendiri adalah sebuah organisasi yang didirikan oleh astronot Edgar Mitchell dan investor bernama Paul N. Temple yang bertujuan untuk meneliti potensi tersembunyi manusia. Subjek penelitian mereka termasuk diantaranya meditasi, kemampuan paranormal, penyembuhan alternatif dan lainnya. Insititute ini menjadi populer ketika Dan Brown mengangkatnya dalam novelnya The Lost Symbol.Mengenai Psychokinesis, Radin mengatakan:


"Mungkin dalam 50 tahun ke depan, kita akan menggunakan psychokinesis untuk membuka pintu garasi kita atau mengubah saluran televisi kita."
Selain Crichton dan Radin, seorang profesor dari Boston University bernama Robert M. Scoch



Uri Geller dan Nina KulaginaJika kita berbicara mengenai Psychokinesis, maka kita harus menyinggung nama Uri Geller, yang mungkin adalah ahli telekinetik yang paling ternama di dunia.

Geller lahir pada tanggal 20 Desember 1946 di Tel Aviv, Israel, dan saat ini menetap di Inggris. Ia mengklaim memiliki kemampuan psychokinesis. Atraksinya yang paling terkenal adalah membengkokkan sendok.

Selama beberapa dekade, Geller membangun karirnya yang gemerlap berdasarkan kemampuannya ini. Ia muncul di berbagai televisi dan majalah di dunia dan berteman dengan banyak selebritis dunia seperti Michael Jackson.

Luar biasanya, Geller mengklaim kalau kekuatan yang dimilikinya berasal dari makhluk ekstra terestrial. Pada tahun 1975, dua ilmuwan bernama Russel Targ dan Harold Puthoff dari Stanford Research Institute yang meneliti Geller yakin kalau kemampuan paranormal yang dimilikinya asli.

Tidak bisa disangkal, keberadaan Uri Geller turut membuat para peneliti lebih tertarik menyelidiki fenomena telekinesis.

Selain Geller, tokoh lain yang cukup ternama dalam hubungannya dengan telekinesis adalah seorang paranormal dari Sovyet bernama Nina Kulagina (1926-1990). Pada tahun 1960an, sebuah film hitam putih yang menunjukkan Nina menggerakan sebuah objek tanpa menyentuhnya dipertontonkan ke publik dan segera menimbulkan gairah baru dalam dunia parapsikologi.

juga percaya dengan keberadaan kemampuan ini. Ia bercerita kalau ia pernah melihat sebuah buku meloncat dari raknya ketika ia sedang berada di sebuah ruangan yang di dalamnya juga ada seorang ahli telekinesis wanita.

Dalam eksperimen lain, Nina mampu memisahkan putih dan kuning telur hanya dengan melihatnya. Lalu ia juga berhasil menghentikan detak jantung seekor kodok dari jarak jauh. Nina mengaku kalau ia memperoleh kemampuan itu dari ibunya dan mulai menyadarinya ketika ia melihat benda-benda di sekitarnya bergerak ketika ia marah.

Namun, para peneliti membutuhkan bukti yang lebih solid dibanding sekedar sebuah film.

Bukti Ilmiah dan kejatuhan Uri Geller


Pada masa kini, ketika sulap menjadi tontonan sehari-hari, atraksi membengkokkan sendok menjadi sesuatu yang umum bagi kita. Tetapi, dalam atraksi semacam ini, properti yang digunakan adalah properti sang pesulap. Jika kita memberikan properti yang lain, bisakah mereka melakukan atraksi yang sama?

Pertanyaan inilah yang kemudian digunakan oleh para skeptik untuk membuktikan klaim mereka yang mengaku memiliki kekuatan Psychokinesis. Karena kehidupan Nina Kulagina sebagian besar dihabiskan di Sovyet, para skeptik mengalihkan sasaran mereka kepada sang selebritis psychokinesis, yaitu Uri Geller.

Jika dari awal Geller hanya mengklaim sebagai pesulap, mungkin para skeptis tidak akan terlalu memusingkan dirinya. Namun, karena ia mengklaim memiliki kemampuan supranatural atau Psychokinesis yang didapat dari ekstra terestrial, ceritanya menjadi lain.

Karena itu, para skeptik berusaha mati-matian untuk menemukan jawaban atas sebuah pertanyaan: Apakah Uri Geller benar-benar memiliki kemampuan Psychokinesis ataukah ia hanya menggunakan trik sulap belaka?

Salah satu skeptik yang berusaha membongkar rahasia Geller adalah James randi.

Pada tahun 1973, Geller diundang ke acara talk show bernama "Tonight Show" yang dibawakan oleh Johny Carson. Carson sendiri pernah menjadi pesulap amatir. Tanpa diketahui oleh Geller, Carson meminta bantuan James Randi, yang juga seorang pesulap, untuk mencari cara agar Geller tidak bisa melakukan trik-trik sulap dalam melakukan aksinya.

Randi menjelaskan:

"Saya diminta untuk mencegah usaha rekayasa. Jadi saya meminta mereka untuk menyediakan properti mereka sendiri dan tidak membiarkan Geller atau anggota timnya untuk mendekati atau menyentuh properti itu."

Ketika acara dimulai, sejumlah gelas disusun di atas meja. Salah satunya berisi air. kemudian Geller diminta untuk menebak gelas mana yang berisi air. Atraksi ini disebut Hand Dowsing.


Geller gagal melakukan aksinya.



Acara tahun 1973 itu dianggap sebagai awal kejatuhannya.

Pada tahun 1996, Geller sedang berada di sebuah acara bernama Noel's House Party. Tanpa diketahui Geller, sebuah kamera tersembunyi ditempatkan di ruangan itu. Lalu, ketika saatnya Geller diminta melakukan aksi membengkokkan sendok, ia tertangkap kamera itu sedang membengkokkan sendok dengan kedua tangannya sambil berdiri, lalu menunjukkan kalau seakan-akan ia telah membengkokkannya dengan pikiran.

Terungkapnya berbagai trik ini membuat seorang pengusaha bernama Gerald Fleming menawarkan hadiah 250.000 poundsterling jika Geller dapat membengkokkan sendok dalam kondisi yang diatur oleh orang lain. Hadiah ini masih belum diklaim oleh Geller hingga saat ini.

James Randi bahkan bertindak lebih jauh. Ia menawarkan hadiah 1.000.000 dolar Amerika jika ada orang yang bisa melakukan psychokinesis atau kemampuan paranormal lainnya dalam kondisi yang telah disepakati bersama. Hadiah ini pun belum berhasil diklaim oleh siapapun hingga saat ini.


Ketiadaan bukti ini juga dikonfirmasi oleh United States National Academy of Sciences yang menyelidiki fenomena Psychokinesis atas permintaan Institut penelitian militer Amerika. Pada tahun 1986, mereka menyimpulkan kalau tidak ditemukan adanya bukti ilmiah mengenai keberadaan kemampuan psychokinesis pada manusia.

Bisakah kita membuktikannya?

Secara pribadi, saya percaya dengan keberadaan kemampuan ini. Namun, pertanyaannya adalah: bisakah kita membuktikannya secara ilmiah?

Dapatkah kita mengklaim kalau telekinesis adalah kemampuan alami manusia yang tersembunyi?

Jika dapat, maka pertanyaan selanjutnya adalah: Bisakah kita melakukannya dalam kondisi yang telah diatur oleh pihak lain?

Ataukah kemampuan telekinesis memang berhubungan dengan kemampuan supranatural yang berhubungan dengan aktifitas roh? Bukankah roh bisa menggerakkan benda seperti yang terlihat di fenomena poltergeist? Jika ini kasusnya, maka saya rasa, wajar jika kita tidak bisa membuktikannya secara ilmiah.

Hadiah 1.000.000 dolar yang dijanjikan James Randy Foundation masih berlaku hingga saat ini. Jika kalian merasa memiliki kemampuan paranormal atau Psychokinesis yang sejati, kalian bisa menghubungi James Randi untuk menunjukkan kemampuan kalian. Mungkin kalian bisa memenangkan hadiah tersebut dan menjadi milyarder yang baru.

Sumber Berita : http://xterselubung.blogspot.com/2012/07/telekinesis-benarkah-manusia-mampu.html

Umat Islam di Bali Diminta Tak Eksklusif

REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR - Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengingatkan umat Islam di Provinsi Bali tidak bersikap eksklusif dan lebih mengedepankan sikap toleransi terhadap umat beragama lain.
"Ikuti semua kegiatan masyarakat di kampung. Kalau yang masih muda, ikutlah olah raga bersama masyarakat," kata Ketua MUI Provinsi Bali, Taufik As'adi, dalam 'Dialog Kebangsaan: Toleransi Umat Beragama Untuk Mewujudkan NKRI Yang Bermartabat' di Denpasar, Selasa (24/7) malam.
Dengan mengutip dokumen tahun 1965, dia menyebutkan bahwa umat Islam di Bali harus melakukan lima hal, yakni menjaga keamanan lingkungan, berpartisipasi dalam menjamin kelancaran distribusi logistik, menjadi penghubung warga Bali dengan warga dari luar Bali, berpartisipasi dalam menjaga keutuhan RI, dan membina masyarakat melalui masjid dan lingkungan sekitar.
Menurut dia, kalau kelima hal itu dijalankan secara konsekuen, dipastikan tidak akan ada umat Islam di Bali, utamanya generasi muda yang bersikap eksklusif.
"Bahkan, pada saat Nyepi pun bukan persoalan bagi umat Islam karena justru bisa dimanfaatkan untuk ibadah di dalam rumah, seperti membaca Alquran," kata Taufik dalam dialog yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Denpasar itu.
Sementara itu, dalam kesempatan tersebut, Pembantu Rektor III Institut Hindu Dharma Negeri (IHDN) Denpasar, Ida Bagus Gede Candrawan M.Ag, menilai toleransi umat Islam di Pulau Dewata sudah cukup baik.
"Pada saat Nyepi mereka juga bisa menunjukkan sikap toleransinya. Apalagi di Bali ini banyak komunitas Muslim yang nota bene penduduk asli, bukan pendatang," katanya.
Demikian halnya pada saat bulan puasa, umat Hindu di Bali juga bisa menunjukkan toleransinya terhadap umat Islam yang menjalankan ibadah puasa.
"Seharusnya Bali ini bisa menjadi contoh pembangunan masyarakat berkarakter kebangsaan bagi daerah-daerah lain. Semua agama difasilitasi. Bahkan, umat Islam pun juga banyak yang membantu upacara adat di banjar (dusun adat), meskipun tidak untuk ritualnya," kata Candrawan.
Dialog yang disela dengan buka puasa bersama di sebuah hotel di Denpasar itu menjadi menarik lantaran HMI mengundang beberapa elemen mahasiswa lain, seperti Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).
"Kami sangat senang hidup di Bali ini karena meskipun mayoritas masyarakatnya penganut Hindu, tidak ada aturan yang mengadopsi agama Hindu. Bahkan, di Kampial (Nusa Dua), ada tempat ibadah untuk masing-masing pemeluk lima agama," kata seorang mahasiswa dari PMKRI saat memberikan tanggapan dalam dialog tersebut.
Sementara itu, Ketua Umum HMI Cabang Denpasar, Ibnu Hajar, mengaku tidak menduga jika acara yang dipersiapkan dalam waktu singkat mendapat respons positif dari aktivis mahasiswa lain.
"Kami ingin menunjukkan kepada senior kami di KAHMI (Korps Alumni Himpunan Mahasiwa Islam) bahwa meskipun tak punya sekretariat, kami bisa menyelenggarakan acara ini di hotel dengan ratusan undangan," katanya.
HMI Cabang Denpasar dalam sebulan terakhir sudah tidak lagi memiliki sekretariat setelah masa kontrak kantornya di kawasan Renon habis. HMI menagih janji kepada KAHMI untuk dibuatkan kantor sekretariat secara permanen dengan menggunakan dana atas penjualan aset HMI.
Sumber Berita : http://id.berita.yahoo.com/umat-islam-di-bali-diminta-tak-eksklusif-135015798.html

Inspektorat Periksa Tes Perangkat Desa

INSPEKTORAT Pemkab Tegal mulai Senin (22/7) kemarin, melakukan pemeriksaan kepada semua pihak yang terkait dengan tes perangkat desa, mulai dari ketua RT/RW, panitia, sampai ke peserta tes perangkat desa se-Kecamatan Dukuhwaru.
Hari ini, Kamis (26/7), Inspektorat sudah mulai memeriksa dengan menundang calon peserta tes perangkat. Hal ini dilakukan dengan meminta keterangan terkait dugaan kecurangan proses penjaringan perangkat di lima desa di kecamatan tersebut yaitu Desa Dukuhwaru, Gumayun, Bulakpacing, Slarang Lor, dan Blubuk.
Inspektur, Salu Panggalo SH, menjelaskan, sebelumnya sejumlah pihak juga telah dipanggil terkait kasus tersebut, salah satunya yaitu panitia seleksi. "Pihak-pihak tersebut kami mintai keterangan yang berbeda-beda. Khusus panitia seleksi, tim pemeriksa menanyakan terkait adanya biaya-biaya yang disepakati dengan para calon atau peserta tes," ujarnya, kemarin.
Adapun, bagi para peserta seleksi perangkat desa, akan dimintai keterangan seputar dugaan kebocoran kunci jawaban soal tes yang diterima oleh beberapa orang. Untuk pemeriksaan yang dilakukan kepada Ketua RT dan RW, pihaknya menjelaskan, bahwa hal itu karena muncul penolakan warga Dusun Kebajangan Desa Dukuhwaru terhadap Kadus yang terpilih pada proses penjaringan. “Untuk menyelesaikan kasus tersebut, kita perlu menanyakan kepada Ketua RT atau RW tersebut,” ujarnya.
Dari pemeriksaan yang dilakukan, pihaknya belum bisa memberikan informasi hasil pemeriksaan sementara, apakah benar ada indikasi kecurangan atau tidak. Dia menargetkan, jika semua pihak yang dipanggil bersedia datang, maka hasil pemeriksaan bisa disimpulkan pada pekan depan.
"Jika memang terjadi kecurangan, maka pembatalan atau tidaknya hasil seleksi tersebut menjadi kewenangan bupati," lanjutnya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, muncul dugaan adanya kecurangan dalam proses seleksi perangkat desa yang digelar pertengahan Juli lalu. Diantaranya indikasi kebocoran kunci jawaban soal tes yang diberikan kepada peserta-peserta tertentu. Selain itu, juga terkuak dugaan suap calon peserta kepada salah satu Kades. Dugaan itu muncul setelah beredar surat pernyataan salah satu peserta, Sarwono, warga Desa Dukuhwaru yang mengaku memberikan uang sebesar Rp 50 juta kepada Kades tersebut. (fat)
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/Inspektorat-Periksa-Tes-Perangkat-Desa.html

Wajar Dikdas Gratis Bohong

PROGRAM Wajib Belajar Pendidikan Dasar (Wajar Dikdas) 9 tahun yang digulirkan pemerintah,  selalu disampaikan gratis. Tapi ternyata, hal itu dianggap sebagai pembohongan. Pasalnya, di beberapa sekolah khususnya di Slawi, para siswa pada tahun ajaran baru selalu diminta untuk membeli buku senilai antara Rp 300 ribu sampai Rp 400 ribu.
Hal ini seperti yang dikatakan salah satu warga Slawi Kulon, Rudi, yang menjadi wali murid di SDN Slawi Kulon 03. Dia mengaku bahwa pihaknya merasa sangat keberatan karena harus membeli buku ajar sejumlah 8 buku diluar buku LKS yang nilai harganya cukup tinggi, yakni mencapai Rp 342 ribu.
“Apakah adanya pembelian buku ini tetap dianggap gratis? Padahal buku bisa saja dipinjam di perpustakaan. Walaupun tidak dipaksa membeli, tapi kalau tidak dibeli seakan-akan anak akan merasa ketinggalan atau merasa diasingkan,” katanya kepada Radar, kemarin.
Dia menjelaskan, penjualan buku ini dibalut dengan modelnya bazar. Tetapi anehnya, buku yang dijual dalam bazar tersebut harganya jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan harga buku yang sama yang dijual bebas di toko buku.
Hal senada juga dikatakan salah satu wali murid SDN Procot 1, yang tidak mau disebutkan namanya. Menurutnya, modus penjualan buku baru ditahun ajaran baru sepertinya sudah menjadi budaya setiap tahun. “Kami setiap tahun harus mengeluarkan uang senilai Rp 300 ribu lebih untuk kepentingan membeli buku LKS maupun buku ajar. Ini sepertinya tidak hanya di SD yang anak saya tempati, tapi sepertinya hampir semua SD di lingkungan Slawi melakukan hal yang sama,” katanya.
 Karenanya, dia mempertanyakan komitmen pelaksanaan program Wajar Dikdas oleh pihak sekolah. Padahal, setiap orang tua siswa belum tentu memiliki kemampuan membeli buku seperti yang dianjurkan oleh pihak sekolah setiap tahun ajaran baru. Padahal jika merujuk saat dia masih bersekolah dulu, setiap buku pelajaran dapat "diwariskan" ke adik-adiknya. Namun saat ini, hal itu tidak dapat dilakukan. Karena, setiap tahun siswa diharuskan membeli buku ajar yang baru.
“Bukan masalah apa-apa, tapi apakah penjualan buku seperti ini dibenarkan oleh Dinas Dikpora? Kalaupun digembar-gemborkan gratis, hanya sebatas iuran bulanannya saja,” ungkapnya.
Sementara, Kepala Dinas Dikpora Kabupaten Tegal, Drs Edi Pramono, menjelaskan, bahwa jika ada sekolah dari tingkat SD sampai SMP yang menjual buku dengan cara menekan atau memaksa, akan ditindak dan akan dikenai sanksi oleh pemerintah. Menurutya, Dikpora sudah memberikan surat edaran kepada UPTD SMP dan UPTD Dikpora agar sekolah atau guru tidak boleh menjual buku secara sembarangan kepada siswa. Sekolah atau guru hanya diperbolehkan sebatas memfasilitasi.
“Kalau ada buku mahal, sekolah bagusnya membeli kemudian ditaruh di perpustakaan untuk dipinjamkan kepada siswa. Kalau ternyata ada yang menekan, maka dia akan terkena sanksi disiplin pegawai, mulai dari sanksi biasa, sanksi sedang, dan sanksi berat. Sanksi itu akan kami awali dengan lisan, kalau sedang kami tegur dengan surat tertulis, dan bisa saja ditunda kenaikan pangkatnya,” ujarnya.
Namun demikian, guna memberdayakan guru yang ada, Dinas Dikpora memperbolehkan jika ada guru yang membuat LKS sendiri dan dikonsumsi sendiri di sekolahnya. “Kalau ada buku yang dibuat sendiri atas inisiatif dari guru tersebut yang dicetak secara bersama-sama dan itu untuk konsumsi sendiri, dipersilahkan jika akan dijual. Tetapi, tetap tidak boleh terlalu mahal,” ungkapnya. (fat)
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/Wajar-Dikdas-Gratis-Bohong.html