Jumat, 03 Agustus 2012

Masjid Agung Kabupaten Tegal Selama Ramadan

SYIAR Islam selalu mewarnai kegiatan di Masjid Agung Kabupaten Tegal di Slawi. Apalagi saat bulan suci Ramadan 1433 H seperti saat ini. Masjid yang dibangun tahun 1985 dan diresmikan tahun 1988 itu, hampir setiap waktu diwarnai dengan syiar Islam. Yakni dalam bentuk pengajian maupun kuliah Ramadan dan Tadarus Al Quran, sampai menyelenggaraan Ta’jil bagi yang berbukan puasa dan singgah di masjid itu.   

    Untuk gelar pengajian maupun kuliah Ramadan, diselenggarakan setiap bakda Subuh dan bakda Ashar. Sementara untuk tadarus Al Quran, digelar usai solat Tarawih. Untuk penyedian makanan berbuka puasa bagi musafir yang mampir di masjid itu maupun bagi jamaah solat Maghrib, diselenggarakan berepatan saat berbuka puasa.
    “Untuk Ta’jilnya didapat dari dermawan dan donatur Masjid Agung Kabupaten Tegal secara bergilir,” kata Ketua Yayasan Masjid Agung Kabupaten Tegal, Drs H AK Halim MM, Jumat (3/8).
    Padatnya kegiatan syiar Islam di bulan Ramadan, jauh berbeda dengan kegiatan yang diselenggarakan oleh Masjid Agung Kabupaten Tegal dihari-hari biasa. Jika bulan biasa, selain kegiatan rutin sebagai jamaah solat, juga sejumlah pengajian, dan silaturahim. Untuk berkumpulnya ulama dan habaib seluruh daerah itu, diselenggarakan pada malam Senin Pahing, yang digelar sekaligus pengajian.
    Sedang untuk kegiatan lain yang bersifat syiar Islam, biasanya dilakukan pada hari Selasa bakda Ashar. Pengisi tausiyah kegiatan syiar Islam diluar bulan Ramadan maupun selama bulan suci Ramadan, diatur oleh pengurus yayasan secara bergiliran. Juga dibantu oleh sejumlah ulama setempat yang rela memberikan tausiyahnya secara sukarela untuk umat Islam. “Selama Ramadan, sepertinya tidak pernah kosong kegiatan syiar Islam di Masjid Agung Kabupaten Tegal ini,” ujar AK Halim.
    Menurut dia, kegiatan itu selain syiar Islam juga guna memperdalam keagamaan bagi umat Islam disaat bulan Ramadan. Dengan kegiatan pengajian tersebut juga banyak hikmah yang didapat, selain pendalaman akidah keagamaan juga sebagai ajang silaturami antar umat Islam. Dan hal itu mendapat respon positif dari masyarakt Kabupaten Tegal khususnya, maupun musafir yang kebetulan melintas dan solat di masjid itu.

SARANA dan PEMELIHARAAN
    Masjid Agung Kabupaten Tegal meski sudah nampak megah dan bagus, bukan berarti sudah sempurna dan tidak membutuhkan perwatan, pemeliharaan, maupun penambahan sarana baru. Saat ini masjid yang dikelola oleh Bidang Imaroh (peribadatan), ternyata masih butuh sejumlah sarana pendukung guna penyempurnaan Masjid Agung itu.
    Sesuai hasil kesepahaman tiga bidang yayasan Masjid tersebut, yaitu Bidang Idaroh (manajemen), Imaroh (peribadatan), dan Riayah (pemeliharaan), disepakati jika masjid masih butuh sarana gapura. Selain itu juga sarana tembok keliling, rehabilitasi tempat wudlu pria, disamping juga pemeliharaan rutin. “Untuk saat ini, kondisi Masjid Agung bisa dikatakan cukup baik dan memenuhi syarat. Namun butuh penyempurnaan dan pemeliharaan,” terang AK Halim.
    Untuk pembangunan awal masjid, selain dari APBD Kabupaten Tegal juga mendapat dukungan bantuan dana dari APBD Provinsi Jateng dan APBN. Namun untuk pengembangan dan penambahan sarana baru serta pemeliharaan, mutlak harus dipenuhi dengan menggunakan APBD Kabupaten Tegal. Untuk itu, Yayasan Masjid Agung Kabupaten Tegal berharap agar Pemkab Tegal dapat terus memperhatikan dan menganggarkan untuk kelanggengan masjid itu.
    Sementara, kepada pengurus maupun seluruh ulama di Kabupaten Tegal, diharapkan untuk terus menghidupi dan mempertahankan keberlangsungan segala peribadatan di masjid itu. Apalagi keberadaaan masjid saat ini sudah megah, sehingga perlu diisi dengan kegiatan yang bersifat syiar Islam. “Siapa lagi jika bukan pengurus Yayasan Masjid Agung sendiri, dan ulama Kabupaten Tegal, serta masyarakat yang bakal menjaga keberlangsungan masjid ini sampai akhir zaman,” pungkasnya. (mohammad ghoni)
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/Masjid-Agung-Kabupaten-Tegal-Selama-Ramadan.html

0 komentar:

Poskan Komentar