Jumat, 03 Juni 2011

Prihatin Kondisi Lintasan

BELUM genap sebulan menahkodai Satuan Lalu Lintas di jajaran Polres Tegal, telah membuat perwira muda yang satu ini dihadapkan pada pekerjaan rumah yang terlampau serius. Ini terkait parahnya kondisi lintasan yang ada di wilayah hukumnya, yang membentang dari jalur Pantura Warurejo hingga ke wilayah Selatan dimana kondisinya sama-sama mengkhawatirkan pengguna jalan.
"Mau tidak mau, kita harus segera action untuk meminimalisir jatuhnya korban dan melonjaknya angka laka lantas, akibat buruknya lintasan seperti sekarang ini," terang Kasat Lantas AKP Wahyu Purwidiarso SIK.
Diakuinya, segala langkah koordinasi telah dia lakukan dengan instansi terkait untuk memecahkan masalah krusial tentang buruknya lintasan di wilayah hukumnya. Namun belum adanya titik terang terhadap masukan yang telah dilayangkan tersebut, memaksa dia dan personilnya turun ke jalan untuk sedikit memecahkan solusi.
"Toh, setelah kami turun untuk menutup lubang di lintasan Pantura, tak berselang lama ada pihak yang terpanggil untuk melakukan hal yang sama di lintasan padat kendaraan tersebut," cetusnya.
Diapun mengaku, tidak akan berhenti sampai disitu. Pantauan yang sempat dilakukan di wilayah jalur Selatan yang konon kondisinya juga sangat memprihatinkan, membuat dirinya tergerak untuk kembali melakukan koordinasi dengan instansi terkait.
"Kami sempat melakukan pantauan di wilayah Selatan yang membentang dari Lebaksiu, Margasari, hingga Balapulang. Kondisinya tak jauh beda dengan kawasan Pantura. Banyak sekali lubang di lintasan tersebut dan menggundang terjadinya laka lantas tunggal. Dari hasil pantuan itu, nanti akan kita tindak lanjuti langkah koordinasi dengan instansi terkait," ujarnya.
Dia tak menampik, ada empat faktor yang menjadi penyebab terjadinya laka lantas. Selain human error, faktor lain seperti manusia, cuaca, dan lingkungan menjadi penyebab terjadinya laka lantas. "Faktor yang tak kalah pentingnya yang turut andil menjadi penyebab laka lantas, adalah kondisi jalan," tegasnya.
Langkah menekan angka laka lantas di wilayah hukumnya bakal terus diupayakan semaksimal mungkin, dengan realita kondisi jalan yang ada sekarang dalam kondisi cukup memprihatinkan. Dimana kecelakaan di wilayah hukumnya masih didominasi oleh pengendara kendaraan bermotor roda dua yang sering terjungkal ketika melintas di jalur yang berlobang. Dia sendiri juga mengakui, mendengar keluhan pengguna jalan terkait parahnya kondisi lintasan hampir di seluruh wilayah Selatan. Dari sini, upaya untuk mendeteksi keparahan lintasan tersebut dilakukan.
Sumber Berita : Radar Tegal 3 Juni 2011

0 komentar:

Posting Komentar