Sabtu, 31 Desember 2011

Pak SBY Dengarlah Sekali Teriakan Kami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Konflik sengketa lahan kerap terjadi di sejumlah daerah belakangan ini. Para petani yang dibenturkan dengan pihak perusahaan kerap dirugikan karena banyak lahan mereka dicaplok perusahaan-perusahaan kapitalis.
Berbagai upaya dilakukan para petani demi mempertahankan lahan mereka, salah satunya yang dilakukan puluhan petani yang tergabung dalam Serikat Tani Nasional.
Gedung DPR RI mereka jadikan tempat untuk berkeluh kesah atas hak-hak mereka yang dirampas perusahaan tak bertanggung jawab.
Di depan gedung wakil rakyat itu, para petani juga merayakan malam pergantian tahun bersama. Terbesit banyak harapan di benak mereka dalam aksi tersebut.
Kamil, petani asal Pulau Padang, Kabupaten Meranti, Provinsi Riau ini berharap di tahun 2012 kehidupannya lebih baik dari sebelumnya.
"Mudah-mudahan hidup saya lebih baik di tahun mendatang," ujar Kamil di depan gedung DPR, Jakarta, Sabtu (31/12/2011).
Tidak hanya itu, di tahun mendatang Kamil juga mengharapkan PT RAPP, perusahaan kertas yang selama ini mengambil haknya untuk hidup, segera angkat kaki dari Pulau Padang.
"Harapan kami, perusahan RAPP angkat kaki. Kami selama ini, perusahaan itu tak ada, tetap sejahtera,"jelas Kamil.
Kehadiran PT RAPP, kata Kamil, sangat merugikan dirinya, keluarga dan ratusan petani lain. Betapa tidak, daerah gambut yang selama ini menjadi sumber penghasilan para petani, dengan seenaknya dicaplok begitu saja oleh perusahaan tanpa ada kompensasi yang jelas.
"Lahan diambil, kami makan dari mana, hidup dari mana," keluh Kamil.
Uluran tangan pemerintah pun sangat ditunggu Kamil. Dengan mimik wajah penuh pengharapan, ia berharap ada modal yang dikucurkan bagi petani seperti dirinya.
"Bantulah masyarakat ini, bantulah kelompok tani, biar makmur untuk pertanian karet, sawit, atau perikanan," jelasnya.
Lalu apa harapan Kamil kepada Presiden SBY di tahun 2012? petani sawit ini rupanya sudah hilang asa kepada SBY.
Dirinya sudah tidak percaya lagi kepada Kepala Negara yang diusung Partai Demokrat tersebut.
"Enggak percaya lagi sama SBY, korupsi tidak pernah tuntas, pengangguran tidak pernah tuntas sekian tahun, petani selalu kekurangan," jelasnya.
Kegeraman kepada SBY juga keluar dari mulut petani asal Riau bernama Sari Dewi. Pria tua ini mengaku sudah tidak ada yang bisa diharapkan dari Presiden SBY dan antek-anteknya.
"Pak SBY, dengarlah sekali teriakan kami, jangan kau tuli," pungkasnya.
Sumber Berita : http://id.berita.yahoo.com/

Mereka Tak Lagi Berharap Pada SBY

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Konflik lahan kerap terjadi di beberapa daerah di Indonesia beberapa waktu belakangan ini. Para petani yang dibenturkan dengan perusahaan-perusahan kerap dirugikan karena banyak lahannya yang tersebut dicaplok perusahaan.
Aksi demi aksi pun mereka lakukan, salah satunya yang dilakukan oleh puluhan petani yang tergabung di Serikat Tani Nasional. Sabtu (31/12/2011) malam ini, jelang pergantian tahun mereka kembali hadir di Gedung DPR RI.
Acara di gedung wakil rakyat ini mereka jadikan wahana untuk menyuarakan perjuangan hak-haknya yang tercabik. Di depan gedung wakil rakyat para petani juga merayakan malam pergantian tahun bersama. Terbesit banyak harapan di benak mereka dalam aksi tersebut.
Kamil, salah satunya petani asal Pulau Padang, Kabupaten Meranti, Provinsi Riau ini berharap di tahun 2012 kehidupannya lebih baik dari sebelumnya. "Mudah-mudahan hidup saya lebih baik di tahun mendatang," ujar Kamil di depan gedung DPR, Jakarta, Sabtu (31/12/2011).
Tidak hanya itu di tahun mendatang Kamil juga mengharapkan PT RAPP sebuah perusahaan kertas yang selama ini berkonflik dengan petani di wilayahnya, segera angkat kaki dari Pulau Padang. "Harapan kami itu perusahan RAPP angkat kaki. Kami selama ini tidak ada perusahaan itu tetap sejahtera," jelas Kamil.
Kehadiran PT RAPP kata Kamil sangat merugikan dirinya, keluarga dan ratusan petani lain. Betapa tidak, daerah gambut yang belakangan menjadi sumber penghasilannya dengan seenaknya diambil begitu saja tanpa ada kompensasi yang jelas. "Lahan diambil, kami makan darimana, hidup darimana," jelas Kamil.
Uluran tangan pemerintah pun sangat ditunggu Kamil. Dengan mimik wajah penuh pengharapan ia berharap ada modal yang dikucurkan bagi petani seperti dirinya. "Bantulah masyarakat ini, bantulah kelompok tani, biar makmur untuk pertanian karet, sawit atau perikanan," jelasnya.
Lalu apa harapan Kamil di tahun 2012 untuk Presiden SBY?petani sawit ini rupanya sudah hilang asa kepada SBY. Dirinya sudah tidak percaya lagi kepada kepala negara yang diusung Partai Demokrat tersebut.
"Enggak percaya lagi sama SBY, korupsi tidak pernah tuntas, pengangguran tidak pernah tuntas sekian tahun, petani selalu kekurangan,"jelasnya.
Kegeraman kepada SBY juga keluar dari mulut petani asal Riau bernama Sari Dewi. Pria tua ini mengaku sudah tidak ada yang bisa diharapkan dari Presiden SBY dan antek-anteknya. "Pak SBY dengarlah sekali teriakan kami, jangan kau tuli," pungkasnya.
Sumber Berita : http://id.berita.yahoo.com/

Naik Kereta Di Atap Puluhan Pemuda Dihukum Membersihkan Stasion

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Berniat untuk menonton konser di Jakarta, puluhan pemuda asal Karawang, Jawa Barat dijaring petugas keamanan Stasiun Bekasi karena naik kereta di bagian atap. Mereka juga sempat berbuat onar menyambiti orang-orang ketika melintas di beberapa stasiun.
Petugas keamanan Stasiun Bekasi menangkap puluhan pemuda itu sesaat setelah mendapatkan laporan dari Stasiun Cikarang, dan Stasiun Tambun. "Mereka menyambiti batu ke penumpang di kereta lain ketika berhenti di setiap stasiun," ujar salah satu petugas keamanan yang menjaring, M Zainal.
Menurut dia, para pemuda yang berbuat onar itu jumlahnya ratusan. Mereka menaiki kereta rangkaian ekonomi dari Stasiun Purwakarta untuk menonton konser Iwan Fals di Jakarta. Selain tindakan mereka yang brutal, sebagian dari mereka juga naik kereta di atap. Itu yang membuat petugas menjaring mereka.
Saat ingin ditangkap, ratusan pemuda belia tersebut berhamburan. Sebagian yang naik di atas langsung melompat karena ketakutan. Sehingga, petugas hanya mendapati sekitar 30 pemuda yang di dominasi berusia belasan tahun.
Berdasarkan pantauan, puluhan pemuda yang terjaring tersebut langsung diberikan terapi kejut oleh petugas keamanan stasiun. Mereka disuruh telanjang dada, berbaris membentuk saf dan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia. Sebagian dari mereka yang tidak hafal lagu tersebut dihukum untuk push up.
Puluhan pemuda itu juga disuruh untuk membersihkan sampah di Stasiun Bekasi. "Kami memberikan hukuman supaya mereka jera," kata Zainal menambahkan.
Sumber Berita : http://id.berita.yahoo.com/

Artefak Titanic Akan Dilelang

Liputan6.com, New York: Dalam rangka memperingati 100 tahun peristiwa tenggelamnya kapal Titanic, Artefak Titanic akan dilelang pada April mendatang. Seperti yang dikutip dalam laman ABC, artefak yang akan dilelang merupakan barang-barang yang tersisa setelah tenggelamnya kapal raksasa tersebut.
Associated Press menulis, ada lebih dari 5.500 barang dalam koleksi yang dimiliki Yayasan RMS Titanic. Koleksinya tersebut meliputi porselen halus seperti piring dan gelas, kapal, sekoci serta bagian dari lambung kapal yang diperkirakan seharga US$ 189 Juta.
Lelang akan diselenggarakan pada tanggal 1 April di rumah lelang Guernsey, New York City. Tetapi hasilnya baru diumumkan pada tanggal 15 April, bertepatan dengan 100 tahun tenggelamnya kapal Titanic--15 April 1912.
Lebih dari 1.500 dari 2.228 penumpang tewas ketika Titanic menabrak gunung es yang menyebabkan kapal tenggelam ke dasar laut. Setelah tahun 1985, Dr. Robert Ballard bersama tim pencari berhasil menemukan bangkai kapal yang berada di titik 400 mil dari pesisir Newfoundland, Kanada.
Kemudian pada tahun 2010 disepakati untuk membuat museum peninggalan barang-barang Titanic yang tersisa. Hal ini bertujuan untuk penelitian ilmiah dan pendidikan sejarah bagi anak-anak saat ini.
Sementara itu, Yayasan Titanic Memorial Cruises juga akan memperingati 100 tahun tenggelamnya Titanic. Yayasan tersebut akan membuat kapal Titanic yang sama dan akan melakukan pelayaran dari Southampton, Inggris, pada tanggal 10 April dan direncanakan akan sampai di New York, Amerika Serikat, pada 18 April mendatang.(ULF)
Sumber Berita: http://id.berita.yahoo.com/

Mohammed Ikhwan kejutan Lagu Natal

Libur akhir tahun telah tiba. Pada perayaan natal dan tahun baru, biasanya para artis mengeluarkan single atau album khusus. Tema yang disajikan biasanya berkisar pada semangat perayaan hingga suasana liburan.Tahun ini ada kejutan yang muncul dari single atau album yang terkait natal. Beberapa pilihan baru muncul, memberikan nafas baru pada tema perayaan natal dan libur akhir tahun.

Setidaknya ada empat kejutan tahun ini, yakni penyanyi cilik Jackie Evancho, Scott Weiland, She & Him dan Tim Wheeler. Empat kejutan ini menonjol di antara mereka yang diperkirakan “normal” mengeluarkan single dan album natal. Berikut beberapa cuplikannya:

Jackie Evancho, “Believe”
Dalam sebuah polling di situs Idolator yang melibatkan artis hebat macam Lady Gaga, The Killers, Mariah Carey & John Legend beberapa artis lain, total 338.360 pemilih malah menunjuk penyanyi cilik Jackie Evancho sebagai pilihan terfavorit. Jackie (11 tahun) menyanyikan ulang lagu milik Josh Groban. Albumnya “Heavenly Christmas” sudah beredar sejak November 2011 ini.

http://youtu.be/r0zWdwa0bzA

She & Him, “A Very She & Him Christmas”
Duo yang naik daun karena keunikan nuansa folk dan santai (plus ketenaran Zooey Deschanel) ini merilis 12 lagu easy listening. Lagu-lagunya diklaim sangat cocok untuk suasana liburan musim dingin—plus sesuai untuk segala umur. Mereka diharapkan mengulang kesuksesan album “Volume One” (2008) yang ringan dan bergaya retro 1950-an.

Scott Weiland, “The Most Wonderful Time of The Year”
Tak ada yang menyangka dia akan mengeluarkan album pelan dan bergaya crooner. Scott sejauh ini telah sukses dengan (reuni) Stone Temple Pilots, band yang membesarkannya dan identik dengan rock alternatif 90-an yang keras.

Dengarkan 10 lagu yang dikemas dalam irama pop, jazz dan orkestra, serta nikmati kejutan dari penyanyi rock dengan penampilan karismatik ini. Album “The Most Wonderful Time of The Year” bisa didengarkan di sini.

Emmy the Great & Tim Wheeler, “This Is Christmas”
Satu lagi manuver yang tak terduga. Tim Wheeler, vokalis band rock Ash berkolaborasi dengan Emma-Lee Moss (vokalis The Great) untuk sebuah album natal yang dipuji dalam banyak ulasan. Albumnya singkat (hanya 31 menit), namun melingkupi banyak genre dan membawa atmosfer gembira. Duet vokal Emmy dan Tim memang sudah terlatih di panggung sejak awal tahun 2011 ini.

Justin Bieber, “Under the Mistletoe”
Fans Bieber, bergembiralah. Pemuda 17 tahun ini merilis album natalnya sejak awal November lalu. Album “Under the Mistletoe” adalah satu strategi yang jitu dari manajemen. Tema natal dan liburan akhir tahun adalah potensi profit berkesinambungan, di sisi lain manajemen ingin menjaga momentum ketenaran sang idola. Jika dipandang dari sisi musik, “Under the Mistletoe” mungkin tidak menawarkan kejutan. Namun para fans pasti bersorak gembira untuk membelinya, karena album natal ini digunakan sebagai jembatan untuk menjaga antusiasme Beliebers (panggilan untuk penggemar Justin Bieber) ke album selanjutnya.

Michael BublĂ©, “Christmas”
Mungkin ini satu-satunya pilihan yang masuk akal untuk momen natal dan tahun baru 2011. “Christmas” sudah tersedia sejak akhir Oktober lalu. Beberapa ulasan bahkan menyatakan rilis ini berpotensi menjadi hits klasik. Vokal si cantik Shania Twain dan Thalia juga bisa kita nikmati di full album pertama Michael yang bertemakan natal dan akhir tahun ini.

Selain yang disebutkan di atas, artis-artis yang mengeluarkan single atau album natal di tahun 2011 adalah Carole King (“A Holiday Carole”), Paul Anka (“Songs of December”), Glee Cast (“Glee the Music: The Christmas Album Vol 2”) dan Kelly Clarkson (“I’ll Be Home for Christmas”).

Sebagian besar dari album tersebut sudah bisa kita lihat bertumpuk di rak-rak toko musik terkemuka. Beberapa harus didapatkan dari internet. Apa yang menjadi favoritmu tahun ini?
Sumber Berita : http://id.omg.yahoo.com/blogs/

Norman Kamaru Masih Betah Jadi Polisi

Meski sudah resmi mengundurkan diri dari kepolisian sejak September lalu, mantan Briptu Norman Kamaru ternyata masih menikmati tugasnya sebagai polisi. Bukan di dunia nyata memang, tapi di layar lebar. Pria asal Gorontalo yang dikenal berkat video lipsync "Chaiyya Chaiyya" ini baru saja mendapatkan peran pertamanya di dalam film. Dan di film action/drama berjudul "Xia Aimei" ini, Norman lagi-lagi kebagian tugas sebagai polisi.

"Di film ini saya jadi intel yang ngebantu Samuel Rizal melakukan penggerebekan," ujar Norman saat berkunjung ke kantor Yahoo! Indonesia Kamis (22/12) lalu.

Penggerebekan? Ya. "Xia Aimei" memang film yang penuh dengan aksi. Digarap oleh sutradara muda Alyandra, film ini bercerita tentang kisah seorang gadis bernama Xia Aimei dari kota kecil di Cina, yang menjadi korban human trafficking alias jual beli manusia, dan dijadikan wanita penghibur di sebuah klab malam di Jakarta.

Mantan VJ MTV Franda berperan sebagai Xia Aimei, beradu peran dengan Ferry Salim, Olga Lydia, Samuel Rizal, dan Norman Kamaru.

Film ini mengambil lokasi di Indonesia dan Cina, namun Norman Kamaru hanya kebagian syuting di Jakarta. Menyesal nggak ikut ke Cina?

"Nggak. Syuting film ini seru, meski hanya tiga hari di Jakarta," ujar Norman.

Ia juga tak keberatan harus terus menyandang imej di film sebagai polisi. "Saya menikmati aja," ujarnya.

Namun jika bisa memilih, di film-film berikutnya Norman ingin berkesempatan mendapatkan peran selain polisi.

"Saya kepingin dapat peran yang action, yang pakai berantem-berantem gitu," ujar pria yang sudah dua kali memenangkan kejuaraan Taekwondo ini.
Sumber Berita : http://id.omg.yahoo.com/blogs/blog-editor

Xia Aimei Fakta Suram di sudut Jakarta

Ada harapan bagi industri film Indonesia saat tahun 2012 dibuka dengan film yang tak ada hubungannya dengan kuntilanak, pocong, dan hantu-hantu konyol lain. Mulai 12 Januari nanti, jika Anda datang mengunjungi bioskop terdekat, akan ada satu film berjudul "Xia Aimei", dengan poster yang menampilkan seorang gadis cantik berwajah oriental.

Film Cina?
Bukan. Xia Aimei adalah film asli buatan Indonesia, digarap oleh sutradara muda Alyandra. Di film pertamanya, ia berani memotret kehidupan suram di suduh ibukota. Film ini memaparkan kepahitan hidup yang dialami Xixi, gadis cantik asal China dan sejumlah gadis cantik lainnya dari berbagai penjuru Negara yang menjadi korban human trafficking dan dipaksa menjadi gadis penghibur di sebuah klub mewah di Jakarta.

Gadis cantik berwajah oriental yang ada di poster film adalah Franda, mantan VJ MTV yang memang berdarah China. Sama seperti sang sutradara, Xia Aimei juga merupakan film pertama Franda. Namun ia mendapat banyak dukungan dari aktor dan aktris lain yang ikut bermain di film ini seperti Olga Lidya, Samuel Rizal, Daanish, dan Ferry Salim. Xia Aimei juga menampilkan (ex Briptu) Norman Kamaru yang akan muncul sebagai intel.

Franda sempat berbagi kisahnya selama syuting Xia Aimei di China dan Indonesia.


Seperti apa karakter yang kamu mainkan di film ini?
Xi Xi itu orang China asli yang nggak bisa bahasa Indonesia sama sekali, terus di sini dia dijebak.

Bagaimana awalnya sampai kamu bisa dapat peran ini?
Awalnya aku dipanggil casting karena katanya memang lagi cari yang wajahnya kayak aku. Aku sih nothing to lose aja, ikutan casting. Ternyata lolos.

Ada persamaan antara karakter kamu dengan Xi Xi?
Karakter dan latar belakang mungkin sama, ya. Aku juga kan Chinese. Xi Xi itu asalnya dari Guangxi, China yang nggak terlalu kota. Aku juga dari Malang, kota yang nggak terlalu gede. Bedanya mungkin Xi Xi itu orangnya polos banget, lugu. Tapi dia berprinsip karena nggak mau dijual.

Butuh berapa lama untuk mendalami karakter Xi Xi?
Karena banyak persamaan, jadi nggak terlalu lama. Aku baca scriptnya dan ceritanya secara keseluruhan, dan sebelum syuting ada workshop juga di mana aku lebih mendalami karakter. Dari awal casting sampe syuting sekitar 3 mingguan lah.

Ini pertama kalinya kamu main film. Gimana rasaya?
Ini pengalaman pertama, dan ternyata baru beberapa hari syuting udah banyak yg harus aku mainin. Seru, ya, karena aku udah harus akting sedih, takut, dan gimana rasanya teraniaya. Harus jatuh sampai lebam-lebam, ditampar, ditarik-tarik. Tapi yang beneran kena banget tuh adegan saat aku say goodbye ke teman-teman. Di situ aku berhasil nangis sama Daanish. Menarik sih, karena pertama kali main film aku udah nyobain semua emosi.

Di film ini kamu jadi perempuan asli China yang hanya bisa bahasa Mandarin. Sulit nggak?
Disuruh pakai bahasa Mandarin itu kendala banget sebenarnya, karena aku nggak bisa sama sekali. Pernah belajar sih, dulu banget, tapi sangat dasar. Kalau di bahasa Indonesia sih kayak baru belajar, "Ini ibu Budi" gitu. Di keseharian juga nggak pernah pake. Tapi untungnya dulu sering nonton film Mandarin dan serial kayak Meteor Garden. Hehehe... Jadi lama=lama bisa. Aku ini casingnya doang yang China, dalemnya rusia. Hehehe...

Kamu juga harus berhadapan akting dengan Samuel Rizal yang akan jadi love interest Xi Xi di film ini. Susah nggak, dapetin chemistry-nya?
Aku tuh baru ketemu dan baru kenal sama Sammy pas workshop. Tapi karena kita kerja di dunia entertainment yang harus ketemu sama banyak orang di setiap kerjaan, kita udah terbiasa harus cepet dapetin chemistry. Nggak susah kok untuk dapet chemistry itu.
Sumber Berita : http://id.omg.yahoo.com/blogs/blog-editor/

Pemkab Cegah Ikan Impor

KRAMAT - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal dalam hal ini, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), akhir tahun ini gencar melakukan pencegahan maraknya ikan impor di pasar tradisional. Mereka selalu memantau keberadaan pasar, agar ikan tersebut tidak merusak tata niaga yang sudah berjalan selama ini.
Kepala Disperindag Kabupaten Tegal Suharmanto mengatakan demikian kepada awak media, ketika dijumpai di kawasan Likungan Industri Kecil (LIK) Jalan Raya Dampyak, Kramat, kemarin.
Dari hasil pantauan petugasnya, pihaknya menjelaskan, belum dijumpai ikan impor di pasar tradisional. Ikan yang terdapat di pasaran, cenderung ikan lokal yang dipasok dari berbagai pelabuhan Kabupaten Tegal. Seperti di Larangan, dan Pelabuhan Suradadi. Menurutnya, tempat pelelangan ikan (TPI) sekitar juga masih terlihat normal baik dari jumlah dan jenis ikan yang dilelang.
"Tidak ada kapal besar yang masuk ke wilayah pelabuhan kami (Larangan - Suradadi, red). Semuanya aman-aman saja," cetusnya.
Justru saat ini, lanjut Suharmanto, beberapa perusahaan di wilayahnya, tak sedikit yang mengekspor ikan olahan ke negara-negara tetangga. Seperti ke Korea, Malaysia, Jepang dan Singapura. Menurutnya, kwalitas hasil tangkapan lokal lebih bagus dibanding negara lainnya, sehingga mereka selalu menerima ketika ada pasokan ikan dari Indonesia.
"Kerjasama dengan luar negeri, sudah terjalin sejak lama. Sejauh ini, tidak ada masalah dengan pengiriman maupun kwalitas ikan," ujarnya.
Sekalipun pemerintah sudah berupaya mencegah ikan impor marak di pasaran, dia tetap berharap kepada masyarakat, supaya membantu langkah tersebut. Tak terkecuali, pengawasan dari bea cukai, petugas pelabuhan, dan instansi terkait juga perlu ditingkatkan pantauannya di lapangan. "Apabila ikan impor sampai marak di pasaran, tentunya akan berimbas pada nelayan sekitar. Untuk itu, pengawasan dari berbagai lini harus ditingkatkan," tutupnya. (yer)
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/

Area Terbuka Slawi Segera Ditata

SLAWI- Area terbuka Slawi (open space) yang terketak di depan terminal bis Slawi, Tahun 2012 ini bakal dilakukan penataan. Anggaran yang diediakan diperkirakan mencapai Rp 700 juta untuk membuat wilayah itu menjadi lebih representative. Sedang manfaat berkelanjutan, diharapkan, nantinya PKL Slawi, bisa menempati dan meramaikan lokasi itu menjadi lebih bermanfaat.
 “Sekitar Rp 700 juta anggaran yang rencananya diperuntukkan penataan area terbuka depan Terminal Bus Slawi,” kata Kabid Pertamanan, Tata Ruang dan Kebersihan DPU Pemkab Tegal, Ir Heri Suhartono MM, kemarin.
Dikatakan Heri Suhartono, baru tahun ini kewenangan penanganan lahan area terbuka itu ditangani oleh bidangnya. Dirinya juga sudah memiliki gagasan dan perencanaan untuk penataan atea terbuka dimaksud. Sudah barang tentu bakal bekerjasama dengan instansi terkait lainnya, agar apa yang dikerjakan ke depan memiliki azas manfaat sesuai harapan dan menambah kebaikan bagi estetika Kota Slawi.
Menurut dia, jika sudah dilakukan penataan ke depan, pihaknya berharap ada sinergitas untuk pemanfaatannya. Jika diperlukan, bagaimana penciptaan area terbuka dimaksud bisa dimanfaatkan oleh pihak yang membutuhkan. “Jika dimungkinkan, ibarat menciptakan lahan pasar rakyat dengan segala pemanfaatannya,” ujar Heri pula.
 Sementara, pihaknya saat ini tengah mempersiapkan bagaimana melakukan penataan area terbuka dimaksud. Disamping itu, pemanfaatan lahan yang ada untuk dikmas secara maksimal. Namun salah satu yang bakal digarap diantaranya tembok keliling pembatas area terbuka khusunya dibagian Barat. “Kami sendiri tengah memikiran bagaimana mengupayakan pemindahan TPS di sebelah Barat area Terbuka dan solusi lainnya,” pungkasnya. (gon)
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php

Mahasiswi STAIN Dicabuli Kades Saat KKN di Bone

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR - Mahasiswi peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Bone, Ht (23) melapor ke polisi, Selasa (28/6/2011). Dia melaporkan Kepala Desa Ajangpulu, Kecamatan Sibulue, Kabupaten Bone, Sukanto Syam (40) dalam kasus pencabulan.
Kepada polisi, Ht menceritakan peristiwa yang dialaminya. Menurut dia, Sukanto melakukan perbuatan bejat itu di sebuah rumah warga di Desa Ajangpulu tempatnya mengikuti KKN.
Kejadian ini bermula saat peserta KKN mengikuti kerja bakti tak jauh dari rumah kades. Sukanto lalu mengajak Ht pergi ke kota Watampone yang jaraknya sekitar 11 kilometer untuk membeli paku. Ada 10 mahasiswa KKN yang tinggal di rumah Sukanto. Namun, yang diajak ke kota hanya Ht.
Sukanto lalu membonceng Ht dengan sepeda motor. Di tengah perjalanan, nafsu jahat Sukanto mulai tak terkendalikan. Dia menyusuruh Ht memeluknya erat-erat. Merasa risih, Ht menolak. Namun, Sukanto terus memaksa.
Tak lama kemudian, Sukanto berhenti di rumah salah seorang warganya bernama Calo. Sukanto memaksa Ht masuk ke kamar. Sukanto mengajak Ht (maaf) berhubungan badan. Meski terus menolak, Sukanto terus memaksa Ht.
Bak kerasukan setan, Sukanto terus menggerayangi Ht sambil mencium leher dan ingin membuka paksa pakaian korban. Ht juga memegang bagian "terlarang" tubuh Ht secara paksa. Meski meronta-ronta, Ht tak mampu melawan tubuh kekar si kades.
Untungnya, Ht bisa lepas hingga tidak terjadi tindakan kades yang lebih jauh. Ht lalu pergi ke Polres Bone untuk melaporkan kejadian yang dialaminya.
Sumber Berita : http://id.berita.yahoo.com/

Sehari 8000 Liter Kebutuhan Air Bersih

SLAWI - Selama empat hari digelarnya Kejurdaprov Jateng Tenis Meja kelompok umur di GOR Indoor Slawi, kebutuhan air bersih setiap harinya mencapai 8000 liter. Pemenuhan kebutuhan air bersih itu, disuplai secara cuma-cuma oleh PDAM Kabupaten Tegal, dengan mengerahkan satu mobil tanki air yang selalu siaga d GOR Indoor, guna melayani kebutuhan air bersih atlit.
“Setiap harinya kami mengambil air dua rit dengan tenki air berkapasitas 4000 liter milik PDAM Kabupaten Tegal,” kata Joko, sopir tanki itu kemarin. Dikatakan Joko, pemenuhan air bersih itu, sesuai dengan hasil kesepahaman antar panitia Kejurda bersama PDAM Kabupaten Tegal. Hanya saja dirinya yang diberi mandate dan tugas untuk memenuhi kebutuhan air bersih itu.
Demi suksesnya Kejurda itu, PDAM mendukung secara cuma-cuma kebutuhan air bersihnya. Menurut dia, atas kewajiban tugas pemenuhan air bersih ini dirinya merasa bangga karena bisa memenuhi kebutuhan air bersih atlit, apalagi dimanfaatkan untuk berwudlu dan kepentingan positif lainnya.
“Yang pasti kerja keras kami tidak sia-sia dan bisa membantu mereka,” ujarnya. Sementara, khusus untuk kebutuhan hari terakhir gelar penutupan Kejurda itu, panitia hanya membutuhkan 4000 liter air. Karena, kegiatan berakhir jam 11.00 WIB. Padahal saat berlangsungnya ejurda, biasanya kegiatan pertandingan berlangsung sampai jam 22.00 WIB. “Kami melihat respon masyarakat juga bagus terkait Kejurda itu, terbukti, setiap hari banyak yang dating melihat pertandingan tersebut,” ucap Joko. (gon)
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/

Dirjen Pajak Janjikan Sanksi Berat Si Pemilik Rekening

TEMPO.CO , Jakarta:- Direktur Jenderal Pajak Fuad Rahmany mengatakan dua pegawainya yang diduga menerima pemberian dari wajib pajak, Denok Taviperiana dan Totok Hendriyatno, masih menjalani proses hukum di Direktorat Jenderal Pajak. Ia berjanji akan mengambil tindakan tegas terhadap keduanya setelah pemeriksaan rampung.

"Pasti kami akan mengambil tindakan tegas dengan sanksi maksimal sesuai peraturan," kata Fuad kepada Tempo, Rabu 28 Desember 2011 malam lalu. Dia menegaskan tidak ada toleransi bagi pegawai yang menerima suap.

Namun mantan Kepala Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan itu meminta masyarakat bersabar karena dalam proses hukum, ada prosedur formal yang harus dilalui terlebih dulu. Misalnya, harus ada proses pemeriksaan dengan membentuk tim pemeriksa. "Ini hanya masalah waktu. Penyelewengan seperti ini tidak bisa lagi ditoleransi, pasti sanksinya maksimal," ucapnya.

Dalam dokumen yang diperoleh Tempo, kedua pegawai pemeriksa pajak itu disebutkan menerima uang dari wajib pajak Rp 574 juta. Ini terjadi saat keduanya bekerja di Kantor Pelayanan Pajak Perusahaan Masuk Bursa.

Salah satunya aliran uang Rp 394 juta dari komisaris wajib pajak berinisial IRN kepada Totok. Menurut sumber Tempo, Inspektorat Bidang Investigasi Kementerian Keuangan menemukan bukti tersebut setelah mendapatkan Laporan Hasil Analisis Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan pada April 2010.

Denok tak hanya sekali ini dilaporkan PPATK. Sumber Tempo mengungkapkan, pada 23 Juli 2007, PPATK telah menyerahkan laporan hasil analisis mengenai adanya transaksi mencurigakan yang dilakukan Denok. Namun penyidikannya dihentikan pada 22 November 2007. Polisi beralasan tidak ditemukan cukup bukti untuk membawa Denok ke persidangan.

Menurut Indonesia Corruption Watch, berlarut-larutnya kasus Denok dan maraknya temuan rekening gendut di kalangan pegawai negeri sipil mengindikasikan adanya persoalan serius dalam pelaksanaan reformasi birokrasi. "Ini adalah catatan bagi pemerintah bahwa reformasi birokrasi belum berhasil," kata peneliti korupsi politik ICW, Abdullah Dahlan, kepada Tempo kemarin.

Temuan-temuan tersebut, kata Abdullah, juga menunjukkan mudahnya pegawai negeri melakukan penyimpangan. Padahal pegawai yang dicurigai bukanlah pejabat level atas.

Begitu pula tujuan program remunerasi untuk mencegah korupsi di lingkup pegawai negeri sipil belum tercapai. Contoh paling gamblang adalah kasus yang menjerat mantan pegawai Direktorat Jenderal Pajak, Gayus Tambunan.

"Kementerian Keuangan melakukan remunerasi, tapi malah pegawai Kementerian Keuangan yang melakukan korupsi," ucapnya. Karena itu, remunerasi dinilai bukan metode strategis untuk mencegah penyelewengan. "Remunerasi sebenarnya baik buat mencegah korupsi, tapi sistem pengawasannya belum mendukung."
Sumber Berita : http://id.berita.yahoo.com/

Musim Libur Pemkab Buka Layanan Wisata Sejarah

SLAWI -  Pada liburan Natal dan akhir tahun 2011, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tegal membuka layanan wisata sejarah daerah setempat. Program awal yang disosialisasikan kepada siswa sekolah ini untuk memperkenalkan sejumlah koleksi situs dan benda sejarah yang tersebar di berbagai daerah yang terletak di salah satu kawasan Pantai Utara Jawa Tengah ini.
“Program ini sudah kami informasikan ke semua sekolah yang ada lewat satuan perangkat dinas di tingkat kecamatan,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Tegal, Drs Heru Widiono Msi melalui Kepala Seksi Sejarah Dan Kepurbakalaan Disparbud Kabupaten Tegal, Anita Prasetyawati Minangsari, saat ditemui Radar di ruang kerjanya, Jum’at (30/12).
Menurutnya, pemerintah memberikan pilihan kunjungan wisata sejarah meliputi 33 kawasan situs sejarah  di Kabupaten Tegal  yang telah dilegitimasi sesuai surat keputusan bupati tentang benda cagar budaya.
“Ini meliputi kawasan situs sejarah sejak purba, jaman hindu hingga jaman mataram baru. Termasuk sejumlah makam pendiri Kabupaten Tegal,” ujarnya.
Dilanjutkan Anita, selain sejumlah kawasan yang telah ditentukan, Dinas Pariwisata juga memberi tawaran untuk mendatangi temuan situs baru yang masih dalam penelitian tim arkeologi pusat. Seperti candi Kesuben di desa Kesuben Kecamatan Lebaksiu dan temuan benda purba dari kawasan sisa peradaban pra sejarah di hutan Semedo Kecamatan Kalibanteng.
Kunjungan wisata sejarah ini, Anita menambahkan, juga melewati sejumlah tempat menarik sebagai saksi bisu perjuangan revolusi lokal, seperti sejumlah tugu pahlawan dan jembatan Merah di Kecamatan Talang yang sebelumnya pernah menjadi tempat pembantaian kaum birokrat saat terjadi pemberotakan tiga daerah tahun 1945.
Sementara, Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tegal Udin Zaenudin SH mengatakan, mendukung program ini. Ia berharap program wisata sejarah  yang baru dibuka ini bisa menambah pemasukan pendapatan asli daerah sekaligus menambah pengetahun untuk para pelajar. 
“Ini  terobosan menarik yang harus digarap secara serius,” ujar Udin. Ia  meminta program ini bisa dibuka secara luas bagi masyarakat di luar Wilayah Tegal dengan cara aktif mengikuti pameran wisata yang sering diselenggarakan  secara nasional.  “Tegal memiliki kekayaan benda purba yang  selama ini jarang ditemui di daerah lain,” ungkapnya.
Udin menambahkan, sejumlah koleksi benda sejarah dan situs yang ditemukan ini menjadi keragaman unik  yang bisa dijadikan  bukti peradaban masa lalu hingga sekarang. “Tegal kaya bukti sejarah, dari jaman purba hingga bukti modernisasi industrialisasi jaman Belanda, termausk kereta antik milik pabrik gula, jadi harus dikelankan dan dilestarikan,” katanya. (fat)
umber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/

Rabu, 28 Desember 2011

Infrastruktur Banyak Tergarap

TAHUN 2012, anggaran untuk infrastruktur lebih banyak dibanding tahun sebelumnya. Jika tahun 2011 sebesar sekitar Rp 64 M untuk kegiatan fisik infrastruktur, tahun ini sekitar Rp 100 M untuk kegiatan itu. Kondisi inilah yang memungkinkan, aspirasi masyarakat terkait pembangunan bisa lebih besar terealisasi. Hal itu dikatakan Sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Tegal, Yuswan Maulana ST, kemarin.
Dikatakan Yuswan, dari konteks angka diatas, serapan aspirasi masyarakat terkait pembangunan disekitar wilayahnya menjadi lebih besar. Bukan hanya itu, serapan yang semakin besar itulah berdampak positif pada perkembangan penataan dan pemerataan hasil pembangunan.
Hanya saja, menurut dia, tinggal bagaimana pemerataan pembagian pada SKPD bersangkutan terkait pembangunan fisik infrastruktur disetiap wilayah. Sudah barang tentu tidak boleh ada diskriminasi oleh SKPD terkait pemilik kegiatan fisik dalam hal ini seperti DPU Pemkab Tegal. “Kami kira jika itu sudah diterapkan secara baik, percepatan pemerataan pembangunan cepat terwujud disemua wilayah,” ujarnya.
Sementara, terkait itu, pihaknya berharap agar semua SKPD pemilik kegatan fisik khususnya infrastruktur, bisa memaksimalkan pemerataan jatah kegiatan. Khusus kepada DPU setempat yang paling banyak memiliki kegiatan infrastruktur, seharusnya punya peta wilayah beserta kebutuhan infrastruktur yang diharap masyarakat. “Jika ini telah tertata dan terpetakan, kami kira lebih mudah menempatkan kegiatan infrastruktur pada wilayah yang membutuhkan tanpa merugikan wilayah lain,” pungkas Yuswan. (gon)
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/

BLH Ditunjuk Tangani Banjir Adiwerna

SLAWI - Belum terpecahkannya masalah banjir di selatan kantor Kecamatan Adiwerna hingga sebelah barat rel KA depan kantor UPTD PU, membuat pihak pemkab bakal segera menunjuk BLH untuk melakukan survai dilokasi. Ditunjuknya BLH oleh pemkab memecahkan masalah krusial ini, lantaran banjir diwilayah kota sangat mengganggu keindahan dan kebersihan. Disana juga besar sekali dampaknya terhadap pencemaran air limbah.
Kepala BLH Ir Khoffifah MM tak menampik bahwa tugas dari pemkab itu memang ditujukan ke instansinya. "Kami akan segera turun lapangan untuk melakukan tinjauan tentunya bersama DPU. Dari tinjauan ini nanti akan memudahkan DPU untuk mengetahui tersumbatnya saluran limbah atau riol yang dimungkinkan masuk diaspal dan memotong jalan. Tinjauan lapangan ini kami lakukan diawal tahun 2012 mendatang," terangnya, Rabu ( 28/12) kemarin.
Terpisah Camat Adiwerna HM Soleh mengaku telah mendesak pemkab berulang kali untuk segera melakukan perbaikan saluran atau drainase yang menjadi pemicu banjir ketika musim penghujan datang. Dia juga tak henti-hentinya melayangkan surat baik melalui DPU Kabupaten Tegal maupun UPTD PU setempat. Dan kepastian tahun 2012 yang dijanjikan pemkab kali ini akan terus ditunggunya, hingga ada realitas dilapangan. "Kadang saya miris melihat kondisi yang ada khususnya dimusim penghujan. Disamping hingga didepan kantor menjadi ajang lautan air lumpur akibat tidak berfungsinya drainase. Kalau hal ini tidak segera mendapat penanganan, pemandangan kubangan ini akan terus ada disaat musim penghujan seperti saat ini," ujarnya.
Sementara itu Kepala DPU Ir Erling Susiardi melalui sekretarisnya Zefri Yusuf SE  tak menampik sering mendapat aduan terkait banjir diperempatan Kecamatan Adiwerna. Dia mengakui untuk melakukan perbaikan disana masih terganjal minimnya anggaran yang tersedia tahun ini.  Hal tersebut mengingat totalitas dana yang  dimiliki hanya untuk pemeliharaan saja. Sementara untuk menyelesaikan pembangunan secara utuh diperlukan dana yang besar. "Kalau dana pemeliharaan yang relatif kecil dan terbatas itu kita plot untuk satu UPTD, kita tidak punya lagi dana pemeliharaan. Dengan keterbatasan dana pemeliharaan ini membuat pola pemeliharaan dimaksimalkan seefisien mungkin," terangnya. Hal inilah yang membuat kesan seolah-olah penambalan jalan dan jembatan yang sempat dilakukan terkesan apa adanya.
Soleh pun tak menampik keluhan warga terkait munculnya kubangan diperempatan depan kantor kecamatan tersebut cukup bisa dipahami. Kondisi tersebut  sering menjadi penyebab awalnya terjadinya laka lantas mengingat jalur disana menjadi jalur pintu masuk ke arah Kota Slawi dan jalur pintu keluar sekaligus. Dia berharap sekali dinas terkait bisa memasukkan program perbaikan drainase kedalam program super prioritas, lantaran banjir diwilayahnya bukan setahun dua tahun ini berlangsung. (her)
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.p

Inilah Resep Sato Bisa Onani 9 Jam

TRIBUNNEWS.COM, SAN FRANCISCO - Bila kemarin ada lomba vagina terindah, kali ini lomba aneh kembali digelar di Amerika Serikat. Pria asal Jepang memenangi lomba onani terlama dengan waktu sembilan jam 33 menit, memecahkan rekor yang dibuatnya sendiri pada tahun lalu.
Adalah Masanobu Sato, pria asal Jepang yang memenangkan lomba tahunan bernama San Francisco's Masturbate a Thon. Seperti dikutip dari SFWeekly, Sato mampu onani lebih lama 25 menit dari rekor yang dibukukannya tahun lalu di lomba yang sama. Sato yang merupakan pekerja di pabrik mainan seks bernama Tenga menepis anggapan yang mengatakan konon katanya orang Jepang 'cepat keluarnya'.
Saat diwawancara usai lomba, Sato mengatakan kunci kemenangannya memenangkan lomba onani adalah banyak berimajinasi. Kemudian banyak berlatih setelah memenangkan lomba yang sama tahun lalu, seperti berenang dua kali seminggu. Menurutnya latihan tersebut membantunya meningkatkan stamina. "Saya juga ucapkan terima kasih kepada Tenga, tempatku bekerja, yang memberi saya waktu ideal untuk onani selama mungkin," ujar Sato.
Sumber Berita : http://id.berita.yahoo.com/Sato mengatakan ia mempunyai 10 cara berbeda agar penisnya tidak cepat ejakulasi. Menurutnya film-film porno Jepang sangat membantunya agar tidak cepat ejakulasi karena bisa terus berimajinasi. "Saya sangat letih setelah pertandingan. Akibatnya saya tidak bisa bangun tepat waktu keesokan harinya ketika saya harus pergi ke bandara untuk kembali ke Jepang. Untungnya, saya tidak ketinggalan pesawat," ucapnya.
Dikatakannya, baik keluarga maupun pacarnya mendukung 'prestasinya' tersebut. Menurutnya keluarganya merasa bangga sejak kemenangannya tahun lalu. "Saya pikir mereka benar-benar senang mendengar ketika saya bilang bahwa saya bisa mempertahankan juara dan memecahkan rekor dunia saya sendiri, lebih lama 25 menit," katanya.
Sato pun saat ini telah berpikir untuk pergi ke Kopenhagen, mengikuti lomba yang sama. Menurutnya mengikuti lomba onani di Kopenhagen merupakan ide bagus untuk bersaing dengan para juara dari negara-negara lain.
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/

Eksekutif Ikuti Pembahasan Raperda

SLAWI – Pejabat Pemkab Tegal dalam pembahasan Rencana Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pajak dan Retribusi Daerah, diruang rapat, Rabu (28/12) terlihat sangat antusias. Hal ini dibuktikan dengan semua SKPD yang terkait tidak ada yang ketinggalan mengikutinya.
 Pembahasan yang dipimpin anggota DPRD dari fraksi PDI Perjuangan, KRT Sugono Adinagoro, secara bertahap SKPD membacakan usulan yang disampaikan. Seperti yang disampaikan Kepala Dinas UKM, Koperasi dan Pasar, Abasari yang mengusulkan agar retribusi reklame dinaikan. Seperti bilboard pada perda nomor 6 tahun 1999, tarif perhari Rp 500, untuk dapat dinaikan Rp 600. Sementara perbulannya dalam perda lama tercantum Rp 2000 dapat dinaikan menjadi Rp 3000.  “Kami usul agar ada kenaikan tarif retribusi. Tapi juga tidak terlalu mahal, karena jika kemahalan dikhawatirkan akan jarang orang untuk memasang reklame, baik itu spanduk, bilboard, ataupun reklame yang lainnya,” katanya.
 Begitupun usulan yang dari Dinas Perhubungan (Dishub) terkait masalah tarif retribusi parkir ditempat jalan umum. Kendaraan motor roda dua direncanakan Rp 1000, kendaraan roda empat Rp 2000, kendaraan roda enam Rp 4000, dan kendaraan gandeng Rp 5000. Pemberlakukan retribusi parkir ini direncanakan akan berlaku selama lima tahun.
 Sampai berita ini diturunkan mereka masih membahas raperda tersebut, dan dilanjutkan dengan paripurana yang dilakukan pada sore hari, agar tanggal 30 Desember dapat selesai. Sebelumnya, Wakil Bupati Tegal, H Moch Hery Soelistiyawan, kepada radar mengatakan, semua SKPD yang terkait dalam pembahasan perda maupun yang lainnya agar selalu datang. Menurutnya, jangan hanya dicari kursinya saja, tetapi kursi itu juga harus ditempa. "Saat paripurna kemarin, Kami menghimbau kepada semua SKPD untuk hadir dalam pembahasan sampai paripurna. Jadi kami mewajibkan semua SKPD mengikuti agenda yang ada di DPRD,” tegasnya. (fat)
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/

Dari Festival Seni Tradisional

Kesenian Jaran Kepang dari Kecamatan Margasari Meraih Juara ISelama 2 (dua) malam berturut-turut mulai Jum’at-Sabtu tanggal  23-24 Desember 20011, Dewan Kesenian Kabupaten Tegal menggelar Festival Seni Tradisional di Gedung Rakyat Jalan Dr. Sutomo Slawi. Festival diikuti oleh 13 utusan dari kecamatan se Kabupaten Tegal. Bagaimana kegiatannya?
LAPORAN: MUHAMMAD GONI
SECARA berurutan peserta festival seni tradisonal yang tampil, mulsi Seni Tradisional Kendhang Pencak Kecamatan Kramat, Jamilin Kecamatan Suradadi, Guyon Maton Kecamatan Pangkah, Kuntulan Kecamatan Lebaksiu. Disusul Gambus Kecamatan Dukuhturi, Jaran Kepang Kecamatan Margasari, Calung Kecamatan Bojong.
 Setelah itu dilanjut dengan penampilan Guyon Maton Kecamatan Bumijawa, Sholawat dan Rebana Kecamatan Talang, Guyon Maton Kecamatan Adiwerna, Wayang Tutus dari Kecamatan Balapulang, Sholawat dan Qasidah Kecamatan Pagerbarang dan Kuntulan utusan dari Kecamatan Slawi.  “Sedangan kecamatan yang tidak mengirmkan utusan adalah Kecamatan Tarub, Warureja, Kedung Banteng, Jatinegara dan Dukuhwaru,” kata Ketua Panitia Penyelenggara, Teguh Herdi Sancoyo SPd MM, kemarin.
 Dikatakan Teguh Herdi Sancoyo, SPd MM, festival seni tradisional diselenggarakan untuk menumbuhkembangkan kesenian tradisonal yang ada ditiap-tiap kecamatan dalam rangka untuk meningkatkan apresiasi dalam berolah seni. Dengan festival ini, maka seni tradisional yang ada di tiap-tiap kecamatan dapat diketahui potensinya, dan dapat dikembangkan sebagai unggulan seni tradisional di kecamatan tersebut.
Disamping itu, juga untuk menumbuhkembangkan rasa kebangsaan yang cinta terhadap seni budaya bangsa sendiri. Juga untuk menjalin keharmonisan, menciptakan kreasi dan apresiasi dalam berolah seni, sehingga dapat meningkatkan prestasi bagi para seniman dan seniwati. “Biaya kegiatan ini sepenuhnya didukung oleh APBD II Kabupaten Tegal,” ujarnya.
 Sementara itu, Wakil Bupati Tegal dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Drs Heru Widiono, MSi mengatakan, Kabupaten Tegal memiliki berbagai ragam seni budaya yang hidup dan berkembang di tengah-tengah masyarakat. Kebudayaan yang lahir dan tumbuh seiring dengan perkembangan zaman itu, membentuk sebuah jati diti atau karakter sebagai masyarakat yang berbudaya, sehingga muncul apa yang dinamakan budaya lokal, salah satunya adalah kesenian.
 Ditambahkan Wakil Bupati Tegal, dalam upaya mengembangkan kesenian tradisional yang ada di Kabupaten Tegal, maka diperlukan sebuah manajemen yang baik, yaitu managemen seni dan budaya yang professional, menyelenggarakan festival kesenian serta mengenal dan menjalin hubungan yang baik dengan komunitas seni. “Kami berharap dengan adanya kegiatan ini, para seniman lebih terpacu untuk berapresiasi, yang akhirnya dapat meningkatkan prestasi yang dapat mengharumkan nama, bukan hanya di tingkat daerah saja,” harapnya.
 Setelah juri festival menilai penampilan semua tim, untuk Juara I Kuda Kepang (Margasari), II : Calung (Bojong), III : Guyon Maton (Adiwerna). Sedangkan Juara Harapan I : Kuntulan (Lebaksiu), II : Jamilin (Suradadi) dan Juara Harapan III : Kendhang Pencak (Kramat). Bertindak sebagai Juri, Ketua : Moh Lukman, SPd, dengan Anggota Nur Wahyu, SPd dan Tety Yuliani, SPd. (*)
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/

Biadab TKW Indonesia Diperkosa 7 Pria Secara Brutal

TRIBUNNEWS.COM, MEKAH - Kepolisian Kota Makkah menemukan seorang pembantu rumah tangga asal Indonesia di checkpoint Al Jabal jalan pesisir Laith Makkah dalam kondisi memprihatinkan.
Dalam informasi kepolisian Makkah yang dirilis salah satu Koran harian Arab Saudi menyatakan, pembantu rumah tangga Indonesia yang berumur 20 tahun dipukuli dan diperkosa oleh tujuh pria yang sedang mabuk.
Kepolisian setempat menyatakan, pembantu rumah tangga Indonesia tersebut berawal meninggalkan rumah majikannya dengan seorang pria muda untuk melakukan hubungan intim di salah satu rumah rekannya di kota Jeddah.
"Dua pria memanggil 5 orang rekannya untuk menemuinya di suatu tempat di jalan Laith Makkah. Sebelumnya kedua pria tersebut membeli minuman alkohol di kota Jeddah dan setelah itu bertemu dengan rekannya di salah satu tempat dimana mereka telah melakukan pemerkosaan secara bergantian terhadap pembantu rumah tangga Indonesia,” ujar Kepolisian setempat.
Pembantu Indonesia tersebut ditemukan polisi pada hari Selasa (27/12/2011) waktu setempat dalam kondisi memprihatinkan, kelelahan dan tidak mampu berjalan. Saat ini dia sudah dilarikan ke Rumah Sakit di daerah Jarwal kota Makkah.
"Ini tindakan biadab, apalagi dilakukan di wilayah kota Makkah. Entah sampai kapan penderitaan TKI di Arab Saudi ini berakhir. Apapun motif mulanya, Pemerintah Indonesia sebaiknya menunjukkan sikap tegas untuk menuntut pelaku dihukum seberat-beratnya. Ingat !!! Pemerkosaan masuk dalam kategori hukuman mati, jadi jangan hanya mereka yang bisa menuntut hukuman mati terhadap TKI,” ujar Plt. Ketua Korwil Arab Saudi PDI Perjuangan, Sharief Rachmat.
"Harapan PDI Perjuangan kiranya KJRI Jeddah dapat bertindak cepat, diantaranya mencari mengujunginya sekaligus biodata korban," sambung Sharief.
Kepolisian setempat telah melakukan perburuan besar-besaran terhadap tersangka. Dan sementara itu Kepolisian Makkah mengatakan telah menangkap sekelompok yang terdiri diantaranya warga Saudi, Yaman, dan Sudan.
Sumber Berita : http://id.berita.yahoo.com/

Posisi Tidur Pengaruhi Mood

Ghiboo.com - Suasana hati seseorang bisa diperoleh dengan berbagai cara, termasuk pada posisi tidur Anda. Posisi tidur yang salah pasti menyebabkan badan terasa pegal dan membuat Anda uring-uringan sepanjang hari.

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan Premier Inn, bila Anda ingin mendapatkan suasana hati yang baik seharian, maka tidurlah sebelah kiri tempat tidur Anda.

Orang-orang yang cenderung tidur di sebelah kiri kasur akan tampak labih bahagia dibanding pasangan mereka yang tidur di sebelah kanan.

Hasil penelitian ini didasarkan pada penelitian terhadap 3.000 responden yang menunjukkan bahwa orang yang tidur di sebelah kiri umumnya lebih ceria, berpikiran positif dan mampu mengatasi beban pekerjaan dan stres setiap hari.

"Secara jelas penelitian ini menunjukkan pola antara sisi tempat tidur dan suasana hati ketika terbangun. Jadi benar, jika ada pepatah mengatakan bahwa bangun dari posisi tempat tidur yang salah," ujar Claire Haigh, juru bicara Premier Inn.

Lebih dari seperempat responden yang tidur di sebelah kiri di kasur memiliki pemikirian positif mengenai kehidupannya secara umum, dibandingkan hanya 18 persen responden yang tidur di sebelah kanan kasur yang merasakan hal serupa.

Dua per tiga responden yang tidur di sebelah kiri kasur juga mengungkapkan bahwa mereka merasa lebih tenang dari pasangan mereka ketika mereka menghadapi krisis dan cenderung lebih percaya diri.

Selain itu, mereka juga lebih cenderung memiliki pekerjaan tetap. Sekitar 31 persennya mengakui mereka lebih mencintai pekerjaan mereka dibandingkan dengan 18 persen responden yang tidur di sebelah kanan kasur.

Namun, jangan lantas Anda terburu-buru ingin meminta bertukar posisi tidur dengan pasangan Anda. Menurut penelitian, responden yang tidur di sebelah kanan kasur cenderung mendapatkan lebih dari sisi kehidupan mereka dibandingkan pasangannya.

Sumber Berita : http://id.berita.yahoo.com/

Selasa, 27 Desember 2011

Polri Tak Pungkiri Korban Bima Bisa Lebih Dari 2

Laporan Wartawan Tribunnews.com,  Abdul Qodir
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Polri tak memungkiri jika korban tewas terkait pembubaran dan amuk massa di Pelabuhan Sape, Bima, NTB, pada Sabtu (24/12/2011), bisa lebih dari dua orang sebagaimana yang terdata kepolisian saat ini.
Karenanya, Polri mengimbau warga untuk melapor jika mengetahui adanya korban tewas selain dua orang yang terdata petugas atas nama Arief Rachman (18) dan Syaiful (17).
"Jadi untuk saat ini yg ada di kepolisian data cuma dua. Tapi, Kami tidak menutup kemungkinan ada infromasi yang belum diketahui. Oleh karena itu, kami mengimbau pihak-pihak terkait serta masyarakat yang mengetahui atau katakan lah keluarga yang merasa ada anggota keluarganya menjadi korban, untuk menyampaikan informasinya kepada petugas kami," ujar Kabag Penum Polri, Kombes (Pol) Boy Rafli Amar, di Mabes Polri, Jakarta, Senin (26/12/2011).
Menurut Boy, pelaporan informasi korban tewas dari masyarakat akan menghindari informasi yang salah. Sebab, sejumlah pihak juga melansir jumlah korban tewas terkait peristiwa itu, tapi jumlah korbannya lebih dari dua orang. "Kami perlu keterbukaan masyarakat yang mengatakan ada korban lain," pungkasnya.
Sumber Berita : http://id.berita.yahoo.com/

Naik Ojek ke Istana Bogor Dahlan Iskan Dihadang

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR - "Mobil mana, mobil mana?" seorang pria berkacamata celingukan di depan Stasiun Bogor, Jalan Nyai Raja Permas Kecamatan Bogor Tengah, Jum'at (23/12). Dahlan Iskan si pria tersebut. Menteri BUMN ini tampak panik lantaran gagal menemukan mobil pribadinya saat akan menghadiri rapat kabinet di Istana Bogor. Padahal, rapat kabinet akan segera dimulai dalam hitungan menit. Beruntung di sekitar Stasiun Bogor banyak tukang ojek.
Dahlan 'nekad' naik Kereta Rel Listrik (KRL) Ekonomi AC Commuter Line jurusan Jakarta - Bogor dari Stasiun Manggarai sekitar pukul 07.00 WIB. Sesampainya di Stasiun Bogor, sekitar pukul 07.40 WIB Dahlan langsung menuju salah satu warung soto yang terdapat di dalam area Stasiun Bogor.
Di warung soto, Dahlan menikmati dua mangkok Soto Campur yang dia buat sendiri. Saking asiknya, Dahlan sampai tidak menyadari bila jarum jam hampir menunjukan pukul 09.00 WIB tanda rapat kabinet di Istana Bogor akan dimulai.
Agak tergesa, Dahlan meninggalkan warung Soto. Kepada para wartawan yang sedang menikmati soto Dahlan berpesan singkat "Makan yang benar, makan yang benar.. Saya sudah terlambat nih," kata Dahlan sambil menepuk-nepuk pundak wartawan.
Beberapa wartawan yang tahu Dahlan akan meninggalkan warung ikut-ikutan bergegas menghabiskan sotonya. Di luar Stasiun Bogor Dahlan yang tak ingin terlambat rapat bertanya kepada ajudannya. "Mobil mana-mobil mana?" tanya Dahlan.
Mendapat pertanyaan sang menteri, si ajudan ikut-ikutan panik. Dia tampak hanya bisa celingukan ke kiri kanan mencari mobil sang majikan.
Tidak mendapat jawaban atas pertanyaannya, Dahlan langsung berkata: " Ya sudah ojek saja-ojek saja," kata Dahlan. Jadilah Menteri BUMN ini pergi menuju Istana Bogor menggunakan ojek.
Tapi 'drama' Dahlan belum selesai. Sesampainya di depan pintu gerbang Istana Bogor, sejumlah petugas Pasukan Pengaman Presiden menahan keinginan Dahlan untuk masuk.
Paspampres mungkin menduga kalau penumpang ojek itu adalah masyarakat biasa. Maklum penampilan Dahlan, seperti biasanya, memang terlihat 'koboi' hanya mengenakan kemeja putih tak dimasukan, celana bahan hitam, dan sepatu skets. "Bapak mau kemana?" Kata seorang petugas Paspampres kepada Dahlan.
"Saya mau mengikuti rapat kabinet bersama teman-teman di dalam Istana," jawab Dahlan dengan nada santai.
"Oh..tidak bisa pak... ini rapat khusus menteri..." belum selesai Paspamres itu berkata, seorang warga berteriak dari kejauhan. "Woii dia itu menteri.."
Mendengar teriakan itu barulah sang Paspampres sadar bila si penumpang ojek itu adalah salah satu peserta rapat kabinet. Dia pun mempersilakan sang menteri masuk. Dari depan gerbang Istana Dahlan akhirnya berjalan kaki menuju Istana. Sang tukang ojek dia persilakan kembali ke stasiun dengan sebelumnya membayar ongkos Rp 100 ribu.
Sumber Berita : http://id.berita.yahoo.com/naik-ojek-ke-istana-bogor-dahlan-iskan-dihadang-

Operasionalisasi Rutan Brata Wirya

KETULUSAN untuk berbuat semata, kelak akan dipertemukan dijalan yang benar. Mungkin petuah bijak itu yang mendasari seorang mualaf asal Banjarnegara, tergerak hatinya untuk membantu mewujudkan rumah tahanan Polres Tegal yang lebih manusiawi. Maklum selama ini rutan di Mapolres Tegal berada di bagian depan Mako yang kadang membuat pembesuk merasa tidak nyaman dan dihantui rasa was-was.
Dari perenungan panjang seorang Budi Sarwono yang ingin menghabiskan hidupnya di jalan yang diridhoi Allah itulah, dia ikhlas menghibahkan sedikit rejekinya untuk mewujudkan bangunan rutan baru di halaman belakang Mapolres Tegal. Pemilik PT Bumi Rejo inipun merogoh koceknya senilai Rp 250 juta guna merampungkan bangunan yang berdiri di atas tanah seluas 130 meter persegi.
Kapolres Tegal, AKBP Nelson Pardamaian Purba SIK, yang meresmikan pengoperasionalisasian Rutan Brata Wirya, Selasa (27/12), sempat berbagi cerita tentang sosok Budi Sarwono yang juga pernah meringankan upaya Nelson untuk membangun masjid di Polres Banjarnegara, saat yang bersangkutan menjabat disana.
Dihadapan Wakil Bupati Tegal, H Moch Herry Soelistiyawan SH MHum dan Muspida plus, Nelson memberikan apresiasi positif terkait keikhlasan anak bangsa dalam mendukung kemajuan Polri di daerah. "Ditengah keterbatasan yang kini dimiliki Polri, uluran tangan dari anak bangsa untuk melengkapi sarana pendukung yang kita butuhkan patut dihargai. Dedikasi yang tulus iklhas tanpa pamrih ini seyogyanya menjadi penyemangat kami dalam peningkatan pelayanan dan kemitraan dengan masyarakat," ujarnya.
Dia mengaku, sudah mengenal sosok Budi Sarwono ketika masih menjabat Kapolres Banjarnegara. "Hidayah yang membuat langkahnya ingin menghabiskan sisa hidupnya di jalan kebenaran. Lewat perkenalannya dengan seorang ulama di wilayah Blora, Budi akhirnya menjadi mualaf dan ingin membelanjakan sisa kekayaannya untuk kemaslahatan umat," terang Nelson.
Budi sendiri saat didaulat untuk menyampaikan sambutan singkatnya, lebih banyak berharap dengan adanya rutan yang lebih familiar dan berada di belakang komplek Mapolres, setidaknya akan semakin mendekatkan masyarakat dengan aparat. Dia juga menyatakan belum tentu manusia yang berada di dalamnya benar-benar salah, dan mereka butuh mendapatkan apa yang menjadi haknya termasuk tempat yang nyaman di dalam rutan.
Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Rutan Brata Wirya yang juga Kabag Sumda, Kompol Moch Sujoko, menilai sumbangsih kali ini bisa mendukung program akselerasi Polri dalam hal peningkatan kinerja mendukung pola pelayanan prima terhadap masyarakat. Bangunan rutan sendiri terdiri dari tiga ruang tahanan yang mampu menampung sekitar 30 tahanan, dan satu ruang untuk melakukan aktivitas olah raga, ruang tunggu untuk pembesuk berikut kamar kecil.
Nelson sengaja memberi nama 'Brata Wirya' pada rumah tahanan yang baru diresmikannya dengan maksud agar mereka yang ada di dalamnya bisa merenungi apa yang telah diperbuat, agar kelak setelah keluar menjadi manusia cerdas dalam bertindak.
"Brata itu mengandung maksud jalan. Dan Wirya mempunyai makna cerdas. Diharapkan mereka yang ada di dalam bisa bersemedi, berdoa, menyadari diri dari kekhilafan, atau menjadi tempat pertobatan refleksi diri sehingga mereka bisa mencapai tingkat kecerdasan yang lebih baik setelah keluar dari ruangan ini," cetusnya.
Usai penandatanganan prasasti, Kapolres didampingi Wakil Bupati, Kejari, Ketua PN Slawi, Ketua Lapas, perwakilan Kodim 0712/Tegal, dan jajaran Muspida berkesempatan meninjau areal dalam lapas yang benar-benar respretentatif untuk ruang pertobatan bagi mereka yang tersandung kasus hukum. (hermas purwadi)
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/

Gabinprasta Usung Green Garden

LEBAKSIU - Gebrakan kembali ditunjukkan oleh Satuan Pelaksana Pendidikan di Kecamatan Lebaksiu, dalam upaya membendung tren tawuran dikalangan Pelajar. Beberapa waktu lalu, telah terbentuk Forum Komunikasi OSIS (FKO)  yaitu organisasi ditingkat pengurus OSIS dari sekolah swasta dan negeri jenjang SMA dengan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa Gabungan.
Baru-baru ini, dari tanggal 19 – 21 Desember 2012, organisasi lain yang diberi nama Gabinprasta (Gabungan Pembina Pramuka Sekolah Swasta) di Satuan Pendidikan jenjang SLTP/MTs dan SMU/MA/SMK, menyelenggarakan kegiatan Kemah Wira Bhakti di SMK Diponegoro Lebaksiu. Ajang ini diisi dengan kegiatan indoor dan out door.
Kegiatan ruang meliputi materi Reboisasi, Penanggulangan Kenakalan Remaja, Motivasi, dan Kepemimpinan, serta Pemutaran Film Edukasi tentang Bahaya Narkoba. Pada kegiatan itu, pemateri adalah para Pembina Pramuka dari sekolah terkait serta pihak dari lembaga atau dinas yang berkompeten seperti Kepolisian dan Dinas Kehutanan.
Sedang kegiatan di luar ruangan diantaranya Perkemahan, Bakti Sosial, PBB, dan Halang Rintang. Bakti Sosial diisi dengan penanaman 1000 pohon di area KPH Perhutani Balapulang.
Ketua Panitia Kemah Wira Bhakti Gabinprasta, Riadi Solikhin SPI, mengungkapkan, pihaknya berharap melalui kegiatan Kemah Wira Bhakti akan terjalin erat ikatan silaturahim, tumbuhnya persaudaraan yang kokoh dan tinggi antar Pembina dan anggota Pramuka di Gabinprasta ini. "Dengan wadah ini, kami harapkan akan meningkatkan intensitas komunikasi antar anggota. Sehingga dapat saling bertukar informasi dan saling belajar," ujarnya.
Di lain pihak Humas KPH Perhutani Balapulang, Juli Kusnadi, mengaku, pihaknya menyambut gembira adanya kegiatan Gabinprasta dengan penanaman pohon di area binaannya. Dengan begitu, para Pramuka atau pelajar menjadi tahu keadaan hutan saat ini yang rusak parah akibat penebangan liar, terutama ssekali sejak saat mulai bergulirnya reformasi.
Indonesia merupakan negara hebat dengan hutannya bersama Brasil, yang dijadikan sumber inspirasi bagi PBB yang berkehendak untuk terus menjaga kehijauannya sebagai jangkar dunia dari terkaman pemanasan global. Karenanya, kegiatan ini sangat sejalan dengan hal tersebut," ujarnya.
H Sudarno SPdI, selaku Pembina Kehormatan Gabinprasta, menyatakan, pentingnya kerjasama dan saling asuh, asah, dan asih demi kelestarian Gabinprasta sebagai Cannon Shot ke arah kebajikan tanpa batas, tentu saja dengan kegiatan-kegiatan yang bernilai ibadah. "Karenanya, saya berharap agar sekolah-sekolah lain di lingkungan Kecamatan Lebaksiu yang belum terlibat di Gabinprasta, dapat segera mulai mendekat dan berpelukan erat bersama-sama membendung tindak anarki pelajar," himbaunya.
Sementara itu Kepala Sekolah SMK Diponegoro Lebaksiu Drs Moh Fatah M MPd tidak bisa hadir karena tengah menjalani persiapan Kongres Persatuan Guru Swasta Indonesia di Jakarta. Namun demikian, melalui Pembina OSIS SMK Diponegoro Lebaksiu, Julis Nur Hussein, menyampaikan rasa terima kasih atas penyelenggaraan Kemah Wira Bhakti Gabinprasta di sekolahnya. "Kami juga memohonan maaf, jika sarana dan prasarana yang ada dirasa kurang memuaskan," ujarnya.
Kemah Wira Bhakti Gabinprasta di SMK Diponegoro Lebaksiu diikuti oleh SMK dan SMA Diponegoro Lebaksiu, SMK Nurul Ulum, SMK Al Yaman, MA/MTs Al Madinah Tegal Kubur, SMP Al Usmaniyah Yamansari, dan MTs Nurul Ulum Kesuben. Pembina Gabinprasta adalah para Kasek (Mabigus) sekolah-sekolah terkait, dan Pembina Kehormatan adalah H Sudarno SPdI, Bripka Saliyo dari Polsek Lebaksiu, dan Amin Wahyudin. (gon)
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/

Suradadi Butuh Program UKM

SURADADI - Warga Desa Suradadi dan Desa Purwahamba Kecamatan Suradadi, membutuhkan bantuan modal yang disalurkan melalui program Usaha Kecil Menengah (UKM). Utamanya bagi pelaku usaha yang didominasi para ibu rumah tangga. Hal ini terkuak, ketika Anggota DPRD Kabupaten Tegal dari Fraksi PKS, Bahrun SH, menggelar acara jaring asmara atau reses di Desa Sidaharja Kecamatan Suradadi, beberapa hari silam.
Salah seorang warga Desa Suradadi, Nurhasanah, mengungkapkan, program UKM di desanya sangat minim sekali. Kendati ada, itupun hanya program pemerintah pusat yang disalurkan melalui PNPM. Dan sejatinya, program tersebut tidak bisa merata ke semua pelaku usaha di daerahnya. Kendalanya, mungkin karena anggaran yang digunakan untuk simpan pinjam sangat sedikit. Untuk itu, pihaknya meminta supaya ada penambahan bantuan modal dari pemerintah daerah.
"Selain membutuhkan modal untuk pelaku UKM, kami juga membutuhkan pemberdayaan wanita. Misalnya, pemberian pelatihan ketrampilan, atau lainnya," katanya.
Hal serupa juga diutarakan oleh warga Desa Purwahamba, Yati. Dia menjelaskan, pemberdayaan perempuan di wilayahnya, supaya lebih ditingkatkan karena banyak wanita yang menganggur tanpa ada kegiatan. Seandainya dari pemerintah menggelontorkan anggaran khusus untuk wanita, tentunya bisa mensejahterakan kehidupan warga Pantura. Misalnya, pelatihan menjahit, membuat roti, merias pengantin, dan membuat hasil karya yang dapat dijual di pasaran.
"Program seperti itu, yang kami tunggu-tunggu. Sejauh ini, meski ada program ketrampilan, tapi hanya menampung peserta yang tidak banyak. Hanya orang-orang tertentu saja," cetusnya.
Anggota komisi II DPRD Kabupaten Tegal dari Fraksi PKS, Bahrun SH, mengaku bakal memperjuangkan maksimal agar aspirasi tersebut direalisasi. Minimal, ada pemberdayaan perempuan yang berkelanjutan. Sehingga, warga khususnya ibu rumah tangga, dapat mengekspresikan keahliannya. "Insya Allah, segala aspirasi dari warga, akan kami sampaikan ke meja komisi dan kami lanjutkan untuk koordinasi dengan dinas terkait," tegasnya. (yer)
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/

Minggu, 25 Desember 2011

Petugas Partai Adalah Pelayan Masyarakat

DUKUHWARU - Anggota DPRD Kabupaten Tegal dari Daerah Pemilihan I, Dakir SH mengakui sebagai petugas partai adalah pelayan masyarakat. Sehingga sudah menjadi kewajibannya bila memperjuangkan aspirasi masyarakat. Hal ini dikatakan Dakir saat reses masa persidangan III tahun 2011 di Desa Pedagangan, Kecamatan Dukuhwaru, Minggu (25/12) kemarin.
Dihadapan sedikitnya 120 warga masyarakat, Dakir mengatakan, dirinya duduk menjadi anggota dewan karena kepanjangan tangan dari masyarakat dan juga petugas partai. Makanya sudah menjadi kewajibannya membela kepentingan masyarakat, terutama dalam peningkatan sarana prasarana maupun peningkatan lainnya. "Saya sebagai petugas partai siap mengawal kepentingan masyarakat hingga selesai. Makanya, saya persilahkan pada masyarakat untuk menyampaikan aspirasinya, biar nanti di tingkat eksekutif usulan itu kami perjuangkan. Agar di pembahasan anggaran nanti bisa terealisasi," katanya.
Dakir juga meminta pada seluruh kader partai khususnya dari PDI-Perjuangan untuk senantiasa bekerja demi kepentingan partai. Sehingga roda organisasi partai bisa berjalan seirama dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat. Selain itu, pada masyarakat juga jangan segan-segan untuk menyampaikan aspirasinya guna kepentingan bersama. Karena dengan pro aktif menyampaikan aspirasi, semakin giat pula anggota dewan dalam memperjuangkan kepentingan itu. "Kader partai harus aktif dalam menyerap aspirasi masyarakat. Lalu segera sampaikan ke partai supaya nanti partai yang menugaskan kader partai yang duduk di legislatif bisa ikut memperjuangkan. Tapi memang, usulan yang disampaikan kader tidak serta merta bisa dikabulkan, tapi melalui proses terlebiuh dahulu," akunya.
Dakir juga menyampaikan permintaan maaf karena belum tentu apa yang sudah dilakukan bisa berkenan di masyarakat. Namun  dirinya berjanji akan terus berusaha memnperjuangkan aspirasi masyarakat. Untuk saat ini, dirinya mengaku secara bergilir sudah memperjuangkan aspirasi masyarakat, meskipun tidak semuanya dapat. Namun paling tidak, usulan dari masyarakat di tiga kecamatan sudah diperjuangkan. Untuk saat ini, ada bantuan untuk masyarakat tidak mampu. Dan dirinya sudah berhasil memperjuangkannya untuk 10 keluarga miskin. Untuk itu, biar adil, dari 10 yang di dapat, untuk Kecamatan Dukuhwaru tiga, Kecamatan Slawi tiga dan Kecamatan Lebaksiu empat.    
Hal sama juga dikatakan tokoh masyarakat desa setempoat yang juga anggota BPD, Amien Maskyur. Sebagai anggota BPD dirinya sangat berterima kasih, karena pada tahun anggaran ini telah direalisasikan proyek jalan di desanya sepanjang kurang lebih 600 meter. Mudah-mudahan dengan adanya proyek pengaspalan jalan akan membuka akses perekonomian di desanya. "Saya hanya minta pada pak Dakir, bila nanti proyek itu dikerjakan tolong pihak desa diberi tahu. Agar bisa menjawab bila nanti ada masyarakat yang bertanya soal itu. Karena pernah ada proyek dari pemkab yang masuk kesini tapi tidak menginformasikan ke desa, sehingga saat ada persoalan kami bingung menjawabnya," pintanya. (gon)
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/

Dimanfaatkan Sejahterakan Masyarakat

BALAPULANG - Lembaga Masyarakat daerah Hutan (LMDH) Gempol Jaya Tani (GJT) Desa Cibuar, Kecamatan Balapulang, peduli dengan masyarakat lingkungan. Kondisi itu dibuktikan dengan hasil dana sharing tahun 2010 yang diterimakan 30 Nopember 2011, oleh LMDH sebesar Rp 21 juta. Dana ini digunakan untuk kepentingan membantu masyarakat. Kegiatan itu sendiri bakal diagendakan menjadi kegiatan rutin tahunan, usai LMDH itu menerima dana sharing dari Perhutani.  “Dana itu kami manfaatkan untuk menyantuni anak yatim bertepatan Muharaman, juga guru madrasah pengurus mushola masjid juga memberikan pengobatan gratis kepada masyarakat miskin lingkungan Desa Cibunar,” kata Sekretaris II LMDH GJT, E Aris K, kemarin.
 Dikatakan E Aris yang didampingi Ketuanya Fatkhudin dan Bendahara Sucipto, untuk dana sharing LMDH-nya dari perhutani, nilainya fluktuatif tergantung dari hasil panen jati KPH Balapulang. Meski demikian, sebesar apapun dana sharing itu, LMDH GJT ingin agar bermanfaat bagi masyarakat lingkungan. Untuk itu pihaknya membagikan untuk santunan selain diatas juga masyarakat jompo, beasiswa siswa SD berprestasi dan sejumlah masyarakat lain yang membutuhkan.
 Menurut dia, untuk pengobatan gratis sendiri, pihaknya bekerjasama dengan Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI) Kabupaten Tegal, yang memang bergerak di bidang sosial khususnya pengobatan gratis bagi masyarakat miskin. Dimasa mendatang, dana sharing LMDH GJT, juga sudah dipersiapkan untuk agenda kegiatan yang cukup menarik dan membantu masyarakat. Selain santunan yang menjadi agenda rutin dan pengobatan gratis juga berencana mengadakan sunatan masal. “Kami sudah berkoordinasi dan membahas dengan semua kepengurusan secara kebersamaan,” ujarnya.
 Sementara, koordinator BSMI Kabupaten Tegal, Zamroni menegaskan, pihaknya sangat senang diajak bekerjasama dengan lembaga manapun, selama pengobatan untuk kepentingan masyarakat miskin. Saat bekerjasama dengan LMDH GJT Cibunar, dokter kami tidak menemukan penyakit spesifik dari hasil pengobatan gratis terhadap 150 warga miskin. Kebanyakan dari yang berobat, sakit musiman dan kondisi pasien yang usia lanjut.  “Selain pengobatan, kami juga memberikan bantuan obat dan siap merujuk ke Rumah Sakit jika memang pasien memerlukan. Pada dasarnya kami siap menyambut baik kegiatan seperti ini dengan lembaga manapun demi kesejahteraan umat,” pungkas Zamroni. (gon) 
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/

Warga Protes PT SNJM dan Siap Demo

WARUREJA - PT Sahabat Nelayan Jaya Mandiri (SNJM) yang terletak di KM 19 arah Tegal-Pemalang, di Desa Demangharjo, Kecamatan Warureja, disoal dan warga siap demo.
Pasalnya, Perusahaan yang mengelola tepung pakan ayam dengan bahan baku ikan rusak (bonto), mengeluarkan bau busuk dan mengganggu lingkungan. Meski pernah di demo warga beberapa waktu lalu, dan berjanji siap memperbaiki  Inastalasi Pembuangan Air Limbah (IPAL), namun realisasinya sampai kini tidak ada. Disisi lain, instansi terkait di Pemkab Tegal, terkesan tutup mata, untuk itu warga siap melaporkan kepada bupati.  “Kami siap mengirimkan suat warga nomor: o1/XII/ 2011 tentang protes warga untuk dilaporkan kepada Bupati Tegal, DPRD dan instansi terkait lainnya, bahkan tembusan ke Pemprov Jateng dan Pusat. Jika keinginan warga tidak diindahkan terkait bau busuk PT SNJM, kami juga siap demo,” kata H Slamet Haryanto SH, warga setempat kemarin.
 Dikatakan Slamet, pabrik yang berdiri beberapa bulan lalu, sebetulnya bisa diterima oleh masyarakat setempat, dengan catatan memperbaiki limbah bau yang dikeluarkan dari pabrik itu. Namun kenyataannya sejak berdiri dan beraktifitas, sampai sekarang tidak ada perubahan sama sekali terkait limbah bau pabrik. Masalah itulah yang membuat warga marah dan siap mendemo PT SNJM jika tetap beraktifitas dan tanpa memperbaiki IPAL perusahaannya.
 Menurut dia, semua warga Desa Demangharjo, saat ini sudah mempersiapkan surat untuk melaporkan keadaan PT SNJM dan aktifitasnya yang dianggap merugikan warga terkait limbah bau dari IPAL. Bahkan jika diperlukan, warga siap beramai-ramai menutup paksa pabrik itu, Karena selama ini pabrik terkesan tutup mata. Begitu juga instansi terkait di Pemkab Tegal, meski sudah mendapat laporan tetapi belum ada langkah konkrit.  “Warga pernah mendemo PT SNJM dua kali beberapa bulan lalu. Nahkan PT sudah berjanji akan memperbaiki IPAL-nya, namun kenyataannya sampai sekarang tidak ada perubahan dan bau busuk tetap menyengat,” terang Slamet.
 Disisi lain, Kades Demangharjo, A Aziz Azmi, selama untuk kebaikan dan kepentingan warga desanya, siap mendukung. Pasalnya, saat pendirian PT SNJM, pihaknya sudah memberikan rambu dan sejumlah persyaratan. Salah satunya limbah yang bisa mengeluarkan bau busuk untuk diperhatikan. Memang perijinan HO (Lingkungan) sudah ada, namun dengan konsekuensi PT siap membuat IPAL yang cukup baik sesuai harapan warga.  “Namun jika ternyata tidak mampu merubah dan menghilangkan bau busuk, sementara warga protes, kami juga berpihak pada warga kami,” tandasnya.
 Sementara, pemilik PT SNJM, Hendri saat ditemui dikantornya tidak berada ditempat. Salah seorang Satpam perusahaan, Tarbud memberitahukan jika pemilik perusahaan tengah berada di luar kota. (gon)
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/

Forkommat Gelar Pengobatan Gratis

SUDAH kesekian kalinya, Forum Komunikasi Mahasiswa dan Masyarakat Tegal (Forkommat), menggelar layanan pengobatan gratis. Dan kali ini, aksi sosial yang diselenggarakan di Desa Munjung Agung, Kecamatan Kramat, Minggu (25/12) pagi, bekerja sama dengan Indosat dan Bulan Sabit Merah Indonesia (BSMI). Pelayanan untuk mengobati warga dan konsultasi, Forkommat menerjunkan sedikitnya 17 personil berikut dengan paramedis. Masyarakat yang dominan berobat, berusia antara 25 tahun ke atas.
Ketua Umum Forkommat, Muhammad Jumadi mengatakan, kegiatan bakti sosial ini, merupakan yang ke 20 kalinya sejak tahun 2010. Sedianya, pengobatan gratis menampung keluhan penyakit minimal dari 100 orang. Sementara diagnosa yang tercatat pada acara kali ini, cenderung pasien mengalami kelelahan, batuk, gatal-gatal dan demam. Mereka didominasi usia lanjut yang sepertinya jarang melakukan olah raga.
Dia menyebutkan, kiprah Forkommat di Tegal dan sekitarnya, berawal sejak tahun 2007. Aksi sosial yang diselenggarakannya bukan hanya pelayanan pengobatan gratis semata. Melainkan, Forkommat juga kerap menggelar kegiatan santunan kepada anak yatim, pemberian bea siswa bagi warga yang tidak mampu, seminar untuk sertifikasi guru, pesantren berbasis ilmu tehnologi, dan membantu para pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) untuk mendapatkan tambahan modal dari pemerintah pusat maupun daerah.  "Anggaran yang kami gunakan dalam aksi sosial, berasal dari swadaya anggota kami. Selain itu, kami juga dibantu oleh donatur seperti Indosat dan BSMI," terangnya.
Salah satu misi dalam acara tersebut, pihaknya ingin meningkatkan produktifitas warga dengan cara memberikan pelayanan pengobatan dan konsultasi gratis. Artinya, apabila ada seseorang yang mengidap penyakit di dalam rumah tangga, tentu akan menyulitkan bagi keluarganya. Sementara jika ada 100 orang yang mengidap penyakit dalam satu desa, tentu akan menimbulkan perekonomian warga setempat menjadi terhambat. Kunci utama dalam hidup, tubuh harus sehat. Apabila tubuh tidak sehat, kesejahteraan pun akan terganggu.
"Itulah yang menjadi acuan kami, kenapa kami selalu menggelar pengobatan gratis ini. Sebab kami prihatin terhadap warga yang tidak mampu yang mengidap penyakit namun enggan berobat. Mayoritas kalau orang desa, biasanya akan pasrah dengan penyakit yang dideritanya. Padahal, penyakit tersebut dapat menggeroti tubuhnya dan mengancam nyawa si penderita," terangnya.
Dia menambahkan, sebelum menggelar pengobatan gratis di Desa Munjung Agung, satu minggu sebelumnya menggelar di Kecamatan Kedungbanteng. Dan untuk awal Januari 2012 mendatang, pihaknya akan menggelar kegiatan yang serupa di Kecamatan Adiwerna. (yeri novel)
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/

Kamis, 22 Desember 2011

Menilik Produksi Handy Craft di Desa Babakan

Menjalankan usaha yang bermodalkan kreatifitas memang membutuhkan ketekunan ekstra. Semakin tinggi kreatif usaha yang dibangun, semakin sulit juga bagi pihak lain untuk menduplikasi produk usaha tersebut. Bagaimana kaitnya?
LAPORAN: YERI NOVEL
HAL itu yang selama dua tahun terakhir, diterapkan oleh seorang wanita cantik dengan menghias berbagai kebutuhan alat rumah tangga. Seperti tempat tisu, tempat minuman mineral jenis gelas, tempat makanan ringan atau kue, dan tempat buah. Barang-barang tersebut, dihias dengan pernak-pernik cantik yang di produksinya di rumah sendiri.
Dia adalah, Wiwik Sulistio Rini warga RT 03 RW 01 Desa Babakan, Kecamatan Kramat. Dengan modal hobby dan iseng, kini wanita berparas manis ini mampu memproduksi berbagai motif pernak-pernik atau biasa disebut dengan Handycraft. Wiwik sapaan akrab ibu berusia 44 tahun ini, sedikitnya juga sudah mampu membuka lapangan pekerjaan di wilayah rumahnya. Terbukti, meski baru memiliki dua orang karyawan, namun Wiwik sudah dikenal sejumlah pecinta handy craft di tanah air. Hasil produksinya, kerap dipesan dari berbagai daerah seperti Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, Jawa Timur, Jawa Barat, Jakarta, dan wilayah Jawa Tengah sendiri.
Menurutnya, setiap hari selalu ada yang memesan hasil produksinya. Dan pesanan tersebut tak pernah kembali karena barangnya selalu habis di pasaran. Selain memproduksi tempat minuman gelas dan buah, wanita berkerudung ini juga memproduksi hiasan gantungan kunci, Ponsel, tas dan bros. Namun demikian, cenderung di pasaran, keranjang hias yang lebih banyak di pesan. Guna memproduksinya, Wiwik mampu menghasilkan dua unit keranjang hias dalam sehari. Sedangkan untuk bros hias, dia mampu menghasilkan 50 biji.  "Awalnya cuma hoby saja. Tapi sekarang justru banyak yang pesan. Alhamdullilah, semua ini berkat ketekunan saya dan dorongan dari keluarga," kata Wiwik, kemarin.
Dia menjelaskan, keranjang besi hias untuk tempat minuman gelas, dia bandrol dengan harga Rp 150 ribu per unit. Motifnya beraneka jenis, mulai dari model gitar sampai model manual. Sedangkan keranjang besi hias untuk tempat buah dan toples segitiga hias untuk kue kering serta tempat tisu, juga sama harganya. Yaitu Rp 150 ribu per unit. Sementara untuk bros, hanya Rp 50 ribu per unit.  "Saya mulai menggeluti ketrampilan ini, sejak tahun 2009 silam. Meski baru dua tahun, tapi saya bersyukur karena pelanggan saya sudah banyak," ujarnya.
Ketrampilan yang dimiliki Wiwik, tidak hanya berhenti di situ saja. Wiwik akan selalu berinovasi dengan memadukan kreasinya dengan perajin-perajin lainnya. Guna mencapai itu, Wiwik saat ini tengah menuntut ilmu di sebuah tempat kursus handy craft di Kota Cirebon. "Setiap hari Rabu sampai Sabtu, saya kursus di Cirebon. Saya ingin memperdalam ilmu ketrampilan saya," tutupnya. (*)
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/

Pemkab Blacklist Rekanan Nakal

KRAMAT - Rekanan yang mengerjakan pengaspalan di ruas jalan Desa Babakan hingga Pasar Kepel Kecamatan Kramat diblacklist karena tidak bisa menyelesaikan pekerjaannya sesuai dengan masa waktu kontrak. Selain diblacklist, rekanan tersebut juga diwajibkan mengembalikan uang negara sebanyak Rp 187 juta.
Kepala UPTD Kecamatan Kramat DPU Kabupaten Tegal, Nurkholis ST, melalui Pengawas perbaikan jalan Babakan Jatibogor, Sutasman mengatakan demikian kepada wartawan, saat dihubungi melalui sambungan elektronik, Kamis (22/12).
Dia menjelaskan, meskipun diblacklist karena tidak tepat waktu pengerjaannya, namun rekanan tidak diwajibkan membayar denda. Sebab menurutnya, pengerjaan proyek yang menyedot anggaran pemerintah daerah sebesar Rp 1,3 miliar itu, mendapat perpanjangan masa kerja. Perpanjangan hanya beberapa hari, dan diperkirakan Senin (26/12) mendatang bakal rampung.  "Kenapa di blacklist, karena ruas jalan di Desa Babakan belum di sensit. Sedangkan tanggal 21 Desember 2011, semua laporan harus sudah masuk," jelasnya.
Dirinya tak menampik, sejumlah ruas jalan tersebut sudah banyak yang ambrol. Padahal pengerjaannya masih berlangsung. Menurut dia, kerusakan dipicu karena kendaraan besar banyak yang melintas. Mestinya, kendaraan diatas 30 ton, dilarang melintas di jalur tersebut. Namun demikian, meski pengaspalan sedang dikerjakan, truk tronton bermuatan semen masih banyak yang lewat. "Yang sudah mulai rusak, di sekitar Desa Kertaharja,  dan Kepunduhan," tambahnya.
Dia menambahkan, ruas jalan yang diperbaiki, sepanjang 4 kilometer dengan lebar 3 meter. Masa kontrak kerja, selama 90 hari. Sementara, sejak tanggal 17 Desember 2011, masa kontrak proyek tersebut sudah habis. Dan saat ini, masih ada yang belum dikerjakan. "Mestinya kena denda, tapi berhubung ada perpanjang, rekanan tidak kena denda. Hanya saja, rekanan diblacklist," tutupnya. (yer)
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/

Polisi Amankan Natal di Jawa Tengah

TRIBUNJOGJA.COM,PURWOKERTO - Mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) saat penyelenggaraan ibadah Natal dan malam pergantian tahun, sebanyak 24 ribu aparat dari Polda Jateng akan dilibatkan dalam operasi Lilin Candi 2011.
"Sekitar 2/3 dari total personel 36 ribu anggota di Polda Jawa Tengah akan dilibatkan," kata Kapolda Jawa Tengah, Inspektur Jenderal (Irjen) Pol Didiek Sutomo di Purwokerto, Kamis (15/12/2011) siang.
Saat penyelenggaraan natal, ia katakan semua gereja akan menjadi sasaran atau target pengamanan yang dilakukan dengan sistem jaga atau patroli.
Jenderal bintang dua ini juga menambahkan, selain aparat kepolisina, organisasi kemasyarakatan akan membantu melakukan pengamanan.
"Di Solo misalnya ada Banser NU yang turut berjaga di dalam gereja," kata Didiek.
Selain memfokuskan pengamanan gereja, Operasi Lilin Candi juga mengamankan perayaan malam pergantian tahun. Kata dia, lokasi tempat keramaian dan jalan raya akan mendapat prioritas petugas.
"Untuk memudahkan pelayanan silahkan masing-masing polres bisa menentukan didirikan posko di lokasi-lokasi strategis," pungkasnya.
Sumber Berita : http://id.berita.yahoo.com/24-ribu-polisi-siap-amankan-natal-di-jawa-

Bharagas Tebar Jejaring Sinergitas

TRIBUNJOGJA.COM,PURWOKERTO - Mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) saat penyelenggaraan ibadah Natal dan malam pergantian tahun, sebanyak 24 ribu aparat dari Polda Jateng akan dilibatkan dalam operasi Lilin Candi 2011.
"Sekitar 2/3 dari total personel 36 ribu anggota di Polda Jawa Tengah akan dilibatkan," kata Kapolda Jawa Tengah, Inspektur Jenderal (Irjen) Pol Didiek Sutomo di Purwokerto, Kamis (15/12/2011) siang.
Saat penyelenggaraan natal, ia katakan semua gereja akan menjadi sasaran atau target pengamanan yang dilakukan dengan sistem jaga atau patroli.
Jenderal bintang dua ini juga menambahkan, selain aparat kepolisina, organisasi kemasyarakatan akan membantu melakukan pengamanan.
"Di Solo misalnya ada Banser NU yang turut berjaga di dalam gereja," kata Didiek.
Selain memfokuskan pengamanan gereja, Operasi Lilin Candi juga mengamankan perayaan malam pergantian tahun. Kata dia, lokasi tempat keramaian dan jalan raya akan mendapat prioritas petugas.
"Untuk memudahkan pelayanan silahkan masing-masing polres bisa menentukan didirikan posko di lokasi-lokasi strategis," pungkasnya.
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/

Maestro Tari Topeng Pentas di TIM

SLAWI - Maestro Tari Topeng asal Slawi, Suwitri, tampil di Graha Bakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Rabu (21/12) malam. Selain Suwitri, ada dua Maestro lainnya yang turut serta dalam kesempatan itu. Yakni, Dariah, penari Lengger dari Banyumas dan Onih penari Topeng Betawi dari Jakarta.
Pendamping Sawitri dari Slawi, Harnoko mengatakan, pagelaran para maestro ini, untuk melengkapi program Dewan Kesenian Jakarta Seri Maestro. Pertunjukan itu juga diramaikan para empu tari tradisional nusantara seperti maestro topeng Pajegan bali, Kanjet Lasan Tengen Ngendau Kutai Timur, dan Tari Berlian Sentiu Kutai Barat. Pementasan kali ini, banyak didominasi penonton kaum muda. Bahkan, kaum muda yang berasal dari Tegal, tak luput hadir pula untuk sekedar memberikan suporter Sawitri.  "Generasi muda asal Tegal, banyak yang nonton. Mereka sangat terharu dengan kelincahan dan kemahiran Suwitri saat memainkan taru topengnya," tuturnya.
Ketua Forum Komunikasi Kesatuan Bangsa (FKKB) Kabupaten Tegal ini menjelaskan, keahlian Suwitri memainkan tari topeng, didasari oleh orang tuanya yang setiap hari menari dari desa yang satu ke desa lainnya. Kala itu, Ibuda Suwitri yang bernama Warmi, berangkat menari sejak tahun 50 an. Hingga melahirkan Suwitri pada tahun 1958, Warmi tetap menari untuk menutup kebutuhan hidupnya. Beranjak dewasa, hampir setiap hari Suwitri selalu disuguhkan dengan berbagai macam tarian. "Sawitri menguasai 6 tarian dari 12 jenis tari topeng khas Tegal," imbuhnya.
Pengabdian Suwitri melestarikan dan mengembangkan tari topeng Endel khas Slawi, kata Harnoko, membuatnya berhak meraih piagam Nasional dari Menteri Kebudayaan dan Pariwisata belum lama ini. Bagi Suwitri, panggung tari bukan sesuatu yang penting nilainya. Menurut Harnoko, Suwitri sangat optimis dengan tari topeng Tegal yang tak akan punah di Jawa Tengah. "Suwitri akan terus mempopulerkan tarian warisan dari orang tuanya. Sehingga, tari topeng asal Tegal tidak punah karena tidak ada penerusnya," pungkasnya. (yer)
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/

KPK Tak Tutup Peluang Panggil Anas

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Semakin hari, Muhammad Nazaruddin getol menyerang Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum. Terdakwa dugaan suap wisma atlit SEA Games Palembang ini kemarin meminta agar Anas diperiksa dalam kasus Hambalang, Bogor, begitu juga hartanya.

Bagaimana langkah KPK ke depan? Salah satu pimpinan KPK Bambang Widjojanto mengaku pihaknya melakukan pemanggilan tidak karena pesanan. "Tapi kebutuhan," ujar Bambang kepada wartawan di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis (22/12/2011).
Dikatakan Bambang, kebutuhan yang dimaksud adalah untuk keperluan pemeriksaan yang dapat memenuhi penyelidikan dan penyidikan untuk mengungkap suatu kasus.
"Tapi kalau ada orang yang kemudian dengan segala bantuannya memberitahukan itu harus diterima," jelas Bambang.
Dari keterangan siapapun, termasuk Anas, akan diolah, dan semua informasi dan laporan yang diterima KPK dalam konteks itu. Bambang mengaku, soal peluang atau tidak memeriksa Anas, yang penting bisa membuktikan dan menjelaskan mengenai kasus itu. Inilah yang akan dipakai  KPK.
"Jadi, tidak harus orang perorang. Kan kita bekerja tidak by order orang perorang. Siapapun yang punya peluang bisa menjelaskan kasus itu seharusnya dipanggil. Dan orang yang dipanggil seharusnya mau dan bersedia untuk hadir. Jangan dibikin susah-susah deh," tambahnya.
Sumber Berita : http://id.berita.yahoo.com/

Belanja APBD Wajar

SLAWI- Belum lama, Badan Pengawas Keuangan (BPK) didampingi Inspektorat Kabupaten Tegal melakukan peninjauan terhadap sejumlah kegiatan di Kabupaten Tegal. Hal itu terkait dengan pemanfaatan pembelanjaan APBD dan bantuan pusat untuk kepentingan pembangunan di daerah. Temuan BPK pada sejumlah kegiatan ada, masih dalam batasan normatif dan sebagian sudah berhasil diselesaikan oleh pihak terkait.
Hal itu dikatakan Plt Inspektur Inspektorat Kabupaten Tegal, Drs Chusni Priyanto, kemarin, di kantornya. Menurut dirinya, belum lama ini pihaknya mendampingi BPK dalam melakukan peninjuan sejumlah kegiatan, guna membuat Naskah Hasil Pemeriksaan (NHP).
Dikatakan Chusni, sejumlah kegiatan di Kabupaten Tegal sisa tahun 2010 dan 2011, saat dilakukan peninjauan ada sejumlah temuan dari BPK. Namun dikatakannya, semua temuan yang ada relatif aman bagi hasil temuan BPK terhadap kegiatan di Kabupaten Tegal.
"Memang ada, tapi nilainya relatif kecil bahkan sebagian rekanan penggarap yang dinilai kurang volume atau lainnya, saat ini dari informasi yang didapat sudah mengembalikan dan itu membuat temuan NHP relatif aman,” jelas Chusni.
Menurut dia, salah satu contoh kegiatan yaitu pembangunan Jalingkos di Desa Dukuhsalam Kecamatan Slawi. Memang diketemukan kekurangan volume karena saat pengerjaannya tidak menggunakan peralatan pemadatan dengan air. Karena waktu itu bertepatan dengan musim penghujan. BPK sendiri meminta agar temuan itu dan anggaran yang tidak digunakan, dikembalikan kepada Kas Daerah atau Kas Negara.
Kondisi itu disikapi bijak oleh dinas terkait, dalam hal ini DPU Kabupaten Tegal dan rekanan terkait. Seketika dilakukan penghitungan dan diselesaikan oleh rekanan dengan mengembalikan keuangan sisa kepada Kas Daerah atau Kas Negara. Begitupun kegiatan lain yang rata-rata semuanya sudah dilakukan kesepahaman antara rekanan, dinas, dan BPK dengan langkah realita seperti diatas.
NORMATIF
Disisi lain, Kepala DPU Kabupaten Tegal, Ir Eling Susiardi, saat ditemui menjelaskan jika sejumlah kegiatan pada dinasnya memang diketemukan beberapa permasalahan oleh BPK. Namun semuanya dalam batasan yang bisa ditolelir. Bahkan sekitar puluhan kegiatan yang menjadi temuan NHP BPK dengan nilai ratusan juta rupiah, saat ini tengah dalam tahapan penyelesaian.
Menurut dia, temuan yang kebanyakan terkait dengan kurangnya volume pekerjaan, bukan karena faktor kesengajaan rekanan melainkan karena sejumlah faktor yang sangat memungkinan dan dalam takaran noramtif pelaksanaan kegiatan. “Namun sebagian besar rekanan sudah mengembalikan kewajiban sesuai kesepahaman dengan BPK,” tuturnya.
Sementara, pemeriksaan rutin BPK sendiri yang saat ini guna peruntukkan NHP, menurutnya bakal dilanjutkan dengan pemeriksaan berikutnya guna Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK. Digambarkan sedikit oleh Eling, meski rekanan bersangkutan belum bisa menyelesaikan namum ada upaya, masih bisa diselesaikan setelah LHP.
Ditambahkan, ada perbedaan dalam NHP maupun LHP. Jika sejumlah temuan BPK kemudian bisa diselesaikan saat tahap NHP, temuan dimaksud tidak bakal mencul pada LHP yang ditayangkan BPK. Namun jika temuan sudah sampai batasan LHP, meski bisa diselesaikan oleh pihak terkait, namun sudah terlanjur muncul dalam LHP.
“Kondisi itulah yang membedakan keduanya. Namun semua hasil temuan di Kabupaten Tegal, sesuai penjelasan, masih dalam takaran normatif dan semoga tidak mengkhawatirkan,” pungkasnya. (gon)
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/

Pengurus dan Anggota Baru Teater Byar Dilantik

TALANG - Pengurus Teater Byar periode 2011-2012 dan anggota baru Teater Byar SMA-SMK Wahid Hasyim Talang, belum lama ini dilantik. Pelantikan tersebut dilakukan di bumi perkemahan Kota Tegal, selama dua hari diikuti sekitar 70 siswa sisiwi SMA-SMK NU 01 Wahid Hasyim Talang.
Dalam pelantikan tersebut, hadir Ketua Lembaga Seni Budaya Muslimin Indonesia (LESBUMI) PC NU Kabupaten Tegal Moh Mi’roj Adhika, Yasykur Parondhina selaku Ketua dan Komite Sastra dan Teater Kabupaten Tegal dan para alumni dan seniman muda Kabupaten Tegal.
Menurut Moh Mi’roj Adhika AS selaku Pembina Teater Byar, dalam pelantikan pengurus maupun anggota baru Teater Byar ini diisi dengan workshop teater sebagai bekal pengurus dalam menjalankan tugasnya mengatur sebuah organisasi teater. Hal ini dimaksudkan agar mereka tahu, bagaimana mengelola kegiatan teater.
“Materi yang disuguhkan dalam acara workshop ini antara lain olah dasar teater meliputi olah vokal, olah tubuh, olah sukma, termasuk tata teknik pentas panggung,” katanya, kemarin.
Untuk melatih mental mereka, lanjut Gus Mi, panggilan akrab Mi’roj Adhika, mereka diperintahkan berekspresi dan mengamen di jalan dengan cara pentas teater, monolog, maupun membaca puisi ditengah hiruk pikuknya jalan raya di kawasan Jembatan Merah (Brug Abang) Talang. “Mereka berjalan dari lokasi sekolah sampai di kawasan Brug Anang, lalu diteruskan ke jalan Pesayangan sampai ke lokasi bumi perkemahan kota tegal di jalan Halmahera. Peserta berjalan kaki sambil berekspresi di sepanjang perjalanan,” tandasnya.
Sementara, Ketua Suku terpilih, Kharusani, mengatakan, walupun berat tapi dirinya siap memajukan teater Byar agar seperti ketua suku periode sebelumnya yang mampu menjuarai dalam Festifal Teater Pelajar tingkat Jawa Tengah.
 “Kami siap berlatih agar teater Byar dalam periode kami tetap eksis. Semoga bisa seperti kakak-kakak pengurus teater Byar sebelumnya yang bisa menjuarai dalam berbagai even lomba baik puisi, monolog, maupun teater,” ungkapnya.
Dia menambahkan, latihan rutin yang dilakukan setiap hari Rabu dalam ekstra kulikuler teater itu, tetap akan dipertahankan. Pihaknya akan selalu menjaga agar teater Byar bisa lebih eksis. Dan yang lebih penting lagi, mendapat dukungan dari sekolah.
“Warga baru yang berjumlah sekitar 60 siswa-siswi ini, banyak yang punya potensi,” pungkasnya. (fat)
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/

Stasiun Slawi Saat Libur Sekolah Natal dan Tahun Baru

SELAMA liburan Sekolah dan menjelang natal tahun 2011 dan tahun baru 2012, penjulan tiket KA Kaligung Bisnis dari Stasiun Slawi dengan tujuan Semarang, naik 80 persen. LALU ?
LAPORAN : MOH GHONI
SETIAP harinya saat libur sekolah, natal dan tahun baru, sedikitnya 100 sampai 200 penumpang mengantri guna mendapatkan tiket. Padahal, ketersediaan jatah tempat duduk dari Stasiun KA Slawi sangat terbatas. Karena kuota yang ada hanya satu gerbang, yang diisi maksimal 60 penumpang.
Kondisi membludaknya penumpang disamping liburan itu, secara kebetulan KA Kaligung Ekonomi sampai saat ini belum bisa beroperasi karena kerusakan. Disisi lain, kenaikan juga terjadi pada penjualan tiket secara on line. Penjualan tiket on line, setiap harinya sekitar 50-70 tiket terjual dan didominasi oleh KA Cirek (Cirebon Ekspres), yang mencapai 70 persen dari penjualan tiket itu. Padahal jika hari biasa, penjualan tiket on line paling yang terjual 30 tiket.
“Untuk semua tarif tiket, tidak ada kenaikan. KA Kaligung Bisnis ke Semarang seharga Rp 30 ribu dengan jam keberangkatan dari Stasiun KA Slawi, jam 12.25 WIB,” kata Kepala Stasiun KA Slawi, Yuliono Mukti Fauzi, kemarin.
Dikatakan Yuliono, kondisi itu membuat setiap harinya penumpang selalu mengantri tiket KA Kaligung Bisnis di loket penjualan tiket. Namun demikian, pihak stasiun Slawi tidak mamu berbuat banyak, karena semuanya sudah dibatasi oleh aturan dan jatah yang ada.
    Menurut dia, saat ini bahkan ada sejumlah calon penumpang yang sudah memesan untuk keperluan perjalanan liburan natal dan tahun baru. Bahkan semua tiket KA yang dijual melalui on line, saat ini kondisinya nyaris habis sampai dengan akhir tahun 2011. “Pemesan tertinggi yang ada pada daftar kami yaitu pada tanggal 22-26 Desember dan 29 Desember sampai 2 Januari 2012,” ujarnya.
GANGGUAN KOMPUTER
Disisi lain, penjualan tiket secara on line sedikit terganggu dengan terjadinya kerusakan peralatan komputer milik PT KAI. Kondisi kerusakan tersebut, ternyata tidak hanya pada PT KAI namun juga pada sejumlah perusahaan lain seperti Perbankan. Kondisi itu dibenarkan oleh Yuliono, yang peralatan komputer untuk penjualan tiet on linenya, belum lama ini ngadat.
Kondisi itu, dijelaskan Yuliono, sudah direspon dan dilaporkan kepada PT KAI pusat di Bandung. Karena menurutnya dengan kerusakan jaringan komputer perusahaannya, dikhawatirkan bisa mengganggu proses layanan PT KAI khususnya di Stasiun KA Slawi. “Belum lama ini sudah kami laporkan ke PT KAI pusat,” ucapnya.
Sementara, kepada pelanggan PT KAI, pihaknya juga sudah memberitahukan perihal gangguan jaringan internet komputernya. Hal itu guna menghindari anggapan jika PT KAI tidak respek dan kurang dalam memberikan layanan terhadap konsumen pengguna KA.
“Kadang ada sinyal, tidak lama kembali hang. Itu yang terjadi bebrapa waktu lalu. Namun saat ini sepertinya sudah kembali normal dan semoga tidak ngadat lagi,” pungkas Yuliono. (gon)
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/

70 Warga Tak Mampu Disantuni

SURADADI - Persaudaraan Muslimah (Salimah) Ranting Sidaharja, Senin (19/12), menyelenggarakan pengajian umum di Mushola Alhidayah Dukuh Peleman Desa Sidaharja Kecamatan Suradadi dalam rangka menyambut tahun baru Hijriah 1433 H.
Selain menggelar pengajian, kegiatan yang diikuti 200 muslimah ini juga menyantuni 70 warga tak mampu yang terdiri dari anak-anak yatim dan orang tua jompo. Hadir pada kesempatan itu, Ketua DPC Salimah Suradadi, Suharti serta seluruh ranting di Kecamatan Suradadi, tokoh masyarakat, dan para ulama setempat.
Disela-sela sambutannya, Suharti mengatakan, kegiatan ini merupakan agenda rutin setiap tahun. Meski demikian, pengajian kali ini jauh lebih meriah dibandingkan tahun sebelumnya. Sebab, yang biasanya santunan diberikan langsung ke rumah-rumah warga yang membutuhkan, namun kini para penerimanya diikutsertakan dalam pengajian tersebut. Tujuannya, selain untuk bersilahturahmi juga sekaligus menambah wawasan dan mendapatkan ilmu bagi penerima santunan.
"Pengajian ini merupakan langkah kami untuk mengenalkan organisasi dan kiprah Salimah kepada umat muslim sekitar. Kami tunjukkan kepedulian kami dalam bidang sosial, yakni salah satunya dengan memberikan santunan kepada kaum dhuafa dan anak yatim," terangnya.
Rencananya, tahun depan pihaknya akan menggelar kegiatan yang serupa ditambah dengan kegiatan sosial lainnya. Seperti perkawinan dan sunatan massal, pelatihan perawatan jenazah, Ru'yah Syar'iyah, dengan melibatkan semua pengurus majelis ta'lim yang ada. Langkah demikian, untuk memicu agar umat muslim di wilayahnya menjadi satu dan Salimah sebagai perekat maupun sebagai fasilitatornya.
"Kita (Salimah, Red) harus selalu meningkatkan kepedulian kita kepada sesama," tukasnya.
Ketua panitia kegiatan, Jamilah, mengutarakan, santunan yang diberikan kepada warga yang membutuhkan. 40 diantaranya, berasal dari warga Sidaharja. Sementara lainnya, merupakan warga desa tetangga. Menurutnya, sebagai pembicara dalam pengajian yang mengusung tema "Kita tingkatkan pada sesama wujud dari kualitas keimanan" ini, berasal dari Kecamatan Adiwerna, yakni Ustadah Musyahiroh.
"Salimah selalu mengedepankan kepedulian lingkungan. Karena itu, bagi kaum muslimin yang ingin bergabung, silahkan saja mengikuti pengajian rutin Salimah," tukasnya. (yer)
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/