Selasa, 10 Juli 2012

Menag : Jadikan Pesparawi Perkokoh Toleransi Antarumat Beragama

Kendari (ANTARA) - Menteri Agama Suryadharma Ali mengajak umat Kristiani terutama para peserta Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional X di Kendari menjadikan acara ini sebagai sarana memperkokoh toleransi antarumat bergama di Indonesia.
"Peserta Pesparawi yang datang dari ujung Barat hingga ujung Timur Indonesia, semakin memperkuat kebersamaan dalam keberagaman etnis, budaya, dan agama sebagaimana semboyan Bineka Tunggal Ika yang tercengkram di bawah kaki burung garuda," katanya saat memberi sambutan pada acara pembukaan Pesparawi Nasional X di Kendari, Selasa malam.
Ia mengharapkan, melalui kegiatan keagamaan umat Kristiani yang dipusatkan di Kendari ini, akan semakin memperat hubungan tali persaudaraan di antara umat beragama, sekaligus memperkokoh toleransi antarumat beragama di seluruh Indonesia.
Menteri mengatakan, kegiatan Pesparawi nasional ini memang merupakan hajatan kerohanian tertinggi dari umat Kristiani di Indonesia.
Namun yang terlibat dalam penyelengggaraan acara nasional kerohanian ini bukan hanya umat Kristiani, melainkan semua penganut agama yang ada di Indoensia.
"Ini mencerminkan betapa keberagaman agama, budaya dan etnis ini menjadi khanah kekayaan bangsa yang tak bisa dinilai dengan apa pun," katanya.
Pada kesempatan itu, Mengeri Agama juga meminta umat Kristiani di Indonesia, untuk menjadikan nilai-nilai rohani dalam pesta paduan suara religus itu, sebagai kekuatan iman dalam memproteksi diri dari provokator yang bisa memecah belah kerukunan antarumat bergama.
"Saya percaya, kalau nilai-nilai rohani yang terkandung dalam kidung dan puji-pujian kepada Tuhan sang pencipta yang dikumandangkan dalam kegiatan religius ini diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, para provokator tidak mudah memecah belah umat," katanya.
Oleh karena itu kata dia, setiap nilai luhur yang terkandung dalam nyanyian rohani, jangan hanya indah diucapkan, tapi juga diamalkan dalam kehidupan nyata, terutama dalam menjalin hubungan antarmat beragama maupun berbangsa dan bernegara.
"Sejak Indonesia merdeka, para pendiri bangsa ini sudah meletakkan keberagaman agama, budaya dan etnis, sebagai kekuatan dalam membangun bangsa," katanya.
Acara Pesparawi Nasional yang dihadiri peserta dari 33 provinsi di seluruh Indonesia itu, dibuka Menko Kesra Agung Laksono.
Menteri Agama Suryadharma Ali, Gubernur Sultra, H Nur Alam, ikut mendampingi Menkkesra membuka acara kerohanian umat kristiani tersebut.(ar)
Sumber Berita : http://id.berita.yahoo.com/menag-jadikan-pesparwi-perkokoh-toleransi-antarumat-beragama-174216313.html

0 komentar:

Poskan Komentar