Kamis, 31 Mei 2012

Seni Kuntul Warnai MHQ

ADA yang menarik pada pembukaan ajang Musabaqoh Hifdzil Qur’an (MHQ) Pesantren ke–9 tingkat Provinsi Jawa Tengah yang digelar di halaman Masjid Agung Kabupaten Tegal, Senin (28/5) malam. Dalam pembukaan tersebut, ditampilkan salah satu kesenian daerah Kabupaten Tegal yaitu seni Kuntul Tegalan yang turut menyemarakkan pembukaan MHQ. Menariknya lagi, seni Kuntul Tegalan kali ini diperagakan oleh siswa putri dari tingkat SD dan SMA.
Gerak tari seni Kuntulan yang digelar ini, merupakan perpaduan antara seni Islami dan Jawa kontemporer. Perpaduan antara seni Islami dan Jawa itu terkesan indah, bahkan liukan siswi penari selain karena keluwesannya, juga nampak dinamisasi dengan kandungan seni Kuntulan yang juga bernuansa seni bela diri.
“Kuntulan yang ditampilkan nampak indah dan apik, apalagi dibawakan oleh siswa putri,” ungkap salah satu pengunjung, Ali.
Namun dari semua itu, pagelaran seni Kuntulan yang melibatkan ratusan siswi SD dan siswa SMA binaan UPTD Dikpora Kecamatan Dukuhwaru dan Slawi tersebut, merupakan sebuah prestasi yang patut dibanggakan. Apalagi semua pesertanya adalah mayoritas dari siswi SD, sementara siswa SMA hanya beberapa orang saja.
Kepala UPTD Dikpora Dukuhwaru, Taufik Hidayat MM, mengatakan, penampilan yang diperagakan oleh siswa hasil binaanya tersebut merupakan partisipasi sekaligus untuk memperkenalkan kepada masyarakat di luar Kabupaten Tegal.
“Semoga apa yang kami berikan dengan menampilkan siswa-siswi kami ini bisa menyemarakkan pembukaan MHQ tingkat Jateng,” kata Taufik, disela-sela pembukaan.
Seni Kuntul Tegalan tersebut ditampilkan pada saat tamu undangan, mulai dari perwakilan Gubernur, Wakil Bupati Tegal, dan Muspida plus, memasuki arena pembukaan.
Dalam kesempatan tersebut juga diisi  penampilan grup Kencer atau terbang Jawa “Suara Hati” dari Rohani Islam (Rohis) SMA Negeri 1 Slawi. Grup Kencer tersebut ditampilkan setelah acara pembukaan selesai. (fat)
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/Seni-Kuntul-Warnai-MHQ.html

0 komentar:

Poskan Komentar