Senin, 17 Desember 2012

Bisnis Esek Esek Online Inikah Tiga Otaknya

TEMPO.CO , Jakarta--Mereka tiga sekawan dari Bandung. Sebut saja NA, RW, dan HD. Mereka memulai bisnis esek-esek komersial melalui "thread" yang dikenal dengan sebutan "Sonia Mansion" di dunia maya sekitar April 2011 lalu. Namun bisnis mesum ini harus berakhir setelah Satuan Reserse Mobile Polda Metro Jaya membekuk mereka di Apartemen Aston, Kuningan, Jakarta Selatan, pada 5 Desember 2012.

Bisnis ini bermula dari sang mucikari atau mami, NA, yang mengaku awalnya hanya iseng mencoba. Berkawan dengan RW sebagai teman satu tongkrongan di Bandung, mereka terbersit untuk memulai bisnis "basah" ini. Merasa belum lengkap, NA pun mengajak satu orang lagi yaitu HD, yang disebutnya sebagai teman dekat sejak masih kecil.

"Dari ngobrol, cerita-cerita aja. Terus pengen coba-coba aja," kata perempuan mungil berkulit putih itu kepada Tempo, Kamis 13 Desember 2012 lalu.
Tak lama kemudian, tiga sekawan ini pun sepakat menjalankan bisnis dengan berbagi peran masing-masing. NA menjadi mucikari, RW bertugas sebagai operator di dunia maya, dan HD bertugas di lapangan sekaligus merekrut petugas seks komersil (PSK).
Mereka mengaku bukan pemain besar. RW menegaskan hanya membuka "thread" khusus esek-esek berjudul "Sonia Mansion" di tiga situs yaitu krucil.net, bintangmawar.net, dan semprot.com. Melalui "thread" khusus pria hidung belang inilah mereka menjaring pelanggan.

"Kami bukan pemilik situs. Kami hanya membuka "thread" untuk pemasaran," ujar pria yang bertugas sebagai operator internet ini.

NA membenarkan jika bisnis yang ia geluti selama 1,5 tahun itu hanya bisnis kecil-kecilan dan tak profesional. Menurut dia, mereka tidak bekerja setiap hari dan hanya menjaring pelanggan setiap Selasa-Sabtu dari pukul 10 pagi hingga 10 malam. Tarifnya pun relatif terjangkau yaitu Rp 600 ribu/jam.
Meski ada ratusan pelanggan, tapi yang datang setiap harinya tak tentu jumlahnya. "Biasanya per event setiap minggu dapat Rp 10 juta hingga Rp 15 juta," kata dia. Lihat: Tiga Situs Internet Ini Jadi Kedok Pelacuran dan Begini Bisnis Pelacuran Bintangmawar.net Dimulai.

Dari penggerebekan terhadap sindikat yang beromzet Rp 40-60 juta per bulan ini awal bulan lalu, polisi menyita uang tunai Rp 3,9 juta, 4 bungkus tisu basah, tiga botol jel plastik pelicin, 11 buah kondom, 2 buah handuk, 20 lembar kartu discount dan empat buah kunci pintu kamar apartemen.

MUNAWWAROH | SYAILENDRA
Sumber Berita :  http://id.berita.yahoo.com/bisnis-esek-esek-online-inikah-tiga-otaknya-232144238.html

Seks Bebas Kini Jadi Masalah Utama Indonesia

Jakarta (ANTARA) - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menyatakan bahwa selain persoalan Narkoba (narkotika dan obat-obat berbahaya) serta HIV/AIDS, maka seks bebas kini menjadi masalah utama remaja di Indonesia.
"Hal tersebut harus segera ditangani mengingat jumlah remaja terbilang besar, yakni mencapai 26,7 persen dari total penduduk," kata Plt Kepala BKKBN Subagyo di Jakarta, Rabu.
Penelitian Survei Kesehatan Reproduksi Remaja Indonesia (SKRRI) pada 2007 lalu menemukan perilaku seks bebas bukanlah sesuatu yang aneh dalam kehidupan remaja Indonesia.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) 2009 pernah merilis perilaku seks bebas remaja dari penelitian di empat kota yakni Jakarta Pusat, Medan, Bandung, dan Surabaya hasil yang didapat sebanyak 35,9 persen remaja punya teman yang sudah pernah melakukan hubungan seksual sebelum menikah.
Bahkan, 6,9 persen responden telah melakukan hubungan seksual pranikah.
BKKBN, kata dia, sebagai institusi yang mempunyai fungsi sosialisasi tentang pentingnya kesehatan reproduksi bagi remaja dalam upaya mempersiapkan kehidupan berkeluarga terus meningkatkan berbagai program.
Program GenRe (Generasi Berencana) adalah salah satunya yang ditawarkan sebagai upaya edukasi.
Sementara itu, Deputi Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KSPK) BKKBN Sudibyo Alimoeso menambahkan, BKKBN ingin menjadikan GenRe sebagai sebuah gaya hidup kalangan remaja, sehingga dapat merencanakan keluarga yang berkualitas, bukan sebagai kewajiban untuk menekan angka kelahiran.
"Pendekatannya adalah untuk kesehatan reproduksi dan perencanaan keluarga bagi remaja, bukan pengendalian penduduk. GenRe pun dikemas lebih menarik dengan program GenRe Goes To School dan GenRe Goes To Campus," katanya.
BKKBN juga menggelar Genre Action 2012 lomba poster nasional untuk menyosialisasikan program GenRe. (tp)
Sumber Berita : http://id.berita.yahoo.com/seks-bebas-kini-jadi-masalah-utama-indonesia-031609046.html


Ritual Seks di- Gunung Kemukus Untuk Cari Pesugihan

MERDEKA.COM, Sudah menjadi cerita umum, ada ritual mencari pesugihan semacam babi ngepet dan lainya dilakukan orang di Gunung Kemukus, Sragen, Jawa Tengah. Untuk mendapatkan pesugihan itu, konon harus berhubungan seks dengan pasangan tidak sah.

Ritual mesum ini banyak dilakukan oleh orang-orang yang mencari jalan pintas untuk menjadi kaya. Di gunung ini, ratusan warga dari berbagai wilayah di Jawa terutama datang berduyun-duyun ke Gunung Kemukus ini. Mereka bertujuan untuk mencari pasangan melakukan ritual pesugihan itu. Bagaimana sebenarnya ritual ini bisa menjadi semacam tata cara dan menjadi semacam tradisi yang sesat?

Tempat ritual ini berada di Gunung Kemukus tepatnya terletak di Desa Pendem, Kecamatan Sumber Lawang, Kabupaten Sragen, 30 km sebelah utara Kota Solo. Untuk mencapai daerah ini tidak terlalu sulit, dari Solo bisa naik bus jurusan Purwodadi dan turun di Belawan, dari situ di sebelah kiri jalan akan ditemukan pintu gerbang yang bertuliskan "Daerah Wisata Gunung Kemukus", dari gerbang tersebut kita bisa naik ojek atau berjalan kaki menuju tempat penyeberangan dengan perahu.

Gunung Kemukus identik sebagai kawasan wisata seks karena di tempat ini orang bisa sesuka hati mengkonsumsi seks bebas dengan alasan untuk menjalani laku ritual ziarahnya, itulah syarat kalau mereka ingin kaya dan berhasil.

Dalam suatu aturan yang tidak resmi diwajibkan bahwa setiap peziarah harus berziarah ke makam Pangeran Samudro sebanyak 7 kali yang biasanya dilakukan pada malam Jumat Pon dan Jumat Kliwon atau pada hari-hari dan bulan yang diyakhini baik, melakukan hubungan seksual dengan seseorang yang bukan suami atau istrinya . Tapi jika ingin membawa pasangan sendiri pun tidak jadi masalah.

Acara ritual seks di Gunung Kemukus ini ada yang menganggap hanya sebuah legenda rakyat daerah. Zaman dulu dikisahkan tentang seorang Pangeran dari Kerajaan Majapahit yang bernama Pangeran Samudro bangsawan ini berasal dari kerajaan Majapahit tapi ada juga yang menyebutnya berasal dari zaman Kerajaan Pajang.

Menurut cerita, Pangeran Samudro ini jatuh cinta kepada ibunya sendiri yaitu Dewi Ontrowulan. Ayahanda Pangeran Samudro yang mengetahui hubungan anak-ibu tersebut menjadi murka dan kemudian mengusir Pangeran Samudro.

Setelah diusir oleh ayahnya inilah Pangeran Samudro melakukan perjalanan hingga akhirnya sampai ke Gunung Kemukus, tak lama kemudian sang ibunda menyusul anaknya ke Gunung Kemukus untuk melepaskan kerinduan.

Singkat cerita, ibu dan anak yang tengah dilanda asmara ini melepas kerinduan setelah sekian lama tidak bertemu. Namun, sebelum sempat ibu dan anak ini melalukan hubungan intim, penduduk sekitar memergoki mereka berdua yang kemudian merajamnya secara beramai-ramai hingga keduanya meninggal dunia.

Keduanya kemudian dikubur dalam satu liang lahat di gunung itu juga. Menurut cerita lainnya, sebelum menghembuskan napasnya yang terakhir Pangeran Samudro sempat meninggalkan sebuah pesan yaitu kepada siapa saja yang dapat melanjutkan hubungan suami-istrinya yang tidak sempat terlaksana itu akan terkabul semua permintaannya.

"Baiklah aku menyerah, tapi dengarlah sumpahku. Siapa yang mau meniru perbuatanku , itulah yang menebus dosaku dan aku akan membantunya dalam bentuk apapun". Begitulah isi sumpah yang dilontarkan Pangeran Samudro sebelum akhirnya wafat.

Dari cerita legenda tentang Pangeran Samudro ini lah ritual di Gunung Kemukus seolah menjadi ajang pesta seks untuk meminta kekayaan. Jika berhasil, kedua pasangan yang bukan sah sebagai suami istri ini harus bertemu kembali untuk melakukan selamatan dan syukuran di Gunung Kemukus itu kembali.

Jika ingkar, maka kedua pasangan yang telah berjanji di makam Pangeran Samudro ini, akan jatuh miskin kembali. Bahkan, menurut mitos dan kepercayaan warga mereka atau titisan kedua pasangan yang melakukan ritual mesum berdua itu akan mengalami celaka.
Sumber: Merdeka.com
Sumber Berita :  http://id.berita.yahoo.com/cerita-ritual-seks-di-gunung-kemukus-untuk-cari-032031414.html

Kamis, 13 Desember 2012

Kisah Penemu Bangkai Titanic Berburu Bahtera Nabi Nuh

Liputan6.com, Seperti dikisahkan dalam kitab suci tiga agama, Islam, Kristen, dan Yahudi, sebuah banjir mahadahsyat menerjang Bumi sekitar 4.800 tahun lalu. Sebelum malapetaka terjadi, wahyu turun kepada Nabi Nuh, untuk membuat sebuah bahtera, kapal raksasa untuk menyelamatkan umat manusia dan mahluk lainnya.
Robert Ballard, arkeolog bawah air yang menemukan bangkai kapal Titanic, meyakini banjir luar biasa dalam kisah tersebut adalah nyata.
Dalam sebuah wawancara dengan ABC News, Ballard mengaku, ia telah menginvestigasi teori yang diajukan dua ilmuwan dari Columbia University yang menyebut, pernah ada banjir raksasa di wilayah Laut Hitam. Mereka yakin, Laut Hitam sebelumnya adalah sebuah danau air tawar yang terisolasi, dikelilingi ladang pertanian. Hingga ia akhirnya dibanjiri luapan air.
"Kami pergi ke sana untuk mencari jejak banjir," kata dia kepada ABC News, seperti dimuat kembali Telegraph, Selasa (11/12/2012). "Bukan cuma air yang bergerak lamban, menaikkan permukaan air laut, tapi sungguh merupakan banjir raksasa yang terus terjadi. Tanah yang diterjang bah, tenggelam."
Meski tak menemukan  bahtera Nabi Nuh, Ballard dan timnya menemukan sebuah pantai kuno, yang mereka yakini sebagai bukti, bahwa bencana itu memang pernah terjadi di masa lalu.
Menggunakan uji karbon atau carbon dating cangkang kerang yang ditemukan di sepanjang garis pantai kuno itu, berasal dari suatu masa pada 5.000 SM.
"Saat itu mungkin adalah hari yang terburuk," kata dia. "Dalam momentum ajaib itu, air bah menerjang tanpa ampun dan membanjiri wilayah ini. Wilayah daratan seluas 150.000 kilometer persegi tenggelam."
Ballard dan timnya juga menemukan kapal kuno sekaligus pecahan tembikar yang tak kalah tuanya. Meski taki yakin bakal menemukan Bahtera Nuh, setidaknya ia mengantongi bukti masyarakat kala itu yang tersapu.
Misteri Bahtera Nuh
Meski ada banyak rumor dan klaim, tak ada bukti ilmiah bahtera Nuh pernah ditemukan.
Diyakini, ketika air surut, perahu Nuh berada di atas gunung. Meski tiga agama besar mengabarkan mukjizat Nabi Nuh, tak ada penjelasan sama sekali, di mana persisnya perahu itu menyelesaikan misinya.
Dalam Injil disebut, perahu besar itu berada di Gunung Ararat. Sejumlah ahli berpendapat, gunung itu berada di wilayah Armenia dan selatan Turki.
Pada 26 April 2010,  kelompok peneliti dari China dan Turki yang tergabung dalam Noahs Ark Ministries International mengumumkan mereka menemukan  perahu Nabi Nuh di Turki.
Mereka mengklaim menemukan sisa-sisa perahu Nabi Nuh berada di ketinggian 4.000 meter di Gunung Agri atau Gunung Ararat, di Turki Timur. Namun kepastian, apakah benar itu Bahtera Nuh, tak jua diumumkan. Sebaliknya, ada banyak pihak yang meragukan klaim mereka.
Mantan bintang seksi serial televisi populer Baywatch, Donna DErrico juga ikut berburu bahtera itu di Gunung Ararat.
DErrico yang pernah menjadi Playmate of the Month majalah Playboy bahkan sampai babak belur dan terluka usai jatuh saat pendakian di Turki. Untung saja nyawanya selamat. (Ein)
 Sumber Berita : http://id.berita.yahoo.com/kisah-penemu-bangkai-titanic-berburu-bahtera-nabi-nuh-231500656.html

Selasa, 11 Desember 2012

Di Malaysia Habibi Dianggap Pengkhianat Bangsa

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Menteri Penerangan Malaysia, Zainudin Maidin, memberikan gambaran negatif soal Presiden Indonesia ketiga, B.J. Habibie. Dalam tajuk rencana koran Utusan Malaysia edisi Senin, 10 Desember 2012, Zainuddin menggambarkan Habibie sebagai sosok egois, memualkan, serta pengkhianat bangsa.
Memulai tulisannya, Menteri Penerangan di era Abdullah Badawi ini mengulas kedatangan B.J. Habibie ke Malaysia beberapa hari lalu. "Presiden Indonesia ketiga, Bacharuddin Jusuf Habibie, yang mencatatkan sejarah sebagai Presiden Indonesia paling tersingkat, tersingkir kerana mengkhianati negaranya, telah menjadi tamu kehormatan Ketua Umum Partai Keadilan Rakyat (PKR) Anwar Ibrahim baru-baru ini," tulis Zainudin di halaman 6 Utusan Malaysia.
Tulisan selanjutnya, Zainudin lebih banyak menceritakan beberapa sisi negatif Habibie selama menjadi Presiden Indonesia, mulai peran Habibie yang menyebabkan Timor-Timur terlepas dari NKRI hingga perpecahan politik yang menyebabkan tumbuhnya 48 partai politik di Indonesia. "Beliau mengakhiri jabatannya dalam kehinaan setelah menjadi presiden sejak 20 Oktober 1999," begitu Zainudin Maidin memberi penilaian.
Hal yang paling memualkan dari Habibie, menurut Zainudin, adalah sifat egoisnya. Ia menceritakan bagaimana dirinya, pejabat tinggi Malaysia, dan Perdana Menteri Mahathir Muhammad kala itu harus menunggu sekitar dua jam karena Habibie terlambat datang untuk memberikan ceramah di salah satu perguruan tinggi di Malaysia. Dan setelah tiba, ternyata Habibie hanya menyampaikan pidato yang bertele-tele. "Ucapannya yang penuh dengan keegoan begitu panjang sehingga ke peringkat memualkan hadirin," tulis Zainudin.
Atas undangan Universiti Selangor (Unisel), B.J. Habibie memberikan ceramah di hadapan para mahasiswa cendekiawan dan tokoh politik pada Kamis lalu, 6 Desember 2012. Dalam ceramah berjudul "Habibie dan Transisi Indonesia ke Demokrasi", mantan Ketua ICMI ini menceritakan pengalaman Indonesia dalam menjaga keragaman. Menurut Habibie, pluralisme kepercayaan, suku, adat, dan keragaman lainnya merupakan kekuatan dan bukan menjadi ancaman bangsa.
Habibie mencontohkan, walaupun penduduk Indonesia sebagian besar suku Jawa, bahasa nasional yang digunakan berasal dari bahasa Melayu. Beberapa pihak menyatakan bahwa bahasa Melayu menjadi lingua franca karena posisinya sebagai bahasa perdagangan. Namun, menurut Habibie, bahasa Melayu juga digunakan karena kebudayaan Melayu telah ada sejak lama.
Bisa jadi kegeraman Zainudin dipicu kekhawatiran kalau Habibie--yang di Indonesia dikenang sebagai salah satu tokoh penting dalam transisi demokrasi--membawa virus reformasi ke Malaysia.
MASRUR (KUALA LUMPUR)
 http://id.berita.yahoo.com/di-malaysia-habibie-dianggap-pengkhianat-bangsa-085133092.html;

Liku-liku Panasnya Kawin Kontrak di Puncak

MERDEKA.COM, Wanita itu bernama Sarah. Usianya baru 21 tahun. Walau masih belia, wanita bertubuh sintal ini mengaku sudah lima kali kawin kontrak.
Sarah menceritakan lika-liku soal kawin kontrak di kawasan Puncak Jawa Barat. Pernikahan yang seharusnya sakral tak ubahnya seperti prostitusi. Bedanya ada penghulu dan akad nikah, selebihnya tak jauh dari urusan ranjang.
"Ada istilah-istilah tertentu yang biasa kita gunakan. Biasanya yang dipakai kata jawas, istilah untuk kawin kontrak. Jadi kalau ditanya mau jawas, ya berarti ditawarin kawin kontrak," kata Sarah kepada merdeka.com pekan lalu di Puncak.
"Kita biasanya di awal tidak berhubungan sama pelanggan langsung. Ada biyong atau makelar atau mak comblang kawin kontrak yang menghubungkan kita ke pelanggan. Selebihnya ya dari mulut ke mulut aja. Tinggal telepon,' beber wanita cantik ini.
Untuk biaya kawin kontrak, biasanya Sarah mendapat Rp 500 ribu per hari. Biaya ini sudah diluar ongkos untuk mak comblang. Sebulan Sarah bisa mendapat Rp 15 juta. Belum ditambah dengan hadiah atau tips dari suami kontraknya. Gadis ini pun kini sudah mampu membangun rumah sendiri di Puncak.
"Kawin kontrak ada harga kesepakatannya. Tergantung sepakatnya berapa. Mau berapa hari kontraknya. Biyong, dapat 20 persen kalau dia yang mendapatkan suaminya, 80 persen untuk aku. Sehari rata-rata aku Rp 500 ribu," aku Sarah.
Prosesi kawin kontraknya seperti apa?
"Akadnya kontrak ada dua saksi aja. Kontraknya berapa lama, uangnya berapa, terus uangnya dikasih semua di awal. Kalau sudah dikasih di awal aman, kalau terjadi sesuatu di belakang nggak masalah maharnya dah lunas," jelasnya.
Setelah itu Sarah pun menjadi istri kontrak. Seperti istri lain dia punya kewajiban menemani suami, termasuk melayani nafsu suaminya. Setiap berhubungan, Sarah mengaku selalu menggunakan pengaman.
"Harus pakai kondom. Biasanya malah suami sendiri yang nyediain kondom. Karena sama-sama sadar dengan risikonya."
Uang, wanita dan udara dingin Puncak. Tiga hal yang membuat bisnis birahi ini tak pernah mati.
Sumber: Merdeka.com
Sumber Berita : http://id.berita.yahoo.com/lika-liku-panasnya-kawin-kontrak-di-puncak-233000102.html

Sangkanjaya Terisolir

BALAPULANG - Desa Sangkanjaya, Kecamatan Balapulang, Kabupaten Tegal merupakan kawasan terisolir. Hal itu karena akses utama menuju desa tersebut hanya mengandalkan jembatan gantung yang cukup sempit. Jembatan sepanjang 273 meter yang melintas di atas Kali Gung, hanya bisa dilewati pejalan kaki. Jumlah orang yang lewat juga dibatasi. Maksimal hanya 10 orang. Sebab, jembatan setinggi 15 meter itu memiliki beban maksimal sekitar 500 kilogram. Sehingga ketika ada warga yang mengendarai sepeda motor, harus bergantian.
Sementara untuk kendaraan roda empat, sama sekali tidak bisa masuk ke desa yang memiliki ketinggian 600 meter di atas permukaan laut tersebut. Pasalnya, jembatan yang kerap dilewati oleh penduduk desa yang berjumlah sekitar 1.500 jiwa itu, lebarnya hanya sekitar satu meter.
Jembatan gantung tersebut menghubungkan ke desa tetangga, yaitu Danawarih. Akibat terisolirnya desa, warga kesulitan menjangkau akses pendidikan, perekonomian (pasar), maupun kesehatan.
Kaur Umum Desa Sangkanjaya, Rohayati, menuturkan, tahun 2005 lalu pemerintah menjanjikan akan membangun jalan tembus sepanjang sekitar 2,3 kilometer dengan memutar melalui hutan milik Perum Perhutani dan masuk ke kawasan Dukuh Slapi, Desa Danareja. Namun hingga sekarang, jalan tembus tersebut belum ada. Akses utama warga hanya mengandalkan jembatan gantung yang terbuat dari plat baja itu.
"Jumlah KK di Desa Sangkanjaya sekitar 300 KK. Sedangkan jumlah penduduknya, kurang lebih 1.500 jiwa," ujarnya.
Dia menyebutkan, bagi warga yang takut melintasi jembatan gantung tersebut, lebih memilih melintasi jalan setapak yang hanya bisa dilewati kendaraan roda dua. Itu pun harus memutar dengan jarak beberapa kilometer lebih jauh. "Jaraknya lumayan jauh dibanding melewati jembatan gantung," ucapnya.
Kaur Ketentraman dan Ketertiban, Masri, menambahkan, jika dibandingkan dengan pembangunan jalan tembus, warga lebih memilih agar pemerintah membuat jembatan yang lebih besar. Hal itu juga berkaitan dengan efisiensi waktu. Sebab jika memutar melewati Danareja, butuh waktu lama untuk keluar desa.
 "Lebih baik membangung jembatan lagi yang ukurannya lebih besar. Sehingga untuk kendaraan roda empat, bisa masuk," harapnya. (yer)
Sumber Berita :  http://www.radartegal.com/index.php/Sangkanjaya-Terisolir.html