Jumat, 24 Februari 2012

16.15 WIB Jam Pulang PNS

JAM pulang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Tegal, pukul 16.15 WIB. Sementara jam masuknya pukul 07.15 WIB. Kebijakan tersebut seusai dengan Surat Edaran (SE) Bupati Tegal Nomor 061.2/0878 tertanggal 20 April 2009 perihal uji coba lima hari kerja.
Kabag Humas Setda Kabupaten Tegal, Drs Adi Mardiatno, menjelaskan, perubahan jam pulang dan masuknya PNS tersebut semuanya mundur 15 menit. Untuk hari Senin-Kamis, jam pulang PNS menjadi pukul 16.15 WIB. Para PNS diberikan waktu istirahat mulai pukul 12.00 hingga pukul 12.30. Sementara khusus untuk hari Jumat, jam pulang PNS pukul 10.45 dan tanpa ada jam istirahat.
    “Guna efektivitas pelaksanaan apel pagi dan sambil menunggu keputusan Mendagri tentang penetapan hari kerja, kami merubah jam masuk PNS menjadi pukul 07.15 WIB dan belaku mulai 1 Maret 2012,” katanya.
    Lebih lanjut dikatakan, peraturan ini tidak berlaku untuk unit-unit lainnya seperti Badan Pelayanan Perizinan Terpadu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, RSUD dr Soeselo, UPTD Puskesmas, UPTD pengelolaan terminal dan pengujian kendaraan, UPTD pengelolaan pariwisata, UPTD pemadam kebakaran, lembaga pendidikan, dan unit-unit pelayanan masyarakat lainnya yang sejenis.
    “Unit-unit tersebut jam masuk tetap dan hari Sabtu masuk pukul 07.00 WIB hingga pukul 12.30 WIB,” terangnya.
    Khusus BUMD, lanjut dia, diatur tersendiri dan diminta untuk segera menyampaikan keputusan hari kerja dan jam kerja di lingkungan masing-masing. Selain itu, kepala Satuan Kerja Perangat Daerah (SKPD) dan pimpinan BUMD dihimbau agar mengambil langkah-langkah operasional, monitoring, evaluasi, dan pengendalian tanggung jawab.
    “Pengaturan hari dan jam kerja ini berlaku sementara hingga penetapan lebih lanjut,” ujarnya. (fat)
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/16.15-WIB-Jam-Pulang-PNS.html

Tari Endel Sambut Off Roader

SEJUMLAH lima siswi SMAN 1 Pangkah turut memeriahkan Slawi Tegal Advanture Off Road (STAOR) 2012, yang digelar untuk memeriahkan HUT Kodam IV/Diponegoro ke-62. Keterlibatan para siswa tersebut dengan menyuguhkan tarian khas Kabupaten Tegal yaitu Tari Endel. Tarian tersebut, memang sesuai sejarahnya, adalah sebuah tarian yang ditempilkan sebagai penghormatan dan menyambut tamu.
Lima siswi SMAN 1 Pangkah itu nampak luwes membawakan Tari Endel di hadapan sejumlah tamu undangan yang hadir. Mereka diantaranya Ketua Umum IOF Pusat Jendral (Purn) Rusman Hadi, Ketua DPRD Kabupaten Tegal Rojikin AH SE, Dandim 0712/Tegal Letkol (ARH) Elman Nawendra, Ketua IOF Korwil Pekalongan Novel Fatrio, jajaran pengurus dan anggota Paguyuban Jip Bandung (PJB), serta Paguyuban Jip Tegal (PJT).
“Kami cukup terkesan dengan tarian khas Kabupaten Tegal ini. Bahkan dilihat dari gerakannya, terkesan luwes tetapi tidak lembek,” kata Slamet, seorang salah seorang undangan dalam pelepasan peserta STAOR, di Makodim 0712/Tegal, Jumat (25/2) kemarin.
Dikatakan Slamet, dirinya juga bangga dengan penampilan tarian itu. Karena, secara tidak langsung bisa memperkenalkan khasanah seni budaya daerah yang perlu dijaga kelestariannya. Disamping itu, menjadikan tarian tersebut dikenal masyarakat luas bahkan daerah lain.    
Menurut dia, secara tidak langsung Dandim 0712/Tegal, juga peduli terhadap kesenian Kabupaten Tegal dan patut diberikan apreasiasi. Untuk itu, pihaknya berharap, selaku warga Kabupaten Tegal agar tidak malu dan harus bangga terhadap apapun yang ada di daerahnya. “Sudah barang tentu, yang bersifat positif,” ujarnya.
Sementara seperti dikisahkan seorang seniman dan budayawan lokal, Bambang, menyebutkan, sesuai sejarahnya Tari Endel merupakan tari penghormatan dan penyambutan terhadap tamu. “Panitia cukup tepat menyuguhkan tarian ini Apalagi pada momentum yang cukup besar dan melibatkan daerah lain sepetti halnya STAOR 2012 ini,” pungkasnya. (gon)
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/Tari-Endel-Sambut-Off-Roader.html

Minggu, 19 Februari 2012

Usai Berhubungan Seks Jangan Dulu Tarik Selimut

SESI keintiman sedianya tak hanya berjalan sebelum agenda seks, tapi juga setelahnya. Dengan kerekatan yang terus terjalin, kehidupan seks Anda dan pasangan pun makin intens. Saat agenda seks usai, biasanya akan dibarengi dengan selesainya keintiman lantaran Anda ingin segera menarik selimut dan tidur. Tentu sangat disayangkan. Padahal pascaseks, banyak agenda yang bisa dilakukan, salah satunya obrolan seks ringan. Momen ini justru sangat penting untuk bersantai guna memertahankan keintiman.
“Setelah berhubungan seks, biasanya pasangan akan berbaring dan menikmati kesendirian satu sama lain. Padahal, waktu tersebut bisa dimanfaatkan untuk mendiskusikan seks yang baru saja berakhir.  Misalnya, perasaan keintiman mereka, keinginan seksual hingga ketidaksenangan terhadap aksi tertentu yang dilakukan pasangan. Pada dasarnya, diskusikan hal-hal yang Anda berdua sukai,” jelas Dr Amit Aggarwal, seksolog yang berbasis di Mumbai, India.
Simak topik pembicaraan menarik usai sanggama, seperti dilansir Times of India.
Membahas kinerja ranjang
Langkah ini sangat bijaksana terutama untuk memberitahu pasangan tentang apa yang Anda suka dan tidak suka dalam satu sesi seks. Bertukarlah umpan balik tentang kinerja seksual yang membuat Anda merasa nyaman, tetapi juga membantu Anda bekerja pada daerah yang kurang maksimal digarap oleh pasangan Anda.
“Ini adalah praktik sehat untuk mendiskusikan kinerja Anda setelah menyelesaikan agenda tersebut, tetapi tidak dengan menganalisisnya secara berlebihan. Jika Anda merasa ada yang kurang dari pasangan, beritahukan secara perlahan agar dia tidak tersinggung,“ saran pakar seks Dr Devesh Roy.
Pertimbangkan quickie sex
Untuk menyalakan mood seksual Anda, tidak ada cara terbaik selain keluar dari rutinitas. Bicarakan dengan pasangan, misalnya mempertimbangkan seks kilat, bercinta di luar kamar tidur, dan sebagainya.
“Ini merupakan ide bagus untuk membuka jaminan kepuasan bagi Anda berdua. Jadi, bicarakan hal tersebut secara terbuka dengan pasangan. Selama percakapan, buatlah sebuah titik untuk menyoroti hal-hal yang Anda sukai di sesi sebelumnya. Sebutkan pula tentang tindakan pasangan yang tidak Anda nikmati sehingga ia mengetahui apa yang harus dilakukan di babak berikutnya,” tambah Dr Aggarwal.
Ekspresikan fantasi seksual
Setelah lelah dengan agenda panas, saatnya meredam gejolak tanpa mengesampingkan keintiman. Jadi, manfaatkan sesi ini untuk mengungkapkan fantasi seks Anda.
Hal ini sangat efektif untuk membuat pikiran Anda saling terbuka juga memudahkan sesi bercinta selanjutnya. Pengalaman seks pun kian variatif dan menakjubkan.
“Sangat mudah untuk berbicara satu sama lain tentang fantasi seksual Anda. Sesi ini akan sangat bermanfaat untuk menggiring seks lebih panas, baik pada babak utama ataupun selama foreplay.  Anda dapat mengekspresikannya untuk menjauhkan kejenuhan dan memertahankan keintiman,” kata konselor hubungan Chitra Bakshi.
Menghargai tubuh masing-masing
Ingat, pasangan Anda pun ingin merasa dihargai atas tubuhnya, tidak hanya aksi seksual mereka. Karenanya, sangat baik untuk memberi pujian atas tubuhnya. Hal ini akan membuatnya lebih percaya diri di ranjang.
“Berhubung seks menyoal sentuhan fisik, maka cobalah untuk saling mengatakan hal-hal baik tentang tubuh masing-masing. Hal ini akan menciptakan zona kenyamanan yang memberikan efek positif saat berlangsungnya agenda bercinta. Tak hanya itu, dengan memberikan pujian kepadanya, maka mereka pun akan lebih percaya diri tentang fisik mereka,” terang pakar seks Dr Roy Opines.
Sumber Berita : http://anitasoraya.wordpress.com/2011/10/11/usai-berhubungan-seks-jangan-dulu-tarik-selimut/

Perbaikan Jalan Warureja Telan Rp 68 Miliar

WARUREJA - Ruas jalan Warureja rencananya bakal diperbaiki tahun ini. Perbaikan mulai dari Babadan hingga Kendayakan atau sekitar 7 kilometer. Perbaikan jalan itu sudah dirapatkan antara pemerintah kecamatan setempat dengan dinas terkait Kabupaten Tegal.
Camat Warureja, Drs Mohamad Domiri, mengatakan demikian kepada wartawan, usai melepas kontingen Popda dan pentas seni pelajar Warureja, beberapa hari yang lalu. Selain ruas jalan tersebut, dia menyatakan bahwa ruas jalan Kedungjati - Balamoa juga akan diperbaiki pula di tahun ini. Jumlah anggaran sekitar Rp 850 juta. "Kami sudah koordinasi dengan anggota dewan setempat, dan mereka akan membantunya supaya rencana perbaikan ini dipenuhi," harapnya.
Wilayah Warureja merupakan tapal batas antara Kabupaten Tegal dengan Kabupaten Pemalang. Dengan begitu, apabila infrastruktur setempat tidak segera diperbaiki, masyarakat sekitar bakal selalu mencemoohnya. Dan itu harus dipikirkan karena warga Warureja lebih cenderung beraktifitas di Pemalang ketimbang di daerahnya sendiri. "Warga sini (Warureja, red) sering membandingkan dengan Pemalang. Untuk itu, Pemkab harus segera mengambil tindakan cepat sebelum ada hal-hal yang tidak diinginkan," tegasnya.
Kondisi di Warureja, menurut mantan Sekretaris Camat Bojong ini, bukan hanya infrastruktur yang rusak saja. Yang lebih parah lagi, penerangan jalan umum (PJU) nya juga banyak yang sudah tidak berfungsi. Meskipun ada lampu, itu merupakan swadaya masyarakat yang rumahnya berada di tepi jalan. "Lampu jalan sudah banyak yang mati. Kalau malam, jalanan terasa gelap sekali dan memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas," ungkapnya.
Sebelumnya, Kepala UPTD PU Warureja-Suradadi, Sugeng Ristanto, menyatakan, perbaikan jalan di Warureja, sedang diajukan. Sejauh ini, pihaknya sudah mengukur ruas jalan tersebut mulai dari Babadan hingga Kendayakan. "Kami sudah mengukurnya, mungkin tahun ini akan diperbaiki," ucapnya singkat. (yer)
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/Perbaikan-Jalan-Warureja-Telan-Rp-68-Miliar.html

Galang Silaturahmi

SILATURAHMI sebuah anjuran yang disampaikan oleh ajaran Islam. Begitupun sejumlah momentum seperti peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Khaul, sebuah kegiatan yang patut dijadikan ajang silaturahmi. Apalagi bagi sanak saudara yang sudah saling berpencar disejumlah wilayah maupun daerah, silaturahmi patut digalakkan kembali. Kondisi itu agar kekeluargaan dan persaudaraan tidak seperti ibarat “Sapu Sada Ilang Suhe”. Hal itu disampaikan Abdul Baar SHI, yang juga anggota DPRD Kabupaten Tegal, disela-sela kegiatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Khaul sesepuh Ulama Desa Kesuben, kemarin.
 Dikatakan Abdul Baar, jika kondisi seperti itu dalam kekeluargaan dan pertemanan sudah tidak disikapi, bakal terjadi perpecahan. Bahkan imbas dari kondisi putusnya tali silaturahmi, bakal merugikan diri dan keluarga. Seperti kegiatan Maulid dan Khaul yang diselengarakan dirinya dan keluarga, merupakan salah satu agenda mengumpulkan kembali sanak saudara yang berjauhan.
 Menurut dia, tidak hanya silaturahmi antar keluarga saja yang perlu digadang. Namun momentum maulid nabi dalam konteks luasnya perlu bagi semua kalangan untuk menjalin silaturahmi. Apalagi konteks saat ini, hampir silaturahmi seperti sudah terkikis. “Kami sendiri berupaya menggalang kembali silaturahmi umat Islam, khususnya keluarga besar Kesuben dari berbagai wilayah,” ucapnya.
 Sementara, dirinya mengingatkan dampak yang terjadi saat ini, banyak keanggotaan sebuah lembaga maupun isntansi yang terkesan sudah melangkah diluar konteks silaturahmi. Pihaknya khawatir, kondisi seperti itu bakal mempengaruhi pola hidup daerah dan bangsa. “Namun semua tergantung pada pribadi dan individu. Kami berharap, momentum maulid bisa menjadikan kita kembali lebih dekat dan menjalin silaturahmi demi membangun daerah,” pungkasnya. (gon)
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/Galang-Silaturahmi.html

Berencana Membeli Pesawat SBY Disomasi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Langkah Presiden SBY untuk membeli pesawat kepresidenan dinilai sebagai langkah yang tidak bijaksana. Tim Advokasi Koalisi APBN untuk Kesejahteraan Rakyat memberikan somasi kepada presiden agar membatalkan rencana tersebut.

"Kami meminta presiden dalam waktu 7x24 jam sejak somasi ini dibacakan untuk membatalkan rencana pembelian pesawat kepresidenan," ujar salah seorang anggota tim tersebut, Gunawan, Ahad (19/2).

Menurut ketua Indonesian Human Rights Comittee for Social Justice tersebut, rencana membeli pesawat merupakan sebuah bentuk pembohongan terhadap publik mengingat dana yang dipakai APBN berasal dari utang negara. Selain itu rencana tersebut merupakan bentuk pemborosan dan tindakan melawan hukum.

Disebut tidak bijaksana, kata Gunawan, disebabkan belanja pemerintah dan DPR saat ini penuh dengan pemborosan yang diwarnai dengan korupsi dan manipulasi. Di sisi lain, anggaran negara untuk kesejahteraan rakyat, jaminan sosial bagi warga negara, dan anggaran untuk kesejahteraan rakyat semakin tidak terpenuhi.

Gunawan memaparkan bahwa nilai dari pesawat tersebut adalah Rp 912 miliar. Uang sebanyak itu, kata dia, bisa dipakai untuk membeli 9.121 rumah sederhana (harga rumah Rp 100 juta), Jamkesmas 11.060.969 penduduk miskin (harga Jamkesmas per tahun 80 ribu), Raskin untuk 1.019.683 penduduk miskin (894 ribu subsidi raskin per tahun), dan memperbaiki 4.560 sekolah rusak (harga perbaikan satu sekolah 200 juta).

Selain itu ketidakbijaksanaan presiden juga tercermin dengan rencana membeli produksi Boeing, yang merupakan produksi asing. "Ini mencerminkan presiden tidak menghargai produk dalam negeri, sekaligus juga anti industri nasional, mengingat negara kita memiliki industri strategis perakitan pesawat yaitu PT Dirgantara Indonesia," katanya.
Sumber Berita : http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/12/02/19/lzmq7r-berencana-membeli-pesawat-sby-disomasi

Mobnas Anggota Dewan Dikembalikan

SLAWI- Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Tegal merasa dilecehkan oleh lembaga Setwan setempat terkait pemeliharaan kendaraan dinas yang dipakainya. Hal itu berakibat menuai protes dari yang bersangkutan dan jatah kendaraan dinasnya dikembalikan kepada Setwan. Konteks dari permasalahan itu sebuah pertanda ada komunikasi yang kurang harmonis antara Setwan dan anggota DPRD. “Masa sih, kami sudah mengajukan permohonan service kendaraan selama 10 hari, namun tidak mendapatkan perhatian. Dimana layanan Setwan yang baik terhadap anggota DPRD,” kata anggota Komisi II  DPRD Kabupaten Tegal, Nursidik, kemarin.
 Dikatakan Nursidik, padahal dirinya hanya membutuhkan SPK dari Setwan, agar mobil dinas yang dipakai dirinya mendapat perawatan dari sebuah bengkel langganan DPRD. Namun dirinya merasa sudah mengajukan selama 10 hari ternyata SPK belum turun juga. Kondisi itu membuat kendaraan dinasnya tidak bisa dipakai dan masih berada di bengkel, karena belum diperbaiki menunggu SPK dari Setwan. “Berapa lama membuat SPK sih, namun saat kami tanyakan kepada Bagian Umum yang menangani itu, hanya mendapat jawaban menunggu Setwan. Ini yang menurut kami lucu dan terkesan saling melempar tanggung jawab,” jelasnya.
 Disisi lain, Danil, staf Bagian Umum Setwan yang menangani mobil dinas lembaga DPRD, ketika ditanyakan hal itu mengatakan, jika dirinya sudah membuatkan SPK. Saat ini sudah diserahkan kepada atasannya di Bagian Umum Setwan dan prosesnya dirinya tidak mengetahui secara Pasti. “Yang jelas kami sudah membuatkan dan mengisi blanko SPK untuk Mobil Dinas DPRD Nopol G 9503 PP,” ujar Danil.
 Sementara ketika ditanyakan proses yang membuat SPK menjadi lama, dirinya tidak bersedia berkomentar. Namun menyatakan, jika semua SPK harus ditandatangani oleh Setwan. Jika belum ditandatangani maka tidak bisa digunakan. Bengkel sendiri mengacu kepad SPK dan jika tidak ada SPK, belum bersedia mengerjakan pemeliharaan mobil bersangkutan. Sedang Kabag Umum DPRD dan Setwan DPRD, belum bisa ditemui karena saat itu tidak berada dikantornya dan tengah dinas luar. (gon)  
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/Mobnas-Anggota-Dewan-Dikembalikan.html#JOSC_TOP