Kamis, 09 Februari 2012

Kemantran Balamoa Lumpuh

TARUB - Jalur Kemantran-Balamoa lumpuh selama tiga jam lebih, Kamis (9/2) siang. Kondisi demikian karena ada dua truk yang melintang di tengah jalan. Tepatnya di sekitar Desa Bumiharja Kecamatan Tarub.
Menurut berbagai sumber di lokasi, gandengan truk bermuatan gypsum yang bernopol E-9534-C itu hendak parkir di depan gudang atau toko gypsum. Namun, pada saat gandengan masuk ke gudang, tiba-tiba roda kanannya terperosok karena tanahnya labil. Sontak, gandengan tidak bisa bergerak dan melintang di tengah jalan.
Sementara itu, truk tronton yang melaju dari arah Selatan menuju ke Utara, tidak bisa lewat. Terpaksa, truk tronton bernopol G-1932-AE itu mengalah berjalan pelan hingga keluar dari badan jalan. Tetapi, tanah yang dilewatinya ternyata tidak bisa menahan tronton yang bermuatan gula pasir itu. Akibatnya, tronton tersebut terjebak ke dalam lumpur yang diduga bekas galian pipa air bersih. Tronton tidak bisa berjalan sehingga kendaraan yang di belakangnya mengalami penumpukan. Sedangkan kendaraan dari arah Utara menuju ke Selatan, juga demikian. Penumpukan kendaraan mencapai sepanjang 2 kilometer lebih.
"Tanahnya labil dan tidak kuat menahan beban kendaraan kami. Sehingga, roda truk kami amblas," terang sopir truk gandeng bermuatan gypsum, Imam (32), saat ditemui di lokasi.
Warga jalan Flores Kota Tegal ini, mengatakan, sebelum ada galian tersebut truk nya tidak pernah ada masalah ketika masuk ke dalam gudangnya. Dia menduga, proses pengurugan galian itu kurang padat. Sehingga, tanah masih tampak labil dan tidak kuat untuk menahan kendaraan berat yang bermuatan tinggi.
"Kejadian ini sejak pukul 10.00 WIB. Kami sudah berusaha menariknya dengan kendaraan berat, namun tidak berhasil," ucapnya.
Selama kedua truk itu melintang di tengah jalan, kendaraan roda empat tidak bisa lewat. Yang bisa menerobos hanya kendaraan roda dua. Kendaraan roda empat, tidak sedikit yang memutar arah untuk mencapai tujuannya. Bahkan, Wakil Bupati Tegal, H Moch Herry Soelistyawan SH MHum yang kebetulan melintas di jalur tersebut, terpaksa memutar melewati Kemantran hingga masuk ke Pagongan. Wakil Bupati beserta jajarannya hendak menuju ke Kabupaten Tegal usai melantik Kepala Desa Maribaya di pendopo desa setempat.
Hingga pukul 12:30 WIB, kemacetan masih berlangsung. Kedua awak truk tersebut terus berusaha menarik kendaraannya masing-masing dengan kendaraan berat lainnya. (yer)
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/Kemantran-Balamoa-Lumpuh.html

0 komentar:

Posting Komentar