Kamis, 17 Mei 2012

Menuju Terwjudkan Perpustakaan Digital

Upaya menjadi perpustakaan sebagai pusat informasi dan dokumentasi serta penelitian pelestarian budaya diperlukan teknologi mutakhir. Disinilah pentingnya jaringan internet yang keberadaannya sudah tidak bisa ditawar-tawar lagi. Bagaimana realisasinya?

LAPORAN : HERMAS PURWADI
DUKUNGAN internet untuk menuju perpustakaan digital, kedepan akan mampu memberikan pelayanan terhadap masyarakat umum yang ingin mengakses data. Tentunya dengan terealisasinya perpustakaan digital, para pustakawan tidak perlu lagi menyentuh buku dalam bentuk fisiknya.
Langkah mewujudkan impian itu kini terus dilakukan pihak Perpustakaan dan Arsip Daerah, salah satunya meminta dukungan Komisi IV DPRD, Sekda, dan instansi terkait agar perpustakaan yang ada benar-benar menjadi tempat sumber informasi yang dibutuhkan masyarakat.
Kepala kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah, Drs Waudin MSI mengatakan, sesuai dengan UU nomor 43 tahun 2007 tentang perpustakaan sudah selayaknya perpustakaan sekarang ditata secara profesional untuk memberikan pelayanan maksimal bagi pembacanya.  "Upaya itu sedikit demi sedikit telah kami lakukan dengan melakukan berbagai penataan agar ke depan perpustakaan benar-benar bisa menjadi tempat baca sekaligus rekreasi dengan menciptakan suasana yang nyaman lewat penataan ruang yang ada," cetusnya.
Kepedulian pemkab dengan segera memberikan fasilitas digital sangat diperlukan di era jaman yang serba menggunakan IT seperti sekarang ini. Dan bisa dipastikan tanpa diimbangi dengan perangkat digital, perpustakaan bakal benar-benar tertinggal jaman dan ditinggal pengunjungnya.  "Kami juga telah mengirimkan proposal ke Badan Perpustakaan Nasional agar bisa difasilitasi mendapatkan dana dari APBN, termasuk untuk kearsipan yang perlu dukungan perangkat digital. Gagasan ini mendapat support dari Komisi IV dan wakil bupati yang turut memberikan rekomendasi surat untuk mendapatkan dukungan dana APBN. Ini mengingat keuangan daerah yang ada sekarang yang kurang mencukupi," terangnya. Diapun mengaku dibutuhkan dana sedikitnya Rp 1 milliar untuk pengadaan perangkat digital mendukung perpustakaan dan arsip daerah.
Kini semua buku yang ada telah dimasukkan dalam data base, tinggal menunggu perangkat digital itu ada.  "Untuk menciptakan suasana nyaman bagi pembaca kami pun sudah merancang akan melakukan rotasi tempat baca setiap tiga bulan sekali. Dan kami pun punya wacana untuk membuka semacam program studi Ilmu Perpustakaan dan Kearsipan dengan menggandeng UT untuk menggelar perkuliahan digedung pertemuan yang ada. Tidak terlalu banyak menjaring siswa, paling tidak sekitar 50 orang saja, agar kedepan ada regenerasi tenaga perpustakaan yang handal sekaligus yang menangani kearsipan," tuturnya. ( *)  
Sumber Berita : http://www.radartegal.com/index.php/Menuju-Terwjudkan-Perpustakaan-DigitalMenuju-Terwjudkan-Perpustakaan-Digital.html

0 komentar:

Poskan Komentar