Senin, 17 September 2012

Apa Arti Pernyataan Nachrowi

Pernyataan Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Nachrowi Ramli (Nara) kepada pesaingnya Cawagub DKI Basuki Tjahaja Purnama dalam debat cagub dan cawagub DKI menuai kontroversi. Sebagian menilai, pernyataan "Haiya Ahok" berbau SARA. Lantas, apa sebenarnya arti haiya.

Menurut Pakar Budaya Tionghoa dari Universitas Indonesia, David Kwa, haiya dalam bahasa China tidak ada artinya. Biasanya, haiya digunakan oleh orang melayu untuk mengkiaskan bahasa China.

Arti haiya bisa berubah jika digunakan dalam acara debat seperti konteks pilkada. "Bisa saja tujuannya melecehkan, mengejek atau untuk lucu-lucuan," kata David kepada merdeka.com, Senin (17/9).

Di China sendiri, dalam bahasa sehari-hari tidak menggunakan kata haiya untuk berinteraksi dengan orang lain. "Coba Anda cek, lihat saja di sana atau film. Tidak ada kata haiya," ujar dia.

Sementara Ahok mengaku merasa tidak tersinggung dengan ucapan rivalnya tersebut. Ahok juga menilai, pernyataan Nara tidak rasis. "Enggak tuh (tersinggung), biasa saja tuh," kata Ahok kemarin.

Menurut Ahok, dia dan Nara memang kerap bercanda. "Sampai dia pernah bilang, orang betawi kalau enggak pilih dia, mau dicabut KTP-nya, mau diusir kalau enggak milih mereka. Bang Nara kan terkenal sering bercanda," ujar Ahok.
Sumber Berita :  http://www.merdeka.com/jakarta/apa-arti-pernyataan-nachrowi-quothaiya-ahokquot.html

0 komentar:

Poskan Komentar