Kamis, 31 Mei 2012

Menyingkap Rahasia Dewi Seks

MEMILIKI momen indah di atas tempat tidur saat sesi intim bersama pasangan adalah impian semua kaum hawa. Tak hanya sekedar imaji yang tersimpan rapi di dalam memori ingin menyentuh keseluruhan dirinya, Anda berharap bisa memberikan yang terbaik dengan menyuguhkan sesi intim bersamanya yang unforgetabble.
Lalu, apa rahasia menggelitik hasratnya? Cobalah menguak tabir rahasia Sex Goddess (dewi seks) untuk mendapatkan sesi intim yang mampu menggetarkan hasratnya.
Sentuhan lembut
Setiap pria menyukai disentuh lembut. Cobalah manuver ini untuk menstimulasi hasratnya memuncak selama sesi foreplay. Godalah dia dengan menghisap salah satu jari jemarinya dari atas ke bawah, selayaknya melakukan seks oral.
Arahkan tangannya menelusup diantara payudara Anda, lalu bisikkan lembut di telinganya, "Kamu ingin sekali lagi, sayang?" Percayalah, aksi menggoda Anda ini bakal membuatnya memasang tatapan memohon agar sesi bercinta segera dimulai.

"Buat dia penasaran.."

Sex Goddess memiliki prinsip, "buat si dia memohon pada Anda" Saat menikmati sesi seks oral, cobalah sesuatu yang tak biasa. Tambahkan es batu, whipped cream atau lumeran coklat sebagai pemanis aksi.
Saat ia mulai turn on, hentikan aksi selama beberapa detik. Berikan seulas senyuman menggoda Anda, dan selanjutnya alihkan perhatiannya melalui sentuhan lembut di dada, perut dan bola kembarnya. Akhiri permainan "on and off" yang mendebarkan ini dengan memberikan servis menyeluruh ke area intimnya di bawah sana.
Keluar dari zona nyaman
Posisi seks yang biasa-biasa saja jelas membosankan bagi seorang Sex Goddess. Tak ada salahnya, Anda mulai bereksplorasi dan bereksperimen dengan mencoba variasi posisi untuk mendapatkan "the big O".
Ini seperti sebuah tantangan, seperti juga pria menyukai itu. Si dia tentu akan lebih mudah tergairahkan jika Anda bersedia mengambil inisiatif di setiap sesi bercinta. Keuntungannya, si dia menjadi lebih kreatif dan inovatif mengimbangi laju gairah Anda yang meledak-ledak minta dilepaskan. Double the pleasure, dear!
"Maksimalkan Tubuh"
Aksi solo seks bagi sebagian pria adalah hal yang ditunggu dan sanggup menggetarkan hasratnya. So, tak ada salahnya bertingkah "nakal" di depannya. Ikat kedua tangannya di tepi ranjang dan mainkan aksi liar menari telanjang di depannya.
Ingin membuatnya semakin meledak dalam hasrat yang tertahan? lanjutkan dengan permainan di area intim Anda di bawah sana. Arahkan tangannya menuju ke sana, dan lihatlah ia yang semakin tersiksa nikmat melihat aksi liar Anda. Dan bisa dipastikan, ia akan berbisik lembut di telinga Anda, "Yes, you are a sex goddess, dear."
"Sex toys" = menyenangkan
Tak perlu belanja sex toys, Anda hanya perlu kreatif menjadikan peralatan di sekitar Anda sebagai penunjang aksi liar bersamanya di ranjang. Ingin sesi bercinta yang sedikit "kinky", pakai saja spatula dari dapur Anda. Permukaannya yang datar sangat pas untuk aksi spanking nan lembut yang mungkin disukai Anda atau pasangan.
Sementara, untuk si dia yang menyukai sesi intim yang lembut, body lotion bisa menjadi semacam pelumas yang bakal melancarkan aksi naik turun Anda di tubuhnya. Atau coba juga lip balm mint. Buat bulatan kecil dengan lip balm mint di atas perut dan dadanya. Lalu, tiupkan perlahan ke area tersebut, dijamin sensasi semriwingnya membuat hasratnya meluap seketika.
Menggila dengan sesuatu yang tak biasa
Bak seorang ratu, Sex Goddess seperti ditakdirkan menguasai apapun yang diinginkannya, tak terkecuali dalam hal bercinta. Anda hanya perlu lebih kreatif dan berani menunjukkan sisi liar Anda yang unpredictable. Pertahankan body contact dan eye contact dengannya saat sesi penetrasi.
Sentuhan kulit lembut yang mendarat di raganya semakin menambah atmosfer keintiman tersebut. Saat ia mulai menguasai Anda dalam posisi misionaris, tunjukkan hasrat Anda dengan membelai lembut rambutnya, atau meremas bokongnya sebagai penunjukan Anda menikmati aksinya berada di atas Anda.
Sumber Berita : http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/wanita/2012/03/16/1247/Menyingkap-Rahasia-Dewi-Seks

0 komentar:

Poskan Komentar