Selasa, 10 Juli 2012

LPAKP Siap PTUN kan Mendikbud

TARUB - Kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) yang akan menjalankan Uji Kompetensi Guru (UKG) pada akhir bulan Juli ini, membuat sebagian guru resah dan tidak sedikit yang menolaknya. Penolakan itu tidak hanya diungkapkan oleh guru saja, dari lembaga swadaya masyarakat bidang pendidikan, juga turut merasa geram dengan kebijakan tersebut. Adalah, Lembaga Pengkajian dan Advokasi Kebijakan Publik (LPAKP) Wilayah Jawa Tengah yang dipimpin Raharjo SPd.
Menurutnya, UKG yang diprioritaskan untuk guru bersertifikasi sangat bertentangan dengan peraturan yang ada. Yakni peraturan pemerintah (PP) nomor 74 tahun 2008 tentang guru, dan Permendiknas RI nomor 11 tahun 2011 tentang sertifikasi bagi guru dalam jabatan, kemudian PP nomor 53 tahun 2010 pasal 4 tentang disiplin PNS. Selain itu, kebijakan UKG juga bertentangan dengan UU nomor 2 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional dan UU RI nomor 14 tahun 2005 tentang guru dan dosen.  "Itu sangat bertentangan sekali. Apalagi dengan UUD 45 alenia 4 yang menyebutkan untuk memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Karenanya, kami sangat mendukung dan siap apabila Mendikbud di PTUN-kan," tegas Raharjo kepada wartawan saat ditemui di kantornya, Desa Kedokan Sayang, Kecamatan Tarub, Selasa (10/7) siang.
Celakanya lagi, lanjut Raharjo, UKG tersebut direncanakan bakal sistem on line. Dan itu sangat meresahkan bagi guru yang tidak bisa mengoperasikan komputer. Dia memperkirakan, hampir 30 persen di wilayah kerjanya, guru belum bisa mengoperasikan komputer dengan baik. Karena itu, UKG dinilainya tidak mendidik meski itu hanya untuk pemetaan guru saja (Versi Mendikbud).
"Padahal untuk guru bersertifikasi, sudah pernah melakukan tes uji sebelumnya. Mestinya, sekarang tidak perlu diuji lagi. Dan sekalipun diuji lagi, harusnya diberikan pelatihan dulu. Sementara yang saat ini terjadi, guru belum pernah mendapat pelatihan UKG tersebut," tegasnya.
Seperti yang diberitakan koran ini sebelumnya, bahwa kebijakan soal menguji kemampuan guru ini memang terus berubah di internal Kemendikbud. Awalnya, UKG ini diberinama uji kompetensi ulang (UKU). Skenario awal, ujian ini digunakan untuk mengukur kemampuan guru yang sudah mendapat sertifikat pada periode 2006 sampai 2011. Total diperkirakan ada 1 juta lebih guru yang akan mengikuti ujian tersebut.
Kebijakan ujian itu cukup meresahkan para guru, karena bagi yang dinyatakan tidak lulus, maka tunjangan profesi pendidik (TPP), ditahan sementara. TPP baru akan dikucurkan lagi, setelah guru yang bersangkutan lulus pelatihan lanjutan dan mampu memperbaiki kompetensinya. Setelah menuai protes dari kalangan guru, kebijakan ujian ini lantas dirubah. Kemendikbud menyatakan jika ujian ini tidak ada pengaruhnya dengan pencairan TPP. Artinya, meskipun seorang guru tidak lulus ujian ini, TPP tetap dikucurkan. Fungsi dari ujian ini hanya digunakan sebagai  pemetaan kualitas guru bersertifikat yang ada di Indonesia.  "Alasan ini cukup janggal. Masak program sertifikasi yang sudah berjalan mulai 2006 lalu tidak menyisakan data kompetensi guru," kata Sekertaris Jenderal Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) Retno Lisyarti.
 Perempuan yang juga menjadi guru itu menuturkan, jika memang digunakan untuk pemetaan, harusnya yang diuji itu adalah seluruh guru. Selain itu, Retno juga mengatakan, Kemendikbud telah melakukan kesalahan dalam menyusun rencana ujian ini. Sebab, ujian ini hanya akan mengukur komptensi pegetahuan dan pedagogik (kependidikan) guru saja. "Padahal kemampuan guru itu ada empat. Dua lainnya adalah kemampuan sosial dan kepribadian," katanya.
 Retno menegaskan, Kemendikbud salah besar ketika ingin membuat peta kompetensi guru, tetapi indikator penyusunannya tidak komplit. Alasan lain yang membuat guru keberatan adalah, pelaksanaan teknis UKG ini. Ujian yang akan diselenggarakan pada akhir Juli ini akan total menggunakan sistem online. Peserta ujian wajib duduk di depan komputer untuk menjawab soal ujian. Padahal menurut Retno, banyak rekannya yang ada di pedalaman sama sekali tidak bisa mengoperasikan komputer. "Menghidupkan saja belum bisa," katanya.
Dengan sekian banyak kelemahan itu, Retno tidak bisa mencegah rekan-rekannya untuk mem-PTUN-kan Mendikbud. "Sebelum benar-benar dijalankan, kita minta harus dievaluasi ulang," tandasnya. (yer)
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/LPAKP-Siap-PTUN-kan-Mendikbud.html

Soal Baju Agnes di Result Show Indonesian Idol

Agnes Monica merupakan salah satu artis muda berbakat yang memiliki segudang talenta. Sebut saja berbagai macam penghargaan telah diraihnya. Selain prestasi yang cukup membanggakan Agnes juga memiliki performance sempurna di setiap laganya. Wajah yang cantik serta kepribadian supel membuat semakin banyak saja AGNEZMO atau sebutan fans Agnes Monica ditanah air bahkan di kancah international.
Di layar kaca tanah air Agnes merupakan satu-satunya juri wanita Indonesian Idol yang cukup lihai memberikan kitik dan saran kepada para kontestan Indonesian Idol 2012. Jam terbang di dunia musiknya memang sudah tidak perlu diragukan lagi. Pada acara Result Show Indonesian Idol 2012,penampilan Agnes cukup mencuri banyak perhatian. Penampilannya yang seksi pun kerap menjadi sorotan media. Malam final tersebut Agnes menggunakan gaun dengan warna menyerupai kulit, ditambah pernak-pernik yang menutpi dareah pribadinya semakin mempermanis penampilannya di malam final tersebut.
Ya, penampilan Agnes pada malam itu memang terlihat seksi, banyak persepsi masyarakat menilai penampilannya kelewat seksi atau justru malah sebaliknya banyak yang bilang juga penampilannya wajar - wajar saja bahkan ada yang bilang “Luar Biasa”. Di http://id.omg.yahoo.com/foto/gaun-warna-kulit-agnes-monica-slideshow/ sendiri ratusan komentar positif dan negatif pun dilayangkan untuk pnampilan Agnes tersebut. Berikut ini beberapa gambar penampilan agnes pada malam Result Show Indonesian Idol 2012 beberapa waktu lalu.
1ff0855c411ccb8ff970dcd49f70de3f_agnes-monica-result-n-reunion-show-indonesian-idol-2-20120708-003-bambang-jpg_060738
Penampilan Agnes Monica d Result Show Indonesian Idol 2012
a6d4eec640c163679cb845104c192308_penampilan-agnes-monica-1
Agnes terlihat seksi saat membawakan lagu perdana-nya ‘Cinta di Ujung Jalan’
Malam itu Agnes menyanyi lagu andalannya ‘Cinta di Ujung Jalan’ dengan aransemen yang sedikit agak berbeda, namun tetap terdengar asyik ditelinga. Kemudian Agnes juga sempat menyanyikan lagu ‘Cinta Mati’ duet bersama Ahmad Dani. Tidak sia-sia saya menyaksikan Result Show Indonesian Idol 2012 karena jujur saya sangat suka dengan suara emas Agnes Monica.
Karena pada dasarnya setiap orang punya persepsi masing-masing, tidak semua apa yang dikatakan satu kepala bagus sama dengan isi kepala lainnya. Tapi yang jelas semua persepsi masyarakat mengenai setiap penampilan artis itu bagaimana pemikiran mereka saja. Selain negara yang berdemokrasi kita juga berhak mengemukakan pendapat masing-masing, tetap menganut nilai negara ketimuran asalkan berada pada jalur yang benar tanpa anarkis. 
Sumber Berita : http://sayhitohenny.blogdetik.com/2012/07/10/soal-baju-agnes-di-result-show-indonesian-idol-2012/

Regina Juara Baru Indonesian Idol

JAKARTA -- Seperti diprediksi sejumlah kalangan, Regina Ivanova akhirnya berhasil menyandang predikat Indonesia Idol 2012. Regina menyisihkan Kamasean Mathews atau Sean di Grand Finals Indonesian Idol 2012 Econvention Ancol, Minggu (8/7) dini hari.

"Indonesia memilih, selamat Regina kamu Indonesian Idol 2012," kata Daniel Mananta Host Indonesian Idol saat mengumumkan pemenang Indonesian Idol 2012.

Perolehan voting antara Regina dan Sean sangat ketat. Setiap hari bahkan hampir setiap jam, hasil voting selalu saling susul menyusul. "Perolehan voting sangat dekat antara keduanya," jelas Daniel.

Malam Grand Finals Indonesian Idol 2012 berlangsung sangat meriah. Selain menjadi ajang reunian 12 finalis Indonesian Idol, malam grand finals juga diisi penampilan band legendaris.

Di antaranya Kidnap, Gigi, dan Peterpan. Khusus Peterpan, posisi Ariel diganti Sean dan Regina secara bergantian. Regina menyanyikan lagu "Langit Tak Mendengar" sementara Sean membawakan lagu "Cobalah Mengerti".

Malam Grand Finals juga disaksikan oleh CEO MNC Group, Hary Tanoesedibjo. Hadir pula Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Irman Gusman. (abu/jpnn)
Sumber Berita : http://www.jpnn.com/read/2012/07/08/133147/Regina-Juara-Baru-Indonesian-Idol-

Sejumlah Petani Padi di Kecamatan Tarub Resah

Musim kemarau di bulan ini, belum juga usai. Diperkirakan, kemarau akan melanda tanah Jawa ini, akan berlangsung hingga akhir tahun nanti. Akibatnya, banyak petani yang mengeluhkan karenanya. Seperti apa keluhannya?
LAPORAN: YERI NOVEL
KENDATI musim panen tinggal beberapa hari lagi, namun kecerian di wajah petani, tidak tampak. Padahal, biasanya petani akan terlihat sumringah manakala lahan pertaniannya mendekati masa panen.
Hal itu terjadi di lahan pertanian padi di wilayah Desa Kedokan Sayang Kecamatan Tarub. Ketika ditemui wartawan, sejumlah wajah petani di desa itu terlihat sedih dan cemas karena hampir semua tanamannya terserang hama.
Hama yang melanda sepuluhan hektar tanaman padi di wilayah tersebut adalah wereng berwarna coklat kehitaman. Sejauh ini, sebagai upaya menghindari gagal panen, petani melakukan pembasmian dengan dengan cara menyemprot padi. Penyemprotan itu tidak hanya sekali. Selagi wereng itu masih menyerang tanaman padinya, penyemprotan tidak akan berhenti.
"Antara 3 sampai 5 kali setiap harinya, tanaman padi ini kami semprot dengan obat," tutur Tasrip (53), salah satu petani asal Desa Kedokan Sayang Kecamatan Tarub, Senin (9/7).
Bapak dari tiga anak ini menuturkan, hama wereng yang menyerang tanaman padi di wilayahnya berlangsung setiap sore hari. Hewan kecil itu menyerang tanaman padi yang berusia antara 1,5 bulan sampai 2 bulan. Sedangkan masa panennya, setelah usianya mendekati tiga bulan nanti.
Kondisi padi yang seharusnya berwarna hijau, kini berubah menjadi kuning dan berangsur mati. Dengan begitu, hasil panen nanti dipastikan bakal berkurang.
"Sebagian tanaman sudah ada yang mati karena terserang hama wereng. Kami tidak tahu harus berbuat apalagi," kata Tasrip sedih.
Kepala Desa Kedokan Sayang, Nurlela, didampingi Kepala Urusan Keuangan Desa, Hartono, menyatakan hal senada dengan para petani tersebut. Menurutnya, kesedihan petani di wilayahnya, tidak hanya diserang oleh hama wereng. Tanaman padi tersebut juga kekurangan air selama masa tanam berlangsung. Karenanya, tak sedikit petani sekitar melakukan penyedotan ke berbagai sumber mata air.
"Luas lahan pertanian disini sekitar 10 hektaran. Dan saat ini, petani sedang mengalami kesulitan. Selain serangan hama wereng, mereka juga sedang kesulitan mendapatkan air karena musim kemarau. Untuk itu, kami berharap dari dinas terkait memberikan perhatian kepada petani sekitar atau minimal memberikan obat untuk mengusir wereng," pungkasnya. (*) 
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/Sejumlah-Petani-Padi-di-Kecamatan-Tarub-Resah.html

RSUD Siap Jadi Rujukan Utama Ponek

GEDUNG rawat jalan untuk pelayanan Hemodialisa (HD) dan pelayanan CT Scan RSUD dr Soeselo Slawi resmi beroperasi, Selasa (10/7) hari ini. Sesuai rencana, peresmian gedung itu bakal dilaksanakan oleh Wakil Bupati Tegal HM Hery Soelistiyawan SH MHum. Sedikitnya 300 undangan baik Muspida maupun undangan lain, bakal menghadiri acara peresmian gedung rawat jalan baru itu.
Diresmikannya gedung layanan rawat jalan baru itu, memperkokoh RSUD dr Soeselo Slawi untuk menjadi rujukan pusat layanan utama Ponek di Pantura Jateng. Jika sebelumnya hanya tiga layanan tempat tidur pasien HD, kini menjadi 16 layanan. Begitupun adanya alat CT Scan yang baru dan lebih canggih dengan 16 slick, RSUD dr Soeselo bisa melayanai lebih banyak masyarakat yang membutuhkan layanan dibidang pengobabatan kesehatan.
“CT Scan canggih ini, nantinya bisa mengetahui sejumlah penyakit pasien pada rongga kepala, rongga dada, ronga perut, rongga pinggul, dan lainnya. Juga sejumlah dokter tamu spesialis dari Kota Tegal dan Pekalongan, siap didatangkan untuk membantu,” terang Direktur RSUD dr Soeselo Slawi, dr H Widodo Joko Mulyono MKes MMR, kemarin.
Dikatakan dr Widodo Joko, sehari setelah peresmian gedung rawat inap tersebut, juga bakal diadakan seminar medis yang mengusung tema “Peran CT Scan Dalam Diagnosa Penyakit Paru”, yang digelar pada Rabu (11/7) besok. Sebagai narasumber dalam seminar itu, adalah ahli paru-paru, dr Aria Wirawan dari Salatiga, dr Priyadi SpP, dan dr Lilik Lestari SpDok. Tujuan seminar sendiri, dalam rangka meningkatkan kepada masyarakat dan meningkatkan kualitas dibidang rumah sakit regular.
Menurut dia, RSUD dr Soeselo Slawi sendiri, kedepan siap meningkatkan layanan kesehatan masyarakat. Seperti peningkatan layanan kesehatan pasien panederita penyakit gagal ginjal bagi masyarakat di Kabupaten Tegal dan sekitarnya. “Apalagi saat ini sudah memiliki alat CT Scan yang lebih canggih. Dalam mendiagnosa penyakit, bakal lebih canggih pula,” jelasnya.
JADI RUJUKAN
Sesuai keputusan Menkes RI, di Indonesia ada 10 rumah sakit yang menjadi rujukan utama layanan Ponek. Untuk di Jateng sendiri ada dua RS yang menjadi rujukan yaitu RSUD dr Soeselo Slawi untuk wilayah Pantura Jateng dan satunya RS di Banyumas. Dengan diresmikannya gedung baru rawat jalan Pelayanan HD dan Pelayanan CT Scan itu, semakin memperkokoh kesiapan RSUD Dr Soeselo Slawi untuk menapak kedepan.
Disamping itu, layanan kesehatan dengan semakin canggihnya peralatan yang dimiliki, diharapkan bisa semakin lebih meningkat. Pihaknya berharap, masyarakat lebih mempercayai untuk berobat ke RSUD dr Soeselo, khususnya bagi warga Kabupaten Tegal dan sekitarnya. “RSUD menjadi salah satu yang ditunjuk Menkes RI sebagai rumah sakit rujukan Layanan Utama Ponek. Kini saatnya kami akan membuktikan,” ujar dr Widodo Joko.
Sementara atas peresmian gedung rawat jalan Pelayanan HD dan CT Scan, bakal diupayakan untuk lebih memaksimalisasikan layanan utama kesehatan Ponek bagi masyarakat. Sehingga dapat mewujudkan harapan agar masyarakat mendapatkan layanan yang optimal dibidang kesehatan dari RSUD dr Soeselo Slawi. “Kedepan, kami berharap semoga dapat mewujudkan keinginan untuk dapat memberikan layanan kesehatan yang optimal bagi masyarakat,” pungkasnya. (mohammad ghoni)
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/RSUD-Siap-Jadi-Rujukan-Utama-Ponek.html

Kaplores Baru Terima Surat GMTB

KAPOLRES Tegal, AKBP Nelson Perdamean Purba SIK, baru akan mempelajari surat pembatalan GMTB nomor 007/GMTB/VII/2012 tanggal 06 Juli 2012. Kapolres Tegal sendiri mengaku, baru mengetahui adanya surat itu saat Rakor bersama Sekda dan Muspida lainnya, Senin (9/7) di Pendopo Ki Gede Sebayu Pemkab Tegal.
“Kami belum bisa memastikan kebenaran surat itu, karena baru kami terima dan bakal kami pelajari terlebih dahulu,” kata Kapolres Tegal.
Dikatakan Kapolres, untuk mengeluarkan pernyataan terkait surat itu, pihaknya belum berani. Karena baru menerima surat pembatalan GMTB, saat rakor itu. Untuk lebih detail dan kepastiannya, dia bakal mempelajari terlebih dahulu sebelum memberikan pernyataan kepada media massa.
Dalam surat pembatalan Gerakan Masyarakat Tegal Bersatu (GMTB), tertulis nama koordinator GMTB, Soegirman. Surat itu tertera lengkap dengan stempel dan kertas ber-kop GMTB. Dalam rakor itu, Soegirman menegaskan jika dirinya merasa tidak pernah melayangkan surat pembatalan itu. “Kami kira, ada upaya media massa untuk memelintir informasi ini,” kata Soegirman.
Seorang peserta Rakor yang enggan disebut namanya, menyayangkan sikap Soegirman. Karena Soegirman tidak mau menunjukkan surat bukti yang benar seperti yang dikirimkan kepada Polres Tegal, jika memang pernah melakukan pembatalan rencana demo GMTB. Kondisi itu menimbulkan tanda tanya oleh hadirin, terkait kebenaran surat yang diajukan kepada Kapolres itu.
“Memang ada kemungkinan ada pihak yang merekayasa. Tetapi sayangnya Soegirman tidak menunjukkan bukti surat yang dia kirimkan, jika benar sudah mengirimkan ke Polres,” jelas peserta yang enggan disebutkan namanya.
Seperti diberitakan media ini sebelumnya, pelaksanaan demo GMTB dengan agenda utama penyampaian pendapat di depan publik dan juga mengawal Surat Perintah Bupati Tegal terkait penutupan galian C ilegal, gagal dilaksanakan. Padahal, demo itu sesuai dengan surat permohonan nomor 006/GMTB/VII/2012 tertanggal 2 Juli 2012. Pembatalan demo itu disinyalir karena pihak penyandang dana pelaksanaan demo, tidak menepati janji.
Pembatalan demo itu sesuai dengan surat yang diajukan oleh GMTB kepada Polres Tegal nomor 007/GMTB/VII/2012 tertanggal 6 Juli 2012 perihal permohonan maaf dan pembatalan acara penyampaian pendapat di depan publik dalam rangka mengawal Surat Perintah Bupati Tegal untuk menutup penambangan galian C ilegal dengan alat berat. (gon)
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/Kaplores-Baru-Terima-Surat-GMTB.html

Istri Mantan Presiden Ini Golput

TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Ibu Negara, Shinta Nuriyah Abdurahman Wahid, mengaku tidak pernah menggunakan hak pilihnya dalam pemilihan umum, baik di tingkat kabupaten, provinsi maupun nasional. "Ini bentuk protes saya," kata Shinta, pada diskusi publik tentang Hak Politik Penyandang Disabilitas, Senin, 9 Juli 2012.
Menurut Shinta, dia dan suaminya pernah menjadi korban diskriminasi atas penyandang disabilitas ketika Komisi Pemilihan Umum mencoret nama Gus Dur --demikian Wahid biasa disapa-- dari daftar calon presiden pada pemilihan 2004. "Ini ketimpangan demokrasi," kata Shinta. Aturan yang mengganjal Gus Dur adalah klausul dalam UU Pemilihan Presiden yang mensyaratkan capres harus sehat dan cakap secara fisik dan mental.
"Peraturan itu adalah diskriminasi bagi penyandang disabilitas untuk mencalonkan diri dalam pemilihan pejabat publik," kata Shinta. Karena itu, lewat kampanye terus menerus, Shinta berharap tidak ada lagi pelanggaran hak politik penyandang disabilitas di masa depan. Mereka semua harus bisa memilih dan dipilih. Shinta menekankan para penyandang disabilitas punya kapasitas dan potensi besar sebagai pejabat publik, dibandingkan orang biasa.
Sumber Berita : http://id.berita.yahoo.com/istri-mantan-presiden-ini-golput-125050943.html