Minggu, 29 April 2012

Pagelaran Wayang Golek di Kramat

DALAM rangka menyambut hari jadi Kabupaten Tegal ke 411, berbagai kegiatan dilakukan Pemkab setempat. Salah satunya menggelar pertunjukan wayang golek secara estafet di 18 kecamatan. Dan kali ini, wayang golek yang tergabung dalam Persatuan Pedalang Indonesia (Pepadi) cabang Kabupaten Tegal itu, digelar di Kecamatan Kramat, Jumat (27/4) malam. Dalam kesempatan itu, secara kebetulan pagelaran wayang golek yang didalangi Ki Sasmita dan Ki Bambang ini, berbarengan dengan hari ulang tahun Wakil Bupati (Wabup) Tegal, HM Herry Soelistyawan yang ke 53. Tak heran, ketika acara belum dimulai, sejumlah ucapan selamat disampaikan oleh seluruh lapisan masyarakat yang memadati halaman pendopo kecamatan tersebut kepada Wabup.  "Selamat ulang tahun pak," teriak ratusan penonton wayang golek tampak bersamaan dan berulang-ulang.
Hadir pada acara itu, unsur Muspika beserta jajarannya, seluruh kepala UPTD di Kecamatan Kramat, dan seluruh kepala desa serta perangkat desa. Kegiatan yang bekerjasama antara Pemerintah Kecamatan Kramat dengan UPTD Dikpora ini berlangsung meriah. Tak luput pula, para panitia juga mengucapkan selamat ulang tahun kepada wakil bupati yang hadir didampingi sang istri tercintanya. Kue bolu yang telah disediakan oleh panitia, juga tak ketinggalan dipersembahkan kepada orang nomer dua di Kabupaten Tegal itu.
Mengawali sambutannya, Herry mengucapkan terima kasih atas pemberian ucapan di hari ulang tahunnya. Dia pun merasa terharu dengan kue bolu dan ucapan selamat tersebut. Bahkan, dia tak menyangka bahwa ulang tahunnya itu berbarengan dengan acara tersebut.  "Saya ucapkan banyak-banyak terima kasih. Terutama untuk masyarakat Kecamatan Kramat ini," kata Herry yang wajahnya tampak haru.   
Dia berharap kepada seluruh masyarakat Kramat agar selalu menjaga keamanan dan kondusifitas lingkungan. Selain itu, dia juga meminta, agar masyarakat selalu menjaga kebersihan lingkungan seiring dengan program Adipura. Menurutnya, tanpa adanya bantuan dan dukungan dari masyarakat, tentunya piala Adipura tak bisa diraihnya. Karena itu, masyarakat harus bisa bersinergi dengan pemerintah. "Ciptakanlah lingkungan yang sehat dan nyaman agar piala adipura tahun ini dapat kita raih," pinta Herry.
Dia menguraikan, pagelaran wayang golek ini selain untuk menbudayakan kesenian daerah, juga untuk hiburan masyarakat Kabupaten Tegal. Menariknya lagi, dalam acara tersebut tentunya ada cerita yang bermanfaat bagi masyarakat semua. Cerita dalam perwayangan, bisa dijadikan cermin kehidupan sehari-hari. "Lestarikan budaya kita sendiri minimal dengan cara menikmati wayang golek. Dengan begitu, kita akan tahu dongeng sejarah di masa perwayangan," pungkasnya.
Camat Kramat Mohamad Natsir SSos selaku panitia dalam pagelaran tersebut mengatakan, rangkaian hari jadi Kabupaten Tegal yang di selenggarakannya kali ini diawali dengan kerja bakti massal jauh hari sebelumnya. Kemudian pada hari Jumat (27/4) pagi menyelenggarakan senam bersama yang dilanjutkan dengan menggelar lomba mewarnai yang diikuti oleh 194 peserta yang berasal dari siswa TK dan PAUD. Setelah melaksanakan itu, acara dilanjutkan malam harinya yakni pagelaran wayang golek. "Antusias masyarakat sangat luar biasa. Mereka telah memadati halaman kecamatan sejak pagi tadi (Jumat kemarin), hingga malam hari," ujarnya. (yeri novel)   
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/Pagelaran-Wayang-Golek-di-Kramat.html

0 komentar:

Poskan Komentar