Selasa, 20 Maret 2012

PKL Letjen Suprapto Positif Relokasi

SLAWI - Keberadaan pedagang kaki lima (PKL) diruas jantung Kota Slawi areal Jalan Letjen Suprapto positif direlokasi tahun 2013 mendatang. Hal ini sejalan dengan upaya pemkab yang akan melakukan penataan kota dengan memindahkan PKL yang kini sudah berjumlah lebih dari 150 pedagang diareal Ruang Terbuka Hijau (RTH) maupun menampung sebagian dari mereka di Pasar Trayeman. Dalam penataan kota nantinya pemkab akan menerjunkan tim terkait, baik dari TNI dan Polri serta instnasi terkait.
Kepala Satpol PP Zarnal Arifin SH MH melalui Kasi Ops dan Penindakan Pekik mengatakan, relokasi PKL akan dipilah sesuai dengan jenis dagangan mereka.  "Untuk penjual souvenir akan kita tempatkan di lahan RTH, dan pedagang sayur mayur serta lauk pauk mentah akan kita kembalikan ke Pasar Trayeman yang saat ini sedang direnovasi," cetusnya, Senin (19/3)kemarin.
Terpisah Kabid Tata Ruang Pertamaman dan Kebersihan DPU Ir Heri Suhartono MM tak menampik bahwa pihaknya ditunjuk untuk melakukan proses  finishing pembenahan Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang berlokasi didepan terminal bus Slawi. Dimana proyek yang sempat dipercayakan ke Bidang Cipta Karya tersebut kini positif ditangani bidang Tata Ruang Pertamaman dan Kebersihan.  "Konsep sudah saya siapkan. Bagaimana membuat tempat tersebut terang di malam hari, serta terpenuhinya kebutuhan air bersih dilokasi. Ada wacana untuk membuat tower air sekaligus kamar mandi dan wc disana. Kami juga akan menggandeng peran serta perusahaan untuk membuat gazebo sebagai sarana pendukung sebuah RTH di jantung kota," ujarnya.
Rencana menjadikan lahan RTH sebagai sentra pasar rakyat yang didukung dengan keberadaan panggung hiburan ditengah-tengah areal tak ditampiknya akan tetap dipertahankan. Dia juga mengaku akan lebih memfokuskan lahan tersebut sebagai pusat pujasera dan tidak mengakomodir pedagang sayur mayur menempati lokasi tersebut.  "Nantinya pusat jajan lebih dinomorsatukan untuk menempati lahan itu, berikut penjual cindera mata. Kami masih mengakomodir pedagang buah-buahan, namun tidak untuk sayur mayur. Seyogyanya sayur mayur bisa direlokasi di Pasar Trayeman," cetusnya.
Terkait keberadaan podium terbuka ditengah-tengah areal RTH, Heri mengaku ada wacana untuk melakukan jejaring pendekatan dengan grup band anak muda Slawi. Dengan pemikiran dari pada anak band tersebut berlatih dan bermain dirental music, mereka bisa mengoptimalkan panggung yang ada untuk tampil didepan public. Kehadiran anak band itu diharapkan bisa menjadi faktor penarik pengunjung untuk mendatangi RTH, dan memancing mereka  membeli aneka dagangan yang tersedia disana. (her)
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/PKL-Letjen-Suprapto-Positif-Relokasi.html

0 komentar:

Posting Komentar