Jumat, 29 Juni 2012

Perbaikan Jalan Dikebut

WARUREJA - Perbaikan ruas jalan Pantai Utara (Pantura) Kabupaten Tegal, terus dikebut. Hal ini mengingat hari raya Idul Fitri sudah semakin dekat. Karenanya, proses pengerjaan jalur Pantura itu ditargetkan bulan Juli ini sudah selesai.
Seperti di jalur Pantura Desa Demangharjo Kecamatan Warureja yang saat ini tengah diperbaiki. Jalan sepanjang 4 kilometer itu diperbaiki sejak setengah tahun silam dan ditargetkan bulan depan selesai.
"Pekerjaan sedang kami kebut, mungkin bulan depan bisa selesai," kata Siswono (40), salah satu pekerja pada proyek perbaikan jalur Pantura Desa Demangharjo Kecamatan Warureja, Kamis (28/6) pagi.
Dia mengungkapkan, perbaikan ruas jalan tersebut dikerjakan oleh salah satu kontraktor yang berdomisili di Kecamatan Talang. Jumlah nilai anggaran proyek tersebut sekira Rp 14 miliar untuk perbaikan jalan sepanjang 4 kilometer. Perbaikan dilakukan dengan cara betonisasi yang kemudian dilapisi aspal.
"Kalau bulan depan tidak selesai, mungkin kami urug dulu (diaspal). Hal itu untuk menghindari kemacetan pada hari raya nanti," cetus pria yang bertubuh tinggi itu.
Sementara itu, data yang diperoleh koran ini melalui website Bina Marga Kementerian PU menyebutkan, panjang jalur Pantura mulai dari Banten, Jabar, Jateng, dan Jatim adalah 1.182 kilometer. Jalan sepanjang itu, ada beberapa jembatan dan ruas jalan yang saat ini sedang diperbaiki. Seperti di jembatan Kali Pemali dan jembatan Kalipodo Jawa Tengah. Sementara jalur macet di jalur Pantura diperkirakan bakal terjadi di daerah Merak, Cikampek, Cirebon, Losari, Pejagan, Brebes, dan Tegal.
Adapun jalur Pantura di Kota Tegal sendiri, kondisinya sangat memprihatinkan. Terutama yang berada di sebelah Mapolresta Tegal. Di jalan tersebut, kondisi aspal banyak yang mengelupas dan saat ini sedang diperbaiki.
Menurut salah satu pengguna jalan, Anton Ramadani (32), dewasa ini jalur Pantura banyak sekali yang sudah rusak. Terutama sepanjang jalan raya di Kabupaten Tegal arah Pemalang. Tidak hanya itu, di jalur Pantura juga banyak insiden kecelakaan yang diakibatkan jalan berlubang.
"Jalur pantura sangat rawan kecelakaan. Saya juga pernah menjadi korban ketika tergelincir di jalan yang berlubang. Tapi, untungnya saya selamat," kata pegawai swasta ini. (yer) 
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/Perbaikan-Jalan-Dikebut.html

0 komentar:

Poskan Komentar