Minggu, 17 Juni 2012

Kinerja Pemkab Dipertanyakan

KINERJA eksekutif Pemkab Tegal terkait pembangunan infrastruktur dianggap kurang efektif dan dipertanyakan kalangan anggota legislatif. Pasalnya, penetapan APBD tahun 2012 dilaksanakan akhir 2011, namun banyak kegiatan yang belum dilaksanakan. Kondisi itu bisa berimbas negative pada kwalitas kegiatan, jika dilaksanakan secara tumpang tindih. Belum lagi dalam waktu dekat bakal digulirkan kegiatan APBD Perubahan, dikhawatirkan kegiatan infrastruktur bertambah dan pelaksanaannya lebih terkendala.  Hal itu diungkapkan sekretaris Komisi III DPRD Kabupaten Tegal, dr Budi Sutrisno MKes, dari FPDI asal Partai Gerindra, kemarin.
 Dikatakan Budi Sutrisno, jika kegiatan regular tidak segera digulirkan, dikhawatirkan bakal tertumpangi kegiatan perubahan, bisa menjadi lebih kacau. Atas kondisi itu pihaknya mempertanyakan kinerja eksekutif, karena penetapan APBD dilakukan lebih awal namun belum juga dlaksanakan sesuai harapan. Jika dulu beralasan pihak legislatif mengalami keterlambatan penetapan, saat ini harusnya eksekutif lebih mempercepat pelaksanaan kegiatan. Karena penetapan APBD-nya sesuai harapan dan lebih cepat.
 Menurut dia, jika keterlambatan akibat adanya penyesuaian harga karena adanya rencana kebijakan BBM, saat ini harusnya pelaksanaan pelelangan dan pengejaan kegiatannya sudah bisa dilaksanakan. Alasan lain yang kurang normative adalah terkait menunggu pelelangan kegiatan dengan nilai besar jadi yang memiliki nilai kecil dibelakangkan, menurutnya tidak tepat. “Apalagi proses lelang terkendala, seharusnya tenggang waktu bisa untuk melaksanakan kegiatan kecil dibawah Rp 100 juta. Ini juga dipertanyakan efektifitas kinerjanya,” jelas dr Budi.
 Sementara yang lebih dipertanyakan adalah, adanya informasi jika pengaturan dimulainya kerja kegiatan dibawah Rp 100 juta, menunggu kebijakan Sekda Pemkab Tegal, ini lebih ironi. Mestinya Sekda bisa berinisiatif, jika proses lelang pada ULP LPSE terkendala, bisa dipercepat kegiatan kecil sambil menunggu proses lelang kegiatan besar. “Kondisi ini membuat banyak masyarakat dan anggota DPRD memepertanyakan akan kebijakan dimaksud,” pungkasnya. (gon)
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/Kinerja-Pemkab-Dipertanyakan.html

0 komentar:

Poskan Komentar