Minggu, 02 Desember 2012

Forum Dialog Pengurus Gereja Kabupaten Tegal

Jelang perayaan natal dan tahun baru 2013, upaya membangun komunikasi dan sinergitas dengan seluruh warga gereja yang ada di Kabupaten Tegal ditempuh jajaran Polres Tegal. Dari giat ini diharapkan akan terbangun keterbukaan informasi pihak pengurus gereja untuk memudahkan Polri dalam mengambil langkah dini dalam hal-hal yang dipandang mengandung potensi gangguan kondisi kamtibmas, khususnya digereja, dan umumnya diluar sekitar gereja berada. Seperti apa giat 'sinergitas gerejawi' itu terbangun?

LAPORAN : HERMAS PURWADI
ANTISIPASI dini agar permasalahan tidak cepat muncul kepermukaan terhadap hal-hal yang tidak diinginkan menjadi pijakan Polres Tegal mengundang seluruh pimpinan dan pengurus gereja yang ada di wilayah hukumnya, Kamis (29/11) kemarin. Gelar sinergitas gerejawi ini paling tidak menjadi gelar pra kondisi sebelum operasi kemanusiaan Lilin Candi 2012 dan pengamaman tahun baru digulirkan.
Kapolres Tegal, AKBP nelson Pardaean Purba SIK yang memimpin forum dialog pengurus gereja tersebut mengajak sedikitnya 25 pengurus gereja untuk bersama-sama membangun sinergitas guna memantapkan kondisi kamtibmas di wilayah hukummnya. Diajang forum dialog yang turut dihadiri ketua FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Kabupaten Tegal, Drs H Wustadi Waslam tersebut kapolres mengajak seluruh pengurus gereja untuk sadar diri sebagai komponen berbangsa dan bernegara yang menjunjung tinggi nilai Ketuhanan dan Kemanusiaan. "Mari kita refleksikan diri sebagai garam dan terang dunia yang mampu membawa gerakan moral integritas bangsa dan nasionalisme kosmopolitan. Dan kami mengajak seluruh warga gereja untuk memiliki loyalitas tinggi sebagai jemaat yang taat dan patuh pada hukum," cetusnya.
Dia juga mengajak pengurus gereja untuk bisa memelihara jati diri gerejawi dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dan merefleksikan diri sebagai garam dan terang dunia yang mampu membawa gerakan moral integritas bangsa. Uraian terkait nation building wahana gerejawi tersebut menyedot perhatian seluruh pengurus gereja untuk terpanggil bersama-sama dalam menjaga iklim sejuk selama perayaan natal dan misa pergantian tahun nanti digelar diwilayah hukum Polres Tegal.
Sementara itu untuk pola Operasi Lilin Candi 2012 pihaknya akan melakukan sesuai dengan prosedur baku yang ditertapkan pusat. Berkaca pada operasi kemanusiaan lilin candi tahun sebelumnya, pendirian pos PAM akan dilakukan di titik-titik gereja yang berjemaat banyak serta pendirian sub pos pam untuk mengantisipasi gangguan di gereja-gereja kecil. Pihaknya jug akan menerapkan pola sterilisasi gereja sebelum digunakan untuk misa suci perayaan natal maupun misa pergantian tahun. Bentuk sinergitas ini diharapkan bisa benar-benar terbangun dan dijalankan dilapangan agar iklim kondusif tetap bisa tercipta di wilayah hukum Polres Tegal. ( *) 
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/Forum-Dialog-Pengurus-Gereja-Kabupaten-Tegal.html

0 komentar:

Poskan Komentar