Minggu, 11 November 2012

Disparbud Gelar Pelatihan Tari

LANGKAH meningkatkan sumber daya manusia khususnya tenaga pendidik di tingkatan SD hingga SLTA di Kabupaten Tegal, dalam melestarikan nilai budaya bangsa menjadi pijakan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan dalam menggelar pelatihan seni tari kreasi baru selama tiga berturut-turut.
Pelatihan tari kreasi baru yang dipusatkan di Gedung Rakyat Slawi tersebut langsung diarsiteki pelatih tari kreasi baru, A Sri Paminto Widi Legowo, yang juga merupakan dosen Unnes Semarang.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Tegal, Drs Heru Widiono MSi, menyatakan, untuk melestarikan seni budaya yang ada di setiap daerah dapat diinventarisir dengan baik menjadi sebuah kearifan lokal yang hidup dan berkembang di masyarakat.
"Setelah seni budaya tergali, upaya yang harus dilakukan adalah pembinaan dan pengembangan kreativitas seni. Hal ini merupakan salah satu upaya efektif dalam memperkokoh jati diri bangsa yang cinta tanah air," cetusnya, Jumat (9/11) kemarin.
Dia menambahkan, upaya mengaplikasikan seni budya dalam kehidupan masyarakat menjadi inspirasi pihaknya menggelar pelatihan seni tari bagi guru SD hinggga SLTA se-Kabupaten Tegal.
"Dalam kegiatan ini diharapkan peserta pelatihan dapat menimba ilmu yang sedalam-dalamnya dari pelatih. Sehingga, nantinya diharapkan para guru dapat memberikan pembelajaran kepada siswa didiknya di sekolah melalui apresiasi dan kreativitas berolah seni," cetusnya.
Terpisah Kepala Bidang Kebudayaan, Dra Wuninggar,  menyatakan bahwa tujuan lain yang dibidik dalam gelar pelatihan kali ini adalah menumbuhkembangkan bakat bagi guru seni untuk bisa menciptakan kreativitas dalam berolah seni.
Ada sekitar 75 guru seni tari ditingkatan SD hingga SLTA baik negeri maupun swasta yang dilibatkan dalam pelatihan tersebut.
Dia menjelaskan, kegiatan semacam ini telah diagendakan menjadi agenda tahunan. Dimana dia mengaku secara bergantian mendatangkan guru seni tari dari Yogyakarta, Solo, dan Semarang. "Dalam pelatihan kali ini, terfokus pada jenis tari kreasi baru Roro Ngigel dan Tari Keris. Selain itu dalam pelatihan ini juga diberikan teknik penjurian. Hal ini mengingat dalam setiap ajang lomba kita sering kalah karena tidak mengetahui teknik menari yang benar hingga sampai ketujuan," tuturnya.
Dia juga menyatakan, kegiatan kali ini dibiayai oleh APBD II tahaun 2012 melalui kegiatan pelatihan dan penampilan seni tari. Kegiatan yang dimulai sejak 8 November tersebut akan berakhir 10 November 2012. (her)
Sumber Berita :  http://www.radartegal.com/index.php/Disparbud-Gelar-Pelatihan-Tari.html

0 komentar:

Poskan Komentar