Selasa, 28 Agustus 2012

Bea Siswa Menjadi Topik Reses

LEBAKSIU- Reses masa persidangan II anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Tegal, asal FP Golkar, M Khuzaeni SE SH, dihadiri 180 undangan. Mayoritas undangan terdiri dari kalangan pemilih pemula dan unsur kepemudaan lainnya. Hal itu mengingat jumlah pemilih pemula setiap Pemilu dirasa cukup signifikan dan andil dalam mendulang suara untuknya. Disamping itu, pemilih pemula butuh mendapatkan penjelasan dan pemahaman arti politik, guna kesiapan dirinya menghadapi dunia perpolitikan di daerahnya. Disamping pemilih pemula, reses juga mengundang sejumlah topkoh ulama, masyarakat dan kader partai di Dapil I meliputi Kecamatan Slawi, Dukuhwaru dan Lebaksiu.  “Disamping silaturahim, sekaligus reses ini guna menjaring aspirasi masyarakat dapilnya,” kata M Khuzaeni SE SH, kemarin.
 Dikatakan Jeni Bae panggilan akrabnya, dalam reses itu, sejumlah pertanyaan dan usulan disampaikan oleh peserta reses. Diantaranya terkait dengan anggaran Pemkab Tegal yang berpihak kepada kepemudaan. Seperti anggaran untuk pelatihan ketrampilan kursus perbengkelan maupun kursus lain yang erat kaitannya dengan kepemudaan. Tidak luput juga masalah bea siswa bagi siswa tidak mampu dan siswa berprestasi.
 Menurut dia, selain hal diatas, juga ditanyakan seputar Jamkesda dan Jampersal, dari Pemkab Tegal, yang diperuntukkan bagi masyarakat daerahnya yang membutuhkan. Menanggapi hal itu, Jeni Bae menjelaskan, jika keseluruhan anggaran itu bisa didapat dari APBN pada kementrian, APBD I Jateng dan APBD II Kabupaten Tegal. “Dana itu ada tinggal bagaimana untuk mengambil dan memanfaatkan,” ujarnya.
 Kondisi itulah yang pihaknya gambarkan dalam resesnya, sehingga ada upaya dan keinginan bangkit bagi kalangan muda, dalam memperjuangkannya prinsip kepemudaannya untuk peduli pada daerah. Sudah barang tentu, kesemuanya membutuhkan dukungan dan peran baik pemerintah desa maupun organisasi kepemudaan dalam meraihnya. “Untuk Jampersal, bagi warga tidak mampu yang melahirkan bisa mendapatkan dana ini. Untuk Jamkesda harus melalui pendataan ditingkat desa,” pungkas M Khuzaeni SE SH. (gon)  
Sumber Berita :  http://www.radartegal.com/index.php/Bea-Siswa-Menjadi-Topik-Reses.html

0 komentar:

Poskan Komentar