Jumat, 04 Mei 2012

Rangkaian Hari Jadi Kabupaten Tegal ke 411

Kebutuhan darah di Kabupaten Tegal setiap harinya sebanyak 25 kantor darah. Sementara setiap hari tidak mesti orang akan datang ke PMI untuk mendonorkan darahnya. Oleh karenanya, PMI Kabupaten Tegal berupaya setiap harinya melakukan kegiatan donor darah sukarela dengan turun ke masyarakat dan memanfaatkan moment-moment yang ada. Bagaimana kongkritnya?

LAPORAN: FATURAHMAN
KETUA PMI Kabupaten Tegal, dr Bimo Bayuadji, melalui Kepala Markas, Mahmudin mengatakan, dalam rangka berupaya mencukupi kebutuhan darah di Kabupaten Tegal, pada bulan ini PMI melakukan gerakan donor darah sukarela untuk sesama dalam rangka hari jadi Kabupaten Tegal ke 411. Kegiatan tersebut dilakukan dengan cara road show ke setiap kecamatan dan baru dilakukan di dua kecamatan yakni kecamatan Slawi yang menghasilkan 34 kantong darah, di kecamatan Dukuhwaru mendapatkan 61 kantong dan lebaksiu mencapai 28 kantong. Sementara untuk dinas-dinas dilakukan setiap hari jumat dari bulan Mei sampai bulan Juni. “PMI dituntut untuk mencari guna mencukupi kebutuhan darah untuk masyarakat, dan menghindari pendonor bayaran yang kerap muncul. Alhamdulillah, di dua kecamatan itu mendapatkan lumayan banyak,” kata Mahmudin, Jumat (4/5), kemarin.
Dengan kegiatan ini, lanjut Mahmudin, diharapkan pada bulan ini kebutuhan kantong darah di Kabupaten Tegal dapat tercukupi. Karenanya, pihaknya juga berharap, agar pada kegiatan di kecamatan nanti, masyarakat atau instansi yang ada di wilayah tersebut bisa hadir untuk memberikan darahnya melalui donor darah.  “Target kami bukan hanya orang kecamatan, tapi pelajar, dan masyarakat umum juga,” ujarnya.
MENYEHATKAN
Sampai saat ini masih banyak orang yang enggan melakukan donor darah karena takut. Padahal donor darah itu menyehatkan. Pasalnya dengan donor darah, orang akan selalu mendapatkan info kesehatan dan pemeriksaan secara teratur, sehingga bisa mengawasi sendiri apakah terdapat penyakit tertentu, bahkan dapat mengurangi resiko penyakit jantung.  “Dengan donor darah. Sel darah pendonor akan mengalami regenerasi lebih cepat, selalu baru dan segar. Tentunya ini baik untuk tubuh,” kata Mahmudin.
Selain itu, donor darah itu mempunyai banyak keuntungan. Bagi pendonor maupun bagi penerima donor akan menjadi penolong bagi orang-orang yang mengalami kasus-kasus pendarahan yang membutuhkan tranfusi rutin atau operasi besar, seperti melahirkan, kecelakaan, penyakit ganas atau yang lain. Disisi lain, penerima akan mempunyai kesempatan hiudp lebih besar.  “Dengan donor darah, mereka yang mendonorkan darahnya berarti telah menolong sesama,” ungkapnya. (*)
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/Rangkaian-Hari-Jadi-Kabupaten-Tegal-ke-411.html

0 komentar:

Poskan Komentar