Rabu, 01 Februari 2012

Anas Bersih bersih Demokrat

JAKARTA - Pascarapat pengurus DPP yang berlangsung Selasa (31/1) lalu, DPP Partai Demokrat dikabarkan akan melakukan rotasi besar-besaran terhadap posisi pimpinan fraksi dan komisi-komisi di DPR, termasuk posisi Ketua DPR yang ditempati Marzuki  Alie. Orang-orang yang selama ini dinilai ikut menggoyang Anas akan terkena rotasi.

Contohnya, Marzuki Alie sebagai Ketua DPR, akan diganti oleh Hayono Isman, sementara posisi Hayono sebagai Wakil Ketua Komisi I DPR ditempati oleh Ramadhan Pohan atau Nurhayati Assegaf.

Posisi Ketua Fraksi Demokrat yang ditempati Jafar Hafsah juga tidak aman. Calon pengganti yang tengah disiapkan adalah Saan Mustopa. Selain itu, posisi Benny Kabur Harman sebagai Ketua Komisi III DPR juga digoyang, dan akan diganti oleh Didi Irawadi Syamsuddin.

Yang menarik, Ruhut Sitompul yang kini sudah mulai menjauhi kubu Anas Urbaningrum juga akan dipindahkan dari Komisi III ke Komisi X.

Saat dikonfirmasi soal rencana rotasi pimpinan fraksi dan komisi, anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, Achmad Mubarok, membenarkannya. Namun dia membantah jika rotasi ini merupakan bentuk perlawanan dari Anas setelah beredarnya kabar pencopotan sebagai ketua umum.

Menurut Mubarok, di jajaran pimpinan fraksi memang perlu ada rotasi supaya ada penyegaran.

Namun, dia mengatakan bahwa hingga saat ini DPP belum menemukan figur yang tepat untuk menggantikan Jafar Hafsah.

Ketika ditanyakan peluang Ibas atau Saan Mustopa sebagai pengganti Jafar, dia dengan tegas menyatakan bukan kedua nama tersebut.

’’Bukan Ibas. Saan juga belum. Ketua fraksi belum ada gantinya. Kalau dirotasi, pasti dicari orang yang lebih bagus dan orang yang dipindah juga akan ditempatkan pada posisi yang lebih bagus,’’ tuturnya.

Mantan ketua tim sukses Anas dalam Kongres Bandung 2010 ini juga mengisyaratkan bahwa posisi Marzuki Alie aman dari rotasi. Sebab, penunjukkan Ketua DPR merupakan kewenangan Susilo Bambang Yudhoyono.

’’Kalau fraksi, kami boleh usul. Penggantian Marzuki itu hanya isu, seperti pernyataan Adjeng Ratna yang sudah disiapkan empat nama pengganti Anas. Itu hanya isu. Kalau Marzuki, aman,’’ tegas Mubarok.

Didi Irawadi Syamsuddin saat dikonfirmasi tentang rencana penunjukan dirinya sebagai ketua Komisi III DPR menggantikan Benny K Harman tampak terkaget-kaget. Ia mengaku belum mendengar kabar itu. Setahunya, Ketua Komisi III DPR yang ada sudah bagus.

’’Pak Benny bekerja dengan baik. Bagi saya, yang penting bekerja baik dalam kapasitas saya sebagai wakil rakyat. Itu saja,’’ kilahnya.

Demikian juga pendapat Benny K Harman yang mengaku sudah mendengar soal isu tentang rencana pencopotannya sebagai Ketua Komisi III DPR. Namun, dia menganggap isu itu hanya rumor.

Sementara itu, Ketua Departemen Pertanian DPP Partai Demokrat, Sutan Bhatoegana, mengungkapkan bahwa Partai Demokrat akan pasrah dan merelakan bila ketua umum Anas Urbaningrum akhirnya menjadi tersangka.

Menurut Sutan, dalam AD/ ART partai disebutkan, jika kader Demokrat telah ditetapkan sebagai tersangka dalam suatu kasus hukum, maka karier politik yang bersangkutan di partai otomatis berakhir.(J22,H28-43)

Sumber Berita : http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2012/02/02/175812/Anas-Bersih-bersih-Demokrat

0 komentar:

Posting Komentar