Sabtu, 28 April 2012

Semarang Pesta Bunga

SEMARANG- Janji panitia Semarang Night Carnival (SNC) 2012 untuk membuat HUT ke-465 Kota Semarang gemerlap, terbukti. Dari pembukaan SNC saja, sudah terlihat bahwa Ibu Kota Jateng ini seakan sedang merayakan pesta bunga.
Sebanyak 1.600 peserta yang semua menggunakan kostum motif bunga, antusias mengikuti karnaval yang dilaksanakan Sabtu (28/4) malam. Ada 17 jenis bunga yang menjadi motif kostum, di antaranya aster, anyelir, teratai, anggrek, garbera, lili, melati, partulaca, dan sepatu.
Kesenian rebana kayun mubakin yang dibawakan oleh penari dari Sanggar tari Greget menjadi penanda pembukaan karnaval di depan Balai Kota Semarang. Setelah dibuka oleh Wakil Wali Kota Hendrar Prihadi, para peserta melakukan long march menuju Simpanglima.
Kemeriahan semakin terasa dengan berjubelnya orang yang menyaksikan hajatan besar warga Kota Lunpia ini. Sepanjang Jalan Pemuda, Pandanaran, dan Simpanglima dipadati warga yang ingin menyaksikan prosesi karnaval. Dalam sambutannya, Hendrar Prihadi mengatakan, bunga dipilih sebagai lambang keindahan.
Apalagi saat ini Kota Semarang sedang berbenah menjadi salah satu daerah yang diharapkan sebagai jujukan wisata favorit di Indonesia.”Semarang Night Carnival 2012 mengambil tema Semarang Berbunga Menuju Visit Jateng 2013. Kami  ingin berbenah agar Kota Semarang tak kalah cantik, indah, dan bersahaja dibanding kota besar lain di Indonesia,” katanya.
Untuk memeriahkan karnaval yang memasuki tahun kedua itu, Pemkot Semarang menggandeng beberapa media nasional, di antaranya MNC TV. Harapannya dengan melibatkan media nasional, kemeriahan SNC dapat dinikmati oleh lebih banyak orang.
Pada kesempatan yang sama, Trijoto Sardjoko, pelaksana harian (Plh) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang mengatakan, SNC 2012 diikuti 1.600 peserta. Mereka berasal dari beberapa sekolah, wakil kecamatan, universitas, perusahaan, dan komunitas. Sebelum mengikuti acara puncak, peserta telah mengikuti serangkaian acara workshop.
”Seluruh peserta juga dilatih koreografi yang didampingi oleh anggota Sanggar Greget Semarang. Selain koreografi, peserta dibekali teori berbusana dan penyesuaian musik pengiring,” tandasnya.
Tak hanya kemeriahan karnaval yang menarik. Kreatifitas peserta dalam mendesain gaun dengan motif bunga juga mengundang decak kagum. Salah satu peserta mengaku biaya yang dibutuhkan guna membuat kostum bermotif bunga teratai mencapai Rp 1,5 juta. ”Kira-kira per gaun sampai Rp 1,5 juta. Tapi pembiayaan dari sekolah,” kata Fitria, salah satu peserta dari kelompok SMA.
Hujan yang turun tidak menyurutkan antusiasme warga untuk menyaksikan karnaval bak pesta bunga itu. (H71,H35-43)
Sumber Berita : http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2012/04/29/184848/Semarang-Pesta-Bunga

0 komentar:

Poskan Komentar