Senin, 30 Juli 2012

Rp 3691 Miliar Silpa Semester Pertama

SILPA APBD Kabupaten Tegal pada semester pertama APBD tahun 2012, sebesar Rp 369,1 miliar lebih. Besarnya Silpa tersebut, justru dituding Legislatif sebagai bukti jika realisasi semester pertama penggunaan dana APBD 2012 itu tidak realistis dan tidak logis. Padahal idealnya pemanfatan anggaran untuk belanja khususnya kegiatan, bisa mencapai diatas 25 persen. Namun ironisnya, yang tergunakan untuk kegiatan itu justru jauh dari harapan. Bahkan, anggaran cenderung menumpuk dan dilaksanakan secara besar-besaran pada akhir tahun anggaran.
“Pemanfaatan anggaran oleh pihak terkait pada eksekutif Pemkab Tegal, kami katakan tidak logis dan tidak realistis,” kata Anggota DPRD dari FPDI P, Tri Leksono AMD, kemarin disela-sela Sidang Paripurna.
Dikatakan Tri Leksono, kondisi seperti itu seperti dalam pengantar laporan realisasi semester pertama APBD Tahun 2012 dan prognosis enam bulan berikutnya, yang dibacakan oleh Wakil Bupati Tegal, HM Hery Soelistiyawan SH MHum. Dalam laporannya dikatakan bahwa Realisasi Pendapatan Rp 689,383 miliar lebih dan Realisasi Belanja Rp 432,715 miliar lebih. Terjadi surplus /(devisit) Rp 256,668 miliar lebih, sedang pembiayaan Neto Rp 106,469 miliar lebih, maka terjadi Silpa sebesar Rp 363.138 miliar lebih.
Menurut dia, dari angka tersebut, menunjukkan jika eksekutif sangat tidak realistis dalam menerapkan manajemen penggunaan realisasi pendapatan untuk dibelanjakan. Kondisi itu pula yang membuat pertanyaan dan memunculkan kehawatiran bakal menghambat pekeraan dan penggunaan anggaran secara amburadul. “Perlu ada penyikapan tegas agar hal seperti itu yang hampir terjadi setiap tahun menjadi berubah lebih baik,” ujarnya.
Sementara, Wakil Bupati Tegal, HM Hery Soelistiyawan SH MHum, dalam menyikapi prognosis enam bulan berikutnya mengatakan, mengenai pendapatan, belanja, penerimaan pembiayaan maupun pengeluaran pembiayaan secara umum masih menggunakan angka sisa anggaran semeter pertama. Sedang bagi yang telah terealisasi pada semester pertama, maka tidak dilakukan prognosis atau perkiraan baru. “Untuk yang belum terpenuhi, menggunakan prognosis yang kami jelaskan dalam laporan,” pungkasnya. (gon)
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/Rp-3691-Miliar-Silpa-Semester-Pertama.html

0 komentar:

Poskan Komentar