Selasa, 08 November 2011

Penghematan Sesuai Aturan

SISA penawaran yang diprediksi mencapai Rp 5 miliar dan merupakan penghematan keuangan daerah, terjadi dari sisa lelang kegiatan yang ada di daerah. Kondisi itu bukan atas kemauan Unit Layanan Pengadaan (ULP) dan Unit Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE), melainkan keinginan rekanan yang melakukan penawaran dengan mendasari kemampuan perusahaan yang dimilikinya. ULP LPSE sendiri, sudah mendasari dengan kajian dan investigasi kepada rekanan penawar kegiatan.
“Kami pikir, ULP dalam menentukan rekanan yang harus dimenangkan, mendasari aturan main. Termasuk kajian harga satuan dan melakukan investigasi terhadap rekanan dengan nilai penawarannya,” jelas Sekretaris LPSE, Caryo Apandi, Senin (7/11).    
Dikatakan Caryo Apandi, yang membidangi hal itu adalah ULP. Namun sepengetahuan dirinya, ULP cukup bijak dan jeli dalam memberikan keputusan rekanan mana yang harus dimenangkan dalam pelaksanaan lelang sebuah kegiatan. Bahkan dengan penurunan nilai dari Pagu kegiatan yang sebenarnya didasari pada kajian maupun pemahaman terhadap nilai satuan barang kegiatan.
Menurut dia rekanan dalam melakukan penawaran didasari sesuai kemampuan rekanan dangan data yang dilampirkan, sesuai aturan yang ada. Sehingga, bukan salah panitia lelang jika memenangkan penawaran yang terendah, selama kriteria persyaratan lain seperti administrasi juga benar. “Yang kami lihat, ULP sesuai aturan yang ada dalam menentukan pemenang lelang,” ucapnya.
Ketika ditanyakan seputar kekhawatiran kualitas kegiatan yang kurang bagus, dan kondisi yang terjadi bisa berakibat pada rekanan yang gulung tikar, menurutnya hal itu tergantung dari rekanan masing-masing. Jika mereka berani menawar dengan menurunkan nilai penawaran yang tinggi dengan data dukung yang ada, menurutnya, cukup menjadi acuan panitia dalam menentukan pemenang lelang kegiatan. Tetapi jika ternyata dibelakang mereka rentan secara perekonomian, menurut Caryo Apandi, itu kesalahan rekanan sendiri.
“Kami membenarkan jika pembangunan idealnya berimbas pada kesejahteraan semua pihak. Namun terkait pelelangan dan penawaran, itu kemauan rekanan sendiri. Yang pasti tidak semata-mata penawaran terendah yang kami menangkan,” terangnya.
Ketua ULP, Munadi, saat ditemui di ruang kerjanya sedang tidak berada di tempat. Salah seorang anggota ULP, Rudi, yang bertugas melakukan rekapitulasi terkait sisa lebih lelang kegiatan, menyatakan jika Munadi tengah keluar. Sedang ketika ditanyakan seputar hasil rekap sisa lelang, pihaknya menjelaskan jika hasil rekapannya belum selesai sepenuhnya.
Sementara, Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Tegal yang juga Ketua DPC PAN Kabupaten Tegal, Sahuri mengatakan bahwa yang terpenting agar kualitas pembangunan tetap baik. Hal itu juga bergantung pada pengawasan kegiatan. Namun terkait dengan penawaran yang terlalu rendah dan berakibat pada matinya rekanan bersangkutan, menurutnya, itu kesalahan rekanan sendiri.
“Namun itu kewenangan ULP LPSE. Jika ada kekeliruan, baru selaku kontrol eksekutif, kami siap menyikapi,” pungkasnya. (gon)
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/

Dari Sosialisasi Pancasila UUD 45 NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika

Simphoni Kebangsaan hampir selalu mengadakan pencerahan tentang kebangsaan dalam setiap momen tertentu. Seperti yang terjadi Senin (7/11) malam kemarin. Dimana di padepokan Simphoni Kebangsaan digelar sosialisasi Pancasila, UUD 45, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Seperti apa ?
LAPORAN : M FATKHUROHMAN
Pancasila yang menjadi dasar negara Indonesia, sebenarnya menjadi perekat bangsa. Namun saat ini banyak sekali permasalahn yang muncul, karena banyak nilai-nilai Pancasila yang telah ditinggalkan. Hal itu muncul dalam sosialisasi yang disampaikan oleh Rektor UPS Tegal, Prof Dr H Tri Jaka Kartana MSi, dihadapan 100 orang peserta dari berbagai elemen lembaga partai maupun kemasyarakatan dan organisasi kepemudaan yang berasal dari tiga daerah, yakni Kabupaten Tegal, Kota Tegal, dan Kabupaten Brebes.
Selain Tri Jaka Kartana, ada juga pemateri lain yang tampil dalam sosialisasi empat pilar tersebut. Mereka yakni H Moh Marsinggih Marnadi dan Sukarjo Dulmadis.
Tri Jaka Kartana, dalam materinya yang bertema "Peningkatan Kadar Tunas Menuju Masyarakat Indonesia Sejahtera Adil dan Makmur", mengatakan, seperti yang tertuang dalam pembukaan UUD 45, dimana negara bertugas melindungi segenap bangsa, meningkatkan kesejahteraan, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan melaksanakan hubungan internasional. Hal tersebut didasari dari nilai-nilai Pancasila. Karena Pancasila merupakan perekat bangsa.
Dia menjelaskan, permasalahan yang ada sekarang ini terutama karena komponen bangsa yang sedang berada dibawah, selalu dipinggirkan dan dikalahkan. Juga adanya krisis ketauladanan bagi masyarakat. Mestinya yang tua menjadi tauladan, tapi sekarang sulit. Hukum yang seharusnya sebagai panglima, sementara tidak berjalan maksimal. Adapula kesenjangan antara kaya dan miskin. Dana pembangunan tidak utuh menyentuh bagi kepentingan masyarakat. Berkembangnya budaya hedonis, daya saing lemah, adanya pergeseran budaya atau karakter, dan penghargaan prestasi anak bangsa yang diabaikan. Kondisi inilah yang menyebabkan bangsa ini terpuruk.
“Kalau Indonesia melaksanakan Pancasila dengan baik dan benar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, maka Indonesia akan semakin maju dan sangat ditakuti bangsa lain,” katanya.
Dia juga banyak menyampaikan tentang ketahanan nasional, tentang bagaimana mejaganya, mewujudkannya, dan lainnya.
Ketua Panitia, Fatkhurohman Pao, mengatakan, peserta dalam sosialisasi ini berasal dari tiga daerah yakni Kabupaten Tegal, Kota Tegal, dan Kabupaten Brebes. Dijelaskan dia, adanya sosialisasi empat pilar ini sangat penting, karena menjadi kewajiban semua warga Negara Indonesia untuk mempertahankan dan menjaga nilai-nilainya.
"Indonesia didirikan dan dibangun dari sebuah dasar yakni Pancasila. Namun, sampai saat ini nilai-nilai Pancasila belum diwujudkan secara sungguh-sungguh. Membicarakan saja, telah malas. Ini menunjukkan jika Pancasila telah disingkirkan,” katanya.
“Semoga dengan sosialisasi ini, dapat dijadikan langkah untuk mengingatkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” tambahnya.
Sosialisasi digelar di padepokan Simphoni Kebangsaan di jalan Ketilang Slawi Kulon Slawi, Senin (7/11) malam kemarin. Kegiatan semacam ini sudah seringkali digelar organisasi Simphoni Kebangsaan, yang digawangi H Marsinggih Marnadi tersebut. Terutama setiap kali hari-hari besar nasional, seperti kali ini yang digelar dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 November. Tema pencerahan kebangsaan pun selalu dipilih untuk diangkat dan dikupas dalam setiap momen yang digelar Simphoni Kebangsaan. Sehingga diharapkan, nilai-nilai kebangsaan dapat selalu terpupuk dalam setiap hati komponen bangsa, tanpa terkecuali. (*)
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/

Kaca Mata Tembus Pandang

Kacamata tembus pandang ini meskipun menggunakan gelombang radio dijamin aman di mata pemakainya. Gelombang Terahertz berada pada frekuensi antara gelombang mikro radar dan gelombang inframerah. Berada pada frekuensi 1 juta megahertz, tidak terlihat dan tidak mengganggu mata. Daya jangkau tembusnya yang lebih besar dari sinar X, membuat gelombang terahertz mampu mendeteksi benda pada jarak jauh yang disembunyikan di balik baju atau bungkusan.  
 Teknologi ini nantinya tak hanya berguna untuk senjata antiteroris, mendeteksi senjata api, bahan peledak, hingga bahan kimia berbahaya. Tetapi boleh juga diaplikasikan untuk bidang kedoktoran seperti untuk mendeteksi kanser kulit, deteksi dini kerosakan gigi, dan juga mengendus peradangan narkotik. Selanjutnya teknologi terahertz ini boleh juga diaplikasikan di bidang astronomi untuk meneliti kandungan kimia di Nebula dan Atmosfera planet.

 
Oleh karenanya, dunia ilmiah terus melakukan petualangan untuk menuntaskan tuntutan hidup manusia itu melalui pengembangan peralatanyang dapat tembus pandang. Korea Selatan baru-baru ini berhasil mengembangkan kamera tembus pandang yang dapat menerobos baik bagian dalam baju maupun obyek di dalam kabut. Pengembangan kameragelombang milimeter untuk yang ke-dua kalinya di dunia
 
Suatu lembaga riset Korea Selatan pada tanggal 19 Oktober lalu di kota Yongin, propinsi Kyeonggi, menyelenggarakan presentasi tentang kemampuan MIRAE, Milimeter-Wave Imaging Radiometer Equipment, atau sejenis kamera yang mampu mendeteksi gelombang milimeter sehingga tembus pandang.
 
Dalam presentasi itu, MIRAE berhasil menangkap secara tepat posisi dan garis bentuk sebuah mobil yang berada di belakang layar tebal. Sementara itu, kamera biasa dan kamera sinar infra merah gagal menangkap posisi dan garis bentuk mobil itu. Disamping itu, kamera tembus pandang itu mampu mengambil imaji nyata obyek yang berada di dalam jilatan api dan asap kebakaran serta berhasil mendeteksi sebuah pistol yangdisembunyikan di dalam baju. Menurut lembaga tersebut, mereka berhasil mengembangkan kamera tembus pandang itu setelah mencurahkan usahanya selama 3 tahun terakhir. Hal ini merupakan keberhasilan kedua di dunia.
 
Rahasia gelombang milimeter Gelombang milimeter merupakan kunci utama bagi pengembangan kameratembus pandang. Teori tembus pandang menerapkan penggunaan gelombang sinar di luar areal sinar tampak yang tidak dapat dilihat atau dirasakan oleh manusia. Melalui proses penampilan imaji gelombang milimeter yang relatif panjang dibandingkan dengan gelombang sinar tampak dan sinar infra merah, kita dapat melihat objek yang berada dalam keadaan samar-samar akibat adanya penghalang.
 
Kamera gelombang milimeter dapat mengambil imaji obyek, melalui penerimaan gelombang milimeter yang dipancarkan langsung dari obyek itu secara alamiah. Penggunaan kamera ini tidak menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan manusia. Apakah kamera sinar infra merah dan sinar-X yangsudah lama dipakai dalam kehidupan manusia, mampu tembus pandang?
 
Sinar yang mampu menembus penghalang Kita mampu melihat dengan tembus pandang melalui perubahan sinar infra merah yang dipancarkan dari tubuh kita secara alamiah menjadi sinar tampak, seperti halnya kamera sinar infra merah, meskipun kita tidak dapat melihat obyek di luar jangkauan sinar infra merah dan sinar ultra ungu. Sinar infra merah memiliki gelombang panjang dapat menembus baik kain baju maupun kegelapan untuk mencari posisi obyeknya. Fungsi itu sekarang diterapkan untuk melancarkan kegiatan SAR. Ditambah lagi, sinar-X di lapangan terbang digunakan untuk mendeteksi apa yang disembunyikan dalam balik pakaian atau tubuh manusia dalam rangka mencegah hal-halyang tidak diharapkan dalam perlindungan keamanan penumpang.
 
Dalam edisi baru-baru ini, majalah ilmiah Inggris, New Scientist memperkenalkan 10produk ilmu pengetahuan yang dapat mengubah pola kehidupan manusia secara besar-besaran dalam 30 tahun mendatang. Dalam produk tersebut, ada alat yang dapat kita gunakan untuk melihat sebuah benda yang disembunyikan, seperti halnya seorang Superman.
 
Dengan kata lain, dunia ilmu pengetahuan dan teknologi internasional kini berusaha semaksimal mungkin untuk mengembangkan teknologi tembus pandang. Tim riset Universitas Utah, Amerika Serikat berhasil mengembangkan teknologi yang dapat mengejar dan menangkap gerak-gerik manusia atau benda dibalik dinding tebal dengan alat pemancar radio tanpa kabel, dengan menerapkan metode pengambilan imaji vertikal tanpa kabel, atau RTI.
 
Angkatan darat Amerika Serikat juga berhasil mengembangkan teknologi LifeReader, yakni peralatan tanpa kabel yang dapat memonitor detak jantung dan pernapasan dalam waktu bersamaan terhadap sekelompok manusia. Ditambah lagi, sebuah teknologi canggih juga dikembangkan untuk mentransfer informasi yang dikumpulkan oleh kamera digital mini pada kaca mata yang dikenakan oleh tuna netra kepada elektroda yang dicangkokkan pada lidah tuna netra itu. Dengan kesimpulan, dalam waktu tidak lama lagi, pengembangan ilmu pengetahuan.
 Hasrat manusia yang ingin melihat objek yang tidak terlihat dengan mata telanjang. tp nampaknya tidak menjadi masalah saat ini. Sebagai contoh yang nyata, hobi menonton film dapat menjadi kesempatan untuk memenuhi hasrat manusia yang ingin mengintip kehidupan orang lain.
Hasrat manusia yang ingin melihat objek yang tidak terlihat dengan mata telanjang. tp nampaknya tidak menjadi masalah saat ini. Sebagai contoh yang nyata, hobi menonton film dapat menjadi kesempatan untuk memenuhi hasrat manusia yang ingin mengintip kehidupan orang lain.
Oleh kerananya, dunia ilmiah terus melakukan petualangan untuk menyelesaikan tuntutan hidup manusia itu melalui pengembangan peralatan yang dapat tembus pandang. Korea Selatan baru-baru ini berhasil mengembangkan kamera tembus pandang yang dapat menerobos baik bahagian dalam baju maupun objek di dalam kabut. Pengembangan kamera gelombang milimeter untuk yang ke-dua kalinya di dunia
Hasrat manusia yang ingin melihat objek yang tidak terlihat dengan mata telanjang. tp nampaknya tidak menjadi masalah saat ini. Sebagai contoh yang nyata, hobi menonton film dapat menjadi kesempatan untuk memenuhi hasrat manusia yang ingin mengintip kehidupan orang lain.

Oleh kerananya, dunia ilmiah terus melakukan petualangan untuk menyelesaikan tuntutan hidup manusia itu melalui pengembangan peralatan yang dapat tembus pandang. Korea Selatan baru-baru ini berhasil mengembangkan kamera tembus pandang yang dapat menerobos baik bahagian dalam baju maupun objek di dalam kabut. Pengembangan kamera gelombang milimeter untuk yang ke-dua kalinya di dunia

Suatu lembaga riset Korea Selatan pada  19 Oktober lalu di kota Yongin, wilayah Kyeonggi, menyelenggarakan presentasi tentang kemampuan MIRAE, Milimeter-Wave Imaging Radiometer Equipment, atau sejenis kamera yang mampu mendeteksi gelombang milimeter sehingga tembus pandang.

Dalam presentasi itu, MIRAE berhasil menangkap secara tepat posisi dan garis bentuk sebuah kereta yang berada di belakang layar tebal. Sementara itu, kamera biasa dan kamera sinar infra merah gagal menangkap posisi dan garis bentuk kereta itu. Disamping itu, kamera tembus pandang itu mampu mengambil imej nyata objek yang berada di dalam jilatan api dan asap kebakaran serta berhasil mendeteksi sebuah pistol yang disembunyikan di dalam baju. Menurut lembaga tersebut, mereka berhasil mengembangkan kamera tembus pandang itu setelah mencurahkan usahanya selama 3 tahun terakhir. Hal ini merupakan keberhasilan kedua di dunia.

Rahasia gelombang milimeter Gelombang milimeter merupakan kunci utama bagi pengembangan kamera tembus pandang. Teori tembus pandang menerapkan penggunaan gelombang sinar di luar areal sinar nampak yang tidak dapat dilihat atau dirasakan oleh manusia. Melalui proses penampilan imej gelombang milimeter yang relatif panjang dibandingkan dengan gelombang sinar nampak dan sinar infra merah, kita dapat melihat objek yang berada dalam keadaan samar-samar akibat adanya penghalang.

Kamera gelombang milimeter dapat mengambil imej objek, melalui penerimaan gelombang milimeter yang dipancarkan langsung dari obyek itu secara alamiah. Penggunaan kamera ini tidak menimbulkan kesan negatif bagi kesihatan manusia. Apakah kamera sinar infra merah dan sinar-X yang sudah lama dipakai dalam kehidupan manusia, mampu tembus pandang?

Sinar yang mampu menembus penghalang Kita mampu melihat dengan tembus pandang melalui perubahan sinar infra merah yang dipancarkan dari tubuh kita secara alamiah menjadi sinar nampak, seperti halnya kamera sinar infra merah, meskipun kita tidak dapat melihat objek di luar jangkauan sinar infra merah dan sinar ultra ungu. Sinar infra merah memiliki gelombang panjang dapat menembus baik kain baju maupun kegelapan untuk mencari posisi objeknya. Fungsi itu sekarang diterapkan untuk melancarkan kegiatan SAR. Ditambah lagi, sinar-X di lapangan terbang digunakan untuk mendeteksi apa yang disembunyikan dalam balik pakaian atau tubuh manusia dalam rangka mencegah hal-halyang tidak diharapkan dalam perlindungan keamanan penumpang.

Dalam edisi baru-baru ini, majalah ilmiah Inggris, New Scientist memperkenalkan 10produk ilmu pengetahuan yang dapat mengubah pola kehidupan manusia secara besar-besaran dalam 30 tahun mendatang. Dalam produk tersebut, ada alat yang dapat kita gunakan untuk melihat sebuah benda yang disembunyikan, seperti halnya seorang Superman.

Dengan kata lain, dunia ilmu pengetahuan dan teknologi international kini berusaha semaksimum mungkin untuk mengembangkan teknologi tembus pandang. Tim riset Universiti Utah, Amerika Serikat berhasil mengembangkan teknologi yang dapat mengejar dan menangkap gerak-gerik manusia atau benda dibalik dinding tebal dengan alat pemancar radio tanpa kabel, dengan menerapkan metode pengambilan imej vertikal tanpa kabel, atau RTI.

Angkatan darat Amerika Serikat juga berhasil mengembangkan teknologi LifeReader, yakni peralatan tanpa kabel yang dapat memonitor detak jantung dan pernafasan dalam waktu bersamaan terhadap sekelompok manusia. Ditambah lagi, sebuah teknologi canggih juga dikembangkan untuk mentransfer informasi yang dikumpulkan oleh kamera digital mini pada kaca mata yang dikenakan oleh tuna netra kepada elektrode yang dicangkokkan pada lidah tuna netra itu. Dengan kesimpulan, dalam waktu tidak lama lagi, pengembangan ilmu pengetahuan.
Sumber Berita : http://xrayspec.webs.com/

Kamera Kancing

Button camera adalah yang bentuknya kancing baju. Kamera ini sama persis dgn kancing baju.
Kamera kancing ini bisa digunakan untuk mengambil gambar atau rekam video. Hasil rekaman videonya bagus, karena resolusi 640×480 dengan kecepatannya 25 sampai 30 fps, formatnya AVI. Hasil pengambilan gambarnya pun cukup detail karena ukurannya 1280 kali 1024.
Kamera kancing yg satu ini dapat rekam video dengan waktu sekitar 1 jam. Dapat di charge ulang kalau baterai habis. Semua hasil rekam atau gambar akan save di memori internal yg cukup besar, 4 Gigabyte. Kamu mampu menyimpan banyak data dalam memori sebesar itu.
Tidak perlu khawatir dicurigai kalau saat mengambil gambar serta record video yg ada di hadapan Kamu. Karena mengaktifkan serta menon-aktifkannya tak perlu dgn pegang atau memencet tombol di kamera. Kamera tersembunyi dapat menyala caranya dgn dekatkan cincin ajaibnya. Begitu pula saat Kamu ingin menon-aktifkannya.
Tipe kamera kancing yg satu ini sangat pas dipergunakan bila mendatangi sebuah meeting penting. Serta ingin awasi kinerja karyawan yg duduk di depan Kamu? Anda dapat tau apapun yang mereka kerjakan walaupun Anda tak melihatnya langsung.
Ringan sama dengan kamera remote, button camera ini telah support dengan operating system Windows ME/XP/Vista ata Mac OS 9.9.6 atau versi yang diatasnya.
Sumber Berita : http://tokokomputeronlinesurabaya.wordpress.com/2010/12/21

Emha Ainun Seharusnya Rakyat Dipameri Bagusnya Hukum

Emha menyatakan tidak terima jika harus membicarakan persoalan ringkihnya penegakan hukum di Indonesia. "SBY itu buruh saya. Saya bersama rakyat lainnya bayar dia. Lho kok saya ke sini disuruh melihat ringkihnya penegakan hukum. Mestinya saya ini dipameri bagusnya hukum. Saya ini pembayar pajak, ke mana-mana saya pergi enggak pernah minta APBN blas," kata Emha alias Cak Nun itu.
Cak Nun menjadi salah satu pembicara dengan tema penegakan hukum dalam perspektif budaya hukum masyarakat.
Selain Cak Nun, pembicara dalam diskusi tersebut adalah Ketua Satgas Pemberantasan Mafia Hukum Kuntoro Mangkusubroto dan Pemimpin Redaksi Tempo Wahyu Muradi.
Cak Nun yang merupakan teman sekolah Busyro ketika sama-sama di Yogyakarta menjadi salah satu pembicara yang menyegarkan di acara itu. Cak Nun, misalnya, mengungkapkan bagaimana masa muda Busyro yang malu-malu ketika berhadapan dengan lawan jenis.
"Suatu ketika Busyro cerita ke saya kalau dia patah hati. Lah saya bilang ke dia, 'Gimana kamu patah hati kalau pacaran saja tidak pernah'," kata Cak Nun.
Sumber Berita : http://nasional.kompas.com/read/2011/11/08/11461860/

Senin, 07 November 2011

Distribusi Makanan Mirip di Penjara

MAKKAH - Meski pelayanan ibadah haji tahun ini dinilai meningkat, masih ada sejumlah hal yang perlu diperbaiki seperti distribusi makanan. Di Mina, diketahui jamaah mengambil makanan dengan cara berbaris membawa piring untuk diisi oleh petugas katering.
”Jamaah memprotes cara tersebut. Dengan sistem seperti itu, jamaah seperti makan di penjara dimana para napi berbaris membawa piring berbaris panjang,” kata Ketua Tim Pengawas Haji DPR Marzuki Alie yang dihubungi, Senin (7/11).
Menurutnya, di setiap kloter hanya tersedia satu meja pelayanan sehingga yang antre 350-450 orang. Sistem itu mengandung banyak kelemahan. Pasalnya, bila meja ditempatkan di jalanan atau lorong maktab, jamaah berpanas-panasan di siang hari. Demikian pula untuk makan malam yang diberikan setelah magrib.
Marzuki menambahkan, sistem itu juga mengganggu waktu shalat. Kesulitan lain apabila meja katering ditempatkan dalam maktab, para pengantre harus melangkahi jamaah yang ada.
Padahal, Kementerian Agama sudah berkomitmen agar sistem makan diberikan dalam bentuk nasi kotak. Dari kunjungan Marzuki ke beberapa maktab, mayoritas jamaah juga meminta sistem nasi kotak tapi isinya tetap diawasi.
Dengan sistem prasmanan, ada muasasah yang tak bertanggung jawab. Marzuki juga memaparkan temuan masalah di Muzdalifah.
Temuan lain adalah laporan mengenai tenda yang dijual kepada warga asing dan tenda yang kotor tanpa dibersihkan sama sekali oleh muasasah. Akibatnya, suasana maktab menjadi kumuh.
Adapun Tim Haji PDIP menemukan fakta tingginya tingkat kematian calon jamaah haji yang mencapai lebih dari 100 orang. Bahkan ketika ritual ibadah haji belum dimulai.
”Ke depan, perlu penyaringan agar tidak meloloskan calon yang mengidap penyakit berisiko tinggi dan usia tua dengan kesehatan yang rawan,” tutur Ketua Tim Haji PDIP Tjahjo Kumolo.
Tjahjo menilai pelayanan ibadah haji 2011 lebih baik daripada tahun lalu, tapi problem klasik masih ada, mencakup pemondokan, katering, dan transportasi. ”Jarak pemondokan masih jauh, rata-rata 2,5 km. Seharusnya jarak ideal 1-2 km dari Masjidil Haram,” lanjut dia.
Lantaran masih banyak kendala klasik, PDIP sepakat bila DPR merevisi UU Haji agar pelayanan lebih baik dan bisa menekan ONH.  (H28,J22-25)
Sumber Berita : http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/11/08/165694/

Stroke Bisa Dicegah

HINGGA saat ini, setiap enam detik, ada satu orang yang meninggal dunia karena stroke. Tentu saja di antara mereka adalah saudara kita, entah istri, suami, bapak, ibu maupun teman yang kita cintai. Oleh sebab itu, Organisasi Stroke Dunia (WSO=World Stroke Organization) mencanangkan Hari Stroke Sedunia, 29 Oktober, yang dimulai sejak  2010.
Mengapa perlu dicanangkan Hari Stroke Dunia? Sebab kita perlu bekerja keras secara bersama-sama, untuk melawan stroke dan menjadikannya sebagai agenda kesehatan sehari-hari. Tema yang diambil untuk tahun ini masih sama dengan tema tahun lalu, yaitu One in Six  (satu dalam enam), sebab dari enam orang pasti ada satu diantaranya yang terserang selama perjalanan hidupnya. Jadi, setiap orang berpotensi untuk terserang. 
Sebaiknya, kampanye ini dicanangkan tidak hanya untuk pencegahan, namun harapan hidup dan kualitas hidup pasien diupayakan dapat meningkat, seandainya mendapatkan penanganan dan dukungan yang benar dari dokter maupun keluarga. Dalam tiga tahun terakhir kampanye stroke diharapkan mampu menurunkan angka serangan  melalui enam langkah berikut.
Pertama, usahakan mengenali faktor risiko (faktor yang mempermudah) terjadinya Stroke, seperti: tekanan darah tinggi (hipertensi), DM (diabetes), dan hiperkolesterol (kelebihan kolesterol) darah. Seseorang dengan tekanan darah tinggi (hipertensi) diusahakan mengendalikan tekanan darah mendekati batas normal dengan cara: membatasi diet yang mengandung garam (masakan terlalu asin). Sebab, garam yang berlebihan (masakan terlalu asin) berpotensi meningkatkan tekanan darah.
Tidak jarang obat penurun tekanan darah harus dikonsumsi seumur hidup. Sebagian pasien merasa khawatir apabila mengkonsumsi obat hipertensi dalam jangka waktu lama, karena dipikirkan akan menimbulkan efek samping yang mengganggu jantung, hati dan ginjal. Dengan demikian tidak sedikit diantara mereka yang menghentikan pengobatan tanpa konsultasi dokter. Padahal yang benar adalah sebaliknya. Jika dokter telah memilihkan obat antihipertensi, tentu dokter sudah mempertimbangkan efek kerja obat maupun efek samping.
Kedua, usahakan kita aktif melakukan kegiatan fisik dan olahraga secara teratur dan terukur. Seandainya memungkinkan sempatkanlah melakukan gerakan secukupnya bagi yang biasa bekerja dengan duduk dalam waktu lama. Coba disempatkan untuk melakukan kegiatan olahraga secara teratur dan terukur (paling tidak tiga kali seminggu dengan  intensitas yang cukup).
Ketiga, upayakan jangan sampai kegemukan (obesitas). Caranya dengan mengusahakan diet yang sehat. Antara lain dengan mengurangi konsumsi karbohidrat (nasi, jagung, ketela dan roti, makanan ringan, kue cemilan). Disamping itu, perlu pembakaran kalori yang cukup.
Diet
Diet yang sehat idealnya mengandung unsur ìempat sehat lima sempurnaî. Diet yang seimbang, diupayakan ada unsur karbohidrat, lemak, dan protein yang cukup untuk memenuhi kebutuhan metabolisme dasar tubuh. Bagi yang sudah terlanjur kegemukan, usahakan tidak menjadi tambah gemuk.
Keempat, pembatasan konsumsi minuman yang mengandung alkohol. Konsumsi alkohol yang berlebihan akan memudahkan terjadinya kekakuan pembuluh darah (aterosklerosis).
Kelima, tidak mengkonsumsi rokok sigaret. Bila terlanjur merokok, upayakan untuk berhenti sesegera mungkin, syukur bisa berhenti saat ini juga. Seperti kita ketahui, nikotin yang ada di rokok juga mempermudah terjadinya kekakuan pembuluh darah yang mengakibatkan mudahnya terjadi serangan stroke. Tidak jarang, seseorang yang tidak ada riwayat Hipertensi, tidak ada diabetes (DM), Kadar kolesterol juga normal, hanya karena mengkonsumsi rokok secara teratur bisa mendapatkan serangan Stroke. Oleh sebab itu, stop rokok sekarang juga.
Keenam, kenali tanda dini dan mengetahui apa langkah yang perlu dilakukan apabila terjadi Stroke pada tahap awal.
Hingga saat ini, Stroke merupakan penyebab kematian ketiga di dunia setelah serangan jantung dan kanker, melebihi kematian yang disebabkan oleh AIDS, Tuberkulosis, dan Malaria (ATM). Stroke sendiri tidak selalu menyebabkan kematian secara langsung, akan tetapi kecacatan setelah serangan ke (komplikasi) yang memudahkan pasien meninggal dunia.
Repotnya, sebagian besar kasus tidak sempat mendapat akses pelayanan di Unit Stroke, tidak memperoleh rehabilitasi yang layak dan tidak mampu mencegah serangan ulang.
Untuk itu, guna melawan penyakit ini, tentu tidak cukup jika hanya diperingati dalam satu hari. Kita secara bersama-sama harus berperang melawannya sepanjang hari selama satu tahun penuh(365 hari) tanpa henti.
Kelemahan
Gejala dini pasien yang perlu kita ketahui adalah kelemahan anggota gerak separo badan (bisa hanya sebelah kanan = lengan kanan tungkai kanan, lengan kiri tungkai kiri), gangguan bicara secara tiba-tiba (sulit bicara, atau berkata ìpelo, celadî), mendadak tidak dapat melihat (sehingga ke dokter mata), mendadak tidak mampu mendengar (berobat ke dokter THT), kesulitan menelan, ada gangguan memori sesaat (tiba-tiba lupa apa yang dikerjakan dan apa yang akan dilakukan) dan masih banyak lagi sesuai dengan letak gangguan aliran darah di otak kita.
Dalam penanganan ada istilah Golden periode (waktu emas) untuk sesegera mungkin mendapatkan pelayanan saat serangan. Yaitu 3 (tiga) jam setelah timbulnya serangan agar mendapatkan hasil yang terbaik. Akan tetapi berdasarkan penelitian, di Indonesia, pasien rata-rata baru mendapatkan penanganan setelah 13 jam. Hal ini antara lain dikarenakan akibat pihak keluarga yang tidak jarang kebingungan untuk mengambil langkah awal. Sebab pengetahuan masyarakat tentang deteksi dini gejalanya dan bahwa ”penangan Stroke  haruslah segera dilakukan” masih belum mencukupi.
Karena itu, dalam memperingati hari stroke sedunia, diperlukan pencegahan yang lebih baik agar tidak terjadi, antara lain dengan mengendalikan faktor risiko terjadinya stroke melalui enam langkah di atas, disertai pengamalan pola hidup sehat. Jika terjadi serangan  bersegeralah merujuk pasien ke fasilitas pelayanan kesehatan  terdekat. Jangan ditunda. (11)

- Dr Retnaningsih SpS-KIC, Spesialis Saraf RSUP Dr Kariadi- dosen FK UNDIP
Sumber Berita : http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2011/11/02/164966