Sabtu, 21 Juli 2012

Tiga Lokalisasi Pantura Ditutup

KRAMAT - Menyambut bulan suci Ramadan, tiga lokalisasi terbesar di Jalur Pantura Kabupaten Tegal, tutup. Penutupan dilakukan serentak sejak tanggal 16 Juli kemarin. Tiga lokalisasi itu antara lain, Wandan di Desa Munjung Agung, Gang Sempit (GS) di Desa Maribaya Kecamatan Kramat, kemudian Peleman di Desa Sidaharjo Kecamatan Suradadi. "H-6 sebelum puasa, kami sudah tutup," kata Pengurus Lokalisasi Wandan, Bambang S, Jumat (20/7).
Dia mengaku, sudah menganjurkan kepada pemilik wisma atau mucikari agar penutupan total dilakukan selama bulan suci Ramadan. Dan bukanya kembali setelah lebaran nanti. Sehingga bagi kaum muslimin, dapat menjalankan ibadah puasanya dengan tenang. "Rencananya begitu (Tutup total). Sampai lebaran usai, baru di buka kembali," ujarnya.
Sebanyak 60 pekerja sek komersial (PSK) di wilayahnya, kini sudah pulang ke kampung halaman masing-masing. Mereka tidak ada yang tertinggal di tempat tersebut. Meskipun ada, kata Bambang hanya beberapa pemilik wisma. Dia menjelaskan, jumlah wisma di Wandan ada sekitar 27 tempat. Setiap wisma memiliki minimal dua PSK. Sebelum penutupan kemarin, seluruh PSK tersebut juga sudah dilakukan pemeriksaan HIV oleh tim paramedis dari Kabupaten Tegal.  
"PSK disini, usianya mulai dari 20 sampai 40 tahun. Mereka berasal dari berbagai daerah, diantaranya, Bandung, Indramayu, Pemalang, Pekalongan, Batang, Kendal, Cipiring, Semarang, dan dari daerah Tegal sendiri," ucapnya.
Ditempat terpisah, Pengurus Peleman, Nasir juga mengaku hal senada. Menurutnya, lokalisasi yang dihuni 170 PSK itu, kini sudah sepi. Mereka sudah pulang ke daerah asalnya masing-masing. Penutupan berlangsung serentak pada tanggal 16 Juni silam. Rencananya, mendekati lebaran nanti, lokalisasi Peleman akan dibuka kembali. "Mungkin satu minggu sebelum lebaran, kami akan membukanya kembali. Sebab, kami juga perlu makan. Apalagi biaya untuk lebaran, tidaklah sedikit," ucapnya singkat. (yer)  
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/Tiga-Lokalisasi-Pantura-Ditutup.html

0 komentar:

Poskan Komentar